Baekyeolda presents..
I NEED YOU, I NEED YOUR LOVE.
Cast
Bun Baekhyun
x
Park Chanyeol
Cast :
Sehun, Kai, Luhan, Kyungsoo.
ATTENTION.
RATE M, MATURE CONTENT, TRANSGENDER, DRAMA, HURTS, ALUR YANG BAKAL MUTER-MUTER (hiks).
note : Author first story, jadi mohon pengertian-nya dan review-nya yah ! ^^
Baekhyun masih tersenyum mengingat kejadian yang barusan ia alami, ia tidak menyangka dihari pertama ia memasuki universitas ia bisa langsung bertemu dengan Chanyeol. Baekhyun berjalan menuju kelas pertamanya dan menunggu Kris Seonsaengnim di depan pintu kelas, maklum ini adalah hari pertama Baekhyun dan Baekhyun adalah murid baru jadi ia masih belum mempunyai kenalan di Kampus ini kecuali Sehun oppa-nya itu.
Setelah beberapa menit menunggu akhirnya Kris muncul juga, Kris masih berumur 35 tahun jadi wajar ia masih mempunyai badan yang kokoh dan wajah yang tampan. Kris pun menghampiri Baekhyun yang masih bermain dengan handphone-nya. "Kau Byun Baekhyun kan? Kau pasti sudah diberi tahu oleh Yoona jika aku akan mengajar dikelas pertamamu, panggil saja aku Kris.." Ucap Kris sambil tersenyum ramah. "Selamat pagi Kris, iya tadi Yoona yang memberiku jadwal dan nama-nama guru yang akan mengajarku.." Balas Baekhyun dengan nada yang sangat lembut. "Ayo, langsung masuk saja ya. pelajaran akan segera saya mulai" Kris mengajak Baekhyun untuk segera memasuki ruangan kelas yang lumayan besar itu, sementara Baekhyun hanya mengikuti Kris tidak lupa membawa buku-bukunya.
"Selamat pagi semua, hari ini kita kedatangan mahasiswi baru, Baekhyun perkenalkan dirimu.." Kris menyapa seluruh mahasiswa yang ada dikelas itu.
"Perkenalkan semua, namaku Byun Baekhyun senang bertemu kalian pagi ini, semoga kalian bisa menerimaku ya.." Baekhyun merasakan jantungnya berdetak kencang, Baekhyun menatapi sosok laki-laki yang ia kenal sedang melihat ke luar jendela.
"Nah Baekhyun duduk di depan Chanyeol ada bangku kosong.." Ucap Kris.
Baekhyun berjalan pelan sambil membawa buku-bukunya yang berat itu, 'astaga aku akan duduk di depan Park Chanyeol.. Apa yang harus kulakukan ya Tuhan..' . Baekhyun duduk di samping Luhan lelaki cantik wajahnya pun sangat mirip dengan rusa.
"Hai Baekhyun perkenalkan aku Luhan, aku harap kita bisa bersahabat" Luhan tersenyum kepada Baekhyun, "Hai Luhan, aku juga berharap begitu, bantu aku untuk beradaptasi ya" Baekhyun membalas senyuman Luhan dengan senyuman yang sangat manis bagi Luhan dan orang di belakang Baekhyun, siapa lagi kalau bukan Park Chanyeol?
Chanyeol yang sedari tadi melihati jendela, tidak menyadari bahwa ada wanita yang barusan ia temui tadi pagi sudah ada di depan pandangannya. Baekhyun yang sedang ia pandangi ini sedang berkenalan dengan Luhan, dan membalas senyuman luhan dengan senyuman yang begitu mempesona. Chanyeol sama sekali tidak mengedipkan matanya, matanya hanya fokus dengan tujuan yang sama.
"Chanyeol kenapa melamun?" Tanya teman sebangku Chanyeol, Kim Kai. "H-aa-h? Tidak, tidak apa-apa. Kau ini mengganggu saja Kai.
Selama pelajaran berlangsung Chanyeol hanya fokus ke Baekhyun, Baekhyun tidak menyadari jika ia dipandangi oleh Chanyeol sedari tadi. Baekhyun hanya fokus ke pelajaran dan mencatat apa yang di tulis di papan tulis.
