Wedding Mistake

.

Disclaimer : Tadotoshi Fujimaki

Genre(s) : Romance, Humor

Rated : T

Pair : AoKaga, slight AkaKuro

Warning : Mpreg!? OOC, AU, Typo(s), Shounen-Ai, Silahkan googling sendiri dengan nama-nama merk nya…

~Read and Review Please~

.

Happy Reading

KirigayaKyuu©

.

.


Kagami POV

Sudah hampir seminggu sejak 'kejadian' dapat 'buket bunga' di pernikahan Kuroko. Yah, kalo bunga biasa sih mungkin aku bisa saja tidak memikirkannya. Tapi, itu bunga yang di lempar pengantin!(sejenis itu lah aku tidak tahu namanya). Pakai acara Akashi nyumpahin gitu lagi! Dan juga…sudah hampir seminggu aku tidak bertemu dengan Aomine apalah itu namanya. Bukan karena aku kangen atau apa! Bukan! Tapi itu karena dia juga kena 'sumpahannya' si Akashi-teme itu! Dasar yandere tingkat dewa! Aku kan jadi kasihan sama lelaki kulit dekil-gelap itu.

End of Kagami POV


.

Di rumah Akashi dan Kuroko…

"Hatchi!"

"Akashi-kun, apakah ada debu masuk ke hidung mu? Ini tissue" Kuroko menyodorkan pistol-, ralat. Tisu kepada Akashi

"Eng- Arigatou. Tapi sepertinya bukan debu yang masuk ke hidungku, sayang. Sepertinya ada yang membicarakanku" kata Akashi sambil membersihkan hidungnya.

Mereka sedang melakukan bersih-bersih di rumah 'baru' mereka. Seminggu ini Akashi dan Kuroko hanya melakukan 'itu' terus. Sampai lupa kalau ada rumah yang harus di bersihkan.

"Hahaha, ttaku, Akashi-kun…" Kuroko menggeleng-gelengkan kepala. "Oh iya, Akashi-kun"

"Hm?" Akashi yang awalnya sedang memindahkan kardus jadi berhenti.

"Memangnya benar kalau Akashi-kun ingin menjodohkan mereka berdua?" wajah Kuroko agak sedikit khawatir, tetapi dengan wajah datar (bayangin lah sendiri :'v)

"Um…Aomine belum pernah menemukan orang yang tepat untuknya. Mungkin ini bisa berhasil. Itu juga tergantung dia sendiri, sih. Sebagai sahabatnya aku harus sedikit membantu bukan?" kata Akashi. Sungguh berwibawa-kelihatannya

"Ta-tapi, masa Kagami-kun?"

"Kita tinggalkan tugas itu kepada buket bunga-nya. Sekarang tugas kita adalah hidup tentram, dan mengotrol dari jauh. Ya 'kan?" Akashi berjalan mendekat ke arah Kuroko.

"Uhm, yeah" Kuroko masih dalam wajah kekhawatiran (masih dengan wajah datarnya). Sekarang Akashi sudah berada tepat di depan Kuroko. Hanya 3 senti jarah di antara mereka

"Jangan khawatir gitu dong, sayang…Chuu~" Akashi menempelkan bibirnya pada Kuroko. Awalnya Kuroko kaget(kaget dengan wajah datar gimana sih?) dan akhirnya dia mengikuti alur ciuman sang suami tercinta.


.

"Taigaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!" teriak perempuan gila dari seberang.

"HOI! Alex! Suaramu kekencengan tauk!" Kagami mengusap-usap telinganya. Sasuga da. Yap, perempuan giladi seberang adalah… kakak Kagami. Alexandra Garcia namanya. Si designer baju pengantin. Oh iya. Kalau tidak salah, gaunnya Kuroko kan kakaknya Kagami yang membuatnya.

"Datte~~~~aku kangen sama imotou kecil kuuuuuuuu" ugh, heboh banget suara dari seberang.

"Ck. Bilang aja mau apa"

"Ehehehe~ dateng dong ke bridal shop ku~ aku butuh inspirasi dari my kawaii kawaii imotou!" Kagami yang mendengar kata 'kawaii kawaii imotou' nyaris-sudah sampai di tenggorokan- muntah

"Harus?" Kagami menaikan sebelah alisnya-biar keren gitu-kelihatannya.

"Hiks…Hiks…hidoi na taiga-chan wa…" yah~ sepertinya orang di seberang itu sedang menangis.

