~ Future Husband ~
Chapter 2
Author : lalayuliani
Cast : Park Chanyeol, Byun Baekhyun
Support cast : Kim Jongdae, Kim Junmyeoon,Soyou ( Park Soyou ), Lee Senghyun ( Park Seungri ),Jihyun ( Byun Jihyun ), Jung Yunho ( Byun Yunho ), Lee Jieun,etc.
Pairing : Chanbaek/Baekyeol, Chenmin (Slight)
Rate : T
Genre : Romance, Fluffy, Fantasy, Humor
Warning! : Percintaan sesama jenis (Shonen-ai), YAOI,Boys Love,MPREG
Baekhyun heran mengapa orang – orang tampak berwajah lesu dan terdampar di sofa – sofa panjang di ruang tengah. Ayahnya Nampak sedang membaca Koran dengan kacamata melorot yang bertengger di hidungnya sedangkan sang ibu sedang menonton televisi walau terkadang matanya mulai terlelap.
"Baekhyun, kenapa kau bangun?Ini masih jam dua dini hari, kau terlalu bersemangat menikah?" ucap ayahnya mencoba tertawa walaupun kebanyakan rasa kantuk yang menyerang.
Baekhyun mengenyitkan dahinya, dia kira ini sudah agak siang dan Baekhyun terlambat untuk acara pernikahannya. Tapi itu justru di luar dugaannya karena ternyata jarum jam benar – benar menunjuk angka dua dan di luar pun masih gelap keadaannya. "Eomma, apa aku menghilang kemarin? Ini tanggal berapa?" Nyonya Byun sampai membelalak begitu Baekhyun melontarkan perkataan itu.
Apa katanya?Menghilang?
"Hei, Baekhyun-ah jangan bercanda, sekarang kan hari pernikahanmu dan menghilang? Eomma sejak tadi bolak – balik ke kamarmu dan kau hanya menggumam tidak jelas" ucap Nyonya Byun sambil mengusak surai anak kesayangannya itu.
"Tunggu, eomma terakhir pergi ke kemarku kapan?"
"Pukul Sebelas…
…mungkin" sambung Nyonya Byun.
"Memangnya kenapa kau bertanya hal itu?" Tanya sang ayah sambil membenarkan kacamatanya yang melorot.
Baekhyun menggelengkan kepalanya "Tidak, hanya saja aku bermimpi aneh dan itu terasa nyata"
Ketiganya berbicara tanpa membangunkan orang – orang yang tertidur pulas mungkin karena kelelahan menyiapkan pernikahan ini. Ya sebenarnya pernikahan ini akan dilaksanakan di kediaman Byun, itu karena Baekhyun tidak mau menikah di gereja ataupun di gedung. Sementara Jieun tinggal di sebuah Apartemen bersama orang tuannya karena rumah mereka berada di Busan.
Jadi, semua keluarga besar membantu merias mansion besar milik Byun Yunho.
Tapi di balik itu semua, Baekhyun masih bingung mengenai mimpinya yang begitu nyata. Dan disana juga semuanya orang – orang baru terkecuali Junmyeon, Baekhyun tidak bisa tertidur lagi dan memilih membuka browser untuk melihat nama – nama mimpi dan juga tentang mimpinya.
Dan ada satu yang sedikit mirip dengan mimpi yang di alaminya, yaitu Lucid Dream dimana seseorang dengan sadar dapat mengendalikan mimpinya dan mengetahui jika itu mimpinya. Tapi di kasus yang Baekhyun alami sedikit berbeda, dimana itu begitu terasa nyata bagi Baekhyun.
"Grhhh aku tidak mengerti apa yang terjadi padaku! Sialan" desisnya.
"Dan lagi, kenapa namja itu terus berputar di otaku" geramnya kesal.
Dalam mimpi, seseorang akan melupakan nama ataupun mimpinya dalam jangka yang dekat setelah ia terbangun dan mempunyai kesadaran kembali.Justru Baekhyun sebaliknya, ia terus mengingat mimpi itu juga nama – nama orang dan wajah yang ada dalam mimpinya.
Waktu sudah menunjukan pukul 6.30 am, dan itu berarti Baekhyun harus segera bersiap – siap setelah mendengar…
Brakk!
Tuan Byun menggebrak pintu dengan air muka yang sangat cemas. Sementara di bawah terjadi keributan juga tangis Nyonya Byun.
"Baek, Jieun kecelakaan" dan seketika fikiran Baekhyun blank.
