Warning: Don't like? Don't read
Rating T. Genre: Romance, Hurt
My first fanfic. Jadi mohon bimbingan senpai senpai sekalian. Makasih
Esoknya
"Huaa soal matematikanya susah amat!" kata Hani dengan wajah depresi. "Ines..bantuin ya.. ya.. ya.." pinta Hani dengan wajah memelasnya. "Baiklah" kataku sambil tersenyum. "Aye.. Ines baek! Nanti aku traktir deh!" kata Hani sambil memelukku. Sesuai janji Hani, aku ditraktir. "Kamu udah putuskan mau masuk klub apa?" Tanya Hani dengan mulut penuh roti. "Mungkin klub musik" jawabku singkat. "Hmm klub musik ya? Sayangnya aku ngga tertarik" kata Hani.
"Terus kamu mau masuk klub apa?" tanyaku. "Kayaknya aku masuk klub voli" kata Hani dengan mulut yang 'masih' penuh roti. "Formulir pendaftaran dikasih sekarang kan?" kataku. "Iya jangan lupa ya" kata Hani. Kami segera masuk ke kelas karena bel telah berbunyi. "Baiklah sekarang kita akan belajar biologi. Pembagian kelompok. Hani dengan Mnho. Innesa dengan Kyuhyun. Lalu..". "Yes!" aku mendengar seruan Hani. Sepertinya dia suka berpasangan dengan Minho. Kami segera mencari pasangan.
Setelah menemukan pasangan masing-masing, kami mengerjakan tugas dari guru. Tak ada pembicaraan antara aku dan Kyuhyun. Hanya sesekali dia berdehem. Saat pulang sekolah, aku pergi ke ruang musik. "Permisi saya mau menyerahkan formulir pendaftaran klub" kataku. "Kamu?". "Kita bertemu lagi oppa" kataku sambil tersenyum. "Maaf mengganggu pembicaraan kalian. Tapi bisakah kita mulai sambutannya?" kata ketua klub. "Ah iya silakan" jawabku.
"Baiklah. Ehm pertama tama saya mengucapkan terima kasih pada teman-teman yang sudah mau ikut klub ini. Mengenai hari latihan, kita akan latihan setiap hari Sabtu jam 9. Sekian dan kalian boleh bubar" kata ketua sambil tersenyum. Aku pulang ke rumah dan langsung menuju kamar. Di meja belajarku berdiri tegak sebuah foto yang sudah dibingkai. Di foto itu ada seorang cewek berkacamata dengan seorang cowok. Ya itu adalah aku dan 'mantan pacarku'. Mungkin belum bisa dibilang mantan. Karena kami belum resmi putus.
Flashback On
"Kamu mau pergi ke Korea?" tanyanya kaget. "Iya" jawabku pelan. "Terus hubungan kita gimana?" tanyanya lagi. "Kayaknya kita udahan aja deh" kataku dengan berat hati. "Aku ngga mau. Kita akan tetap pacaran"katanya. "Tapi jarak kita terlalu jauh" kataku dengan wajah yang hamper menangis. "Engga apa-apa. Aku akan tetap menyukaimu" katanya sambil tersenyum dan menggenggam tanganku.
Flashback Off
Begitulah masa laluku. Pada akhirnya kami tidak jadi putus karena dia tidak mempermasalahkan jarak. Aku merebahkan tubuhku di kasur empuk. Bila diingat-ingat tentang waktu itu, aku bisa hampir menangis. Tak lama aku segera terlelap dalam tidurku.
Esoknya
Hari ini adalah hari pertama latihan klub. Aku berangkat bareng Hani. Sesampainya di sekolah, kami berpisah. Karena ruang klub kami berlawanan arah. Di jalan aku bertemu Donghae oppa. "Hai! Kamu yang waktu itu kan? Masih inget aku ngga?" tanyanya disertai senyum. "Iya. Kamu Donghae oppa kan?" kataku. Oppa ikut klub basket. Begitulah katanya. Kami berjalan bersama karena ruang klub kami searah. Walaupun ruang klub oppa lebih jauh.
Saat akan tiba di ruang klub music, kami berpapasan dengan Henry oppa. Henry oppa tersenyum saat melihatku. Tapi senyumnya berubah saat melihatku bersama Donghae. "Sebaiknya dia bersamaku saja. Kau tidak perlu mengantarnya lagi. Kami satu klub" kata Henry yang secara tiba-tiba menarik tanganku. Cukup lama Henry-Donghae saling bertatapan dengan wajah tidak suka. Karena suasana semakin menegang, aku angkat bicara.
"Hmm.. ya udah. Aku bareng Henry oppa aja. Lagipula sebentar lagi nyampe kok. Makasih ya Donghae oppa udah mau nganterin aku. Duluan ya oppa. Dahh" kataku lalu berjalan pergi dengan Henry oppa. "Aku tidak akan kalah darimu!" kata Donghae sambil mengepalkan tangannya. Sesampainya di ruang klub, aku langsung duduk di depan sebuah keyboard. Sampingku Henry oppa. Hari ini kami (para anggota baru klub) akan maju untuk memperkenalkan diri dan alat music apa yang bisa dimainkan.
Lalu satu persatu dari kami dipanggil. Kini giliranku yang dipanggil. "Hai perkenalkan namaku Innesa. Aku dari kelas X-4. Aku bisa main keyboard. Salam kenal" ucapku lalu membungkukan badan. "Baiklah silakan kamu mainkan" kata ketua. Seketika suasana hening. Aku memainkan sebuah lagu pop asal Indonesia. Aku sangat menikmatinya. Setelah lagu selesai, aku membungkukkan badan lagi. Lalu terdengar suara tepuk tangan.
TBC
Read and Review please :D
