Chapter : 2
Resurrection Darkness
Disclaimer : Naruto Belongs Masashi Kishimooto
Genre : Adventure
Pair : Naruto x ?
Warning : Don't Like Don't Read, OOC, AU semi Canon atau sebaliknya, Dark!Naru, Smart!Naru,
Summary : Ketika Cahaya meninggalkan nya Kegelapan datang menghampirinya. Hati yang di telan kegelapan sejati membuatnya menjadi seorang yang akan bangkit .Seseorang yang bangkit dari dasar jurang kegelapan...Aku seseorang yang akan melawan takdir kejam Dunia ini!...
Note :
"ABCD" Manusia Berbicara.
'ABCD' Manusia Batin.
"ABCD" Manusia Telepati.
"ABCD" Bijuu / Kuchiose Berbicara.
'ABCD' Bijuu / Kuchiose Batin.
"ABCD" Bijuu / Kuchiose Telepati.
Di Chapter Sebelum nya.
"kushina apa yang terjadi? Siapa yang melakukan ini?" ujar Minato panik
"mi..minato ternyata aku orang tua yang buruk yah?"bukanya menjawab tapi malah bertanya sebelum kesadaraan nya menghilang. "KUSHINA! Hei Bangunlah"ujarnya dengan panik.
'apa itu?' batin minato heran karena ada sinar aneh dari atas langit konoha.
WHINGG
Suara benda jatuh dari langit dengan pelan namun pasti membawa kerusakan yang parah 'Oh tidak ?' batinnya "INU buatkan aku pelindung" perintah minato kepada anbu Inu. "Ha'i" ujar anbu Inu.
"Doton : Douryujoheki no jutsu" ucap Inu
TAK TAK TAK terciptalah pelindung tanah yang berlapis lapis.
WHINGG
BUUMMMMN
Chapter : 2
" Awal dari Akhir "
DI Hutan Barat Perbatasan Konoha
TAP TAP!
Suara lompatan dua shinobi yang sedang melompati pepohonan. Ya tidak salah lagi mereka adalah naruto dan kakek nya yang pergi meninggalkan desa Konoha.
"Tunggu sebentar Ojii-san.."ucap Naruto yang di belakang kakeknya dengan berhenti di sebuah pohon yang agak besar. "Ada apa Naruto?" Jawab nya dengan sedikit heran.
"Aku lupa memberi sedikit kejutan pada konoha?" ucap Naruto yang hendak berbalik arah untuk kembali ke arah Konoha dengan ekspresi sedikit menyunggingkan seringai tipis. "Apa itu?" Tanya kakek nya dengan heran.
"Hehehe sudah lah Ojii-san tunggu disini saja dan menonton dari kejauhan" ujar Naruto sambil terkekeh.
"Hn ya sudah." Jawab nya dengan sedikit cuek.
Naruto yang mendengar jawaban dari kakek nya pun langsung menghilang dengan kilatan berwarna merah kehitaman. "Hmm.. desa yang dipimpin Minato ini harus diberi sedikit kejutan Khukhukhu" batin Naruto dengan sadis nya.
"Kuchiose no jutsu : Ryu Hanakai" Ucap Naruto
BOOOFFF!
Keluar lah se-ekor Naga bewarna hitam legam dengan beberapa corak bewarna merah dengan mata bewarna kuning terang memandang dengan tatapan yang siap meneror siapapun yang melawan nya. Namun Naga itu menunduk Hormat ke arah Naruto.
"Ada apa Naruto-Sama memanggil hamba?" Ucap Naga tersebut dengan hormat a.k.a Ryu Hanakai.
"Ryu bawa aku ke atas pusat desa, akan kuberikan sedikit kejutan pada desa ini!" Perintah tegas Naruto pada hewan kuchiyose nya tersebut.
"Ha'i Naruto-sama" Jawab Ryu yang langsung merendahkan tubuhnya ke arah Naruto,t anpa berdiam diri lagi naruto langsung menaiki punggung Ryu. Dan terbang ketengah pusat desa.
"Meiton : Dai Rasenringu" ucap Naruto membuat salah satu jutsu favorit nya. Terciptalah bola seukuran kasti dan cincin chakra berwarna putih dengan tekanan chakra padat bewarna Hitam ke-merahan.
