hoi readersnim,

sorry sist chap kemaren penuh typo, tapi udh gue benerin silahkan cek sist siapa tau minat /g. kl masih ada typo berarti gue bener bener khilaf~_~


Chanyeol yang saat ini sudah duduk disofa membuat wanita yang setengah telanjang itu mengernyit heran. Baekhyun dengan perlahan turun dari meja dan berjalan mendekat kearah Chanyeol. Bunyi ketukan sepatu Baekhyun mendominasi ruangan tersebut kala wanita itu berjalan.

Pemuda yang berada didalam satu ruangan dengan Baekhyun itu tengah menyilangkan kakinya serta menyenderkan punggungnya pada sandaran sofa dibelakangnya. Ia menaikkan sebelah alisnya menatap tubuh Baekhyun dari atas hingga bawah yang saat ini sudah dihadapannya yang memperlihatkan kemolekan tubuhnya.

"Jadi tuan apa maksudmu menyuruhku untuk datang kesini dengan tanpa pakaian?"

Tanya Baekhyun dengan santai dan mengabaikan kedua payudaranya yang sedari tadi menjadi tatapan lapar Chanyeol sejak ia melangkah kan kakinya mendekati lelaki itu .

"Bisakah kau menghilangkan penat diwajahku?"

Bukannya mejawab Chanyeol menyenderkan tubuhnya pada sandaran sofa dibelakangnya dan memejamkan matanya. Ia bisa merasakan beban berat dibagian pahanya, ia melirik sebentar kearah Baekhyun yang sudah duduk manis diatas pangkuannya.

"Ah tuan, baiklah akan ku atasi masalahmu itu"

Dengan segera Baekhyun bangkit dari pangkuan Chanyeol, ia berdiri dengan menumpukan lututnya diatas sofa yang diduduki Chanyeol. Kedua pahanya ia buka lebar dan mengapit paha Chanyeol –ngerti kan?– dan saat itu Chanyeol baru sadar bahwa tidak ada kain lagi yang menempel didaerah kewanitaan Baekhyun setelah ia menatapnya sebentar, ia juga bisa melihat vagina Baekhyun yang sungguh mulus tanpa bulu.

"Nikmati pijatan dariku tuan"

Ujar Baekhyun sambil mengarahkan salah satu payudaranya kewajah Chanyeol, ia menggesek – gesekkan putingnya pada permukaan wajah Chanyeol secara asal. Tubuhnya gerakan kekanan dan kekiri sambil menekan payudaranya diwajah Chanyeol.

Bosan dengan satu payudaranya wanita itu berinisiatif menggunakan kedua payudaranya sekaligus. Baekhyun sedikit menaikkan tubuhnya, ia menekan kedua sisi samping payudaranya dan mulai menekan sambil menggerakkan dadanya kesegala arah diwajah Chanyeol yang sudah tidak terlihat lagi.

Sensasi geli sekaligus nikmat dapat dirasakan Chanyeol saat puting Baekhyun yang mengeras dan menyapu permukaan kulit wajah Chanyeol, ia menjulurkan lidahnya berusaha mengulum puting itu namun gerakan dada Baekhyun yang berada diwajahnya membuat ia gemas sehingga ia sungguh sulit untuk menelan puting yang sedari tadi menggodanya itu.

"Anh tuan lebih baik diam saja –nh aku tidak bisa fokus menyelesaikan tugasku –sh"

Baekhyun mengerang saat jari besar Chanyeol menyentuh lubang vaginanya serta menusuk – nusuknya, dan dengan berat hati Chanyeol menuruti perintah Baekhyun. Kedua tangannya merambat kebelakang bokong Baekhyun dan meremasnya dengan kuat sehingga Baekhyun kembali melenguh.

Setelah dirasa cukup memberikan pijatan diwajah Chanyeol, Baekhyun menghentikan aktifitasnya ia kembali menurunkan tubuhnya di pangkuan Chanyeol.

