Chapter 2

Ikki : Kenapa gua lagi sih ?

A/N : Gua demen nya sama lu !

Ikki : Sayang gua udah ada Esmeralda… Maaf ya

A/N : Wee ! Bukan itu maksud nya dodol !

Ikki : Oh… bulet ^^

O.K. deh… Let The Story Begin. Enjoy ! ^_^

Sabtu, 02-10-2010, 20.30

"Ikki, akhirnya kamu dateng juga, kok lama banget sih ? Kamu khan udah janji dateng jam delapan tepat !" tanya Pandora manja.

"Eh…itu…anu…tadi…macet di jalan." jawab Ikki gugup.

"Oh… ya udah deh, gak pa-pa. Kamu keren banget deh, makasih ya udah mau jadi pasangan aku di pesta."

"I…ya…lu…lu, juga cakep kok." kata Ikki menanggapi Pandora sebisanya, padahal dalam hati ia tak setuju dengan kata-kata nya sendiri.

Tak lama, sang 'Putri', Saori. Naik ke atas panggung lalu sedikit berpidato dan terakhir nya ia berteriak sambil mengangkat gelas berisi wine.

"Hidup Kido Gakuen !" teriak Saori.

( Anti Saori Group : Buuuu Lebay Lebay ! )

Dan semua murid pun ikut bersorak, ada yang bersiul dan lain-lain. Lalu di mulailah pesta yang sesungguh nya. Bermacam-macam lagu di putar, mulai dari yang nge-rock… sampai yang mellow. Murid-murid semua nya berdansa. ( iihhh dansa ? joget ? jiijayyy ! Kalo yang dansa para saint HOEKKK ! ) Si Saori ke tengah ruangan bersama cowok nya, Jabu dan mulai ikuti beberapa murid lain nya. Pandora juga menarik Ikki untuk berdansa, ternyata Ikki tampak begitu keren sehingga menjadi pusat perhatian.

Ikki memperhatikan banyak perempuan yang meliriknya, dan saat melihat ke sudut ruangan ada seorang perempuan yang memperhatikan nya. Tapi perempuan itu hanya menatpnya dengan wajah tanpa ekspresi, dan lagi perempuan itu tidak bersama seseorang. Bunga tembok… pikir Ikki… tapi biarin ahh… Meski sambil berdansa dengan Pandora, sesekali Ikki memperhatikan perempuan itu. Saat selesai berdansa, Pandora mengajak Ikki ke tempat teman-teman Pandora berkumpul bersama pasangan mereka masing-masing. Ikki memperhatikan mereka ngerumpi, asik sekali ! Mereka membicarakan : "Si murid beasiswa jadi bunga tembok! Kasian ya… hahaha" tawa mereka.

Ikki yang merasa Pandora asik ngerumpi dan tidak memperhatikan nya, diam-diam pergi dan mencari tempat yang lebih tenang. Pandangan nya tertuju pada balkoni yang tertutup denagn korden merah panjang.

"Pasti di situ sepi !" gumam Ikki, lalu dengan segera menuju ke sana.

Ternyata memang benar ! Tidak ada orang di sana, setahu Ikki. Ia menghirup udara segar dan merasakan sedikit rileks, karena udara cukup dingin.

"Huaaahhh ! Sepii ! Asik !" kata nya sambil menguap.

Namun ia di kejutkan dengan suara kaget seseorang lain. Apa ? Ada orang laen ? Perasaan tadi dia sendiri… Ikki menoleh dan ternyata ada perempuan yang di lihatnya di sudut ruangan saat berdansa tadi… Perempuan itu tampak terkejut.

"Eh… maaf, kamu kaget ya? Ku pikir tadi gak ada orang." kata Ikki.

"Iya… gak pa-pa, mungkin kamu gak ngeliat aku ada di pojok balkon tadi." jawab perempuan itu datar.

"Oh… mojok mulu… serem deh." batin Ikki.

Diperhatikan nya perempuan itu, cantik, langsing, putih, rambut pirang panjang nya di kuncir tengah, tatapan wajah nya tanpa ekspresi, dengan gaun mirip dengan gaun nya Taylor Swift di video klip nya yang 'You Belong With Me' … Seinget Ikki…

"Eh… kamu… murid yang masuk dari beasiswa itu kan ?" tanya Ikki antusias.

"Iya, kenapa ? Aneh ya ?" tanya balik perempuan itu.

"Aneh ? Gak kok ! Gak sama sekali ! Malah menurutku hebat !" puji Ikki.