Naruto melepaskan jutsu nya disertai kalimat. "Selamat tinggal Konoha" ujar Naruto. "Ryu ayo kita pergi dari sini secepat mungkin." perintah Naruto.
WHINGG!
"Ha'i" jawab Ryu. Lalu pergi dengan kecepatan kasat mata meninggalkan konoha menuju ke tempat kakek Naruto yang sedang menunggu. Namun Naruto yang sudah lumayan jauh mendengar sesuatu.
BUUMMMMN!
Suara ledakan yang sangat besar bahkan terlihat cahaya yang sangat terang menandakan jutsu Naruto sudah berhasil menyentuh tanah Konoha dan berhasil membumi-hanguskan desa tersebut.
.
DI Tempat Minato
Desa Konohagakure sesudah di hantam jutsu naruto pun membuat keadaan desa hancur setengah nya dan membuat kerugian besar untuk desa gedung Hokage pun terkena dampak jutsu Naruto dan membuat keadaan gedung hokage retak keseluruhan.
'Uhuk.. uhuk.. sial jutsu macam apa itu? Hingga bisa menghancurkan desa segini parahnya?' Batin Minato
"Inu! Cepat kirim satu batalion pasukanmu untuk mencari keberadaan orang misterius yang menghancurkan desa ini! Dan sisanya bantulah sebisa kalian untuk menolong warga desa bersama jounin dan Chunin secepatnya!" Perintah tegas Minato.
"Ha'i Hokage-sama!" Ujar mereka dengan tegas.
Di Hutan Barat Konoha
TAP! TAP!
TAP! TAP!
TAP! TAP!
Suara lompatan kaki di pepohonan, mereka adalah anbu Konoha yang dibawa langsung oleh Anbu Inu. Ya mereka mencari keberadaan misterius yang menghancurkan desa konoha dalam satu jutsu.
"Taichou.. menurut mu sekuat apa orang yang bisa melakukan hal ini pada desa kita?" Tanya anbu Kuma yang sangat penasaran dan selalu memikirkan kekuatan dari sosok yang menyerang Konoha.
"Entahlah.." jawab anbu Inu
"Sudah pasti lebih kuat dari Naruto-taichou." Sambung anbu Taka dengan rasa tanpa bersalah nya berpendapat sesukanya.
"Kau terlalu meremehkan Naruto-taichou taka!" Ujar Anbu Tori tidak suka dengan jawaban Anbu Taka seraya mendelik ke arah nya.
"Aku tidak meremehkan Naruto-taichou!, menurutku jutsu orang tersebut saja sudah setara kage level, apa menurut mu Naruto-taichou sebanding dengan nya Tori!"ujar anbu Taka.
"..." Anbu Tori hanya terdiam.
"Dan lagi pula dimana Naruto-taichou?.. dari siang dia belum kelihatan sama sekali?" ujar anbu taka lagi. Yang lain hanya diam termenung belum ada yang jawab pertanyaan Anbu Taka.
"Mungkin dia diberi misi khusus dari Hokage-sama"ujar anbu Inu yang dari tadi diam mulai bicara memberi alasan logis untuk tidak berprasangka buruk pada ketua anbu mereka.
'Naruto-taichou dimana kau sebenarnya?' batin Inu membutuhkan bantuan ketua anbu nya.
WUSHHHH
Suara kencang angin lewat diatas nya, lalu Anbu Inu melihat keatas penasaran apa yang melewati nya hingga menciptakan angin yang begitu kencang, dia pun terkejut melihat seseorang yang menunggangi hewan kuchiose yang belum pernah dilihat nya sekalipun dalam dunia Shinobi 'apa itu?!' batin Kakashi terkejut.
"Hei siapa kau!?" Ujar Kakashi tegas.
Yang dipangil pun tidak mengubris perkataan kakashi dan terus melaju meninggalkan para anbu Konoha tersebut. Namun Anbu Taka dan Anbu Kuma melakukan Handseal Jutsu masing masing. Kakashi sadar apa yang akan dilakukan rekan Anbu nya tersebut pun ingin menghentikanya.
"Jangan diserang!" Ujar Kakashi kepada mereka namun telat karena jutsu sudah dilancarkan.
"Katon : Gokakyu no jutsu" Ujar Anbu Kuma. Bola api besar itu mengarah ke arah ke orang misterius tersebut dengan cepat disusuli dengan jutsu dari Taka.
