Sorry aku remake karena banyak kesalahan, oh ya kalo aku ada salah juga tolong kritik yah. Itu biar aku tau salahnya dimana. Terima Saran dan Kritik.
Reincarnation of Amphitrite
By : Ne Maki
Disclaimer : Naruto(Masashi Kishimoto)
Pairung : Sasuke Uchiha x Hinata Hyuga
Summary :
Apa yang dilakukan Hinata jika mengetahui dirinya merupakan reinkarnasi dari Amphitrite ? Ratu Laut yang merupakan istri dari penguasa laut ? Bagaimana ia menghadapi rintangan yang dihapinya untuk bisa bersatu kembali dengan sang penguasa laut. Bagaimana mereka menghadapi sesuatu yang akan bangkit ?
Chapter 2
"Heyyy... Hinata, chotto matte!"
Hinata menengok kebelakang dan melihat Sara berlari dengan tergopoh-gopoh menujunya. Ia sedikit kaget mengetahui Sara berlari dengan tergesa-gesa menujunya seperti itu.
"ne Sara-chan, daijobu desuka ?"
"ne, daijobu desu. Aku hanya sedikit panik saja"
"Panik kenapa ? Oh... aku tau, pasti belum menyelesaikan tugas dari Anko-Sensei ya ?"
"Hehe.. kamu bisa aja Hinata-Chan. Kamu udah belum ? Aku lihat dong, tadi malem aku sibuk bikin kue buat dijual ditoko"ujar Sara sambil menggaruk rambutnya yang tidak gatal itu dan menyengir tanpa dosa.
"Huh kamu itu alesan, bilang aja ketiduran"
"Ye Hinata ! Aku itu bukan kaya kamu yang biasa belajar dan baca sejarah tua yang selalu kamu bawa-bawa itu" Sara menunjuk buku bersampul cokelat yang terdapat tulisan yunani kuno yang bertuliskan "Ολυμπία"yang berarti Olympia.
Hinata memandangi buku bersampul cokelat tersebut sambil menerka-nerka apa yang terjadi pada hidupnya sekarang ini. Tentang kejadian-kejadia yang dianggap tabu untuk manusia. Keanehan pertama, ia selalu bisa membaca tulisan yunani kuno yang rumit. Dengan huruf-huruf yunani kuno yang melayang-layang dan membentuk kalimat yang dapat ia baca dan dimengerti.
"Entahlah Sara-Chan dari kecil aku selalu bisa membaca tulisan yunani kuno ini. Sungguh kadang aku berfikir bahwa aku manusia yang paling aneh karena didalam keluargaku, tidak ada yang bisa bahasa yunani kuno. Kadang juga aku sering bermimpi aneh tentang aku yang hidup di dalam samudra dan aku sering berjumpa dengan sosok anak lelaki yang selalu membawa kerang laut dan pedang bersamanya di dalam mimpiku".
"Waw benarkah ? Bagaimana dunia samudra yang terdapat dalam mimpimu ?" Hinata hanya berdiam diri mendengar ucapan Sara.
"Selalu ada perang dalam mimpiku dan berakhir dengan aku yang kehilangan kesadaran didalam sana".
Sara membulatkan matanya mendengar penuturan Hinata " Hehhhh? Perang ? Didalam samudra ? Yang benar saja kamu. Mana ada perang didalam samudra. Yang ada perang dunia 1 dan 2 Hinata-chan, tidak ada perang didalam samudra!"
Hinata sontak mendelik ke arah Sara mendengar itu"Tapi aku serius Sara-chan. Aku selalu melihat perang tersebut dalam mimpiku, beribu-ribu pasukan duyung dan monster laut"
"Ah sudahlah, kau sudah konslet gara-gara membaca sejarah itu terus menerus"Sara langsung berlalu meniggalkan Hinata menuju sekolah mereka.
"Sara-chan, chotto matte!"
~XOXO~
"Anak-anak, besok kalian memakai pakaian bebas. Karena sekolah kita mengadakan tour ke museum - museum yang akan dipandu dengan Maru-sensei selaku guru sejarah. Dan acara tersebut dimulai pukul 9 jadi kalian berkumpul disekolah pukul 8" ujar sensei yang saat itu sedang piket.