"Iya iya! Aku kesana." Terpaksa deh Kagami harus ke sana. Habisnya dia sudah tidak kuat mendengar suara merdu-cempreng dasri seberang.

"Yeayyy!" orang di seberang girang-kayaknya. "kalau sempat" ucap Kagami dalam batin.

"Ja, aku matikan ya. Bye"

"Bai bai!"

Dan sambungan di putus Kagami.

.

Dengan senang hati -terpaksa- Kagami harus ke bridal nya Alex-nee, hanya untuk memberinya inspirasi apalah itu. Sungguh, malang nasibnya harus saudaraan dengan perempuan –nyaris- gila itu.

Lelaki ber alis kebelah itu menuju kamar, lemari lebih tepatnya. Untuk mengganti bajunya. Tee-shirt dari 'American Jeans' berwarna merah -warna kesukaan si bakagami- bertuliskan 'L.O.L' dan jeans dari merek yang sama. Tak lupa dia menggunakan deodoran dari Axe. Biar keren gitu -niatnya.

Diapun berangkat ke bridal Alex-nee yang terletak di Kurobas-ku. Tak lupa, Kagami menggunakan mobil kesayangannya, tentunya! McLaren P1 berwarna merah.

Dari apartemen elite, ralat. Super elite nya Kagami ke Kurobas-ku hanya memakan waktu 10 menit jika menggunakan McLaren dalam kecepatan penuh. Di karenakan dia tidak terlalu buru-buru (biarkanlah si Alex-nee menunggu), tak ada tugas (dia adalah chief -bukan chef lho ya! Beda! –di Kepolisian negara), dan ini bukan tengah malam (kesempatan ter baik untuk ngebut tanpa kena tangkap polisi) maka dari itu Kagami hanya menggunakan kecepatan sedang -walau untuk orang lain itu termasuk cepat-.

.

Dengan wolesnya, Kagami menyetir mobil kesayangannya dengan kecepatan sedang. Oh, hanya sekedar info. Bagi kalian yang dari tadi mencoba untuk menelepon 'mai lopeli bebeb bakagami'#ditendang. Ehem. Bagi kalian yang dari tadi nyoba nelpon Kagami tapi ga di jawab, itu bukan karena Kagami sombong ataupun karena lagi nyetir. Itu karena…karena…karena…(ciyee pada nungguin di kasih tauuuk #plaak) karena… di iPhone 10nya (emang udah ada apa-_-) karena…di iPhone 6 nya itu penuh dengan spam call nya Alex. Tolong bersabar dikit ya.. mbake..emase..

.


Di bagian dunia lain…

"Dai-chaaannn! Aku tidak mau tahu! Yang pasti kamu harus ngambilin gaunnya Ri-chan! Aku tidak bisa! Lihat saja aku lagi ngapain!" teriak-omel seorang perempuan bersurai pink berwajah 'kawaii' yang sedang mengerjakan pekerjaan rumah.

Nasib buruk bagi Aomine. Awalnya dia ingin kerumah Momoi –nama perempuan yang tadi ngomel sama Aomine- untuk numpang makan siang, tapi niatnya langsung hancur melihat Momoi tengah bebersih rumah yang sangat-amat berantankan- dan banyak cairan kental berwarna putih agak sedikit teransparan berceceran dimana mana. Plussssss, ada seorang lelaki yang di ketahui Aomine bernama Nijimura –mantan kaptennya di tim basket SMP dulu sebelum Akashi- yang ikut membersihkan rumah Momoi.

Oh iya lupa! Aomine dan Author juga baru tahu kalau mereka berpacaran saat Author sedang membuka Path (aplikasi sosmed anak-anak gahooll) dan melihat status Momoi menjadi 'Nijimura3' dan profil akunnya adalah seorang perempuan manis bersurai pink –yang Author jamin adalah Momoi- sedang mencium pipi seorang lelaki bersurai coklat –yang persis dengan wajah Nijimura.

Dan disini lah sekarang. Aomine dalam perjalanan untuk pergi ke sebuah bridal di Kurobas-ku. Dengan kaus Nike polos berwarna biru tua bergambarkan tanda ceklis dan menggunakan celana jeans dari Zara. Dengan alas kaki sepasang sendal jepit-. Ralat. Sepatu Air Jordan Classic entah nomor berapa.