"Hmm… orang kedua yang beranggapan positive, terima kasih." jawab perempuan itu.

"Oh… memang yang pertama siapa ?" tanya Ikki penasaran.

"Adik kelas ku, June Orato." jawab perempuan itu lagi.

"June ?" tanya Ikki, perempuan itu mengangguk.

"Dia itu pacar adik ku ! Shun Amamiya, kenal khan ? Ha ha dunia sempit ya ? Eh… apa sekolah kita yang sempit ?" oceh Ikki.

Perempuan itu tersenyum mendengar ocehan Ikki… Ikki memperhatikan perempuan itu tersenyum padanya untuk pertama kalinya.

"Dia senyum… manis juga… beda banget sama Pandora, meski Pandora cantik… Tapi gak charming menurut gua… Gak kayak dia, udah cantik, manis, pinter… udah pasti ! Charming lagi…"

"Nama kamu siapa ? Aku Ikki Amamiya." kata Ikki sambil menjulurkan tangan nya.

"Esmeralda…" jawab perempuan itu singkat sambil menjabat tangan Ikki.

"Bagus." kata Ikki.

"Apa nya ?" tanya Esmeralda bingung.

"Nama kamu! Tapi… masa cuma Esmeralda, sekian ! Gitu ?" tanya Ikki lagi. Kali ini perempuan itu tertawa kecil.

"Wuuiihhh… dia ketawa… makin cakep aja ! Duh kok malah deg-degan gini ya ?..." batin Ikki.

Sambil masih memegang telapak tangan mungil gadis itu, Ikki menariknya mendekat… Perempuan itu terkejut, wajah nya memerah…

( A/N : Wuiidiihhh ! Kyahahaha ! Mau di apain tuh ? Di tarik mendekat ? )

( Ikki : Ganggu aja lu! Lagi GoodMood nih! Hehehe ^_^ )

( A/N : O.K. deh ! Jangan lupa ya, PJ nya kalo jadian ^_^ )

Back to the story…

"Gak pa-pa, tenang aja, aku gak bakal macem-macem kok ! Tapi ini aja ngobrol nya agak deketan. Jadi lebih akrab." kata Ikki, tersenyum.

Lalu Ikki malah celingak-celinguk sambil bergumam "Duh, gak ada bangku ya?" Esmeralda menatapnya.

"Nih orang… dari tadi lucu banget sih…" batin Esmeralda geli, melihat Ikki kebingungan.

"Tunggu di situ sebentar ya !" kata Ikki.

Lalu Ikki keluar, menyibak korden merah panjang tersebut. Mengambil sebuah kursi dan dua gelas minuman. Ia kembali lagi ke balkoni lalu pergi lagi mengambil kue, terus balik lagi deh… Ck…ck…ck…

"O.K. silahkan duduk… Oh, udah duduk ya ? Yah, telat dong ? Ya udah, di makan dong kue nya !" oceh Ikki lagi, Esmeralda hanya tersenyum.

Ikki duduk di atas balkon tepat di depan Esmeralda… Sambil memakan kue yang di bawa nya…

Sainto Seiya

Sementara di dalam…

"Wei ! Si Ikki mana, Shun ?" tanya Hyoga.

"Gak tau ! Udah lah biarin, paling kagak jauh-jauh dari sini !" jawab Shun.

"Btw… gak sama June ?" tanya Hyoga lagi.

"Lu sendiri, gak sama Erii ?" tanya balik Shun.

"Diaaaa !" kata mereka bersamaan.

"Udah lu duluan !" kata Shun.

"Lu aja, kita kan sohib !" kata Hyoga, tertawa.

"Ahh… lu aja !" kata Shun, tertawa sambil menepuk lengan Hyoga.

"Udah lu aja !" balas Hyoga.

"Lu !" balas Shun lagi.

"Lu !"

"Lu !"

"Lu !"

"Errrrgggghhhhhh !" geram mereka berdua sambil mengepalkan tangan.

"Shuuuunnnn ! ngapain berantem kayak gitu sih ?" tanya June menengahi.

"Eh… akhirnya lu dateng juga, dari mana ?" tanya Shun, tanpa 'menjelekan' kehadiran Hyoga.

"Nyari temen gue ! Tapi gak ketemu… Udah yuk nyari cemilan dulu !" ajak June.

"Duluan ya Hyoga !" pamit Shun pada Hyoga, lalu jalan sambil meluk June.

Hyoga : Sweatdrop GEDEBRUUKK, "kurang ajar tu orang ! Gue di cuekin !"

Chapter 3 : Go! Go! Ready Go!