Setelah pelajaran selesai dan Kris pergi, mahasisa-mahasiswa lainnya pun membereskan barangnya, sementara Chanyeol yang masih terlelap dalam tidurnya dibangunkan oleh Kai, teteapi Chanyeol masih belum sadar juga. Kai akhirnya meninggalkan Chanyeol dan pergi bersama Luhan. Baekhyun masih membaca catatan yang tadi ia tulis, tidak menyadari bahwa Chanyeol masih berada di belakangnya.
Mata Chanyeol perlahan-lahan terbuka, Chanyeol masih mengumpulkan nyawanya dan mencari handphonenya, Chanyeol pun duduk tegak dan melihat ke arah depannya. Melihati sosok Baekhyun yang tertidur pulas sambil memegangi pena dan bukunya.
"Baekhyun.. Baekhyun.." Chanyeol meraih tasnya dan mencoba membangunkan Baekhyun, tetapi hasilnya nihil.
Chanyeol memandangi wajah Baekhyun yang sedang tertidur pulas, wajah Baekhyun yang sangat imut dan mulutnya yang setengah terbuka. Chanyeol terkikik perlahan melihat wajah Baekhyun. Chanyeol pun membereskan barang-barang Baekhyun dan memasukannya ke dalam tas biru milik Baekhyun, ia menaruh tas Baekhyun di pundak sebelah kiri.
"Baek, sudah malam ayo pulang.. Baekhyuuuuuunnnnnn!" Chanyeol membangunkan Baekhyun dengan nada yang keras, tetapi Baekhyun masih terlelap dalam tidurnya.
Tidak tahan lagi dengan Baekhyun, ia pun mengangkat dan menggendong Baekhyun ala Bridal Style. Tubuh ramping Baekhyun sangat mudah diangkat oleh Chanyeol. Baekhyun yang sejak dari tadi di gendong oleh Chanyeol pelan-pelan membuka matanya dan kaget.
Baekhyun melototkan matanya dan mulai memukul kepala orang yang menggendongnya. "Yaakkk! Mesum kau turunkan akuuu! Tolongg, ada orang mesum disini!" Teriak Baekhyun sambil memukuli kepala orang itu.
"Baekhyun aku bukan orang mesuk jadi berhenti lah berteriak!" Ucap Chanyeol dengan nada pelan. "S—s-sunbae.. ?! Kenapa Sunbae mengangkatku eoh? Sunbae turunkan aku!" Rengek Baekhyun Sambil mengayun-ayunkan kakinya.
Chanyeol menurunkan Baekhyun perlahan dan mengusap keringatnya yang mengucur deras. Baekhyun yang saat ini sudah berdiri segera membetulkan pakaian dan rambutnya.
"Sunbae, aku berat ya sampai Sunbae berkeringat begitu?" Baekhyun merasa bersalah melihat keringat Chanyeol yang mengucur deras. Chanyeol hanya tersenyum sambil mengusap keringatnya. "Huh, aku rugi telah menggendongmu Baek, ternyata beratmu melebihi gajah!" Chanyeol tertawa terpingkal-pingkal .
"Oh.. Seberat itukah aku..? Baiklah Sunbae maafkan aku ya, terimakasih sudah mau menggendongku" Ucap Baekhyun sinis dan pergi meninggalkan Chanyeol. Chanyeol yang melihati ekspresi Baekhyun pun tersenyum perlahan akibat tingkah laku Baekhyun yang begitu imut ini.
"Baekhyun ngambek ya, hayoo" Goda Chanyeol lagi, Baekhyun malah menambah kecepatan jalannya dan masih tidak memperdulikan Chanyeol. Chanyeol menarik tangan Baekhyun dan akhirnya Baekhyun berhasil membalikkan badannya. "Ya Tuhan Baekhyun, kau itu tidak berat tahu, aku hanya bercanda saja.. hehe maafkan aku ya Baek."
"Tidak lucu tahu Sunbae, aku ingin pulang kembalikan tasku" Baekhyun mencoba meraih tasnya tetapi Chanyeol malah menghindar.
"Tidaakk! Aku tidak mau mengembalikan tasmu wleee" Chanyeol berlari dan Baekhyun pun mengejar Chanyeol.