"Ada apa?" Tanya Chanyeol saat melihat yang ada dihadapannya menampilkan raut wajah gelisah.

"Eung tuan nh sepertinya ada sesuatu dilubangku ah lubangku terasa gatal sekali"

Baekhyun bangkit dari pangkuan Chanyeol, ia merebahkan tubuhnya disamping sofa yang kosong dimana yang diduduki Chanyeol.

"Tuan nhh bisakah kau lihat lubangku, ah lubangku benar – benar gatal tuan"

Chanyeol begitu susah menelan salivanya melihat lubang vagina Baekhyun yang berkedut – kedut dihadapannya seakan minta diisi oleh kejantanan miliknya. Kedua tangan Chanyeol digunakan untuk menyentuh lutut Baekhyun dan membuka kakinya itu semakin lebar.

"Apakan ada sesuatu disana? Mengapa rasanya gatal sekali –ahhh"

Chanyeol yang sudah tidak tahan melihat lubang vagina itu langsung menenggelamkan wajahnya pada daerah kewanitaan Baekhyun. Bibir sexy milik maid itu terus –terusan mengeluarkan lenguhan kala lidah Chanyeol yang berusaha semakin memperdalam masuk kedalam.

Kaki Baekhyun mengapit kepala Chanyeol salah satu tangannya ia gunakan untuk menekan kepala Chanyeol sambil meremas surai hitam itu sedangkan salah satu tangannya lagi ia gunakan untuk menarik putingnya sendiri yang sudah menegak sedari tadi.

"Ngh –ah lebih dalam Park –ahh"

Baekhyun menggerakan kepalanya kekanan dan kekiri menikmati sensasi lidah Chanyeol yang semakin lihai menari – nari didalam lubangnya. Chanyeol merasakan pergerakan dari tubuh Baekhyun, ternyata wanita itu tengah berusaha untuk mendudukan tubuhnya.

Chanyeol berulangkali memiringkan tubuhnya mencari posisi yang pas agar semakin menerobos kedalam lubang Baekhyun dengan lidahnya. Baekhyun yang sudah terduduk itu semakin memajuksn dadanya kedepan saat mulut Chanyeol semakin kuat menyedot lubangnya. Tangan Baekhyun mengarahkan jemari Chanyeol untuk menarik putingnya,

"Nhhh ah"

Helaan nafas yang tidak teratur menandakan wanita bertubuh molek itu telah mencapa puncaknya, ia mendesis saat gigi – gigi Chanyeol bergesekan dengan daging kecil yang berada di vaginanya.

"French kiss yang hebat tuan"

Baekhyun tersenyum sangat manis saat Chanyeol kembali menegakkan tubuhnya, Chanyeol hanya terseyum mendengar pujian dari Baekhyun seraya menyeka cairan yang berada disekitar bibirnya. Lelaki yang berada dihadapan Baekhyun itu menarik tengkuk Baekhyun dan membawa bibir Baekhyun kedalam ciuman yang cukup panas. Reaksi Baekhyun tentu saja senang, ia membalas lumatan bibir atas Chanyeol.

Baekhyun mengalungkan lengannya keleher Chanyeol dan menarik tubuh Chanyeol sehingga menindihnya. Berulangkali ia memajukan dadanya dan menggesekan dadanya yang hanya tertutupi kain tipis dengan dada bidang Chanyeol yang masih terbalut kemeja putih.

"Nhhh"

Baekhyun melenguh sambil meremas surai Chanyeol saat ibu jari Chanyeol menggesek daging kecil yang berada di vaginanya. Baekhyun serta Chanyeol berulangkali memiringkan kepalanya kekanan dan kekiri agar bisa memenangkan pertarungan lidah yang terbelit didalam mulut Baekhyun.