"Futon : Daitopa no jutsu" Ujar Anbu Taka. Jutsu Angin milik anbu taka tersebut bergabung dengan jutsu anbu kuma dan menciptakan bola api yang sangat besar.
Naruto hanya menyiapkan seal satu tangan kanan dan menciptakan sebuah jutsu. "Suiton : Suijinheki no jutsu" Ujar Naruto menatap datar para Anbu yang sudah menyerangnya.
"A-apa!? dia menciptakan air dari ketiadaan?" ujar anbu tori.
"Ryu berhenti sebentar" telepati naruto kepada Ryu"Ha'i Naruto–sama" Jawabnya dengan telepati. Lalu naruto berhenti tetapi masih dalam kondisi tetap terbang.
'mungkin bermain-main sedikit bolehlah khukhukhu' batin berbalik menghadap para Anbu yang mengejarnya dengan Naruto menghalangi sinar bulan dan wajah nya tertutupi kegelapan.
"Konohaaa! baru saja aku menghancurkan kalian, tapi kalian sudah bisa mengejarku hebat-hebat." Puji Naruto dengan nada yang sangat di buat buat.
Mereka yang mendengar itu pun terkejut langsung membuat sikap waspada jika terjadi pertarungan."cih jadi kau yang menghancurkan desa konoha!" Taka membuka suara dengan tegas, Taka yang ingin menyerang pun segera ditahan anbu Inu.
"siapa kau sebenarnya?" tanya Inu yang ingin mengorek informasi.
"Maa.. maa.. jangan begitu kakashi bukankah kita rekan Anbu" Jawab Naruto membuat bingung para anbu terutama Anbu Inu a.k.a Kakashi Hatake.
"..." Kakashi masih diam mencoba mengingat siapa orang misterius itu yang mengaku rekan Anbu nya. Naruto menguap bosan lalu membuka pembicaraan lagi.
"Maa.. maa.. belum ingat yaa? Ya sudah lah akan kuperlihatkan wajah ku" Ujar Naruto, lalu naruto memperlihatkan sebagian wajah nya yang sedang menyeringai.
"NA-NARUTO-TAICHOU!" ujar mereka terkejut. "Apa maksud nya ini naruto-taichou!" tanya kakashi yang baru sadar akan ke terkejutanya.
"Taichou yaa? Hmmm.." Ujar Naruto dengan memegangi dagu nya seraya berpura pura berfikir membuat para Anbu menggeram kesal karena merasa diabaikan terkecuali Kakashi yang masih termenung.
"Cih..Tidak ada pilihan lain selain bertarung denganya" Ujar Taka dengan mendecih, Taka dan Kuma mengubah posisi menjadi posisi menyerang dengan Tanto masing masing sedangkan tori dan kakashi membuat jutsu masing masing karena tau status Naruto yang memasteri Kenjutsu.
"Fuin : Kai" Ujar Naruto membuka segel fuinjutsu penyimpanan pedangnya dan mengambil pedangnya.
TRANGGG!
Suara pedang beradu satu sama lain, "kau salah memilih kenjutsu melawan ku taka" ujarnya dengan dingin. Taka yang lupa akan hal itu melebarkan mata nya.
"Taju shuriken Kagebunshin no jutsu" Ujar Anbu Kuma membantu anbu Taka.
"Tsk! pengganggu kecil" Ujar Naruto dengan melompat ke arah belakang menyiapkan pedangnya untuk menangkis shuriken tanpa disangka oleh Naruto anbu Tori sudah melancarkan Jutsu nya.
"Katon : Gokakyu no jutsu" Ujar anbu Tori. Naruto yang tidak siap pun harus menerima serangan tersebut. namun tanpa disangka Tori, Kuchiose milik Naruto menghalangi bola api tersebut.
BLARRRRRR
"Kheh! sepertinya kau tidak mengetahui posisi mu sebagai mahkluk lemah bedebah!" Ujar Naruto yang kini sudah berada dihadapan Tori dengan kecepatan nya yang tidak bisa dilihat oleh mata biasa.
SHRATTT!
"Dasar lemah" Cibir Naruto yang sudah menebas dengan mulus nya kepala Tori tersebut.
Ke tiga Anbu yang tersisa pun tidak percaya bahwa teman nya tewas secepat itu menggeram marah. 'kau berubah naruto..' Batin Kakashi sedih.
