Pagi hari yg cerah…
"Ugh.. Sudah pagi ya..? Sepertinya aku baru saja bermimpi.. Eh, siapa ini yg memelukku?" kata Naoto saat bangun dari tidurnya.
Naoto pun melirik ke sebelahnya, dan melihat Rise yang hanya mengenakan celana dalam dan bra, lalu ia menjerit…
"KYAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!" jerit Naoto hingga membangunkan kakeknya yang sedang tertidur.
Kakek Naoto pun berlari kearah kamar Naoto dan menggedor-gedor pintu kamar Naoto.
"NAOTO! Apa yang terjadi!?" teriak kakeknya panik.
"E-EH!? Ti-tidak! A-aku habis bermimpi buruk..! Kakek turun saja!!!" kata Naoto yang juga panik.
"Oh, begitu… Ya sudah, kakek turun.." kata kakekknya.
"MENGAPA AKU BISA BEGINII!!??!!??" gumam Naoto.
"Huaaaahhmm… Eh, pagi Naoto.." sapa Rise setelah bangun dari tidurnya.
"RISE-CHAN!!? APA YANG TERJADI!?!?" seru Naoto.
"Hm? Oh, kau tak sadar? Semalam kau bergairah sekali loh.." kata Rise.
"APAAAAA!!!!????? MA-MAAFKAN AKU RISE-CHAN, MAAFKAN AKU!!!" kata Naoto panik.
"Hehehe, tak apa kok, aku senang.. Oh iya, ciumanmu semalam sangat menyenangkan, terutama di bagian ini.." kata Rise sambil menunjuk lehernya.
"TIDAKK!!! MAAFKAN AKU RISE-CHAAAAANNN!!!!!!!!" seru Naoto panik.
"Tidak apa kok, kita hanya berpelukan dan berciuman. Lanjutannya kapan-kapan saja ya~" kata Rise sambil mengerlingkan matanya.
"Eh!? Ri-rise-chan, ayo cepat bersiap-siap untuk kencan kita hari ini!" kata Naoto mengalihkan pembicaraan.
"Eh iya.. Ya sudah, kamu mandi saja dulu, aku akan menyiapkan bekal.." perintah Rise.
"Ba-baiklah!" kata Naoto.
Naoto pun melesat ke kamar mandi, lalu Rise berpakaian dan turun ke dapur rumah Naoto.
DI KAMAR MANDI…
"A-ada apa denganku…? Mengapa... Aku merasa senang saat aku tahu tentang semalam…?" gumam Naoto.
Naoto pun membasuh tubuhnya lalu mengeringkan tubuhnya, lalu berpakaian dan keluar dari kamar mandi.
"Naoto, aku mandi dulu ya. Kau kepakkan saja apa yang ingin kau bawa ke dunia TV nanti." Kata Rise sebelum memasuki kamar mandi.
"Ya.." jawab Naoto.
SETENGAH JAM KEMUDIAN…
"Kek, kami berangkat ya…" kata Naoto
"Terima kasih untuk tumpangannya, kek.." kata Rise sambil membungkukkan badannya.
"Ya, sampai jumpa lagi. Naoto, jaga Rise-chan ya.." kata kakek.
"Ya, kek. Kami pergi dulu.." jawab Naoto, lalu segera berangkat ke Junes dan memasuki dunia TV.
SESAMPAINYA DI DUNIA TV…
"Ah, sejuknya!" kata Rise dengan riang.
"Iya, benar. Ayo Rise-chan, kita duduk di bawah pohon sakura itu, yang dekat sungai itu!" ajak Naoto.
"Ayo!!" seru Rise.
Mereka pun menggelar tikar dan membuka bekal.
"Naoto, mau makan onigiri buatanku?" kata Rise.
"Boleh. Itadakimasu!" jawab Naoto.
"Itadakimasu!" sambung Rise.
Mereka pun makan sambil bercakap-cakap. Tiba-tiba muncul pintu masuk menuju dungeon Kage Naoto (shadow Naoto), Secret Base.
"EH!? Itu kan dungeon tempat Kage Naoto muncul Naoto!!" kata Rise kaget.
"Iya! Harusnya kan sudah hilang setelah Izanami-No-Okami hilang!" jawab Naoto yang kaget juga.
"Hahahaha! Akhirnya aku muncul kembali…" kata Kage Naoto yang keluar dari pintu tersebut.
"Ka-kau!? Mengapa kau muncul lagi!?" seru Naoto.
"Ufufufu… Aku muncul kembali… Saat perasaan 'ingin menjadi lelaki' mu muncul…" jawab Kage Naoto.
"Eh!? Aku…" kata Naoto kaget.
"Naoto…?" kata Rise bingung.
"Aku tak akan ragu lagi! Bersiaplah! HEAAAAAHH!!!" seru Kage Naoto.
Kage Naoto melemparkan beberapa jarum kea rah Rise dan Naoto, dan seketika itu Rise dan Naoto jatuh tidur.
"Fufufu… Shall we begin the operation?"
P.S : Thanks KageNao, cerita Fortune Lover karyamu adalah inspirasi saia! XD