Dengan menaiki motor harley davidson –mobil porche nya sedang di servis-, Aomine dengan gagahnya-malas- mengendarai motor besar itu menuju Kurobas -ku (kan tadi udah di bilang, ngapain di bilang lagi sih Thor! :v) yang lumayan jauh dari rumahnya dan Momoi (mereka ga serumah kok, cuman sekomplek doang). Aomine menggunakan jalan khusus. Yang berarti hanya memakan waktu 10 menit dari yang di perkirakan (yang harusnya 20-30 menit, belum kena macet, belum banjir, belum razia banci- abaikan.)

Dan sekarang, mereka telah sampai.


.

"Ugh, di mana coba tempatnya?" tanya Kagami dalam hati. dia sudah parkir, dan seingatnya tempatnya di daerah sini…tapi kok ga ada ya?!

"Duh, aku coba telepon Alex dulu deh" Kagami mengambil iPhone-nya dari saku dan menyalakannya.

"Glek!" tuh kan, belum apa-apa udah ada missed call 169! Dan terlebih lagi, sekarang sudah berdering saja!

"Oi! Di mana letak brid-" di putus dari pihak seberang.

"Grrrr, Ano kuso baka nee-ch-" iPhonenya berbunyi lagi. Kali ini ada mail.


From: Alex-nee

Subject: Cepatlah kesini!

To: Kagami Taiga

Hey! Aku sudah menelpon mu berkali-kali tapi selalu 'maaf, nomor yang anda hubungin sedang tidak aktif atau di luar jangkauan'! udah kayak operator X*L aja! Aku malas mengetik. Kau cari saja di sini! Cepat ya! Oh! Tunggu aku di 'tempat pengambilan' yo!

-Receiving Picture-


Ha! Kagami baru saja di omeli Alex! Ha! Jadinya, sekarang dia harus memutar badan untuk memasuki mobi- TUNGGU! Sejak kapan ada gedung di belakang Kagami? Perasaan tadi tidak ada deh! Gedung itu dan gambar yang di kirimkan Alex sama persis. Dan hanya 20 langkah dari parkiran Kagami. Jadi, masih dengan keterkagetannya, Kagami memasuki mobilnya lagi dan memarkirkannya di parkiran gedung-istana- itu.

.

"CKIIT" Kagami memarkirkan mobilnya. Bersamaan dengan seseorang yang menggunakan motor.

Mungkin Kagami terlalu malas untuk ngopenin –ngurusin- orang lain, dan begitu pula orang itu. Jadi mereka saling acuh tak acuh. Hingga…

"Ups" / "Sorry" ucap dua lelaki bersamaan. Ketika tangan mereka saling bersentuhan saat membuka pintu gedung-istana bridal.

"iie- Ka-Kagami?" / "Un- A-Aomine?!" ucap kedua lelaki tadi bersamaan –lagi-.

"Kau ngapain ke sini?" tanya Kagami

Aomine memasang tampang kesal campur malas campur jeleknya."Disuruh"

Kagami yang melihat muka Aomine, tertawa kecil "Hihihihi" lelaki kulit putih itu berjalan duluan di depan Aomine –takut di gaplok dan semacamnya-

"Na-nani yo? Apa yang lucu, hm?!" Aomine…mulai kesal…mulai kesal…(bayangkan iklan sneak***ers yang mulai lapar itu)

"Nande monai…hihihi" ucap Kagami masih cekikikan.

"Oi!" Aomine yang sudah kesal (yang sebelumnya mulai kesal) itu akhirnya memilih mencubit pipi Kagami (yang menurutnya tembem itu) supaya dia mau menghentikan cekikikannya.

"I-ittai da! Woi! Aomine!" Kagami mencoba melepaskan cubitan tangan dekil-, tangan Aomine dari pipi mulusnya.

Aomine melepaskan cubitannya "Makanya diem!" sedangkan Kagami mengembungkan pipinya kzl.

"Ka-kawaii na…" Aomine bersemu merah melihatnya. Entah mata Aomine yang berdebu, minus, silinder, plus, katarak atau apa yang bilang kalau 'Kagami si Tiger merah' itu kawaii. Sungguh, naas nasib pengelihatan Aomine.

Terus berjalan, akhirnya mereka sampai juga di ruangan yang di cari-cari. 'tempat pengambilan'

"Terus, kau ke sini ngapain?" giliran Aomine bertanya, setelah mereka di persilahkan duduk oleh seorang pegawai.