"Akan kuhancurkan kauuu!" Ujar Tora dengan murka sambil merangkai beberapa Handseal. Naruto yang melihatnya hanya menatap datar dan berkata "Majulah sampah." Ujar Naruto dengan wajah arogan.
"Katon : Gouryuuka no Jutsu" Ujar Taka.
Taka pun membuat Naga api yang besar dan seketika api tersebut mengarah dengan cepat kearah naruto.
SHRINGG!
DHUAARRR!
Taka pun tersenyum didalam topeng nya mengira seranganya mengenai naruto dengan telak, Namun senyum taka diganti dengan raut wajah yang sangat terkejut karena target dari serangan nya tidak ada.
"Kau kira aku tidak bisa menghindarinya ya." ujar Naruto yang sudah ada di belakangnya dan menyiapkan handseal jutsu dengan satu tangan.
"Futon : Repushoo no Jutsu" Ujar Naruto
Naruto menciptakan serangan angin pengoyak yang siap mengoyak apapun dalam jangkauan nya hinga tersayat ke bagian terdalam sekalipun.
"Arrrgggh!" Teriak Anbu taka. Seragam Anbu nya pun sudah robek sana sini memperlihatkan tubuhnya yang penuh luka akibat jutsu naruto.
"Mati lah." Ujar Naruto dengan nada dingin bersiap mangayunkan pedang nya ke arah Anbu Taka. Namun sepertinya ada yang mengganggu nya lagi kali ini.
"Katon : Gokakyu no jutsu" Ujar Anbu Kuma mencoba untuk menggagalkan Naruto membunuh rekan nya.
"Katon : Gouka Mekkyaku no Jutsu" Ujar Naruto yang sudah siap dengan jutsu nya tanpa harus melakukan handseal panjang sama sekali.
BLARRRR!
Kobaran Api dengan intensitas besar mengarah kearah jutsu ciptaan anbu kuma dan bertabrakan menimbulkan kebakaran besar di hutan. "Arghhhhh!" Rintih Anbu Kuma yang terkena serangan Naruto.
Naruto yang melihat lawan nya belum mati pun melempar kunai peledak ke arah dua anbu tersebut.
SHUTTT!
SHUTTT!
DHUAARRR!
Tubuh mereka yang terkena ledakan pun berantakan dan berceceran dimana-mana. Naruto pun mencari keberadaan kakashi yang sedang bersembunyi. "Neee Kakashi anbu macam apa yang bersembunyi dari pertarungan huh." Ujar Naruto memprovokasi kakashi. Namun hasil nya nihil 'ketemu! Jadi disitu kau bersembunyi kakashi khukhukhu." Batin naruto.
"Katon : Gouka Mekkyaku no Jutsu" Ujar naruto.
Kakashi yang bersembunyi dibalik pohon pun merasakan hawa panas dari belakangnya ' oh tidak.' Batin kakashi panik. Kakashi pun langsung membuat handseal dengan cepat.
"Doton: Douryujoheki no Jutsu" Ujar Kakashi.
Munculah dinding tanah melindungi kakashi "huuh hampir saja aku mati." ujar kakashi menghela nafas dengan lega. Tapi sepertinya kelegaan nya tidak bertahan lima detik. Dinding tanah nya mulai retak.
KRAKK!
KRAKK!
"oh tidak!." Ujar Kakashi terkejut karena pertahanan terkuatnya hancur dengan mudah oleh jutsu Naruto.
BLARRRR!
"uhuk..uhuk.." Kakashi terbatuk hingga mengeluarkan darah sedikit. Keadaanya bisa dibilang sangat tidak baik seragam anbu nya sudah habis terbakar yang tersisa hanya lah celana nya saja. Dengan luka bakar hampir diseluruh tubuhnya.
TAP!
Naruto turun dari pohon mendarat dengan mulus di tanah dengan kondisi hampir tidak ada yang lecet sama sekali. " ?.. kenapa kau melakukan ini kepada konoha dan teman teman mu naruto?." Tanya Kakashi.
Naruto menatapnya dengan pandangan datar sambil memasukan pedangnya kedalam tangan sebelah kiri yang sudah ada media fuin penyimpanan. "bukan nya sudah jelas." Jawab Naruto membuat bingung Kakashi.