Husband In Dreams
Baekhyun menatap Jieun yang terbalut selang oksigen juga dokter – dokter yang berlalu lalang serta dengan beberapa perawat yang sibuk membantu dokter. Kejadiannya begitu sangat cepat, Tuan Lee mengatakan jika Jieun dengan konyolnya ingin membeli eskrim di minimarket sebrang apartemennya, entalah karena Jieun tiba – tiba ingin eskrim strawberry. Tapi karena terlalu bersemangat dan tidak memperhatikan jalanan.
Sebuah truk menghantamnya membuat orang yang berlalu berteriak juga para pemilik apartemen yang tengah menikmati matahari pagi di balkon apartemennya.
Baekhyun bahkan belum memakai tuxedonya dan hanya memakai baju kaos serta celana trainingnya yang basah – tunggu, basah? Baekhyun baru menyadari celananya basah dan terdapat bercak putih disana. Ugh, pasti itu karena dia memikirkan Chanyeol sejak pukul dua tadi. Baekhyun sedih karena pernikahannya diundur, tapi tidak tahu kenapa kesedihannya tidak berlarut begitu dalam di hati Baekhyun.
"Eomma, aku ingin pulang untuk mengganti celana"
"Memangnya ada apa dengan – Oh Ya Tuhan!" Nyonya Byun terkejut saat melihat celana Baekhyun.
"Dengar eomma, ini tidak seperti yang kau fikirkan!Aku tidak memimpikan Jieun,okay?" dan Nyonya Byun mengangguk tapi masih dengan keterkejutannya.
Baekhyun berlari keluar dengan kunci mobil yang mengait di tangannya, tidak peduli ayahnya yang mengoceh dan bertanya Baekhyun akan kemana. Sialan, bagaimana jika ada yang melihat celana Baekhyun saat ini.
"Shit!Kenapa aku basah gara – gara laki – laki itu?"
"Ini gila, aku ini normal" Baekhyun menghembuskan nafasnya kasar. Yang perlu ia lakukan saat ini adalah pergi ke rumah Jongdae untuk curhat.
"Baekhyun mau kemana?Ayo susul aku takut dia bunuh diri sayang" ucap Yunho yang di hadiahi..
PLETAK
Ya, jitakan dari sang istri. "Kenapa kau memukulku?" ucapnya dengan nada kekanakkan.
"Yeobbo.Jangan konyol!Baekhyun hanya ingin mengganti bajunya" dan setelahnya Yunho tersenyum bodoh sambil menggaruk tengkuknya.
Husband In Dreams
Baekhyun memacu mobilnya dengan agak cepat, dia hanya ingin segera menceritakan hal yang sangat mebebani fikirannya. Wajah tampan itu terus memutar di otaknya. Dan perkataannya terus terngiang di telingannya bagaikan rekaman yang terus di putar lagi dan lagi.
"Aku tidak percaya ini, bahkan aku tidak pernah basah karena memikirkan Jieun" gumamnya sambil mencengkram setir.
Drttt drrtt
"Yeboseyo?"
"Kenapa? Ah ayah ada – ada saja, aku aku hanya ingin pergi ke rumah Jongdae tenanglah"
"Uhm, iya eomma, bagaimana keadaan Jieun?"
"Operasi? Baiklah, nanti aku akan kesana lagi"
Baekhyun bukan bermaksud jahat dengan tidak menunggu Jieun disana, hanya saja hatinya terus berteriak seakan menyuruhnya pergi dari sana dan selesaikan masalahnya. Ya, ia merasa ada sesuatu yang aneh dengan mimpinya semalam.
"JONGDAE!"
"Yak! Jongdae! Bangun kau kotak!"
Cklek
"Astaga! Ada apa kau kesini ini masih pagi buta!" gerutu Jongdae yang kelihatannya masih dalam keadaan ngantuk.
Baekhyun memutar bola matanya malas melihat sahabatnya yang sangat buruk menyambutnya "Pagi buta pantantmu! Ini jam Sembilan lebih" dan Jongdae melotot setelahnya.
Baekhyun menerobos masuk sebelum Jongdae mempersilahkan "Dasar tak berguna" gumam Jongdae yang di hadiahi death glare dari sahabatnya itu. Baekhyun langsung duduk di sebuah sofa putih disana.
"Kemana Paman dan Bibi Kim? Juga si hitam, kemana dia?"
