Cast : KrisTao, HunTao, ChanTao
Other : Xi Luhan, Kim Jongin
Genre : Sad, Hurt, Romance
Rated : T
Summary : Tao yang dikenal dengan namja manis yang polos. Menyandang status kekasih dari Kris. Tapi siapa sangka jika Tao mempunyai 'Kehidupan lain' dibalik kepolosannya.
Warning : OOC, OC, Shounen-ai, BL, Yaoi, Typo(s)
DON'T PLAGIAT PLEASE!
Chapter 2
Pria itu menghentikan pergerakannya melumat bibir namja manis yang ternyata adalah Tao. Ia beralih mengecup pipi tembamnya. "Terlambat bangun? Kenapa bisa? Dan," Tangannya mulai menelusup masuk kedalam seragam Tao. "Kenapa tak mengangkat teleponku tadi malam?"
Tao melenguh dan mengerang nikmat merasakan sentuhan pria itu. Ia menjauhkan wajahnya dan melepas pelukannya. "Tao sudah tidur Hunnie." Ucap Tao sembari mengelus pipi seputih susu pria itu. "Ayo masuk kekelas, kita sudah terlambat. Tao tidak mau dihukum membersihkan toilet seperti minggu lalu."
Pria itu memasang smirk andalannya. "Membersihkan toilet? Bukankah kau membersihkan 'adikku' hm, Panda nakal?"
Pipi Tao memerah mendengar ucapan pria itu. "Itu karena kau yang tiba-tiba datang dan mengunciku ditoilet lalu menyerangku habis-habisan, Oh Sehun!" Desisnya dan menatap tajam pria yang disebutnya Oh Sehun.
Sedikit penjelasan tentang Oh Sehun. Sehun adalah anak dari ketua mafia yang paling disegani dan ditakuti dikota Seoul. Keluarga OH dikenal dengan sifat bengis dan kejam. Tetapi itu sama sekali tidak mengurangi ketenarannya di SW High School tempat ia menempuh pendidikan. Bahkan hampir semua Wanita dan Pria berstatus Uke menggemarinya. Tak jarang wanita dan Uke di SW High School menawarkan 'kehangatan' untuk Sehun, dan itu membuatnya merasa jijik. Kenapa? Karena yang diinginkan Sehun hanya satu, 'HUANG ZI TAO'. Pria manis sekaligus cantik bertubuh langsing dengan bokongnya yang err besar dan bulat. Astagah! Membayangkannya saja sudah membuat Sehun panas.
Sehun menyeringai. "Itu karena kau terlalu Sexy dimataku Panda manis,"
SKIP TIME
.
Kris dan seorang namja cantik berjalan beriringan. Namja cantik itu adalah Xi Luhan. Luhan dan Kris sudah bersahabat sejak kecil, maka dari itu keduanya terlihat sangat akrab bak saudara kandung. Keduanya berjalan menuju sebuah taman tempat biasa mereka menghabiskan waktu istirahat.
Luhan menghentikan langkahnya. "Kau tunggu sebentar Kris. Aku akan membeli makan siang untuk kita." Ucap Luhan. "Kau ingin pesan apa?"
"Seperti biasa Lu, dan untuk Tao pesankan yang sama sepertiku."
Luhan mengangguk mengerti "Baiklah. Aku pergi dulu." Ucapnya dan berbalik lalu berjalan menuju Cafetaria.
Kris mendudukan dirinya dibawah pohon besar. Memejamkan mata setajam elangnya.
"Kris gege,"
Suara merdu nan menenangkan itu! Suara sang kekasih hati yang sangat dicintainya. Kris membuka matanya dan tersenyum lembut menatap namja manis yang memanggilnya. "Hey, Tao baby,"
Tao membaringkan tubuhnya direrumputan dengan meletakkan kepalanya dipangkuan Kris. Ia mengangkat tangan kanannya menuju pipi Kris dan mengelusnya lembut. Kris hanya tersenyum dan menggenggam tangan Tao yang mengelus pipinya. Meresapi setiap sentuhan Tao. "Gege, Tao lapar~"
Kris membungkukkan tubuhnya dan mengecup pipi Tao. "Sabar sebentar baby, Luhan sedang membeli makan siang." Kris kembali menegakkan tubuhnya. "Nah, itu Luhan!" Lanjutnya saat melihat Luhan berjalan menuju kearahnya membawa tiga buah kotak yang sudah dipastikan adalah makan siang untuk mereka.
"Hey! Apa aku mengganggu kalian?" Tanya Luhan sembari tertawa kecil melihat sahabatnya Kris dan kekasihnya Tao. Mereka benar-benar pasangan serasi, pikirnya.
"Tidak Lu. Cepatlah kemari! Istriku ini sudah kelaparan kau tau?"
Pipi Tao memerah mendengar ucapan Kris membuatnya terlihat manis sekaligus menggemaskan. "Kris gege!" Ucapnya kesal sambil mengerucutkan bibir mungilnya. Ia beralih menatap Luhan dengan pandangan polos. "Mana makan siang untuk Tao, Luhan gege?"
"Hahaha, ini makan siangmu Panda jelek." Ucap Luhan dan menyodorkan sekotak makan siang pada Tao.
"Luhan gege!"
"Haha,, baiklah-baiklah. Kau cantik Taoziku sayang." Ucap Luhan. "Wow! Aku merasakan ada aura menyeramkan disini."
"Aura itu akan muncul saat kau berani menggoda kekasihku Lu,"
.
***
.
Sehun mendudukan dirinya disebuah sofa. Ia tengah berada diatap sekolah. Setidaknya berada diatap sekolah lebih menyenangkan daripada dicafetaria dan dikerumuni wanita-wanita genit yang menatapnya penuh nafsu. Cih! Membayangkannya saja sudah membuat Sehun ingin muntah.
TAP
TAP
TAP
Sehun mendengar derap langkah kaki menuju kearahnya. Ia tidak perlu membalik tubuhnya untuk mengetahui siapa orang itu. Karena ia sudah tahu pasti jika orang itu adalah Kim Jongin atau Kai sahabatnya. Hanya ia dan Kai yang menghabiskan waktu istirahat diatap sekolah seperti ini.
"Sehun, aku melihat kekasihmu Tao bersama 'Pria itu' lagi,"
Sehun mengepalkan telapak tangannya mendengar ucapan Kai. Wajahnya memerah menahan amarah. "BRENGSEK! Akan kuhabisi siapapun yang berani mendekati Tao!"
TBC