"a..apa maksud mu?" tanya Kakashi lagi yang masih terlentang tidak berdaya akibat jutsu naruto.
"Balas dendam." Ujar Naruto dengan singkat. Naruto mengangkat kakinya dan menginjak Kakashi dengan keras dan tatapan merendahkan. " ugh." rintih Kakashi.
"dengar Kakashi sampaikan kepada hokage bangsat itu suatu saat nanti aku akan mengancurkan keluarga nya beserta apapun yang berhubungan dengan mereka, terutama jiraya." Ujar Naruto dengan dingin disertai nada kebencian yang mendalam di tiap kalimatnya.
"kenapa kau berubah naruto?" Tanya Kakashi sekali lagi.
"karena mereka telah mengecewakan ku dan membuat lubang dihati ini!." Ujar naruto dengan sedih. "ke..kembali lah naruto masih ada sandaime-sama yang masih menyayangimu naruto" ujar kakashi.
"ketahuilah kakashi selama Hiruzen-jiji masih hidup aku tidak akan pernah menyentuh konoha! Cam-kam itu kakashi!." Ujar naruto. "dan kakashi sampaikan pesan ku yang tadi pada minato, kali ini kau kulepaskan tapi jika kita bertemu kembali anggap lah aku musuh sesama shinobi!" Lanjutnya dengan tatapan datar meninggalkan kakashi seorang diri yang hampir pingsan.
'sial aku tidak kuat lagi' batin kakashi, tak lama kemudia kakashi pingsan.
"Ayo kita pergi ke tempat Oji-san menunggu ryu" perintah Naruto.
"Baiklah Naruto-sama." jawab Ryu.
Naruto menaiki Ryu dan terbang meninggalkan Kakashi yang sudah pingsan. Setelah kepergian Naruto datanglah beberapa anbu.
"apa yang terjadi?" Kata salah satu Anbu.
"sepertinya terjadi pertarungan yang besar disini" jawab Anbu yang lain.
"hei lihat itu Inu-taichou dan Tori, cepat kita tolong Inu-taichou dan bawa mayat tori!" perintah anbu yang lain. " Ha'i." Jawab mereka serempak.
Dari kejauhan ada seseorang di balik pepohonan yang melihat kejadian itu dari awal hingga akhir pun mulai menghilang ditelan kegelapan "Bocah yang menarik" ujar nya sebelum pergi.
DI Hutan Barat Perbatasan Konoha
WUSHHHH
Naga itu merendahkan ketinggian nya hingga setinggi pohon yang diduduki kakek Naruto, nampaknya kakek Naruto sudah bosan menunggu lama pun langsung menaiki naga itu dia ingin cepat pulang ketempat persembunyian nya. Dan naga itu pun melesat terbang dengan cepat.
"kenapa lama sekali?." Tanya kakeknya Naruto
"maaf Ojii-san aku tadi bermain sedikit dengan Anbu Konoha?." Jawab Naruto dengan hormat.
"Ingat Naru jangan pernah mengucapkan kata maaf kepada siapapun selain pada orang yang kau sayangi" ujar kakeknya.
"Ha'i Ojii-san." Jawab Naruto. Jadi apakah aku sudah boleh mengetahui nama mu Ojii-san?" Tanya Naruto dengan harapan jawaban nya adalah iya.
"tidak.. tunggu sampai di tempat persembunyian Naru" Ujar kakeknya dengan nada hangat.
SKIP TIME
Tibalah mereka didepan Goa persembunyian kakeknya, kakeknya pun merangkai handseal membuka pintu Goa tersebut. Batu yang menghalangi gua tersebut pun mulai terbuka dengan sendiri nya memperlihatkan empat orang didalam. Mereka adalah shisui uchiha dan anak buah kakeknya dan dua mahkluk aneh.
"selamat datang Naruto." ujar Shisui "hahaha masih hidup kau Shisui." Ujar naruto sambil mengejeknya. "tentu saja bodoh aku kan kuat!" jawab Shisui tak kalah mengejek.
"kau dan khayalan mu idiot." Ujar Naruto tak kalah sengit.
"Selamat Datang Naruto-sama." Ujar dua makhluk aneh yang menerupai bentuk tanaman venus itu.
"are..? kau ini mahkluk apa..?" jawab Naruto kebingungan.
"dia itu mahkluk yang diciptakan kakek mu Naruto" ujar Obito.
