Ch. II
Casts :
- Kim Jong In (EXO-K) as Kai Winthorp
-Kris Wu (EXO-M) as Kris Bauerstein
- Sophia Pedler (YOU)
-D.O Kyungsoo (EXO-K) as Diou Windsor (cameo)
[There Should be no Regret]
Esoknya – kediaman Viscount Windsor.
"Jangan bilang kau tak datang malam nanti, Kris. Kau akan mengecewakan istriku" ujar Diou Windsor seraya memandang istrinya dengan penuh kasih. Mereka tengah menikmati afternoon tea di halaman belakang yang luas di kediaman Diou Windsor.
Kris meraih biscuit lemon yang ada di hadapannya, "Haha, aku takkan berani mengecewakan istrimu, sobat. Tapi aku tak bisa berjanji." Posy menatap Diou dengan tatapan kau-harus-mengajak-dia-nanti-malam. Diou hanya tersenyum dan menghirup tehnya.
"Lord Kris Bauerstein, the most wanted bachelor in every season. Kau tau, Kris, kalau kau tak segera menyudahi masa lajangmu, kau akan terus menjadi sasaran seluruh Ibu di penjuru London yang anaknya belum menikah. Percuma kau selalu menolak acara pesta di tiap season tiap tahun. Apa kau mau berakhir dengan menikahi anak ingusan berumur 18 tahun sementara kau berumur 39 tahunan nanti?"
Kris tersedak mendengar pernyataan Diou, "Hey! Kau berlebihan. Masih banyak bachelor yang luar biasa di luar sana, mengapa pula harus aku yang menjadi sasaran para Ibu?"
"Bachelor yang luar biasa memang banyak, tapi tidak se-luar-biasa dirimu, Lord Kris Bauerstein, soon-to-be The Earl of Penwood."
"Hei, Diou, aku tak suka nada bicaramu" Diou tersenyum penuh kemenangan, dia tau kalau Kris sudah berkata demikian, artinya dia sudah kalah, dan usahanya mengundang Kris ke pesta debut adik iparnya beberapa hari ini takkan sia-sia.
"Alright, I will come to your sister's coming-out party, Posy. You like it, huh Diou?". Akhirnya, untuk pertama kalinya setelah dua tahun, Kris menghadiri sebuah pesta.
"Nanti malam Lord Kris akan datang ke pesta Miss Pedler, karena kau tau, kalau umurku sudah tak begitu tahan dengan angin malam, aku ingin kau yang mengantarnya nanti malam, nak" Ujar seorang kusir kuda yang berumur sekitar enam puluh lima tahun-an lebih kepada seorang pemuda yang tengah menggosok kuda yang baru saja menarik kereta milik Lord Kris. Pemuda itu mengangguk dan tersenyum kepada pria tua itu.
"Aku mengerti, kek."
"Sepertinya Lord Kris akan mengikuti acara-acara di season tahun ini, kau mengerti maksudku, nak?"
Pemuda itu tersenyum lagi, "Lebih tadi mengerti, kek. Kau ingin aku yang menemaninya menjadi kusir kereta kudanya sepanjang waktu kan?"
Pria tua itu mengangguk lega, "Aku sudah mengatakan hal ini kepada Lord Kris, anak yang baik, dia mengerti sekali keadaanku. Dan lagi, kau akan mendapat kesempatan membawa kereta kuda, daripada seharian berpacaran dengan kuda-kuda disini, kan?"
"Tentu, kek!"
Pria tua itu masuk ke dalam rumah meninggalkan pemuda tadi yang kembali melanjutkan pekerjaannya menggosok tubuh kuda.
"Ini kali pertamaku membawamu dengan kereta, dan juga kali pertamaku ke pesta. Yah walau hanya dari luar. Hahaha!" dia menggosok kuda coklat itu dengan riang.
Sophia Pedler, berdiri di depan sebuah kaca besar di ruang pakaian milik Ibunya. Dia menatap dirinya dengan takjub, gaun yang dipilih Ibunya kemarin terlihat berbeda setelah dipadukan dengan sapuan bedak dan tataan rambutnya. Gaun satin itu berwarna merah muda yang sangat muda, bahkan hampir mendekati warna putih. Bagian atas gaunnya di hiasi dengan renda dan di letakkan di bawah bahunya sehingga menampakkan tulang selangka milik Shopia. Lengan kiri dan kanannya di lingkari oleh pita. Dan Shopia mengenakan dua sarung tangan halus yang menutupi tangannya hingga ke bagian atas sikunya.
