Author:Kuroyuki

Disclaimer:Naruto dan SAO is not mine but'The Dark Avenger and The Black Swordman' is mine

Warning: OOC, Gaje, typo, Canon, Semi canon, FemHumanKyuubi, SilverHairNaruto, DarkBurst Slash!Naruto, etc

Genre:Fantasy, Adventure, Romance, Slice of Life

Rate:M

Pair:NaruxFem!Kurama, KiritoxAsuna

Note:Setelah saya baca fic saya kemarin ternyata masih ada yang typo yaitu Kurama memanggil Naruto dengan Naru-kun, seharusnya Ashura-kun. Jika ada typo lagi Reader bisa me-review dimana letak typo saya, nanti saya akan benerin. Terima kasih juga untuk yang Favs atau follow atau review fic saya ini. Insya Allah fic ini saya tamatin :) , Sesuai judulnya fic ini mempunyai dua tokoh utama yaito Ashura/Naruto sama Kirito/Kazuto. Jadi, POV nya dua tokoh tsb, tambahan:Latar dan waktu berasal dari pemikiran Author sendiri.

*The Dark Avenger and The Black Swordman*

*Happy Reading*

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

*The Hacker and The Beater&

-Beginner Town, 10 Desember 2022:13.30-

Terlihat banyak orang yang berlalu lalang di Beginner Town. Sekarang kirito sedang bersandar di salah satu pohon untuk berteduh dengan berdiri dan kaki kirinya digunakan untuk menyangga tubuhnya

Kirito POV

Sudah satu bulan berlalu, hari ini adalah hari pengadaan pertemuan, letaknya masih di lantai 1. Sepertinya Para beta tester lainnya juga masih belum bergerak untuk mengalahkan boss lantai, salah satunya adalah aku.

Meskipun aku ini dulunya seorang beta tester aku belum menemukan persembunyian boss lantai. Dalam satu bulan ini Ribuan nyawa melayang. Ada yang bunuh diri karena stress, ada juga yang masih trauma karena game ini, dan ada juga yang berusaha untuk membentuk guild untuk berusaha menyelesaikan seluruh lantai.

Akupun berjalan pergi dari sana ke sebuah tempat.

Setelah berapa lama akhirnya aku sampai di tempat. Tenpat itu seperti arena pertunjukan. Banyak player lain yang berdatangan, bisa diperkirakan 30 -an Player. Dan disana di bawah sana terdapat seseorang berambut biru cerah panjang lengkap dengan baju ksatrianya dan juga tameng di punggungnya.

"Perhatian semuanya! Namaku Diavel, dan disini jobku adalah Knight" ucap pria disana yang bernama Diavel. Kelihatannya umurnya sekitar 20 tahunan

"Ahahaha"

"Tidak ada sistem job disini"

"Hahaha"

Para player dihadapannya menertawainya karena perkataannya

Tiba-tiba raut wajahnya berubah serius,

"Hari ini teman partyku telah menemukan ruangan persembunyian boss di puncak menara." Ucap Diavel. Sontak itu membuat raut wajahku yang tenang berubah menjadi serius.

"Kita harus mengalahkan boss sampai ke lantai dua, dan untuk meyakinkan para player yang berada di Beginner Town bahwa, kita bisa menyelesaikan game ini" katanya dengan tegas

"Dan semua yang berada disini harus berpartisipasi, benar kan semuanya!" Lanjutnya, dan mendapat sorakan meriah dari seluruh player disana, aku hanya memasang senyuman.

"Tunggu!" Seseorang datang menghentikan sorakan dari para player lain. Lalu melompat turun ke arena

"Namaku adalah Kibaou" ucap dari player itu. Menilik dari wajahnya dia berumur 30 tahunan.

