Mentari mulai menampakkan diri dari ufuk Timur. Terlihat seorang yeoja yang kemarin dengan seenaknya menggoda Kai tengah memikirkan cara untuk mengerjai anak jelek itu. Kyungsoo tengah berpikir sangat keras untuk membully Kai hingga sebuah suara membuyarkan pikirannya.
"Kyungie chagi ayo sarapan," ujar seorang wanita akhir 30-an
"Ah, ne eomma."
Kyungsoo pun turun menuju ruang makan untuk sarapan bersama eomma dan appa nya.
"Kyungie, kemarin siapa namja yang mengerjakan tugas bersamamu ?"tanya eomma-nya Kyungsoo.
"Ah..bukan siapa-siapa kok,"ujar Kyungsoo gugup.'Eomma dan appa tak boleh tau bisa-bisa mereka malah membantu anak jelek itu hih nanti aku malah tak bisa membullynya'
"Ah eomma appa aku berangkat dulu ya,"pamit Kyungsoo dan ia pun diantar oleh supirnya.
Kyungsoo pov.
'Hhh..bagaimana membully anak jelek itu ya ?Hh..ah aku tanya saja deh ke Baekkie dan Luhannie,'batinku.
Tak terasa aku sudah sampai di sekolah ku Seoul High School. Aku pun turun dari mobil dan segera berlari mencari dua sahabatku. Di koridor banyak sekali murid yang menyapaku.
"Kyungsoo eonni neomu yeppo."
"Kyung noona jadilah pacarku."
"Kyaa Kyung eonni."
Sungguh aku hanya membalas mereka dengan senyum ku yang tipis. Aku menemukan dua sahabatku yang sedang bercengkrama di kelas dengan kekasih mereka Park Chanyeol seorang rapper sekaligus wakil kapten tim basket Seoul High School dan Oh Sehun seorang jenius satu tahun dibawahku.
"Annyeong semuanya,"sapa ku dengan ramah.
"Oh Kyungie kau sudah datang,"ucap Baekhyun
"Hey aku ingin mengerjai si "Monster" kalian ingin ikut ?"tawar ku sembari duduk di sebelah Luhan.
"Waeyo Kyung ? Dia berbuat salah padamu ?"tanya Luhan.
"Tidak. Hanya saja aku ingin mencari kesenangan dengan menunjukkan bahwa berani-beraninya monster seperti dia sekelompok denganku."
Mereka berempat hanya menghela nafas mendengar pernyataanku dan mengiyakan saja rencanaku. Aku pun segera mengambil barang untuk mengerjai monster itu.
End Kyungsoo pov.
Kai yang tidak tahu apa-apa terlihat tengah berjalan di koridor sambil menunduk karena dia tau di tengah di caci maki.
"Cih..monster seperti dia kan tidak pantas masuk sini."
"Ewh..lihat lah mukanya yang hancur dan merah itu."
Kai hanya diam saja karena dia ingat pesan ibunya dan berusaha tegar menghadapi cacian yang ia dapat setiap hari yang ia anggap sarapan setiap harinya.
Byurr…
"Ups..maaf aku tidak melihat ada orang dibawah hahaha,"seru seorang yeoja dari lantai 2.
"Ewh..busuk sekali baunya."
"Haha dia jadi monster busuk hahaha."
Gelak tawa terdengar sepanjang koridor dan tidak ada yang berniat membantu Kai yang di siram memakai air bercampur sampah. Kai hanya bisa mengepalkan tangan dan berlari menuju kelas.'Kyungsoo kau tega sekali. Hah.. aku harus mempertahankan perasaanku untuk Kyungsoo karena itu yang eomma inginkan bukan? Aku hanya mencintai satu orang benar kan eomma?' batin Kai dalam hati kecilnya.
Flashback
Di sebuah rumah yang kecil namun hangat terlihat Kai kecil sedang bercakap-cakap dengan eomma yang sangat ia sayang.
"Kai kalau kau sudah besar eomma ingin meminta satu hal,"ujar eomma-nya Kai.
"Apa itu eomma ? Apakah membelikan eomma boneka ?"tanya Kai kecil dengan polosnya.
"Eomma harap setelah eomma tidak ada, kau selalu mengingat ini."
"Saat Kai sudah besar, cintailah hanya satu yeoja dengan sepenuh hati. Bila ia menyakitimu, anggap saja angin, biarkan ia melihat perjuanganmu untuk mendapatkannya. Kau harus menjaga rasa cinta itu selalu arraseo?"
Kai kecil yang sangat polos itu hanya mengangguk dan mengingat pesan eomma-nya itu.
Flasback end
Kai pun berjalan menuju lokernya bermaksud untuk mengambil seragam cadangannya. Saat dibuka baju seragamnya compang camping dengan bolong dimana-mana'Hh..sepertinya lebih baik aku pakai baju ini saja.' Kai sudah tau siapa pelaku nya yaitu Kyungsoo karena Kyungsoo tadi terlihat membawa gunting dan membuang sisa-sisa kain yang merupakan kain seragam milik Kai yang telah ia gunting.
Kai memilih memakai yang sudah bau itu mengapa ? jawabannya sangat simpel. Ia ingin menuntut ilmu dan tidak ingin ketinggalan satu pelajaran pun karena ia tau ia masuk ke Seoul High School dengan beasiswa. Kai sangat ingin mempertahankan beasiswa yang ia peroleh. Dan lebih utama, ia tidak punya cadangan seragam lagi karena seragam Seoul High School sangatlah mahal #Kayak drama The Heirs :v
Kai pun berjalan menuju kelasnya sambil membawa buku yang cukup banyak. Namun, karena tidak hati-hati, ia tersandung tali sepatunya dan,
Brak…
Buku-buku yang ia bawa pun jatuh mengenai kepala yeoja yang ia tabrak.
"Ah..mianhae aku tidak sengaja,"ujar Kai berkali-kali.
"Gwaenchanha oh baju kau kotor dan ekhm…bau. Sekolah punya baju cadangan dan sepertinya muat untukmu ini,"ucap yeoja yang Kai tabrak.
"Eh..kau.."
tbc
Haha gimana ? fast update kan ? author bingung banget jadi maaf ya kalau gaje
Review please ? *untuk adegan M nya mungkin di chapter-chapter yang masih agak banyak
so, harap bersabar ya readers ku tersayang ^^