Mendengar penuturan sensei tadi membuat mereka heboh. Alasan mereka heboh karena tidak akan ada pelajaran di dalam kegiatan tersebut.
"Hinata-chan, kita ke museum kan ? aku dengar dari kelas sebelah kita akan ke museum yunani. Wah ini sih jadi rejekimu Hinata-chan, kau suka kan ?" Sara mencolek bahu Hinata sembari menggodanya.
Hinata hanya tersenyum menanggapi "Hm, aku harap benar." Ia sungguh mengharapkan berita ini benar adanya. Sekaligus dia ingin mencari tahu tentang mimpinya itu. "Ya aku harap benar, aku nanti mampir kerumahmu untuk menjemputmu besok ya Hinata-chan"ujar Sara
"Ne, Sara-chan arigatou"Hinata tersenyum menanggapinya.
~XOXO~
Museum
"Nah anak-anak sekarang ini kita berada di Museum Yunani Kuno yang berada dipusat kota Tokyo. Tujuanku mengajak kalian kesini yaitu untuk memberi kalian informasi tentang kehidupan dimasa Yunani Kuno sendiri. Tentang adat dan paling utama adalah kepercayaa masyarakat Yunani Kuno yang menetap di kota Athena. Aku akan menyebutkan dewa-dewi Yunani terlebih dulu. Dalam mitologi yunani terdapat tiga dewa utama yaitu Zeus, Poseidon, dan Hades." Maru-sensei menjelaskan sembari menunjuk patung – patung yang terbuat dari marmer putih.
Hinata memandangi patung marmer yang memegang trisula. Ia terpesona dengan patung yang berada dihapannya itu.
"Zeus sendiri menguasai langit, Poseidon menguasai Laut, dan Hades menguasai alam bawah. Zeus, Poseidon, Hades, Hera, Demeter, dan Hestia adalah saudara. Mereka mempunyai orang tua yang berasal dari bangsa titan, bangsa sebelum kehidupan para dewa. Yaitu Kronos pemimpin para titan dan Rhea."
"Kronos sendiri memakan anak – anaknya karena ramalan yang mengatakan jika Kronos akan kalah dari anak – anaknya. Dari semua anaknya hanya Zeus yang tidak dimakan. Kejadian ini terjadi karena Rhea yang kesal anak – anaknyanya ditelan hidup - hidup menukar Zeus dengan batu sehingga Kronos memakan Batu yang dikiranya sebagai Zeus."
"Setelah dewasa Zeus menipu Kronos agar memuntahkan saudaranya. Setelah Zeus dan saudara – saudaranya berkumpul mereka menyatakan perang kepada ayahnya. Dari kejadian itu terjadilah perag besar antara bangsa dewa dan bangsa titan yang dipimpin oleh Kronos."
"Kronos dikalahkan oleh Zeus, Poseidon, dan Hades yang memotong ayah mereka menjadi beberapa bagian kemudian membuangnya kedalam Tartarus."
"Karena bangsa dewa yang memenangkan pertarungan, bangsa titan yang tersisa bersembunyi di sekitar kita. Walaupun Kronos telah dipotong – potong dan dibuang kedalam Tartarus, tetapi ia akan tetap bangkit. Setiap abad dia akan perlahan membentuk kedalam wujud aslinya dan kemudian bangkit. Kebangkitan kronos akan menjadi bencana bagi kita selain itu kebangkitan dari Gaea akan lebih menakutkan dari Kronos." Maru-sensei menyelesaikan penjelasannya. "Ada pertanyaan ?"
Hinata mengangkat tangannya. "Ya, Hinata apa yang ingin kau tanyakan ?"
"Sensei, apakah selama ini terjadi pemberontakan dar bangsa titan kepada bangsa dewa ?"
Tanpa disadari oleh Hinata diam – diam ia sedikit menaikkan seringaiannya mendengar pertanyaan dari Hinata. "Memang ada beberapa pemberontakan yang terjadi, tapi itu sudah berabad – abad yang lalu."
Hinata tentu ingin sekali menanyakan banyak hal demi mencari jawaban dari mimpinya itu dan tanda dibahu kanannya. Tapi melihat suasana yang kurang meyakinkan ia mengurungkan diri menanyakan lebih lanjut kepada Maru-sensei.