Naruto pun hanya be "oh" ria memandangi Zetsu dengan tatapan meneliti. Namun sesuatu hal terjadi pada Naruto.
"ughh!" rintih Naruto yang memegangi kepala yang kesakitan.
"Hn itu efek samping memakai Mangekyou Sharingan pertama kali." Ujar kakeknya
Kakek Naruto pun menduduki singgasana nya dengan menghela nafas berat, dan memberi kode kepada anak buahnya (Shisui,Obito,Zetsu) untuk meninggalkan mereka berdua berbicara.
"Naru kemarilah ada yang ingin kujelaskan." Ujar kakeknya. Naruto pun menghampiri kakeknya.
"baiklah sesuai janjiku akan kuberi tahu semua tentang diriku." Ujar kakeknya.
"Ha'i aku akan mendengarkan Ojii-san" jawab Naruto.
"Baiklah akan kumulai dari identitas ku, Aku adalah Hantu Uchiha atau yang biasa dikenal Uchiha Madara." Ujar kakeknya.
"A-ap-apa itu sangat tidak mungkin, kalau pun itu benar bagaimana bisa Madara masih hidup setelah pertarungan dengan Hashirama Senju? Sejarah mengatakan setelah pertarungan tersebut Hashirama keluar sebagai pemenangnya dan mayat Madara di makam kan oleh Tobirama Senju ditempat paling tersembunyi sebagai harta karun paling berharga Konoha!" jawab naruto panjang lebar
"Kenyataan inilah NERAKA!" potong Madara.
"Mungkin kalau tidak terus-menerus menerima Chakra dari Gedo Mazo yang ada dibelakang ku ini... aku memang orang sekarat yang pasti langsung mati Naruto" lanjut Madara.
"Hn ceritakan semua tengtangmu dan riwayat hidupmu yang sebenarnya sampai sekarang." Ujar Naruto dengan memperlihatkan Mangekyou Sharingan nya.
"Hn baiklah akan kuceritakan semua nya" jawab Madara
"Mulai dari mana ya.. hm baiklah dimulai dari pertarungan ku dengan Hashirama, seperti yang kau bilang tentang sejarah bahwa aku memang kalah di lembah akhir tapi bukan berarti aku mati disana." Ujar madara
Flashback on
Terlihat sebuah tempat yang hancur dam membuat sebuah kawah yang besar di semua tempat yang memperlihatkan dua shinobi yang saling bertarung sampai titik darah penghabisan.
"kali ini kaulah yang takkan menang." Ujar Madara.
PCAK!
PCAK!
Mereka seakan mengerti inilah kesempatan terakhir menyerang yang menentukan nyawa mereka, madara mengayunkan sabit nya kearah Hashirama ,dan Hashirama pun sama mengayunkan pedangnya ke arah Madara.
ZRASS
Hashirama terjatuh karena berhasil diserang Madara. Dan Madara tetap berdiri dengan kokoh karena serangan hashirama ditangkis menggunakan gunbai miliknya.
"Akulah yang berdiri.. kebalikan dari waktu itu." Ujar Madara.
"ukh." rintih Hashirama.
"aku ingin.. melindungi mimpiku... yang baru terwujud.. aku takkan.." jawab Hashirama dengan nafas yang tersenggal senggal.
"kau terlihat begitu murung Hashirama, masih belum bisa serius juga ya?" tanya Madara sekaligus menyindir Hashirama.
Hashirama nampak berfikir keras pilihan apa yang akan dia buat, lain hal dengan madara yang setia melihat Hashirama dengan padangan tajam. Namun sesuatu di luar fikiran Madara terjadi.
JLEB!
Rupanya hashirama menusuk dari belakang dibagian ulu hati Madara. Madara yang terkejut dan merasakan sakit pun hanya terdiam melihat Hashirama yang barusan ditebas nya hanya lah Mokuton Bunshin.
"tidak kusangka..kau..berhasil mengelabuiku." Ujar Madara menahan sakit akibat tusukan Hasirama.
"Desa kita.. tidak,desaku.. pasti akan kulindungi, Aku tetap percaya kalau melindungi desa juga berarti melindungi para shinobi serta ana-anak." Ujar Hashirama dengan yakin.
"Walau Teman,Saudara, bahkan anak. Takkan kubiarkan membahayakan desaku." Ujar Hashirama dengan nada mengancam.