"Ayah dan ibu sedang dinas. Dia pergi ke rumah Bibi Soojung"
Dan Baekhyun pun langsung mengerti dengan perkataan Jongdae. "Jadi , apa yang membawamu ke rumahku pagi – pagi begini?" ucap Jongdae dengan tatapan memicing.
"Kau sialan! Kau tidak mengingat ini hari pernikahanku?"
Mata Jongdae membulat sempurna, itu benar dia berencana bangun lebih awal dan menyaksikan sahabat sialannya itu menikah. Bahkan dia sudah menyiapkan hadiah untuk Baekhyun dan Jieun, sudah tahu begini rasanya Jongdae ingin meperbaiki otaknya yang sering lupa seperti Yixing.
"ASTAGA!AKU LUPA" Dan dia langsung mondar – mandir seperti orang gila.
"Eh tapi kenapa kau disini?" Jongdae kembali berkata dengan wajah bingungnya.
Baekhyun menghela nafasnya walaupun sebenarnya dia enggan menangis, karena hatinya seperti tidak menyuruh air matanya keluar berdesakan dan malah membuatnya terlihat baik – baik saja.
"Jieun kecelakaan, dia sekarang dirawat di rumah sakit" ucapnya lesu.
"APA!?DAN KAU DISINI??? BUKANNYA MENEMANI KEKASIHMU KAU MALAH MELARIKAN DIRI! DAN EKSPRESI APA ITU KAU TERLIHAT TIDAK SEDIH SAMA SEKALI – OH APAKAH KAU –"
"Shut up, you asshole Jongdae! Listen, aku akan menjelaskannya" Jongdae patuh dan duduk di hadapan Baekhyun.
"Aku sangat mencintai Jieun dan kau tahu itu – Jongdae mengangguk – Aku sangat senang karena akan menikah dengannya, dan hey! Kau tahu apa yang terjadi padaku saat aku tertidur? – Jongdae menggeleng – aku bermimpi sedang tidur diatas dada seorang namja dan tubuh kami tidak memakai sehelai benangpun – "
Sebelum menyelesaikan kalimatnya, Jongdae menggebrak meja karena terkejut dan langsung memotong obrolan Baekhyun.
"KAU BERSELINGKUH?" Ingin rasanya Baekhyun menenggelamkan sahabatnya yang satu ini.
"Diamlah haish! Jangan menyelaku, aku masih straigth asal kau tahu saja dan itu hanya mimpi"
"Tapi menjadi gay lebih menyenangkan" sarkasme Jongdae.
"Aku merasa itu sangat nyata, dan aku berani bersumpah sangat takut pada namja bertelinga lebar itu, dan saat dalam mimpi itu aku tidur, aku kembali bangun dan mendapati diriku masih di rumah dan berada diatas ranjang dan…. Bla bla bla"
Bagitulah selanjutnya, Baekhyun menceritakan banyak hal pada Jongdae. Sedangkan sahabatnya itu menatap tak percaya pada Baekhyun lalu menariknya keluar.
"Hei mau kemana kotak?! Jangan menyeretku seenaknya!"
"Kita harus ke rumah sakit! Aku ingin memastikan, aku fikir kau benar – benar memiliki rahim"
"Yak! Jongdae itu hanya mimpi!"
"Aku tidak peduli dan akan tetap ke rumah sakit! Kau seorang dokter tapi tidak tahu keadaan sendiri" gerutu Jongdae.
"Sialan! Kau fikir aku dokter kandungan atau semacamnya? Aku dokter anak asal aku tahu!"
"Dan aku tahu itu, makanya ayo cepat"
"Aku akan pergi setelah kau memakai bajumu dengan benar" tunjuk Baekhyun kepada Jongdae yang terlihat berantakan.
Mereka berangkat ke rumah sakit untuk memastikan fikiran gila Jongdae itu benar adanya. Dan kebetulan kekasih Jongdae yang mempunyai mata kucing itu adalah dokter specialist kandungan juga urusan wanita lainnya walaupun dia seorang namja. Tapi memang begitu kebanyakannya bukan?Seorang namja yang menjadi dokter kandungan.
Baekhyun tahu ini gila, karena Jongdae sangat penasaran apakah dirinya benar – benar carrier atau bukan. Dan sialnya, mereka pergi ke rumah sakit yang sama dengan tempat Jieun dirawat.
"Ada yang bisa saya bantu Tuan?"
"Saya mencari Dokter Minseok" ucap Jongdae.