"Huhuhu, Sunbae kembalikan tasku ayolah, ini benar-benar tidak lucu" Baekhyun yang kelelahanpun tiba-tiba jongkok dan menundukan kepalanya. Chanyeol melihat ke arah Baekhyun dan merasa khawatir dengan Baekhyun. Chanyeol pun berjalan ke arah Baekhyun yang masih menundukan kepalanya.
"Baek, kau tidak apa-apa? Maaf, ini tasmu.." Ucap Chanyeol lirih sambil ikut berjongkok. Baekhyun mengangkat kepalanya pelan dan meraih tasnya.
"Kena Sunbae! Wleee… Akhirnya tasku kembali.. Aku pulang duluan ya Sunbae! Hahaha!" Baekhyun membalas perbuatan Chanyeol sambil terkikik riang.
"Ya! Byun Baekhyun awas kau ya!" Chanyeol mengejar Baekhyun dan menarik tas Baekhyun, Baekhyun yang tersentak akan perbuatan Chanyeol tiba-tiba jatuh akibat perbuatan Sunbae nya itu. Chanyeol pun kaget dan merasa bersalah. Lutut Baekhyun terluka dan sikutnya pun tergores sedikit.
"B-b-baekhyun…" Chanyeol khawatir dengan Baekhyun dan langsung membopongnya, Baekhyun merintih kesakitan dan hanya pasrah dengan perbuatan yang Chanyeol lakukan saat ini.
Chanyeol membawa Baekhyun ke mobilnya dan segera membura dasbor mobilnya, meraih kotak P3K, mengambil betadine dan handsaplast. Tanpa kata-kata lagi, Chanyeol langsung mengobati luka Baekhyun.
"Per—i—ih Sunbae…" Lirih Baekhyun. "Maafkan aku Baekhyun aku tidak berniat untunk menjatuhkanmu tadi… Sungguh.." Chanyeol yang masih merasa bersalah pun masih mengobati luka Baekhyun dengan lembut.
"Iya Sunbae tak apa kok, cuma seperti ini doang, hehe.. " Baekhyun tertawa kecil berniat mebuat Chanyeol menghilangkan rasa bersalahnya. "Ya ampun Baek aku tahu ini perih masih sempat tertawa? Aku antar pulang ya?" Chanyeol menawari Baekhyun, dengan keadaan Baekhyun yang seperti ini tidak mungkin ia pulang menggunakan kendaraan umum 'kan?.
Baekhyun hanya mengangguk pelan. Chanyeol pun menginjak gas mobilnya dan tersenyum kepada Baekhyun.
Sehun yang sejak dari tadi khawatir dengan keadaan Baekhyun masih setia berdiri di tempat parkir apartment Baekhyun. Sehun mencoba menghubungi Baekhyun, menelfon, mengirimi pesan, tetapi tidak ada balasan dari Baekhyun. Sehun sangat khawatir karena Baekhyun pasti tidak tahu arah pulang. Sehun mencoba menuju apartment Baekhyun, tetapi hasilnya nihil.
'Ya ampun Baek, kau pergi kemana sih..'
Lamunan Sehun pun terganggu mendengar ada suara mobil yang melintas di depannya, ia melihati mobil yang sangat familiar itu dan segera bangkit dari duduknya.
"Pelan-pelan Baek.." Chanyeol meraih tangan Baekhyun dan membantunya berjalan, Baekhyun hanya tersenyum melihat perlakuan manis Chanyeol.
"S-s-sehun oppa…" Baekhyun tersentak melihat orang yang berada dihadapannya saat ini, ia lupa bahwa ia berjanji akan pulang bersama dengan Sehun.
Sehun pun menghampirinya dengan cepat dengan wajah yang tak karuan. "Ya Byun Baekhyun kau dari mana saja eoh?! Aku menghubungi mu dari tadi dan kau tidak membalas satu pun pesanku.." Sehun membentak Baekhyun yang masih di genggam Chanyeol.
"O-o-ppa, tadi aku tertid—" Ucapan Baekhyun terhenti ketika Sehun memotong ucapannya. "Tertidur dan pulang bersama Park Chanyeol? Sungguh Baek.." Sehun membalikan badannya dan berjalan menuju mobilnya.
