Chapter 2
Disclaimare
Sorachi sensei
Warning
Sudah pasti OOC, typo, alur berantakan
DLDR
R & R
Ini di ambil dari sudut pandang Kagura atau POV Kagura dari chap 1 sampai akhir.
Semoga terhibur.
~~~DI KAMPUS~~~
Drtt. . . drttt. .drtt
Hmm nii chan? Mengapa menelponku disaat jam kerja?
"Ada apa nii chan, bukankah ini masih jam kerjamu?"
"Iya sih tapi jam kerjaku hampir selesai"
"Lalu?"
"Ck. . dingin sekali adikku ini. Nanti kalau udah mau pulang aku jemput yah"
"Untuk apa jemput segala, aku pulang seperti biasa dengan Soyo chan"
"Ayolah Kagura chan, biarkan kakak kerenmu ini jadi sorotan mahasiswi cantik disana, aku tahu ada beberapa cewek di kampusmu yang telah terpesona denganku hahay"
"Jangan kepedean deh, keren dari mananya?"
"Jangan tsundere adikku sayang, kau juga mengakui kalau aku keren . ."
"Apa aku pernah bilang kalau kau keren? Lebih kerenan monyetnya kyuubei chan dari pada kau"
"Hah. . . kau menyamakan aku dengan monyet? Bahkan lebih kerenan monyetnya? Kau tega sekali Kagura chan"
"yah terserah kau saja, aku pulang jam tiga sore, ingat jam tiga sore. Terlambat satu detik saja kaset CD xxxx yang ada di bawah kasurmu aku bakar"
"tu. .tu. .tunggu dulu Kagura chan bagaimana kau tahu kalau disana ada kaset seperti itu? Hoiii! Kau membongkar kamarku hah!"
"Iiee, kau saja yang tidak professional menyimpan kaset laknat seperti itu"
"se. .sebernarnya itu punya Abuto san yang tertinggal di kamarku Kagura chan, percayalah"
"Alasan, aku tahu semua tentangmu nii chan, memang sudah berapa lama aku tinggal denganmu hah!"
"O. .okey kalau begitu aku akan menjemputmu tepat waktu, jaaa"
Tut tut tut
Mampus ketahuan sekarang kan kebiasaanmu, jadi jangan main main denganku nii chan
.
.
.
~~~PULANGNYA~~~
Di depan gerbang kampus terparkirlah sebuah mobil sport berlogo banteng nyruduk bermerk Lamborghini Reventon berwarna abu abu semi silver kinclong dimana sang empunya telah berdiri gagah dengan tangan terlipat didepan dadanya sambil badan menyender ke mobil. Senyuman manis khas Kamui yang bisa membius para ladies disekitarnya, menatap tajam ke arahku mengejek bukti kalau dia menang. Menang dari apa? Tentu menang dari bukti omongannya kalau pasti ada mahasiswi yang berdecak kagum terhadapnya dan satu lagi, kaset CD xxxx-nya selamat.
Aku hanya memutar bola mataku dan menatapnya bosan, ya ya ya kau selamat hari ini baka aniki.
"Okey ladies, tolong buat jalan untuk tuan putriku tercinta, dia ingin lewat"
Semua mahasiswi yang tadinya menatap kagum kakakku sekarang beralih menatapku dengan heran ada juga yang iri dan banyak lagi.
"Heh. . . dia siapanya pemuda tampan itu?"
"Apa dia pacarnya? Aku iri sekali dia sangat tampan, keren, dan kaya"
"cih. . . gadis itu sudah mendapatkan duluan"
"Kalau di lihat lihat mereka mirip yah"
Begitulah salah beberapa gumamam para mahasiswi yang melirik ke arahku, sampai Soyo chan yang ada di sampingku menyadarkanku.
"Ehm. . kalau begitu Kagura chan sampai jumpa lagi, aku juga sudah di jemput kok"
"Ah Soyo chan baiklah, sampai jumpa"
"Sampai jumpa Kamui san~~~"
"Oh ya sampai jumpa Soyo san"
Cklek. .
"Silahkan Kagura chan"
"Nii chan aku bisa sendiri, ayo cepat aku akan segera beres beres untuk besok"
"Baiklah"
.
.
.
"Heh. . . dia memanggil cowok keren tadi nii chan?"
"Tak ku sangka"
"Sudah ku duga dia mirip sih"
"Aku iri sekali pada Kagura san, dia mempunyai kakak tampan seperti dia ah~~~ kalau aku punya kakak seperti itu, aku rela incest deh sama saudara sendiri"
Begitulah kira kira komentar cewek cewek setelah tahu siapa kamui. Tunggu incest? Apa itu? Ah sudahlah lupakan.
.
.
.
~~~BESOKNYA DI BANDARA~~~
"Mengapa masih cemberut gitu sih, minta dicium ya" nii chan menatapku memelas sambil memonyongkan bibir sexynya "Diamlah baka aniki, mengapa Sadaharu tidak dibawa? Dia nanti akan kesepian nii chan~~~" sambil pura pura nangis Bombay.