"Perhatian untuk semuanya. Beberapa dari kalian harus meminta maaf untuk ribuan player yang telah mati"

"Aku yakin beberapa dari kalian adalah beta tester, maka mereka harus meminta maaf dan menyerahkan item yang telah mereka kumpulkan. Jika tidak mereka tidak dapat dipercaya sebagai teman party" cetus Kibaou dan itu membuatku ketqjutan dan gemetar

Lalu sebuah suara menenangkanku

"Maaf, aku tahu maksudmu tapi kita masih beruntung!" Ucap seseorang berambut putih panjang yang rambutnya bisa membingkai wajahnya dengan tenang

"Ishh. Apa maksudmu?" Tanya Kibaou sedikit tidak suka

"T-tunggu Ashura-kun" tapi seorang perempuan bersurai merah menghentikan langkahnya

"Daijoubu (Tidak apa-apa)" balas pemuda itu sambil melepaskan tangan gadis itu yang menggenggam tangannya. Kemudian dia melompat ke bawah

Syuutt tap

"Namaku adalah Ashura, kita masih beruntung karena para beta tester memberikan buku ini, buku ini adalah buku yang berisi mengenai boss dan monster di dungeon yang dibuat berdasarkan pengetahuan dari Para Beta tester untuk para beginner dan ini tersedia gratis di Item Store" jelas pemuda itu sambil menghadap ke player lain

"Huhhh" aku menghela nafas lega

Kibaou telah kehabisan kata-kata untuk membalas perkataan pemuda tersebut. Akhirnya dia pergi duduk dengan rasa malunya. Sedangkan Pemuda yang bernama Ashura tersebut memilih kembali naik dan duduk di sebelah gadis yang tadinya menahannya

"Berdasarkan petunjuk dari buku ini, boss yang akan kita hadapi bernama Illfang the Kobold Lord yang dikawal oleh tiga Ruin Kobold Sentinel" jelas Diavel mengenai informasi tentang boss dari buku tersebut

"Illfang menggunakan kapak dan tameng, dia mempunyai 4 bar HP yang jika HPnya berubah menjadi merah saat bar yang terakhir atau keempat hampir habis"

"Dan saat itulah dia akan mengganti senjatanya menjadi pedang besar melengkung bernama Talwar dan pola serangannya juga berubah menjadi lebih ganas" lanjutnya

"Ini adalah informasi terakhir untuk mengakhiri pengarahan singkat ini. Tambahan, Item secara acak disebarkan. Siapapun yang mendapat Item tersebut dapat menyimpannya, lalu Party yang terakhir menyerangnya atau dikatakan mengalahkannya akan mendapat EXP. "

"Untuk tambahan. kita akan membuat party, setiap party berisi 6 orang. Karena party biasa saja tidak cukup untuk mengalahkan boss" setelah Diavel berkata seperti itu Aku langsung gelagapan dan menengok ke segala arah dan kulihat seseorang di samping kiriku, yang tubuhnya ditutupi oleh jubah yang berhood berwarna coklat tua, sehingga menyusahkanku untuk melihat wajahnya

Aku pun bergeser ke sampingnya.

"Apakah kau juga tidak mendapatkan party? " tanyaku. "Aku bukannya tidak mendapatkannya. Aku mundur karena merasa semua orang terlihat sudah saling mengenal. " ucapnya.

"Kalau begitu berpartylah denganku. Sendirian itu mustahil. Hanya sekali ini saja" ucapku

"Hm" balasnya singkat. Lalu akupun menggeser menu dan menginvitenya untuk menjadi partyku dan dia menyetujuinya

"Apakah kami juga boleh ikut?" Tanya seseorang dari arah kananku, setelah kulihat ternyata itu adalah pemuda yang turun tadi. Dengan cepat aku menganggukkan kepalaku

"Mochiron(tentu)" ucapku

"Arigatou" sahut gadis di sebelahnya berterima kasih kepadaku

" Perhatian semuanya. Setelah kalian membentuk party, aku harap kerja sama kalian. Kita akan berangkat besok jam 9 pagi. Apakah ada yang keberatan?... jika tidak segera Bubar!"

Setelah semuanya bubar Diavel dan Pemuda yang bersurai putih yang nembingkai wajahnya itu saling melirik

Kirito POV end

'Diavel'

'Ashura'

Begitulah kata yang mereka katakan dalam hati sambil mengulum senyum

'Jadi dia ya Ashura/Diavel' pikir mereka berdua. Naruto pun melirik Kirito yang melihat kepergian player berjubah yang baru menjadi party mereka.

"Ada apa Kirito?" Tanya Naruto kepada Kirito.

