Pukul 9 malam, Baekhyun sudah berada di sirkuit, ia berdiri bersandar di kap mobilnya seraya memandang langit-langit.
Baekhyun jauh dari keramaian, ia hanya butuh waktu sendiri untuk beberapa saat, namun kedatangan sebuah mobil hitam membuatnya mengerutkan dahi.
Baekhyun berdecak kecil saat melihat seseorang yang ia sebal keluar dari mobil tersebut dan menghampirinya.
"Kali ini gue yang turun, ngelawan lo" Ujar laki-laki itu yang tak lain adalah Chanyeol.
"Gue lagi males balapan" Gumam Baekhyun.
"Kenapa?"
"Seinget gue kita gak akrab, jadi berenti sok akrab sama gue bangsat" Ujar Baekhyun.
"Ey selo dong, gak usah ngegas juga" Ujar Chanyeol seraya tertawa pelan.
"Ngomong-ngomong, soal tadi siang di sekolah..." Ujar Chanyeol seraya mendekat pada Baekhyun.
"Gue gak homo bangsat! Jauh-jauh dari gue!"
Bukannya menjauh, Chanyeol malah mengangkatkan pinggang Baekhyun hingga Baekhyun terduduk di atas kap mobil.
"Lepas anjing!! Gue makin jiji sama lo bangsat!" Baekhyun membentak Chanyeol, wajahnya sudah merah padam karena merasa di perlakukan layaknya wanita.
"Bibir lo terlalu manis buat ngucapin hal kasar kaya gitu" Gumam Chanyeol seraya mengusap bibir bawah Baekhyun, sontak Baekhyun menepis kasar tangan Chanyeol. Dan Chanyeol semakin medekat hingga bagian bawahnya menyatu dengan selangkangan Baekhyun terbuka.
Reflek Baekhyun mencengkram bahu Chanyeol.
"Anjing" Desis Baekhyun.
"Gue rasa gue teetarik sama badan lo" Gumam Chanyeol seraya menarik pinggang Baekhyun hingga tubuh bagian depan mereka bersentuhan, wajah keduanya sangat dekat.
"Lo cantik" Bisik Chanyeol.
"Lepasin gue, sebelum gue teriak buat nyuruh temen-temen gue ngehajar lo" Desis Baekhyun mengancam.
"Dan mereka semua bakal liat posisi kita yang lagi bahaya ini, pikirin itu baik-baik kalo lo manggil temen-temen lo"
"Sialan- ahk" Pekik Baekhyun karena entah sejak kapan kedua tangan Chanyeol sudah berada di dalam kaos Baekhyun, dan baru saja Chanyeol mencubit puting Baekhyun.
"S-stop!" Baekhyun memukul keras bahu Chanyeol saat Chanyeol mulai memilin putingnya.
"Punya lo imut banget" Bisik Chabyeol seraya me dekatkan wajahnya ke leher Baekhyun, lalu mengexupi leher itu membuat si mpunya mengerang tertahan.
"Anjing, brengsek lepasin- mhh"
"Badan lo berkata lain Baek, badan lo nikmatin semua sentuhan gue"
"Sialannnhh.." Desah Baekhyun tertahan bersamaan dengan Chanyeol yang menghisap kulit lehernya hingga meninggalkan bekas merah disana.
Dan Chanyeol langsung memagut bibir Baekhyun dengan kasar, sontak Baekhyun mengalungkan kedua tangannya di leher Chanyeol karena terkejut.
"No- amhh" Lenguh Baekhyun karena Chanyeol masih memilin putingnya di dalam sana.
"sebut nama gue Baek, sebut Chanyeol" Bisik Chanyeol disela ciuman tak sabarannya.
"Shit-ugh stoph!!"
Baekhyun tampak frustasi karena rangsangan yang Chanyeol berikan pada tubuhnya. Kedua tangannya sedang berusaha mendorong bahu Chanyeol, tapi gerakannya melemah karena rangsangan itu.
"Bibir lo Baek, gue gak bisa lepasin dia" Ujar Chanyeol terburu-buru, ia juga menggigit-gigit kecil bibir Baekhyun, lalu menghisap kuat bibir itu hingga memerah dan bengakk.
"Amphh"
"Suara desahan lo indah Baek, desahin nama gue sialan!" Pinta Chanyeol dengan bentakan, dan Baekhyun tersentak saat Chanyeol tiba-tiba menyentakan bagian bawah tubuh mereka.
"Desahin nama gue baek, sebelum gue perkosa lo disini sekarang" Pinta Chanyeol memaksa.
"Stop bangsathh angh- c-chanyeolh"
Chanyeol menyeringai di sela-sela ciumannya, lalu ciuman itu melembut membuat nafas Baekhyun yang terngah begitu terdengar jelas.
"Jangan bairin bibir ini di sentuh orang lain" Gumam Chanyeol di sela-sela hisapannya.
"Amhh"
Chanyeol melepaskan tautan bibirnya, dan terlihat Baekhyun yang terngah hebat, bahkan kedua tangannya mencengkram kuat bahu Chanyeol.
"S-sialan hhh hh"
Chanyeol tersenyum "lo indah Baek"
"Nghh chanhh" Baekhyun kembali melenguh indah karema Chanyeol memilin puting Baekhyun semakin kasar.
Baekhyun mengeluarkan paksa tangan Chanyeol dari dalam kausnya.
"Bangsat"
"Kita taruhan" Ujae Chanyeol seraya menaruh kedua tangannya di kedua sisi tubuh Baekhyun.
"Kalo gue menang balapan malam ini, lo harua nurutin perintah gue, cuma semalem aja. Tapi kalo lo yang menang, lo boleh minta apa aja sama gue-
"Kalo gue menang, jangan peenah nampakin diri lo di depan gue lagi" Sela Baekhyun, dan Chanyeol langsung menyetujui.
"Okay, gue bakal berusaha buat ngalahin lo" Ujar Chanyeol.
"Dan gue gak akan biarin lo ngalahin gue anjing"
Chup
Chanyeol mengecup bibir Baekhyun.
"Lebih cepet lebih baik" Gumam Chanyeol lalu pergi meninggalkan Baekhyun yang masih sedang mengatur nafasnya.
"Ini gila"
Tbc