"Kagura chan Sadaharu tidak boleh di bawa ke dalam pesawat. Lagi pula dia akan baik baik saja bersama Gin san jadi tenang lah"
"Tapi nii chan aku tak ingin berpisah dengan Sadaharu" ohh sadaharuuuu maafkan aku, aku meninggalkanmu selama seminggu. "Kau tak ingin berpisah dengan Sadaharu? Kalau begitu kita tak jadi berangkat. Baiklah ayo pulang" ucapnya sebal sambil berbalik ingin pulang "Ehh jangan. Ya udah deh kita berangkat sekarang" dengan berat hati aku pergi juga, kan sayang kalau liburan gratis di sia sia-in.
"Nah gitu dong, nanti kita bawakan oleh oleh untuk Gin san dan anjing mu itu"
"umm. ."
"Cup. . . masih cemberut, aku bakal cium lagi" sialan baka aniki ini benar benar "Nii chan aku malu, aku bukan anak kecil lagi huffft" dengan wajah yang masih merah merah semu pink, ku hentakkan kakiku dan berjalan cepat menuju pesawat.
"Hoi Kagura chan tunggu"
.
.
.
"Minggir, aku yang di dekat jendela"
"Iya iya"
.
.
"Maaf tuan dan nyoya mau pesan apa?" akhirnyaaa makan juga, baiklah pesan apa saja yang ada di pikiranku "Ehh. . aku pesan spagety, fried chiken,pasta,beff,French fries,burger,seafood dan untuk minumanya aku ingin cola dan milk shake vanilla"
"Kau fikir tempat ini restoran hah dan Kau yakin akan menghabiskannya, kalau tidak nanti ku bantu habiskan" nii chan menatapku modus bilang aja pengen juga, ingin pesan dengan menu yang sama tapi lebih milih jaim "Diamlah nii chan aku sedang kesal butuh asupan makanan di perut dan tidak perlu membantu menghabiskannya"
"Baiklah aku pesan Spagety dan seafood saja. Minumnya milk shake chocolate" cih sok makan sedikit biasanya juga ramen sepanci dia sendiri yang habisin.
"Baiklah tuan tunggu sebentar"
.
.
.
"Aku kenyang sekali nii chan" benar benar Kenyang, untung nggak mabuk udara *emang ada mabuk udara?*
"Salah sendiri makan banyak banyak di pesawat. Aku sih akan lanjut makan banyak di restoran Itali kalau sudah sampai" wiihh sombong sok makan itali, makan keju aja mau muntah karena rasanya terlalu asin baginya. Tapi enak juga makan makanan itali, dia ini curang sekali.
"Kau curang nii chan mengapa kau baru mengatakannya sekarang? Kalau begini kenyangnya bagaimana aku bisa menikmati makan yang ada disana? Ahhhh~~~"
"Besok kan bisa, kau harus istirahat dulu baka imoutou"
"Baiklah"
.
.
.
~~~SESAMPAINYA~~~
"Akhirnya, ayo nii chan kita akan langsung ke hotel kan?" aku sangat lelah, ingin rasanya langsung ambruk di kasur "Iya tentu, kita mengalami jet lag ini sudah malam kau istirahatlah dulu. Di hotel nanti kau akan menemui Mutsu, dia nanti yang mengantarkanmu ke hotel"
"Lalu kau?"
"Aku ada pertemuan bisnis di sini sekarang, aku cuma sebentar. Aku akan menyusul beberapa jam lagi ke hotel"
Lagi lagi bisnis
"Baiklah kalau begitu"
"Aku pergi dulu, taxi nya ada di sana. Hati hati sayang"
"Iya kau juga hati hati"
.
.
.
~~~DI PARIS, PRANCIS~~~
~~~DI CABANG PERUSAHAAN OKITA CORP~~~
SOUGO POV
"Apa ada jadwalku yang kosong, Yamazaki?"
"Ya ada pak, dari jam 3 sampai jam 5 anda tidak ada jadwal"
"Baiklah kau boleh keluar"
"Baik pak"
Huh lelahnya, sudah satu bulan aku meninggalkan si China untuk urusan bisnis. Dan sudah tiga hari ini aku tak menghubunginya karena jadwalku padat. Si China juga begitu, tak menghubungiku. Paling paling urusan skripsi yang belum kelar jadi tak bisa menghubungiku, tapi kan nelpon beberapa menit aja nggak masalah kan? Entah mengapa aku merindukannya. Ck aku harus cepat menyelesaikan masalah bisnis disini, setelah itu aku akan bebas menyiksa si China *lebih tepatnya bermesraan dengan si China*.
Tok tok tok
"Masuk"
"Pak tolong tanda tangani laporan dan dukumen ini"
"baiklah, apa laporan keunangannya belum selesai?"
"Sudah pak, tinggal di rekap ulang saja dan masalah di perusahaan ini akan selesai"
"Ya aku harap begitu"
Tunggulah sebentar lagi Kagura aku akan pulang, aku tahu selama aku menghubungimu kau selalu saja menyakan kapan aku pulang. Kau pasti juga merindukanku China.