"Tidak" jawab Kirito. Dari view Kirito pemuda bersurai hitm ini sedang melihat bar HP miliknya, lebih tepatnya bagian bawah HP miliknya

"Kalau begitu kami pamit dulu, Ayo Kurama" Naruto pergi dari area tersebut

"Tunggu Ashura san" panggil Kirito kepada Naruto. Dan Naruto menoleh kearah Kirito

"Jangan 'san', Ashura saja lebih baik" balas Naruto. "Ada apa kau memanggilku?" Tanya Naruto heran kenapa dia dipanggil

"Tujuanmu datang ke kota ini untuk apa?"

"Entahlah. Yang aku tahu cuma membuat Kurama menjadi kuat, agar dia bisa melindungi dirinya sendiri tanpa ada aku, mungkin tujuanku hanyalah untuk menjadi diriku sendiri karena itu adalah hal yang paling mudah untuk mencari temanku yang menghilang" jawab Naruto dengan wajah datar

"Menghilang?"

"Hm. Namanya adalah Sasuke"

"Begitu ya". Gumam Kirito.

Skip Time

-Beginner Town, Lantai 1 : Hanum Forest Dungeon. 15. 20-

Tinggg Tinggg Tingggg

Terlihat seorang gadis berambut merah dengan seorang pemuda sedang melawan seekor serigala berwarna hitam

Bukan mereka melainkan hanya sang gadis saja yang melawan serigala tersebut. Kurama menyerang serigala itu dengan lincahnya mengunakan rapier berwarna putihnya, belum sampai lima detik serigala tersebut telah kehabisan HP

Pyaarr klingg

Setelah hancurnya serigala itu muncul sebuah notifikasi di menu Kurama. "Sekarang kamu telah menjadi kuat Kurama" ucap Naruto sambil memasukkan katana hitamnya

"Kita kemana lagi Kurama? Apakah mau lanjut?" Tanya Naruto kepada Kurama

"Tentu saja lanjut sampai levelku genap 15" sahutnya

"Hahh memang levelmu berapa?" Tanya Naruto lagi. "Tiga belas, tinggal dua lagi kita ke penginapan" balas Kurama sambil memasang wajah menyeringai dan itu membuat Naruto mendesah pasrah.

Sebenarnya level Naruto tidak jauh dari level Kurama yaitu tujuh belas, tetapi karena ini adalah dunia virtual reality maka exp yang didapatkan harus melebihi dua juta untuk menaikkan level dari level lima belas menuju enam belas

"Baiklah kita akan lanjut sampai levelmu melebihi target"

"Ne Ashura-kun boss itu bentuknya seperti apa?" Tanya Kurama di samping Naruto yang mulai berjalan

"Tentu saja bentuknya seperti monster" jawab Naruto

"Bukan itu maksudku"

"Lalu apa?"

"Illfang the Kobold itu seperti apa? Bukankah kamu sudah tahu karena kamu adalah beta tester"

"Di lantai satu bukan aku yang melawannya, aku hanya melawan boss lantai tiga yaitu Ancient Mutated Poison Spider, aku mengalahkanya tidak sendiri melainkan dengan bertiga"

"Lalu siapa yang dua orang?" Tanya Kurama kepo

"Sasuke dan orang yang menimpin acara penaklukan boss besok, Diavel" Jelas Naruto. "Jadi orang yang memimpin kita dalam mengalahkan boss besok sebenarnya adalah seorang beta tester!" Kurama berkata dengan raut muka terkejut

"Ya dan perhatikan di depanmu" Kurama pun menolehkan pandangannya. "Salah satu dari mereka adalah monster berbintang, mungkin itu akan menjatuhkan rare item" ucap Naruto

Di depan mereka terlihat ada tiga anjing tipe pelacak, dua diantaranya berwarna biru sedangkan ditengah berwarna merah yang di samping bar HPnya terdapat bintang tiga

"Masa?"

