-Reset-
Cast : Jongin, sehun,chanyeol, moonkyu, junmyun, etc.
Genre : romance, failed!angst
Length : sudah dipastikan three-shoots
Disclaimer : ff ini terinspirasi dari lagu Super Junior – Reset. Semacam songfic gitu tapi mungkin ga seberat lagunya sih [karena ga bakat juga buat begituan wkwk] tapi ini ide bener-bener dari otak liar aku. Untuk cast bisa jadi bertambah bisa juga enggak haha lol. Well, the casts belong to God and don't plagiarism my own.
Happy reading~~
.
.
-the flashback-
18 februari 2012
Siswa-siswi banyak yang berlalu lalang di koridor sekolah. Suasana begitu riuh. Teriakan-teriakan bahagia menggema di situ. Banyak yang dari mereka berfoto bersama, saling memberi bunga tanda kelulusan dan juga saling membubuhkan tanda tangan pada kemeja sekolahnya. Biar jadi kenangan katanya. Hal yang sama juga dilakukan Sehun. Tapi, di dalam hatinya ada sesuatu yang kurang... dimana orang itu?
Senyum penuh harapan menghiasi wajahnya –yang kata teman-temannya albino- itu.
"Moonkyu hyung!"
"A-ah Sehunah... selamat ya! Aku dengar kau diterima di kyunghee university!"
"Ah gomawo hyung... lalu kau sudah memutuskan untuk kuliah dimana hyung?"
"Molla... aku tak tertarik pada universitas... mungkin aku akan memperdalam skill menariku... wussh~"
Kata Moonkyu sambil menggerak-gerakkan tubuh kurusnya.
"Ahahaha kau bisa saja hyung... emm hyung, daritadi aku tak melihat Jongin... dia benar-benar tak datang?"
"Tentu... dia kan sekarang sudah di bandara..."
b-ba-ban-da-ra?
"Eh, kenapa kau tak mengantarnya? Apa kalian sedang bertengkar? Atau malah sudah... put-"
"JADI SEKARANG DIA SEDANG DI BANDARA?"
Moonkyu yang tadi bersemangat menari sekarang sedang shock berat mendengar reaksi Sehun. Jantungnya ingin jatuh saja.
"M-me-memangnya kau tak tahu? Jongin sekarang sedang menunggu penerbangannya menuju Inggris..."
"I-ING-INGGRISSS?"
"N-ne... d-dia a-akan k-kul-kuliah d-di-disana..."
Moonkyu untuk kedua kalinya menahan jantungnya agar dia tidak terkena serangan jantung. Dia tak mau mati muda. -_-
Sehun tak percaya. Pikirannya kalut. Perlahan-lahan tapi pasti airmatanya jatuh. Tubuhnya pun lemas. Pandangannya sudah mulai kabur. Gelap. Ya, yang dia lihat hanya itu. Moonkyu yang daritadi melihat reaksi Sehun reflek memapah boah itu ke ruang kesehatan.
.
.
Aku yang bahkan belum siap, tapi kau yang berada didepanku beranjak meninggalkanku
Aku tidak bisa mengatakan apapun, jadi aku hanya melambaikan tangan
Begitu lama, kulambaikan tangan ini, untuk menyinarimu
Selamat tinggal cintaku, seorang yang begitu berharga bagiku
Kau yang selalu memeluku dengan hangat
Hanya dirimu dalam pandanganku, saat kata selamat tinggal kuucapkan
Kulihat dirimu sekali lagi, saat kata selamat tinggal kuucapkan
Aku harap kau selalu bahagia
Aku harap kau menjadi seorang yang selalu bersinar
Selamat tinggal.. dengan senyuman, kita akan menjadi sedikit lebih kuat
Sampai berjumpa lagi, yang mungkin akan begitu lama
Selamat tinggal cintaku, seorang yang begitu berharga bagiku
Kau yang selalu memeluku dengan hangat
Hanya dirimu dalam pandanganku, saat kata selamat tinggal kuucapkan
Dengan satu senyuman manis
Selamat tinggal cintaku, seorang yang begitu berharga bagiku
Kau, seseorang yang begitu mempesona yang selalu menyinariku
Selamat tinggal cintaku, Saat aku menatapmu.. sampai berjumpa lagi
Kulihat dirimu sekali lagi,, Selamat tinggal
(bye – kim taeyeon)
.
.
-RESET-
.
.
Epilogue-
"Abojie, apakah aku harus melakukan perjodohan ini?"
"Tentu saja, anakku. Kau tak mau mengecewakan Jung ahjussi 'kan? Dia sudah menganggapmu anak mereka sendiri. Appa tak bisa menolak. Hanya kau yang dipercaya oleh Jung ahjussi untuk menjaga Soojung. Appa juga menyayangi Soojung."
"T-tapi abojie, a-aku mencintai orang la-"
"Appa tahu. Ini juga sulit untuk appa. Tapi appa juga tak mau mengecewakan Jung ahjussi. Appa juga tak bisa menolak karena Soojung sendiri menyukaimu. Appa mengandalkanmu, Jongin-ah" tuan Kim menepuk bahu sang anak lalu pergi meninggalkan Jongin.
"..." Jongin hanya bungkam. Apakah dia harus menerima perjodohan ini? Lalu Sehun? Dia mencintai bocah itu 'kan?
Aarrrggghh!
"Ya! Jonginie-nya Sehun... kau kenapa eoh?" sahut Junmyun.
"Hyung... aku..."
"Kau... kau kabur saja!"
"YA! HYUNG! YANG BENAR SAJA?"
"Aku serius Jongin-ah... kau kaburlah ke Inggris"
"HELL NO! KAU INI MAU MEMISAHKANKU DENGAN SEHUN HAH?"
"Ya! Aku ingin membantumu... itu saja... bukankah kau mendapatkan beasiswa di Inggris? Dengan kau pergi ke Inggris, abojie punya alasan untuk menolak perjodohan itu, bodoh!"
Jongin menganga mendengar ocehan Junmyun. Tunggu... tunggu... darimana Junmyun hyung tahu soal beasiswanya itu? Lagipula, dia akan menolak beasiswa itu karena Sehun...
"H-hyung... darimana kau tahu beasiswa itu?"
"Apa yang aku tak tahu tentangmu, bodoh? Kau selalu ceroboh meletakkan barang-barangmu..."
"T-tapi hyung, jika aku ke Inggris, bagaimana dengan Sehun dan Soojung?"
"Aku akan mengurus soojung... kau yang mengurus sisanya..."
Kalau aku ke Inggris, perjodohan itu batal. Aku dan Sehun akan sangat susah bertemu. Tapi 'kan masih bisa ldr. Tapi... kalau aku tetap disini, aku harus menerima perjodohan itu. dan tentunya Sehun akan terluka! HELL NO!
Bello /o
Haha akhirnya update juga hoho lol-_-v maaf banget telat update tugas mulai numpuk... maaf juga feelsnya ga dapet hoho otak lagi mogok mikir-_-v mind to read and review? Oh ya, minta saran juga endingnya enaknya gimana Wkwk bbuing bbuing~~
Thanks to
daddykaimommysehun| Keepbeef Chiken Chubu| Mr. Jongin albino| ayanesakura chan| bbuingbbuingaegyo| BaixianGurls| askasufa| sayakanoicinoe| yehet| siders|
Feb 27th, 2014
Sincerely,
elnim