Wanita yang berada dubawah Chanyeol itu dengan sengaja menggesekan lututnya pada selangkan Chanyeol yang kian membesar. Erangan Chanyeol tertahan ia meremas payudara Baekhyun dengan keras karena gesekan lutut Baekhyun pada kejantanannya yang masih terbalut celana. Perut Baekhyun tergelitik saat tangan Chanyeol mulai meraba kewanitaannya.

Chanyeol melepas tautan bibirnya ia membelai dagu hingga turun keleher Baekhyun dengan lidanhya bunyi dering telepon yang sedari tadi bunyi mereka abaikan. Chanyeol berulangkali mengecupi leher mulus Baekhyun.

TOK

"Nghh"

Baekhyun meremas rambut Chanyeol kala lehernya digigit serta payudaranya kembali diremas oleh Chanyeol.

TOK TOK

Kini Chanyeol dengan sengaja menaik turunkan tubuh bagian bawahnya yang menyembul menggesekkannya pada permukaan daerah kewanitaan wanita yang tengah dtindihnya itu. Baekhyun yang ternyata tersadar dengan ketukan pintu itu mendorong bahu Chanyeol dengan sekuat tenaga agar pagutan bibirnya terlepas dari lehernya.

"Sepertinya ada yang –"

TOK TOK

Baekhyun serta Chanyeol yang masih mengatur nafasnya itu melirik kearah pintu yang diketuk. Baekhyun melirik kearah jam dinding yang terpajang didinding ruangan kerja Chanyeol.

"O –ow sepertinya jam makan siang sudah selesai dan itu berarti tugasku juga sudah selesai" ujar Baekhyun dengan nafas yang mulai teratur. Dan dengan segera Baekhyun mendorong tubuh Chanyeol yang masih menindihnya.

Baekhyun mengambil underware serta coatnya yang tergeletak didekat meja kerja Chanyeol, ia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi yang berada didalam ruangan itu untuk membenahi penampilannya. Chanyeol masih terdiam diatas sofa menatap pintu kamar mandi serta pintu yang sedari tadi diketuk.

"Sial" desisnya, ia segera bangkit dan membenahi ruangan kerjanya serta penampilannya setelah aktifitas cukup panas yang baru saja ia lakukan.

Setelah memandangi ruangannya sudah rapi serta penampilannya kembali ia membuka pintu ruangannya sedari diketuk oleh sekretarisnya yang tengah tersenyum membuat Chanyeol mendengus karena kegiatannya terusik.

"Aku sudah memanggil anda dengan telepon namun tidak ada jawaban jadi aku mengetuk pintumu, maaf Sir Park. Dan juga Sir Alex dari pabrik textil sudah menunggu anda"

"Ck, tunggu aku lima menit lagi akan keruangan meeting"

Chanyeol meninggalkan sekretarisnya yang masih berdiam diri didepan pintu, ia melangkahkan kakinya kembali ke meja kerjanya untuk mengambil beberapa dokumennya. Pemuda yang menjabat sebagai wakil direktur itu melirik pintu kamar mandi yang sedari tadi belum menunjukan adanya tanda – tanda akan terbuka. Apa yang dilakukannya, pikir Chanyeol.

Chanyeol kembali meletakkan dokumennya yang sudah ia ambil tadi, kedua kakinya melangkahkan menuju kamar mandi. Perlahan ia membuka gagang pintu itu dan sedikit mendorong kedalam.

"Eun Tu–Tuan bisa kau bantu aku?"

Baekhyun tersenyum senang akhirnya setelah sekian lama ia menunggu akhirnya pintu kamar mandi itu terbuka dan menampilkan sosok Chanyeol yang tengah berdiri disana.

"Mwo?"

"Bantu aku mengikat tali underware ini"

Oh God, jadi sedari tadi ia berdiam disini karena tidak bisa mengikat tali underware yang berada disamping pinggulnya. Tapi tunggu bukan kah tadi saat ia pergi kesini menggunakan underware?