"Kau pasti bisa menyelesaikan nya sendiri kan!" Goda Naruto dan mendapat balasan pedas dari ucapan Kurama

"Tentu saja dan jika HP barku sampai kuning setelah mengalahkan mereka, maka aku akan memotong burungmu"

Setelah berkata seperti itu Kurama mengaktifkan Sword skill berwarna merah yaitu Sword skill tingkat S, dia melesat lalu menebas dua anjing berwarna biru dengan cepat yang melompat kearahnya

'Kamu sudah semakin kuat Kurama. Kurasa kamu sudah hampir setara dengan Hinata' batin Naruto mengulum senyum untuk Kurama

-Beginner Town, 10 Desember 2022: 19.20-

Kini tampak Seseorang yang memakai jubah berhood tadi, kelihatannya dia sedang memakan sesuatu

Kirito kemudian mendatanginya "apakah itu buruk untukmu?" Tanya Kirito, sedangkan yang ditanya hanya menoleh tanpa melihat wajah Kirito

"Bolehkah aku duduk disini? " Player berjubah itu hanya menggeser tubuhnya ke kiri tanda memperbolehkan Kirito untuk duduk disana

"Apakah kamu menyukainya?" Tanya player bernubah itu.

"Entahlah, yang jelas aku harus makan agar MP ku berkurang karena kelaparan" jawab Kirito dengan santainya sambil mengeluarkan sebuah roti yang teksturnya keras, seperti yang dimakan player berjubah di sampingnya.

"Pertama kalinya aku memakan ini, rasanya seperti memakan batu. Untunglah aku mendapat sebuah item pengubah tekstur untuk makanan" Kirito berkata sambil menggeser menu dan mengeluarkan sebuah item yang bentuknya seperti toples

"Ini. Cobalah"

"Letakkan makanan itu diatasnya, nanti tekstur dan rasanya akan berbeda" lanjutnya. Player berjubah coklat tua itu lalu mengarahkan makanannya di atas toples itu. Seketika makanannya bercahaya lalu makanan tersebut berubah menjadi roti isi dengan krim di tengahnya

Sebelum dia memakannya, player tersebut memandang Kirito yang sedang melakukan hal yang sama lalu memakannya dengan tenang seolah-olah menikmatinya.

Dan benar saja setelah gigitan pertama dikunyahnya kesan pertama yang firasakannya adalah lembut dan manis. Lalu dia melahapnya dengan cepat

Pyarrr

Toples yang terletak di antara mereka menghilang karena waktunya sudah habis

"Item itu aku dapatkan setelah menyelesaikan misi di belakang kota. Jika kau mau aju bisa menunjukkannya" cetus Kirito yang terus memakan roti itu.

"Aku datang di kota ini bukan untuk makan. Karena itu bukanlah tujuanku"

"Lalu apa tujuanmu yang sebenarnya? " tanya Kirito yang telah menelan kunyahan roti terakhir.

"Aku disini hanya untuk menjadi diriku sendiri. Dari pada mati di Beginner town di dalam penginapan karena tidak berdaya" jelas player tersebut. Sontak itu membuat dia mengingat kata-kata yang diucapkan oleh Ashura/Naruto

'Mungkin tujuanku hanyalah untuk menjadi diriku sendiri karena itu adalah hal yang paling mudah untuk mencari temanku yang hilang' itulah kata yang sempat Naruto ucapkan

"Naru hodo (jadi begitu)"

"Sepertinya aku mendapat pelajaran tentang hari ini ya" gumam Kirito

"Pelajaran?"

"Hm. Memang, menjadi diri sendiri itu adalah hal termudah jika dilakukan. Karena kita bisa mengatur tubuh kita dengan keinginan-keinginan kita sendiri" jelasnya

-Beginner Town, 11 Desember 2022: 10.00. lantai 1 Forest Field-

Tampak Diavel dan para Party yang terdiri dari A-F team sedang berjalan menuju dungeon, bukan bahkan mereka sudah berada di dungeon

Di bagian belakang sendiri terdapat team F yang terdiri dari Kirito, Ashura, Kurama, dan Player berjubah coklat tua berhood

"Kau tahu strateginya kan kita sebagai tim F bertugas untuk mengurus pengawal Boss, yaitu Ruin Kobold Sentinel" ucap Ashura di depan Kirito

"Ya"

"Pertama aku akan menggunakan sword Skill untuk menangkis kapknya lalu Ashura akan menyerang dengan Switch" balas Kirito

"Switch?"

"Uh? Apakah ini adalah kali pertama mu dalam party?"