"Di panggil" jawab Kagami tidak kalah pendek –pembalasan pertanyaan nya yang di jawab dengan 1 kata do'ang-

Mulut Aomine membentuk huruf 'O' bulat.

"HYAAAAAAAAAAAAAA!" teriak seseorang (?) dari belakang dan langsung…

"AAAAAAAAAAAAAAAAA!?" teriak Kagami yang merasa di tiban sesuatu yang berat-berat empuk

"Taigaaaaaaa-chaaaaaaaaaaaaannnnnn! Aitakattaaaaaaaaaaa!" seseorang-perempuan itu memeluk Kagami erat. Bahkan 'itu'nya menggesek-gesek punggung Kagami. Mereka berdua bagai sedang di dunia lain, meninggalkan Aomine yang masih kebingungan. Maklum, dia orang bego- #diPukulAomine. Engga kok! Cuman kapasitas otaknya yang kecil! Ehehe \("^3^/)

"Nee-chan! Aku bukan anak kecil dan terlebih lagi, lepaskan! Aku tidak bisa nafas!" kata Kagami dengan wajah yang mulai semerah rambutnya.

"Hyaa~ gomen-gomen-oh! Mau ambil pesanan ya?~" tanya Alex-nee kepada Aomine saat menengok dan menemui lelaki yang mirip monye-.

"Uh, i-iya. Ini suratnya" Aomine menyerahkan selembar kertas yang entah isinya apa.

"Oke~ kalian ngobrol dulu ya! Taiga-chan, maaf aku tidak bisa mencari ide sekarang~ karena ada yang lama sekali ke sininya~" kata-sindir Alex-nee kepada Kagami-sepertinya.

"Lain kali saja ya~ Nee-chan juga punya banyak pesanan ehehe~" Alex memukul kepalanya pelan dengan gaya 'moe' yang membuat Aomine dan Kagami mual seketika.

"Tunggu ya~ mo-Momoi-san?" tanya Alex-nee memperhatikan kertas yang ada di genggamannya "Aomine, aku yang mewakilkannya"

"Oke oke~" dan Alex hilang dari pengelihatan mereka berdua.


.

Kagami masih kesal dengan warna merah di pipinya.

Bukan semburat malu. Lebih tepatnya karena lipstick Alex yang sudah di hapusnya tapi masih terus menempel di pipi putihnya. Dan yang lebih bikin kzl tambah dan malu adalah…Alex mencium pipi -untung aja pipi biasanya bibir- nya di depan Aomine! Di depan Aomine weh! Walau tadi, saat Aomine melihat adegan itu agak sedikit kzl juga.

"Bwahahahahahahahahahahhahahah" itu yang bikin juga kzl Kagami dari tadi. Si Aomine itu mentertawakannya terus

"Stop it idiot!" Kagami mengembungkan pipinya lagi.

Oke. Kagami sudah bete to the max.

"G-ga bisa- HAHAHAHAHA-hmph!" tawa Aomine tiba-tiba terhenti. Kagami.. Kagami… Kagami… Kagami telah… (ciye nungguin… / GANGGU LU THOR!) Kagami telah mencium bibir, bibir woy! Bibir! Bibirnya si Aomine!

"K-kaga…" Aomine masih dalam fase keterkejutan. Beruntung mereka sedang nyasar di gedung-istana nya Alex, dan tidak ada pekerja yang melihat. Ha.

"U-urusai! Ma-mangkanya diem!"

Mau Kagami, ataupun Aomine, wajah mereka sudah berwarna merah. Uhuh. Merah.

"Go-gomen" ucap Aomine.

"Ja-jadi, eh gi-gimana ka-kalau kita ja-jalan dulu ke mall dekat sini? Gaunnya masih bisa me-menunggu kan?" HAHAHA sekarang mereka berdua lagi gugup niyeee.

Oh iya, betewe. Chiuman tadi itu… ciuman pertamanya Aomine sama Kagami lho… ga percaya? Author juga! HAHAHAH. Oke Author diem.

"B-boleh. J-jalan kaki aja, de-deket kok!" Aomine mencoba tertawa kecil, tapi sayangnya tidak berhasil.

Mereka mencari jalan keluar dari sini dan segera menuju Mall terdekat itu


.

Kagami POV

Aku tidak tahu bagaimana. Tetapi sedari tadi tangan kami bergandengan! Well, untunglah ini bukan dunia yang seperti dulu –yang menganggap gay itu tidak boleh menikah dll- jadi tidak ada tatapan jijik seperti itu deh.