"Apa kau mengerjaiku?"

"Tidak"

Dalam hati Baekhyun tersenyum senang menjawab pertanyaan Chanyeol. Setelah menyelesaikan ikatan pada tali celana dalam Baekhyun, Chanyeol bangkit dan kembali membantu Baekhyun memakai serta mengancingkan coat merahnya.

"Apa Tuan yakin akan bertemu dengan rekan kerjamu dengan celana membesar seperti itu, Apa kau tidak butuh bantuan?"

Chanyeol menghentikan langkahnya mendengar Baekhyun yang menawarkan bantuannya. Sejujurnya ia ingin sekali wanita sexy itu mengulum kejantanannya dengan mulut kecilnya itu, namun apadaya ia harus lebih mengutamakan perusahaan yang dibangun oleh ayahnya ini.

"AKU AKAN BEROLAHRAGA SETELAH INI DAN MENGENCANGKAN OTOT VAGINAKU UNTUKMU TUAN PARK"

Shit.

Ia masih dapat mendengar teriakan yang berasal dari bibir Baekhyun yang membuat miliknya semakin membesar. Beruntung ruangan kerja miliknya memiliki kedap udara, bisa – bisa para karyawannya bisa mendengar ucapan kotor barusan.

. .

Malam harinya Baekhyun yang baru saja selesai dengan ritual mandinya melangkahkan kakinya menuju lemari untuk mengambil pakaian yang akan ia kenakan. Baru saja ia melepas handuk yang digunakan untuk mengeringkan rambutnya sepasang lengan melingkari pinggangnya dan disertai kecupan – kecupan dilehernya.

"Engh tu –tuan"

Lenguh Baekhyun saat lidah Chanyeol menurunkan lengan bathrobe yang digunakan Baekhyun, kini bahu mulus wanita itu terekspose dengan jelas. Payudara berisi milik Baekhyun juga terlihat sangat jelas karena lengan bathrobe itu yang melorot. Baru saja Chanyeol ingin mengulum puting yang sedikit menegang itu kepalanya ditahan oleh Baekhyun.

"Aku tidak suka dengan bau keringat mu tuan, jadi bisakah kau membersihkan tubuhmu terlebih dahulu"

"Oh ayolah Byun, bukan kah nanti kau dan aku akan berkeringat juga?"

"Tapi itu berbeda! Aku tidak mau tau segera mandi atau moodku akan menghilang"

"Oh baiklah my sexy maid"

Setelah memberi remasan pada dada Baekhyun, Chanyeol segera melesak masuk kedalam kamar mandi.

.

Chanyeol yang baru saja melangkahkan kakinya kedapur dapat melihat Baekhyun yang memunggunginya berjalan kearah pantry dapur, ia mendaratkan tubuhnya dikursi meja makan sambil menyalakan ponselnya.

Chanyeol melirik kearah dada Baekhyun saat wanita itu berjalan mendekatinya sambil membawa semangkuk yang mungkin berisi sup. Chanyeol bisa melihat dengan jelas puting yang terciplak serta area kecoklatan disekitarnya karena Baekhyun saat ini tengah memakai kaus berwarna putih yang sangat ketat serta begitu tipis. Ck, tidak memakai bra ternyata.

"Bisa kau angkat rok mu itu?"

Baekhyun yang baru saja meletakkan sup diatas meja makan menatap Chanyeol, "Hn?"

"Aku tau kau juga tidak memakai dalaman dibawah itu"

Lirik Chanyeol pada rok merah yang juga sangat ketat, rok itu hanya bisa menutupi bagian tepat dibawah bokongnya. Baekhyun membalik badannya menjadi memunggungi Chanyeol, ia menurunkan sedikit badannya menjadi menungging dan juga sedikit membuka kedua kakinya.

"Jadi apa yang kau lihat didalam sana Park?"

.


ini belum keinti guys^_^

review lg oke, thankies