Dengan cepat Baekhyun melepas tangannya dari genggaman Chanyeol dan mengejar Sehun. Baekhyun mencoba berjalan dan meraih tangan Sehun, tetapi Sehun malah menarik tangan miliknya sehingga genggaman dari Baekhyun terlepas. Akhirnya, Baekhyun tersungkur dan terjatuh ke lantai. Baekhyun meringis kesakitan karena luka yang tadi di obati oleh Chanyeol malah terbuka lebar. Baekhyun mencoba berdiri tapi ia malah terjatuh lagi. Chanyeol yang sejak dari tadi melihati mereka tidak tahan dengan perlakuan Oh Sehun.
"Sehun-ah, dengarkan penjelasan Baekhyun dulu.." Chanyeol mencoba memanggil Sehun yang masih berjalan, Chanyeol pun menghampiri Baekhyun yang masih meringis dan mulai menjatuhkan air matanya.
Meski ia mendengarkan itu semua, ia bertingkah seolah-olah ia tidak perduli. Padahal dalam hati ia ingin sekali membantu Baekhyun dan menggendong Baekhyun, meminta maaf dan mengelus kepala Baekhyun. Tetapi rasa kecemburuannya semakin meningkat ketika ia melihat Chanyeol membopong tubuh Baekhyun. Baekhyun terlihat kesakitan dan menjatuhkan air matanya akibat ulah Sehun yang kasar.
Sebelumnya Sehun tidak pernah bertingkah sekasar ini, tetapi melihat Baekhyun bersama lelaki lain membuatnya cemburu, Sehun pun segera menginjak gas nya dan segera pergi.
"Baek, maafkan aku.. Gara-gara aku kau dan Sehun jadi bertengkar seperti ini.." Chanyeol mendudukan Baekhyun di kasur empuk milik Baekhyun. Baekhyun yang masih merasa kesakitan pun hanya tersenyum melihat Chanyeol.
"Tidak apa-apa Sunbae, bukan salah Sunbae kok…" Lirih Baekhyun. Chanyeol menarik selimut dan segera menyelimuti Baekhyun. "Baek, kau tidak apa-apa kan sendirian? Aku pulang dulu ya, hubungi aku jika ada apa-apa.." Chanyeol meraih jaketnya dan mengusap kepala Baekhyun.
Baekhyun meraih tangan Chanyeol dan tersenyum. " Terimakasih ya Sunbae.. Hati-hati dijalan, bawa mobilnya jangan kebut-kebut." Chanyeol mengangguk pelan dan pergi meninggalkan Baekhyun.
Sehun masih terpikirkan keadaan Baekhyun, ia tidak sanggup menjauhi Baekhyun. Sehun pun segera mencari putaran balik dan menuju apartment Baekhyun. Rasa bersalah yang dirasakan oleh Sehun membuatnya berpikir untuk membuang jauh-jauh egonya.
Sesampainya di apartmen Baekhyun, Sehun pun memarkir mobilnya dan menuju lift, memencet tombol angka 3.
Sehun berjalan pelan, masih memikirkan apa yang harus ia lakukan. Sehun berdiri di depan pintu apartment Baekhyun dan memencet tombol bel. Setelah beberapa kali memencet tombol bel dan tidak ada jawaban, Sehun mengetuk pintunya dengan keras.
Keluarlah sosok Baekhyun yang masih menggunakan handuk dan rambutnya terlihat masih basah. "O—op-pa…" Baekhyun tercengang melihati Sehun.
Sehun yang masih memandangi Baekhyun dengan tatapan buas pun dengan cepat mendorong Baekhyun masuk kedalam dan membanting tubuh Baekhyun ke tembok.
"O-p-ppaa… Akh.." Baekhyun merasakan sakit di belakang punggungnya. Baekhyun menatap wajah Sehun dengan kaget. "Baekhyun-ah.. Maafkan Oppa.." Sehun menatap wajah Baekhyun, perlahan mendekatkan wajah nya dengan wajah Baekhyun.
Dahi mereka pun saling menempel, mata Sehun yang masih menatapi Baekhyun pun perlahan terpejam. "Baek.. Aku mohon jangan mendekati pria lain selain aku.. Aku tak kuasa menahan perasaan ini Baek"
"Apa maksud Oppa…?" Baekhyun masih menatapi wajah Sehun. Tanpa pikiran yang lain, Sehun pun mencium bibir Baekhyun, mengulumnya dengan gentle dan mencoba membuka bibir Baekhyun.