"Maaf. Tadi dokter Minseok sedang ada urusan anda ingin memeriksa istrimu ya?" Shit.Baekhyun ingin mengutuk perawat itu, sementara Jongdae tertawa di hadapannya.
"Kau perawat baru ya?" Tanya Jongdae dan perawat itu mengangguk.
"Ini Dokter Baekhyun, dia dokter anak. Juga dia laki – laki bukan perempuan" ucapnya sambil menahan tawa.
Perawat itupun meminta maaf dan membungkuk beberapa kali. Setelahnya Baekhyun dan Jongdae memutuskan untuk pergi ke ruangan dimana Jieun dirawat.
"Terima kasih Dokter Park, apakah calon menantu saya baik – baik saja?" Tanya Yunho.
"Ya, sejauh ini kondisinya lebih membaik"
Baekhyun seketika membeku saat berada tepat di belakang dokter itu sementara matanya yang kecil membulat sempurna. Jongdae menepuk bahunya beberapa kali tapi Baekhyun masih tidak bergming.
Karena suara itu yang membuat Baekhyun membeku.
"Oh Baekhyun, kau sudah disini nak?" Dokter itu ikut menoleh dan Baekhyun berasa jantungnya berhenti.
.
TBC
Annyeong!Pertama aku ingin mengatakan jika fanfict ini judulnya akan diganti dari 'Husband In Dreams' menjadi 'Future Husband'
Wah sudah di chapter dua ya? Gimana? Seru gak? Maaf kalo kurang memuaskan. Aku sudah berusaha semaksimal mungkin
Kira – kira dokter yang menangani Jieun siapa ya? Chanyeol bukan? Eh tapi emang Chanyeol dokter? Haha tunggu aja jawabannya di chapter tiga nanti!
Aku sangat senang karena saat chapter pertama ada yang mereview ceritaku tetap pantengin terus wkwkwk.
Jika kalian tertarik, bisa baca ceritaku di wp lallayuliani614 disana aku sudah menulis beberapa cerita. Mungkin 13 karya hanya saja aku sedang hiatus.
Aku disini jadiin Jongdae best fucking friend nya Baek. Kenapa? Karena aku suka sama karakter Jongdae, kan dia orangnya hiperaktif juga kalo Baek lagi sama Chan dia suka kayak senyum ngejek, bukan Jongdae bukan gak suka sama Chanbaek, tapi coba kalian bayangin? Sahabat kalian lagi bareng pacarnya, pasti kalian senyum ngejek atau senyum apalah seakan ngejek gitu, nah begitupun Jongdae.
Kalo menurut aku, Chenmin itu udah kayak orang tua Baekhyun /plak/ eh tapi emang bener, apalagi pas tour CBX wkwkwk.
Aku bukannya gak suka sama Kyung kalo dia di jadiin sohibnya Baek, Cuma Kyung kan pendiem gak banyak ngomong. Walaupun dulunya itu hiperaktif, jadi aku lebih milih Jongdae supaya bisa kebayang giaman hiperaktifnya dia wkwk.
Dan untuk pair Chenmin itu hanya bumbu untuk pelengkap ff ini aja *bow*
SALAM CHANBAEK IS FUCKING REAL!
BIG THANKS TO :
Chanxlxbaek ssuhoshnet ChanBaekLuv pcyB.I SehunSapiens Ii'l Chanbyun
Aku sangat berterimakasih untuk reviews yang sangat membangun semangatku untuk menulis.
Oh ya, sedikit promosi. Jika kalian berkenan aku punya beberapa akun sosial media.
Inst : lallayuliani614
Wa : 0895612962063
Aku juga punya group chat Chnabaek di WhatsApp, jika kalian ingin bergabung tinggal hubungi aku saja hehe- tapi aku harap yang minta gabung bener – bener dukung Chanbaek as Love hehe. Jangan aneh kalo kalian ingin mengenalku dan aku justru banyak tanya wkwk. Aku itu orangnya emang suka penasaran sama orang – orang dan akhirnya BOOM aku banyak tanya seperti wartawan.
Dan Aku disini tentu saja seorang CHANBAEK HARD SHIPPER haha, aku juga tidak tahu mengapa sangat gemas dan ingin mengawinkan/? Mereka wkwk.
Jujur saja awalnya aku hanya gemas dengan tingkah konyol mereka, tapi justru sekarang aku terperosok/? Pada hal yang membuatku sangat sangat menginginkan mereka menikah suatu saat nanti. Ataupun go publik.
Mind to Review?