"Ah, aku lupa memberi tahu kalian ada kalanya mereka mempunyai pasangan hidup kecuali Athena dan Artemis. Seperti Zeus yang beristrikan Hera dan Hades yang beristrikan Persephone."
"Hinata, siapa nama istri dari Poseidon ?" pertanyaan dari Maru-sensei membuatku diam dan mengingat – ingat dalam yang ia baca di buku sejarah miliknya.
"Amphitrite ? apa benar?" aku menjawab sekiranya yang aku ingat.
Maru-sensei tampak senang dengan jawabanku "Ya, benar. Dan siapakan nama anak mereka ?"
Hinata tampak memandangi ukiran yang terbuat dari perunggu yang berada didepannya. Dalam ukiran itu terlihat sosok pemuda setengah ikan karena dari pinggang kebawah berbentuk seperti ekor duyung dengan membawa kerang laut di bahunya. Sejenak ia melihat huruf – huruf yunani kuno yang membentuk kalimat yang bertuliskan "Triton Pembawa Pesan Laut" diatas ukiran tersebut.
"Triton ?" ia menjawab sekiranya sesuai tulisan yang ada diatas ukiran tersebut.
Maru-sensei tampak puas dengan jawabanku. Ia segera membubarkan kerumunan murid yang berada di museum untuk menjelajahi ruangan yang berada di dalam museum tersebut.
Tanpa mereka sadari ternyata Maru-sensei telah menghilang tanpa jejak.
~XOXO~
Olympus
"Konohamaru, bagaimana keadaan Hinata saat ini ?" pertanyaan yang dilontarkan Naruto membuat semua mata memandang kepada Konohamaru. Sasuke yang sedari tadi diam di singgasananya ikut menoleh kearah Hermes.
"Hey hey hey, kenapa kalian menoleh kearahku semua ? baiklah, sepertinya ia belum ada tanda – tanda dari kekuatan abadinya. Mungkin ia selalu dihantui oleh mimpi – mimpi tentang kejadian saat pemberontakan di bawah samudra. Yang pasti jika ia sudah menunjukkan tanda – tanda kekuatan abadi miliknya, ia harus cepat – cepat melakukan proses pengangkatan menjadi dewi. Jika tidak ia akan terbakar bersama dengan tubuh manusianya yang tidak kuat menahan kekuatan seorang dewa atau dewi."jelas Konohamaru.
"Apakah ada tanda – tanda kebangkitan bangsa titan ? bagaimanapun kita harus waspada terhadap kejadian tersebut" Athena a.k.a Temari. Memang benar jika tidak waspada mungkin akan banyak korban yang berjatuhan lagi.
"Aku menerima laporan dari Helios, saat ini belum ada tanda – tanda dari kebangkitan maupun pemberontakan bangsa titan kepada kita. Tapi jika kita ingin laporan yang lebih detail lebih baik kita mendengarnya sendiri dari paman Hades" Deidara menunjuk Hades yang duduk diseberang Hepaestus a.k.a Nagato.
"Hm, memang belum ada tapi didalam Tartarus aku merasakan hawa yang semakin suram. Tidak menutup kemungkinan ayah akan bangkit dalam waktu dekat. Aku sarankan kalian mempersiapkan diri mulai sekarang, terutama kau Poseidon."tunjuk Hades a.k.a Gaara kepada Poseidon.
"Aku ragu Oceanus tidak memberontak lagi dibawah kepemimpinanmu itu apalagi kemungkinan ayah akan bangkit dalam waktu dekat. Secara dia adalah salah satu orang kepercayaan ayah, mungkin kejadian 1000 tahun yang lalu hanyalah gertakan semata."
Sasuke hanya diam di singgasananya. "Menurutku tujuan mereka selain itu adalah untuk membunuh istriku." Sontak yang berada didalam ruangan itu membulatkan matanya. Kaget dengan penuturan Sasuke yang tiba – tiba. "Maksudku mungkin Hinata menyembunyikan sesuatu sebelum insiden itu terjadi."
"Maksudmu saudaraku ?" Naruto yang jelas bingung dengan perkataan Sasuke tadi mewakili pertanyaan yang akan ditanyakan oleh semua dewa yang hadir disitu.