"Hm" jawab gadis berjubah tersebut. Lalu Kirito berhenti sejenak dan mengeluh. Kemudian Naruto, Kurama, dan Player berjubah tersebut juga berhenti

"Sudahlah Kirito, switch adalah pergantian pemain penyerang dengan player pertama yang menyerang digunakan sebagai umpan, lalu berganti menjadi player selanjutnya untuk menyerang secara penuh" kini Naruto lah yang menerangkan nya

"Kita akan membagi dua tim, karena dengan dua atau tiga orang lebih mudah untuk switch" titah Naruto

"Tim F-1 aku dengan Kurama, sedangkan tim F-2 adalah kalian berdua. Mengerti! !" Lanjutnya dan mendapat anggukan dari dua player di belakang nya

Kini Diavel dan seluruh party telah berada di depan pintu ruangan boss.

"Aku hanya dapat memberi satu perintah..."

"...Kita Harus Menang!" Ucap Diavel dengan tegas

Kriieetttt Dammm

Pintu ruangan telah terbuka

Setelah itu seluruh dinding bercahaya membiaskan semua warna dan jauh di depan sana terdapat tiga monster kecil dengan Monster berkulit merah.

Mereka bertiga melompat bersamaan lalu muncul bar HP masing-masing seiring nama mereka muncul

"Seraaanggggg"

Semua team party berlari maju dan berusaha menumbangkan boss sedangkan tim F bertugas mengalahkan Ruin Kobold Sentinel, yaitu monster kecil berhelm ksatria yang mengawal Illfang the Kobold Lord

Tinggg tingg

Kirito menahan kapak salah satu dari Ruin Kobold lalu menebas pedangnya ke atas sehingga hammer ruin Kobold terlempar

"Switch"

Tap tap tap

Gadis berjubah itu lari dan menebas rapiernya dengan cepat secepat kilat

"Tiga tebasan mematikan"

Crassshhhh Crassshhhh Crassshhhh

Pyarrr

Dengan entah berapa tebasan Salah satu Ruin Kobold musnah

'Meskipun tadinya aku pikir dia adalah seorang newbie tetapi ternyata dia mengagumkan, kecepatan pedangnya sangat cepat jingga aku tidak dapat melihat dengan jelas berapa sayatan yang dikeluarkan nya' batin Kirito takjub akan yang dilakukan oleh gadis itu

Sedangkan di tempat Naruto dia tengah mengalihkan pandangan salah satu Ruin Kobold yang tersisa

Tingg

Dia menebas katana hitamnya ke tameng ruin Kobold setelah itu dia berlari ke arah belakang Ruin Kobold

"Switch,"

Kurama melompat sambil mengayunkan rapiernya ke punggung Ruin Kobold, dia mengeluarkan Sword skill tipe s lagi dan menyebut nama skillnya

"The Goddess slash"

Crassshhhh Crassshhhh Crassshhhh

Dengan sekali tebasan vertikal tubuh Ruin Kobold Sentinel mendadak seperti terdapat dua sayatan yang tersisa lalu monster itu menghilang

Belum sempat Kurama berdiri, Ruin Kobold Sentinel yang tinggal seekor menyerang Kurama dengan menyabetkan palunya ke tubuh Kurama hingga terpental

Debb sreekk

"KURAMA! !"

Tap tap tap

Naruto lari kearah Kurama yang telah terpelanting tidak jauh darinya

"Aku tidak apa-apa kita lanjutkan" Kurama langsung berdiri dari acara tersungkurnya lalu berlari menebas Ruin Kobold Sentinel dengan skill tadi tetapi berhadil ditahan oleh tamengnya

Tringgg

"Switch"

Naruto mengeluarkan Sword skill berwarna biru dan langsung menebas Monster tersebut dengan beberapa sayatan

Crassshhhh Crassshhhh Crassshhhh Crassshhhh

Pyarrr

Akhirnya semua Ruin Kobold Sentinel telah berhasil di musnahkan

"Sekarang tinggal dia"

Groooaaarrgghhhh

Sekarang Illfang the Kobold Lord telah menyisakan HP merah pertanda tinggal sedikit lagi serangan maka mereka bisa menuju ke lantai berikutnya

Illfang melempar Kapak beserta tamengnya ke sembarang tempat dan dia mulai mencabut seseuatu yang tajam di pinggang belakang nya.