"Kau berubah, ya.. Hashirama.." jawab Madara.
BRUK
"Kau gegabah! Itulah yang suatu saat akan jadi... kegelapan Desa." Ujar Madara yang terjatuh karena tidak kuat menopang tubuh nya untuk berdiri sebelum madara pingsan dia melihat beberapa shinobi konoha datang yang dipimpin Tobirama.
Dan Hashirama yang ingin terjatuh pun segera ditopang dengan Tobirama yang baru sampai. " pertarungan sudah selesai biarkan aku yang mengurus sisanya." Ujar Tobirama.
"Kalian beri pertolongan utama untuk Hokage-sama lalu bawa dia kembali ke rumah sakit konoha dan lindungi dia dari semua shinobi luar desa! Biarkan aku yang mengurus mayat Madara Uchiha" perintah Tobirama.
"Ha'i Tobirama-sama." Ujar Shinobi konoha.
Setelah kepergian shinobi konoha. Tobirama pun membawa tubuh Madara ke puncak gunung timur clan senju dijadikan sebagai harta karun paling berharga konoha karena masih ingin meneliti suatu hal ditubuh madara.
Setelah sampai di puncak gunung dia membuka gerbang ruangan bawah tanah tempat dia menyembunyikan semua harta karun Konoha dan meletakan tubuh Madara di peti mayat Tobirama menutup gerbang nya dan segera pergi dari tempat itu.
"selamat tinggal Madara." Ujar Tobirama dan melesat pergi menuju ke tempat kakaknya dirawat sekarang.
DUK!
Peti Madara pun terbuka menampilkan Madara yang penuh luka sayatan dan tusukan Hashirama. "Hoeeek." Suara Madara memuntahkan sesuatu dari mulutnya dan itu adalah daging Hashirama yang berhasil ia gigit dari lengan Hashirama.
"Rencana pertamaku berhasil.. uhuk..uhuk." ujar Madara yang masih kesakitan akibat lukanya yang sangat parah.
Madara pun mengambil daging tersebut dan keluar dari tempat tersebut dengan tenaga yang tersisa untuk pergi dari tempat dia sadar menuju ke arah perbatasan konoha.
Sudah dua jam dia melompati pohon demi pohon. Namun seperti nya dia sudah tidak sanggup lagi melanjutkan perjalananya dan diakhiri lompatan terakhir dia pun menukik ke daratan.
BRUG!
'ugh inikah akhir dari Hidup ku..?' batin Madara. Madara pun pingsan ditempat sebelum pingsan dia melihat ada seseorang menyelamatkanya. Dirinya berharap jika itu bukan lah Hunter-nin atau Shinobi yang mengincar dirinya.
Flashback Off
TBC
Author : Huftt akhirnya di publish ini cerita hehe, sebelum nya saya memohon maaf kepada siapapun yang kecewa dengan fict ini karena alur nya sedikit mengikuti akan tetapi jujur saja saya hanya mengikuti prolog nya, dan untuk keberlangsungan cerita ini jauh dari fict2 adalah salah satu penggemar dari author dark namikaze vengeance 6661 yang membuat Fanfict Dark Uzumaki Naruto dan Author Clairent yang membuat Fanfict Naruto : The Next Uchiha Madara karena beliau lah saya pertama kali suka dengan yang namanya Fanfict. Untuk masalah cerita di fict saya tidak akan mengikuti Dark Uzumaki Naruto dan Naruto : The Next Uchiha Madara karena ceritanya akan terasa jelas perbedaan nya jika sudah memasuki chapter 3 kok, itupun jika masih banyak yang mendukung fanfict ini.
Note : Terserah anda untuk para reader-san yang telah memberikan kritikan dan masukan yang sangat berharga bagi saya, akan tetapi ingat! Yang membaca Fanfiction bukanlah anda semata! Banyak diantara reader-san yang berusia lebih muda yang akan menjadi generasi mendatang untuk bangsa jadi tolong gunakan media dengan bijak tanpa melanggar norma-norma yang telah diberlakukan di Negara ini, Sekian dari saya Kurokenshi No Kami mohon undur diri."
"Jika reader-san merasa keberatan/tidak nya dengan cerita ini mohon review dengan tutur kata yang sopan, dengan saran reader-san semoga saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepanya."
"See you next chapter"