"Memang saat pemberontakan ia terlihat gelisah apalagi saat bertemu denganku. Ia seperti ingin mengatakan sesuatu tapi selalu saja seperti ada yang mencegah istriku untuk mengatakannya padaku."
"Yasudah kurasa cukup penjelasan dan laporan hari ini, rapat dewan bubar kalian bisa bubar sekarang." Titah Naruto.
"Sasuke aku ingin berbicara padamu."
"Hn, memangnya ada apa ? mengapa kau mencegat aku yang ingin meninggalkan tempat ini ?"
"Aku ingin kau ke bumi untuk memantau keselamatan Hinata aku ragu akan keselamatannya setelah mendengar pengakuanmu tadi."
"Hn, baiklah." Setelah itu Sasuke menghilang bersamaan dengan berlalunya Naruto.
~XOXO~
`'Ayolah Amphitrite terima lamaran Poseidon. Lagipula ayahmu juga sudah setuju.' Bujuk Aqua pada Amphitrite yang berenang menjauhinya. Mendengar penuturan sahabatnya Amphitrite menghentikan pergerakannya.
'Bagaimana aku mau menerima pinangannya. Kalau dia saja sudah bermain dengan banyak wanita. Contohnya Medusa gara – gara itu dia diubah menjadi monster oleh dewi Athena, dia juga pernah berhubungan dengan dewi Demeter walaupun dewi Demeter tidak mau tapi dia tetap memperkosanya hingga lahir Airon. Aku tidak mau nantinya sakit hati saat ia ketahuan berselingkuh dariku."
'Memang benar sih, tapi kamu paling tidak berusaha untuk tetap setia. Lihatlah ada ya seorang dewa yang mengejar – ngejar wanita sampai berani berlutut kepada ayah wanita tersebut yang secara kedudukannya lebih rendah dibanding dewa tersebut. Tapi ini Poseidon Amphitrite, dewa yang terkenal dengan sifatnya yang suka memainkan wanita. Memang sih semua dewa mempunyai pesonannya sendiri. Tapi setidaknya kamu buka mata dan pikiranmu, tidakkah kau kasihan pada Poseidon yang selalu mengejar – ngejarmu selama ini ? selalu mengikutimu kemana saja."
Amphitrite termangu mendengar kata – kata Aqua tadi. Memang baru – baru ini ia selalu diikuti oleh Poseidon. Memang risih rasanya, tapi mau bagaimana lagi. Ia tidak berani memerintahkan seorang dewa untuk menjauhinya.
'Sudahlah aku ingin pergi saja, pusing kepalaku memikirkan hal ini.' Amphitrite berlalu meninggalkan Aqua menuju Samudra Atlantik untuk bersembunyi.
~XOXO~
'APA ? MENGHILANG KATAMU ?' Poseidon berteriak menyebabkan gemuruh didalam laut terutama istana bawah lautnya.
'Ya Tuan, semua makluk laut yang anda perintahkan tidak menemukan keberadaan Amphitrite.'Ujar Delphin seekor duyung yang menjadi letnan Poseidon.
'Ya sudah aku perintahkanmu untuk mencari keberadaan Amphitrite pertama kamu bujuk dulu jika dia memang tidak mau kamu bilang padaku lokasinya. Biar aku saja yang membujuknya.'
'Baik Tuan.' Delphin meninggalkan ruangan tersebut.
~XOXO~
'Tuan, maaf mengganggu. Amphitrite tidak mau dibujuk, ia bersikeras ingin berada di Samudra Atlantik itu.'
'Ya sudah kamu beri tahu aku dimana lokasi Amphitrite saat ini.' Poseidon berdiri dan memakai baju zirah dan chitonnya yang berwarna abu – abu itu.
'Ia berada di tempat para Nereid yang berada di Samudra Atlantik Tuan.'
'Terima kasih atas bantuanmu, atas jasamu akan kuangkat kau sebagai rasi bintang jika kau sudah mati.' Ujar Poseidon sembari berlalu dengan menaiki kereta perangnya yang ditarik oleh Hippocampus.
'Terima kasih tuan.'
~XOXO~
'Ayolah Amphitrite, terima pinanganku ini. Aku sungguh serius dengan ini.'bujuk Poseidon kepada Amphitrite. Amphitrite hanya diam membisu tidak memberi jawaban.