Baekhyun yang masih tersentak pun hanya bisa melongo melihati bibirnya yang sudah dicumbu oleh Sehun, perlahan-lahan air mata mengalir dari mata indah milik Baekhyun, Tubuh Baekhyun pun lemas tak berdaya, ia tidak bisa berteriak atau pun berbicara.
Sehun masih mengecupi bibir Baekhyun dan memainkan lidahnya mencoba untuk membuka bibir Baekhyun, perlahan bibir Baekhyun pun terbuka dengan dengan bibir Baekhyun, Sehun segera mengecupi dan menghisap leher Baekhyun sehingga membuat leher putih milih Baekhyun menjadi merah keunguan, setelah puas mengecupi leher Baekhyun, Sehun kembali mencium bibir Baekhyun dan menggigit bibir Baekhyun, Sehun memainkan lidah nya dengan lidah Baekhyun, tetapi Baekhyun hanya diam saja.
"H..h..h.. Baekh—hyun.."
Sehun merasakan air terjatuh di bibirnya, ia pun dengan cepat membuka matanya dan melihat mata Baekhyun yang masih terbuka dan meneteskan air mata. Sehun pun meraih pipi Baekhyun dengan kedua tangannya.
Setelah Sehun melepas ciuman itu, ia melihat bibir Baekhyun yang sudah membengkak dan leher Baekhyun. Sehun melepaskan genggamannya dan melihat tubuh Baekhyun yang sudah lemas jatuh ke lantai. Sehun hanya melihati Baekhyun yang menangis pilu, dengan tatapan rasa bersalah.
Ciuman pertama Baekhyun diambil oleh orang yang selama ini di anggapnya Oppa nya sendiri, Baekhyun tidak bisa berbicara apa-apa ia hanya menangis sendu tak kuasa menahan tangis.
"B-b-baekkie… Maafkan oppa.. Sungguh Oppa minta maaf…" Sehun berlutut di depan Baekhyun dan meraih tangan Baekhyun. Baekhyun mengangkat kepalanya dan tersenyum tulus.
"Tak apa Oppa… Aku hanyalah seorang transgender yang pantas diperlakukan semau-mau kan..? Tak apa Oppa…" Baekhyun hanya tersenyum menahan air mata yang ingin keluar.
Sehun pun memeluk Baekhyun, Baekhyun menangis dipelukan Sehun. "Baek mengapa kau berbicara seperti itu? Baek aku menyayangimu, jangan berbicara seperti itu, aku berjanji takkan mengulangi perbuatanku ini, aku akan menjaga dan tetap menunggumu Baek…"
Mereka tetap berpelukan seperti itu hingga Baekhyun berhenti menangis dan tidur di pelukan Sehun. Sehun mengangkat tubuh Baekhyun dan memakaikannya pakaian yang nyaman, Sehun menggendong Baekhyun ke kasur dan menyelimuti Baekhyun.
Sehun yang sangat kelelahan pun tidur di sofa ruang tamu milik Baekhyun, tanpa menggunakan selimut. Walaupun ia merasakan kedinginan Sehun menahan semua itu dan mencoba tidur.
' Ya Tuhan apa yang sudah aku perbuat…'
TBC
.
.
.
a/n
Akhirnya update jugaaa :3, maaf ya harus ada Sehun nya, hehe biar tambah seru nih. Sehun punya perasaan sama Baekhyun dan udah nungguiin Baekhyun dari lama, sama kaya author yang udah nungguiin doi tapi gak peka-peka :'v (apaan dah). Semoga kalian suka ya sama update kali ini, besok udah mulai puasa, jadi adegan M nya dikit dulu aja ya, lagian author belom jago-jago amat :'v. Jangan lupa review nya ya, kritik dan saran sangat aku butuhkan untuk kesalahan yang aku perbuat, jadih aku bisa mengoreksi nya :). Mohon Maaf Lahir dan Batin ye, semoga puasanya lancar, author masih belom tahu nih nasib nya gimana ntar malem Teaser Monster keluar dan Exo comeback pas puasa :'v, perkuat iman kalian ye :v. Dadaaaa!
SPECIAL THANKS TO
Lizzy sakurayukI, exindira, deankharisma089, chanbaek perfect, dewo1804, wesdo, chrysanthemum88, baexian ree, Jang ri Rin.
︎
