Yo! Saya Kagami! #sudahTau!
Gila ya, masa saya 1 hari bikin 2 chapter? =_= mabok kali ya?
Rin: mabok? Emang kamu minum minuman keras?
Kagami: kagak lah -_-
Rin: ?
Len: yo, mulai!
.
.
Disclaimer: tanya aja tuh sama Yamaha dan Crypton future media!
Warning: tanya aja sama dokter!
.
.
Kagami POV ~_~
Masih ingat chap 1? Saat Rin dan Len mau piknik itu lho. Masih ingat kan? O yaudah kalo gak ingat, #plak!
Nah sekarang mereka sudah sampe di tempat tujuan, yaitu tempat piknik. Rin pun segera menggelar tikar dan Len mengeluarkan beberapa makanan untuk disantap.
"Rin, disini udaranya segar ya." Seru Len sambil beberapa kali menarik nafas panjang.
"Iya, pasti enak kalau dibuat adonan kue," jawab Rin nggak nyambung.
"Apa hubungan udara segar sama adonan kue?"
"Kan bentar lagi lebaran,"
"Kamu ini malah tambah kagak nyambung."
"Huh, biarin! Yang penting hepi!"
"Rin, aku mau makan duluan, ya." Izin Len, Rin mengangguk.
"Nyam nyam.. Hmm! Pisang memang buah terenak di dunia!" Kata Len lebay sambil terus memakan pisangnya. Rin memandanginya dengan jijik. Bagaimana gak jijik? Len makannya muncrat! M-U-N-C-R-A-T!
"Aku malu punya saudara kayak dia," bisik Rin. Kenapa berbisik? Supaya gak ketahuan Len.
"Rin..Nyam..nyam.. Kau..kraus..mau? Nyam nyam haup,"tawar Len dengan mulut penuh sambil menyerahkan pisangnya yang-iuh- gimana gitu.
"NGGAK! MAKASIH! AKU MENOLAK!" Teriak Rin kenceng-kenceng sampe dilihatin ama orang lain. Boro-boro Len membekap mulut Rin dengan pisang yang tadi-iuh-dia makan.
"PUEH! ASEM! ASIN! MANIS! PAHIT! PEDES! Semua jadi 1!kamu kasih apa, Len!?" Bentak Rin. Len hanya cengengesan.
"Kasih gula 6 sendok, garam 8 sendok, dikasih jeruk nipis 3 buah, 7 cabe, sama 3 sendok bubuk kopi, enak kan?"
"ENAK DARI HONGKONG! *capslock jebol*"
"Kamu nie suka banget teriak teriak sih?"
"Suka suka gue, dong!" Sebenarnya Kagami setuju sama Len, si Rin teriak mulu -..-v
"Eh, Rin. Coba lihat! Ada si BaKaito! Dia lagi makan es krim tuh!" Kata Len sambil menunjuk yang dimaksud.
"Iya, ya. Kita kerjain lagi yuk!"
"Ayo," dan mulailah aksi si kembar bandel ini ...
"Kaito! Ngapain?" Tanya Rin.
"Ya lagi makan es krim lah, apalagi. Lu kagak liat apa?" Balas Kaito yang mendadak pake bahasa gahoooool...
"Kaito, coba liat disana! Ada es krim terbang!" Tipu Len. Sepertinya kali ini strateginya sama kayak Miku...
"Mana? Mana?" Otomatis Kaito menoleh apa yang ditunjuk Len.
"Nggak ada tuh, kalian pembohong! Pergi sana!" Usir Kaito. Nie Kaito kok bego amat? Beda kayak di fic a strange girl.
"Baiklah, maafkan kami Kaito." Dan si kembar bandel itu pun boro-boro pergi. Lha? Mereka gak ngapa-ngapain? Belum tentu! Lihat aja!
"GYAAAAAAAAAA! KUAMPR*T! ASEM! PUEH!" Teriak Kaito menggila sambil berkali-kali muntah. Lagi-lagi si kembar bandel bikin ulah.
"Berhasil!" Seru Len di kejauhan.
"Emang kamu kasih apa ke es krimnya?" Tanya Rin.
"Cuka!" Jawab Len santai.
"Cuka? Pasti gak enak kalau dikasih ke es krim, kan?" Tanya Rin lagi.
"Justru karena itu aku kasih cuka!" Balas Len sambil tersenyum lebar. Mendengar itu Rin ikut tersenyum, 'adikku lumayan pintar juga,' gumam Rin.
Waduh, banyak dosanya nie si kembar bandel...
"Len, minta banana juicemu!" Pinta Rin.
"Nih, tapi jangan dihabiskan." Kata Len sambil menyerahkan banana juicenya pada Rin. Tentu saja Rin menerimanya dengan senang hati.
"Pueh! Gak enak!"
"Sembarangan! Banana juice itu enak tau! Coba rasakan detail kelezatannya, manis... Gula yang tidak terlalu banyak... Pisang yang-" belum sempet selesai bicara, Len sudah disumpel pake jeruk yang belum dikupas oleh Rin.
"Huweeek! Pueh! Pueh!"
"Rasakan,"
Wah, mereka juga bandel kalau ke saudara sendiri :D
"Len, pulang yok." Ajak Rin.
"Bentaaar gue mau nikmati pemandangan indah ini.." Tolak Len sok dramantis.
"Yaudah, gue pulang duluan. Bye," pamit Rin. Len hanya melambaikan tangan kayak gak minat.
Len's Side
"Hah, matahari terbenam begitu indah... Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.." WHAT THE HELL!? Sejak kapan Len jadi dramantis gini! Apa karena efek racun(?) dari jeruk Rin!?
"Eh, itu dia yang buat gue kesangkut di pohon," tiba-tiba Gakupo datang bersama Kaito dan Miku.
"Dia juga merusak cita rasa burger gue!" Tambah Miku.
"Apalagi gue! Dia nambahin cuka ke es krim gue!" Kaito juga tidak mau kalah. Len takut, dia hanya sendirian. Seandainya ada Rin, dia pasti bisa pake strategi bandel lagi.. Keringat bercucuran di dahi Len melihat Gakupo, Miku, dan Kaito yandere mode. Tak ada lagi cara selain...
MENGAMBIL LANGKAH SERIBU!
"Hei! Dia lari, ayo kejar!" Perintah Miku. Spontan Gakupo dan Kaito mengejar Len diikuti dengan Miku. Len makin panik karena Kaito cepet banget larinya. Salah sendiri Len merusak cita rasa makanan kesukaan Kaito, dia jadi marah besar kan?
"AMPUUUUN! RIN, TOLONG GUEEEEEEEE*capslockJebol*" teriak len histeris.
Rin's side
"Kok gue merasa ada yang manggil ya?" Tanya Rin.
.
.
TBC
Balasan review
Narukami Hiroki
Iya, saya juga kira begitu :D (reader: kan kamu authornyaaa)
Oke, dah lanjut, makasih reviewnya~
Aiharra
Wah iya dong.. Rin dan Len memang bandel sejati XD #dibakar
Makasih reviewnya X3
Byakko Hiyorin
Ini nih sahabat gue tercinta... Baru kali ini Hiyorin review kagami :3
Ngakak? Pergilah ke apotik beli obat anti ngakak :D
Ahahahahaha Rin/Len gitu lho! XD
Makasih reviewnya...