"Sepertinya informasi itu memang benar" Kibaou berbicara

"Biar aku yang menyelesaikannya" Tiba-tiba Diavel berlari ke bagian depan, berhadapan dengan Illfang sembari mengeluarkan Sword skill berwarna kuning keemasan

Sringgg

'Itu bukanlah talwar, itu Nodachi' batin Kirito

'Nodachi? ' batin Naruto dengan mata terbelalak

'Itu berbeda dengan versi Beta tester' sambung Kirito dalam hati

"Jangan, mundur sejauh yang kamu bisa!" Teriak Kirito dan itu membuat Kibaou beserta Naruto menoleh kearahnya

Naruto kemudian mengalihkan pandangannya kembali ke arah Diavel yang sudah menerima banyak tebaan hingga terlempar

"Diavel" Kirito berlari kearah diavel sembari mengeluarkan HP potion dan memberikannya pada diavel

"Kenapa kamu melakukannya sendiri bukankah kita harus mengepungnya sambil menyerangnya!"

HP potion yang dibetikan Kirito ditahan oleh Diavel, sehingga membuat Kirito tersentak HP milik Diavel juga sudah sampai angka nol

"kau beta tester kan?kamu pasti tahu" Diavel berbicara. "Rare item yang kamu dapatkan ketika serangan terakhir..."

"...jangan-jangan kamu juga beta tester? " simpul Kirito dan mendapat anggukan dari Diavel.

Tap tap tap...

Terdengar langkah kaki seseorang yang berlari cepat kearah Kirito

"Diavel, kenapa kamu ceroboh, sendiri itu berbahaya" cetus Naruto yang kelihatannya marah meskipun matanya berlinang

"Khehehehe. Ternyata kau itu tampan ya dari pada si jabrik berkumis kucing"

"Tolong, kalahkan boss. Jika ada kalian makan itu akan menjadi mudah. Gunakan teknik kita saat di lantai lima kau ingatkan Ashura.."

Tubuh Diavel mulai meredup seperti telah kehilangan cahayanya

"Kau tahu...kau juga tampan dengan wajahmu ini dari pada si Kenshin. Aku masih ingat tentang itu..." balas Naruto

"...Untuk semuanya..QuiqSilver"

Pyaarrr

Tubuh Diavel berubah menjafi butiran butiran kaca yang mengecil dan menjadi cahaya kemudian menghilang

"Diavel, kamu tidak berubah sampai saat ini, sungguh Bodoh" gumam Naruto berdiri sambil menunduk. Surai silvernya menutupi wajahnya

Sementara Kirito madih syok dengan kematian Diavel.

Tap tap tap

"Ashura-kun" panggil Kurama menyebut nama dari Avatar Naruto. "Seperti kata Diavel, kalahkan boss Kirito, Kurama dan gadis disana.

"Tapi bagaimana denganmu Ashura-kun"

"Aku tidak apa-apa. Bar HP boss tinggal sedikit sekitar dua puluh ribuan" kata Naruto sambil melihat bar HP Illfang yang tinggal 20046/1000000

'Aku memang masih ingat tentang skill kombinasi kami selama melawan boss di lantai lima. Tetapi tidak mungkin bisa seseorang mempelajari skill kombinasi dengan waktu satu menit' pikir Naruto

Tap tap

Kini tiga orang berkumpul di depan Naruto dan memperlihatkan Naruto saat berhadapan dengan Boss lantai

Di samping kiri terdapat Kurama yang terdapat bayangan Naruto sendiri, di bagian kanan terdapat Gadis berjubah dengan bayangan Sasuke, lalu di bagian tengah terdapat Diavel.

Bayangan Diavel berambut hitam panjang yang diikat di bagian bawahnya (mirip Itachi), bajunya berwarna biru cerah dengan pedang biru langit

Mata Naruto melotot tidak percaya dengan gambaran itu.