'Hinata, apa yang kau tunggu lagi ? jika kau menginginkan sesuatu tinggal bilang kepadaku!'
'Tidak tuan, yang saya inginkan dari tuan adalah tuan tidak memainkan wanita lain lagi cukup saya yang menjadi pendamping hidup tuan."setelah sekian lama akhirnya Amphitrite mengeluarkan suaranya.
'Apa yang kau ragukan dariku sebenarnya Hinata ? apakah keseriusanku tidak cukup untukmu ?' tanya Poseidon.
'Tidak tuan, keseriusan tuan tidak cukup untuk itu. Saya tidak mau hati saya sakit saat tuan berselingkuh dengan wanita lain." Amphitrite tak kuasa menahan keluh kesahnya yang ia pendam. Tetes air mata mengalir di pipi Amphitrite.
Poseidon yang melihat itu langsung menangkupkan wajah Amphitrite dengan tangannya. Ia tak tahan jika wanitanya menangis seperti ini, ia mengusap air mata yang menetes dari mata Amphitrite. 'Aku janji kamu adalah pendamping hidupku sampai tidak akan melirik wanita lain lagi.'
'Benarkah tuan ?' ia hanya memandang Poseidon dengan mata berkaca – kaca.
'Ia aku janji Hinata.'Jawab Poseidon dengan menarik Amphitrite kedalam pelukannya.
"Ha... Hosh... hosh... hosh.. mimpi apalagi itu ? Apa hubunganku dengan Poseidon ? apa maksud semua ini." Hinata termenung memikirkan tentang mimpi – mimpinya yang maikn hari makin aneh itu.
"Ah sudahlah." Ia tak ingin terlalu memusingkan banyak hal, jadi ia lanjut tidur kembali. Tanpa ada yang tahu sedari tadi ada sosok yang selalu memandang Hinata dengan mata kerinduan. Kerinduan yang sangat dalam.
"Tak ingatkah kau tentang peristiwa penting kita Hinata ? peristiwa dimana kau jatuh kedalam pelukanku." Ujar sosok tersebut sebelum menghilang menjadi air laut yang pecah bagai ombak yang tertabrak karang.
Tak seorangpun sadar ada dua sosok yaitu wanita bertubuh ular dan wanita bersayap kelelawar dengan cakar dan mulut yang dipenuhi taring kuning yang mengintai mereka sedari tadi. "Poseidon baru kemari, sampaikan kepada atasan." Ujar wanita bertubuh ular kepada wanita bersayap kelelawar itu. Selepas perginya wanita bersayap kelelawar sisa wanita bertubuh ular tersebut.
"Tunggu pembalasan tuanku para dewa brengsek."
TBC
Makasih yang dah kritik sama komen, makasih juga buat Miss Taurus berkat dikau aku tau kesalahanku. Yang demeter tuh Tsunade Athenanya tuh si Temari, mungkin karena banyak pikiran kali ya aku lagi gak fokus juga masalahnya. jika ada typo maafkanlah hamba ini. Oke makasih buat kalian semua.
You: Aku ganti kok tapi waktu mimpi emang sengaja gak aku ganti, jadi biar Hinatanya tuh lupa sama Sasuke dulu.
Noname : emang berat kalo kamu enggak tau mitologinya, ini berhubungan dengan sejarah sih. Jadi mungkin emang agak berat / berat banget bagi yang belum tau.
Arcan'sGirl : itu emang tulisannya susah, mungkin lebih susah dari aksara jawa o .
Note for reader : jangan panggil aku senpai, karena mungkin aku lebih muda daripada kalian. Intinya aku masih sekolah jadi masih butuh banyak pelajaran buat bikin cerita :3
Chiton : baju Yunani Kuno
Airon : kuda yang dapat berbicara, anak Poseidon dan Demeter saat Demeter diperkosa oleh Poseidon dengan wujud kuda betina dan Poseidon yang sudah tau penyamaran Demeter kemudian memperkosanya dengan wujud kuda jantan.
Hippocampus : Kuda laut raksasa yang menjadi tunggangan Triton dan penarik kereta perang Poseidon.
Oceanus : Titan laut yang menjadi pemimpin(dewa) di samudra pada masa kepemimpinan Kronos.