TAPI! A-aku malu…ugh.. kenapa kita bisa pegangan tangan gini sih? Wa-walau aku tidak keberatan…


.

Aomine POV

Aku sangat berterima kasih pada mobil yang nyaris menabrak Kagami. Eng, aku juga tidak tahu mengapa aku bisa sesenang ini.

Tadi, saat aku sedang berjalan menuju Kurobas Avenue Mall Ultimate, atau disingkat K.A.M.U, Kagami berjalan agak di tengah jalan. Dan mungkin di karenakan kami masih sibuk dengan kecanggungan masing-masing, Kagami tidak sadar kalau dari belakang ada mobil yang melaju dengan cepat. Beruntung, aku yang merasakan getarannya langsung menarik Kagami menuju pelukanku.

"Mattaku…Hati-hatilah sedikit! Kalau tadi kau ketabrak gimana?!" kata ku.

"G-go-gomen…"

"Ttaku…" aku memindahkannya ke samping kananku –tidak di pinggir jalan lagi- dan menggandeng tangannya (entah bagaimana aku mendapatkan keberanian sebesar ini) "…Jangan di lepas!" titah ku. Aku melihat wajah Kagami yang mengangguk malu. Walau aku juga sih..

Sampai sekarang –didalam mall- kami masih berpeganggan tangan

.


Dan sepertinya, hari ini akan menjadi hari yang sangat menyenangkan untuk Kagami dan Aomine

~TBC~


A/n:

Hai semua! akhirnya aku update juga~ semangat ngeliat banyak banget yang negfollow~ pasti gara "ada slight AkaKuro ya? iya kan :v

oh iya, cebelumnya, akoeh minta maaph dloe #alaymodeoff

klao cerita ini jadi aneh ._. nambah gaje. dan bagi kalian yang nunggu akakuro tunggu aja chap depan! okay? spoyler, chap depan plashbek cerita jalan"nya AoKaga

maaf kalo endingnya ngegantung :v

makasih yang udah Fav, Follow, dan Review! aku ga tau mau ngomong apa lagi :v

jadi, saatnya balasan review chap 1~~:

Kagami Tania-san : yang sehati kan AkaKuro bukan aku :v keren? alhamdulilah \(^u^)/ ini udah lanjut yaa~ maap kalo gaje dll :v

Itsuka Mei-san : Ini lanjut mbake! ciyeeh yang kepo :3

Ninggie Casle-san : i-ini yang kedua/ ketiga kalinya ada yang berbaik hati mau ngasih tau kesalahan aku! makasihhhhhh:') makasihhh bangeettt, maap qaqa, aku kan hanya anak smp yang ga cabalan #abaikan . iya ini udah di ganti ehehe~ emang ga terlalu jago buat summary sih :v ehehehe :3, aku suka gereget bagian italik"in kalimat huhuhu :v Makasih banyak yaaa mau ngetik sepanjang itu buat akuu :')

Miss Horvilshy-san : Iyaa ehehe:v pasti pada ngarepin AkaKuro yaa~ :3, iya nih ide liciknya Akashi hoho :v ini aku udah lanjut~~

Shizukanaharuka-san : Ehehehe :3 (dari tadi nyengir mulu karena terlalu senang :v) mereka memang di takdirkan sehati... tapi sayang... tadoshiki-sensei malah di ganti :v (semoga kamu ngerti ya aku ngomong apa :v) :3 tengkyyuu

Hihuuu-san : Yeee makasihh :3 ini udah lanjut yaa~~

Kiseki Arvel-san : Arigatouuu! ini udah lanjut qaqa~~ makasih yaaaa :3

Kurosaki Seika-san : di pinjem sodara tuh lagi main di bioskop kesayangan anda~ #anggep aja angin. :3 uwaaahh:3 ini udah update yaaa~~

Kurotori Rei-san : Youkoso~! eee belum tentu langsung nikah lho... :3 ini udah lanjut yaa~

.

MAKASIH BUANYAAAAAAKKK UNTUK SEMUA YANG UDAH BACA, FOLLOW, FAV, DAN MEREVIEW CERITA KU :* MUAH MUAH TEBAR CIUM

Semoga chap ini ga mengecewakan ya :3

Sonja,

Kirigaya Kyuu (sampai ketemu di chap depan!)