"Ayo"

Wushhh

Tiga orang saling switch menebas boss dengan telak

Crassshhhh Crassshhhh Crassshhhh ting ting ting

Trang

Kurama terpental kebelakang, untunglah dia mempunyai reflek bagus sehinggga dia tidak tersungkur lagi

Tibg tkng ting

"Switch" Kirito menangkis Nodachi milik Illfang lalu berganti menjafi gadis berjubah itu

Wushhh

Crassshhhh

Mata Illfang melotot

"Asuna" teriak Kirito memperingati gadis tersebut. Dengan menunduk Jubah yang dipakai gadis tersebut robek dan hilang, menampakkan sesosok gadis bersurai karamel yang cantik membuat Kirito terpana

"Hyaaaa" setelah beberapa detik terhenyak Kirito kembali sadar lalu saling beradu pedang dengan Illfang.

Ting ting ting

"Gawat"

Jlab

Karena gerakan Illfang sangat cepat, Kirito terkena tebasan dan membuatnya terhempas ke belakang menabrak gadis bernama Asuna

Bruukkk

Grrrrr

Illfang bersiap menebas Kirito secara vertikal tetapi cahaya merah menangkis sayatannya

"Phoenix" ucap Kurama lalu melompat ke depan Kirito.

Wusshhh

Tap

"Biar aku saja. HPnya tinggal dua belas ribu"

Dengan mwmasang kuda-kuda menusuk Naruto menarik nafas dalam-dalam lalu menahannya setelah itu dia melesat dengan cepat.

"Line Drive"

Jreeezzzzzzz

Naruto melesat dengan cepat ke arah Illfang meninggalkan aura biru seiring retaknya tanah yang dilewati nya

"Finish Attack"

Braaaarrrrrr

Dengan tebasan vertikal muncul gelombang besar dari tanah seperti gunung meletus

Sringggg

Naruto memasukkan katananya ke sarungnya

'Dan inilah kombinasi serangan terakhir yang kita lancarkan Diavel'

Mata Naruto melebar ketika Illfang tidak kujung pecah dan dilihatnya bar HP milik Illfang ternyata masih tersisa tiga puluh empat

"Hyaaaaaa"

Crassshhhhhhhhhhhh

Blarrrrr

Kirito melesat sambil merobek Illfang dengan vertikal ke atas dan kemudian meledak.

Pyarrr

Setelah hancurnya Illfang semuanya bersorak senang kecuali Naruto yang memandang player lain dengan datar

"Congratulation. Kemenangan ini milikmu" ucap pria dewasa berkulit coklat gelap

"Tidak"

"Kirito" panggil Naruto tanpa menoleh kearahnya melainkan ke player lain yang bertepuk tangan.

"Kenapa!"

"Kenapa. Kamu membiarkan Diavel terbunuh" tutur Kibaou menghentikan kemeriahan atas kemenangan mereka

"Membiarkannya terbunuh?"

"Benar, sejak awal kamu mengetahui teknik tentang boss, jika kamu memberi penjelasan tentang boss dengan jelas mungkin Diavel tidak akan mati" teriak Kibaou

"Dia pasti beta tester"

"Pasti ada beta tester lainnya"

Kirito mengalihkan pandangannya pada notifikasi di menunya

"Kalian tidak tahu apa-apa tentang Diavel jadi diamlah" sebuah suara menginterupsinya. Dan ternyata dia adalah Naruto yang sedang bersandar di penyangga ruangan dengan bersedekap

"Apa katamu?" Tanya Kibaou

"Aku adalah seorang beta tester dan Diavel adalah teman party ku selama dari lantai satu hingga lantai ke sepuluh"

"Apa?"

"Biar kuperjelas, peluncuran SAO dengan versi betanya sangatlah berbeda. SAO sudah berubah Seharusnya nenurut buku informasi yang dibuat beta tester pedang melengkung talwar dipegang oleh Illfang tetapi nyatanya malah Nodachi pedang boss lantai lima yang dipegang oleh The Lunatic White Werewolf. Sekarqng semuanya sudah diubah oleh Kayaba Akhiko" tutur Naruto dengan tegas

"Pasti dia tidak sendiri"

"Benar"

"Pasti ada beta tester lainnya"

Suara ricuh kembali terdengar tetapi tidak mengenakan di hati Kirito maupun Naruto

"Beta tester lainnya? Aku bukanlah sampah seperti mereka..."