SOUGO POV END
.
.
.
~~~DI HOTEL~~~
"Silahkan ikuti saya, Kagura sama. Saya akan mengantar ke kamar anda"
"Baiklah, terima kasih Mutsu san"
Beberapa menit kemudian, aku telah sampai di kamarku. Arhhhgghh aku lelah sekali, aku langsung tidur aja lah, terserah nii chan akan pulang atau tidak. Aku tidak mengunci pintunya.
.
.
.
KAMUI POV
Tok tok tok
"Kagura chan, kau ada di dalam?"
". . . ."
Apa dia sedang mandi ya? Mungkin tidak, ini sudah malam.
Cklek. .
Tidak di kunci? Ceroboh sekali dia ini. Aku akan melihat dikamarnya.
Tap tap tap
Ternyata dia sudah tidur, dan apa apaan ini dia bahkan belum ganti bajunya. Dia ini, apa aku pakaikan saja ya? Ah tidak tidak kalau dia bangun pasti akan marah, Sudahlah dia kelihatan sangat lelah.
Aku mengusap kepalanya lembut, menyingkirkan poni yang menghalangi mata biru sama sepertiku yang masih terpejam. Kau sudah berusaha keras kagura chan, aku berusaha akan membantumu apapun yang kau butuhkan. Dan ini adalah bantuan kecilku untuk merefresh kepalamu yang setiap hari nyut nyutan kan, aku tahu semuanya tentangmu entah masalah kampus atau masalah dengan Sougo sekali pun. Aku tahu di kampus kau selalu di tatap iri mahasiswi di berbagai fakultas dan jurusan, kata Soyo chan mengapa mahasiswi perlakukan begitu padamu itu karena kau terlalu cantik dan kata mereka memang pantas bersama dengan si sadismu itu yang mempunyai entah berapa banyak fans disana.
Kau adalah adik yang paling aku sayangi *iya lah siapa lagi adiknya coba*, untung pacarmu itu sahabat sekaligus teman bisnisku sendiri,kalau tidak? Siapa yang aku suruh menjagamu sewaktu aku dan papi pergi? Dan siapa yang bisa dengan bebas memukul dan menghajar disaat aku stress? Kalau orang lain menjadi pacarmu, pasti pacarmu langsung memutuskanmu karena nanti dikira mempunyai kakak ipar yang kejam, padahal aku sangat baik *memukul dan menghajar itu, apakah baik? Kamui kun nyadar dong*.
Untungnya saat ini aku tidak ada jadwal padat, aku bisa menghabiskan waktuku dengan Kagura chan, lagi pula dia mengatakan ingin sekali liburan bulan lalu. Ini adalah kesempatan yang bagus, kalau ada si sadis disini aku pasti tak bisa berduaan dengan adik tercuintah ku ini.
Aku kecup dahi, pipi dan bibirnya lembut, owwwhhh dia itu masih adikku yang kecil dan menggemaskan~~, kalau si sadis itu tiba tiba ingin membawa pergi *melamar* adikku tersayang, aku masih tidak rela~~ *makanya cari pacar Kamui kun*. Dia dulu selalu memanggilku onii chan dengan suara cemprengnya dan menangis di pelukanku kalau dia ketakutan, bahkan dulu kita sering mandi berdua tapi dia sudah tidak mau lagi mandi denganku setelah aku mengajaknya minggu lalu *ya iya lah kau emang kakak yang mesum Kamui kun*. Kagura chan memang selalu dekat denganku di banding papi karena papi sering keluar negeri dari Kagura chan masih kecil. Mami? Dia sudah pergi meninggalkan kami waktu kita masih kecil.
Baiklah aku juga butuh istirahat, tapi BTW aku tidur dimana? Ini hotel dengan satu kamar. Aku tidak mau tidur di sofa, itu nggak enak. Aha! Aku punya ide, khuhuhuhu.
Aku berbisik tepat di telinga Kagura chan "Kagura chan, tolong geser sedikit" *walaupun kasur hotel ini king size akal akalan kamui aja supaya bisa dempetan dengan adek kesayanganya*
"emmmhh nii chan berisik" yes berhasil, segera saja aku tak ingin membuang kesempatan. Ahhh memang nyaman tidur dengan adikku yang manja ini.
"Kagura chan, nii chan tak bisa tidur, peluk nii chan dong" bisikku lagi semoga dia tidak bangun
"emmhh baiklah" Yes lagi fufufufu, tangan kananku menjadi bantal Kagura chan sedangkan tangan kiriku memeluk Kagura chan, lalu Kagura chan menghadapku dengan tangan kanannya memelukku, Bahkan kaki kiriku berada di atas pahanya. Ya Tuhan semoga besok pagi tak ada teriakan yang mengganggu tidur indahku *aku tidak yakin Kamui kun*.
KAMUI POV END
Terimakasih sudah membaca~~~
Terimakasih juga yang udah meriview, follow dan fav.
Seperti author kebanyakan kritik dan saran akan menjadi penentu lanjut atau tidaknya cerita ini, mau curhat atau apapun akan aku terima.