Tap tap tap

Kirito berjalan ke tengah tengah dengan gontainya

"Dari seribu beta tester, kebanyakan dari mereka tidak tahu cara leveling. Kalian semua lebih baik dari mereka" ucapnya disela langkah kakinya

"Asal kalian tahu aku adalah orang yang mencapai tingkat tertinggi selama beta tester, selain itu aku juga mempunyai informasi lebih" lanjutnya

"Apa itu lebih buruk dibanding Beta tester. Ka-kau cheater benar kan" bentak Kibaou sambil menggeram

"Beta tester dan cheater jadi Beater"

"Beater? Itu lebih baik"

"Mulai sekarang jangan samakan aku dengan tester lainnya"Kata Kirito sambil menombol menunya dan memakai coat yang baru saja dia dapatkan

"Lalu apa yang akan kalian lakukan tentang ini?" Saran Naruto tetapi tidak ada yang menjawab.

"Apakah kalian tidak curiga kepada ku?" Tanya Naruto tetap tidak ada yang menjawab. "Baiklah kini levelku adalah enam belas dan aku telah membuka lebih dari dua puluh skill, apakah kalian tidak merasa heran?" Jelas Naruto tanpa jeda

"Di banding dengan Kirito aku lebih parah, aku adalah Hacker" ucap Naruto sambil menyeringai.

"Kurama kurasa ini adalah hari terakhirku bersamamu. Kau sudah menjadi kuat dan lincah. Seperti nama skillmu kau sudah sehebat dewi perang " lalu Naruto menyodorkan tangannya seperti ingin bersalaman dengan Kurama

"Apa maksudnya ini?"

"Anggap saja aku meminta maaf karena telah melukaimu. Di dunia ini, di SAO tidak ada tempat yang aman bagi para Beta Tester kecuali dungeon" Kurama menerima salaman dari Naruto

"Jadi maafkan aku. Jika kau ingin menemuiku lagi berusahalah untuk menjadi lebih kuat dan capailah level 100" lanjut Naruto lalu melepas salaman mereka lalu pergi dan naik ke tangga diikuti Kirito

Tap tap tap

"tunggu" suara feminim terdengar dari arah bawah Kirito.

"Ada apa?"

"Kanu memanggil namaku saat bertarung tadi kan?"

"Benar maaf karena memanggilnya terlalu akrab, ataukah ada yang salah saat pengucapannya?"

"Kenapa kamu bisa mengetahui namaku"

"Di sekitar bar HP disana tertera namamu dan juga nama partymu di bawahnya" jawab Kirito

'Kirito? , Ashura? , Kurama? '

"Ahahaha ternyata selama ini ada disana ya" ucap Asuna tertawa garing

"Uh?" Ekspresi Kirito kini telah berubah menjadi terkejut

"Suatu hari nanti kamu akan menjadi kuat, jadi jika ada yang mengundangmu dalam guild maka jangan mengecewakannya" ucap Kirito menasehati. Di menu yang Kirito membubarkan diri dari party begitu juga dengan Naruto yang melihat asuna dengan datarnya

Asuna menoleh ke bar hp dua nama menghilang dari bar HP dan kini tinggal Kurama saja. Asuna pun menengok Kurama

"Ayo Kirito"

"Hm"

Glamm

Pintu terbuka dan dua sosok itu memasukinya kemudian hilang dalam kegelapan

*TBC*

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Note: ceritanya memang canon tapi mungkin Chapter 4 dst akan sedikit saya masukkan cerita hasil pemikiran author. Semoga para reader tambah semangat membaca fic saya :-V . Jika ada yang nanya tentang penggambaran tokoh Naruto dengan Kurama bisa Review.

Keterangan Skill

*The Goddess Slash: serangan dengan sejali tebas yang tetapi terasa seperti tiga tebasan

*Line Drive: gerakan menusuk dengen kecepatan sebagai tumpuan utamanya dan membengkokkan angin sehingga seperti mendorong angin

*Finish Attack: gerqkan menebas secara vertikal yang menyebabkan tanah retak dan menimbulkan angin besar muncul dari tanah seperti menyembur.

Mungkin itu saja dulu, Saran dan Kritik singkong saya tunggu di depan Koramil?

Saa ja naa

*jangan menyerah...jangan menyeraaahhh...tak ada yang abadi...pasti Pulsanya abissss

#Njirrr

Kuroyuki Log Out