Rambut bagian kanan dan kirinya di kepang dan di jepit ke belakang hingga membentuk cepol mungil di belakangnya sementara beberapa bagian belakang rambutnya disisakan dan di buat bergelombang. Sedikit poninya disisakan menjuntai di atas dahinya.
Malam ini Sophia Pedler akan hadir pada pesta pertamanya sekaligus pesta ulang tahunnya setelah melewati prosesi penghormatan dengan para debutantes yang lain kepada para royal semalam. Pukul Sembilan malam, pesta ulang tahunnya akan di mulai, sementara coming out party yang sebenarnya biasanya dimulai pukul sepuluh malam.
"Sophie? Are you ready?" Posy mengintip dari balik pintu sebelum masuk kedalam ruangan tempat Sophia berada. "Wow! Kau cantik sekali! Ayo, sebentar lagi kita akan memperkenalkanmu kepada semua tamu" Posy memeluk adiknya dan menarikknya keluar.
"Diou akan memanggil namamu dan kau akan turun selangkah, lalu dua langkah perlahan-lahan, jangan serampangan seperti yang biasa kau lakukan, mengerti?" Posy memberikan komando pada Sophia lalu meninggalkannya untuk turun duluan. Sophia menarik napasnya saat mendengar dentingan gelas diiringi suara kakak iparnya, memanggil dan memperkenalkan Sophia Pedler kepada para tamu. Dengan sedikit bergetar, Sophia turun dan tersenyum, para undangan lain bertepuk tangan riuh rendah menyambut Sophia Pedler, debutante pada season ini.
Disambut oleh Ibunya , Posy dan Diou, Shopia di perkenalkan saat dia sedikit membungkuk sambil menarik sisi gaunnya. Para undangan bersulang bersama-sama saat Shopia meniup lilin pada kue ulang tahunnya. Diou, selaku satu-satunya kerabat terdekat pria, menyampaikan beberapa sambutan dan doa. Débutante mana yang seberuntung Sophia, mendapat debut di hari yang dekat dengan ulang tahunnya, dikelilingi orang yang disayanginya dan pesta yang indah.
Tepat pukul sepuluh malam, pesta dansa dimulai diawali dengan Sophia yang berdansa bersama Diou di tengah ruangan pesta. Posy dan Ibunya tersenyum bahagia melihat Sophia tersenyum dengan girang saat berdansa waltz dengan Diou.
"Kupikir kau dan Diou berhasil mengundang Earl of Penwood, nak?" Maria mendadak menyikut Posy yang tengah menikmati cake strawberry. Posy memandang Ibunya dengan tatapan mata yang meyakinkan, "Tentu, bu! Lord Kris sendiri malah yang berjanji pada Diou dan aku untuk hadir malam ini"
"Semoga dia menepati janjinya" ujar Maria. Posy hanya mengangkat kedua bahunya dan melanjutkan bisnisnya dengan kue yang ada di hadapannya.
[There Should be no Regret_ TBC]
Definition :
Debut : Adalah perkenalan formal dan awal dari seorang untuk terjun ke masyarakat, biasanya pada acara pesta dansa tahunan.
Debutante : Adalah gadis muda dari keluarga kalangan ningrat (aristocrat) atau kalangan atas yang telah mencapai usia dewasa, dan baru saja dianggap sebagai orang dewasa, diperkenalkan ke masyarakat pada acara "debut" formal.
Coming-out party : acara debut yang bervariasi tergantung kultur daerah masing-masing, biasanya juga disebut sebagai pesta dansa debutante.
Wall flower : tipikal penyendiri , biasanya pada pesta-pesta hanya duduk sendiri di sudut ruangan, tidak ikut berdansa karena sedikit yang mengajaknya.
Note:
Perhatikan bahwa Earl of Penwood beda dengan The Earl of Penwood karena Earl of Penwood adalah sebutan untuk anak pertama dari The Earl of Penwood itu.
Aku menulis panggilan Kris disini sebagai Lord Kris, bukannya Lord Bauerstein (karena yang benar adalah dengan memanggil nama keluarganya (Lord Bauerstein)- bukan nama lahirnya). Kenapa? Karena aku tak ingin kalian bingung/lupa siapa Lord Bauerstein itu. Jadi lebih baik langsung namanya saja. Begitu juga dengan Viscount Diou yang harusnya dipanggil Viscount Windsor supaya mudah ingat orangnya.
Society season di London, U.K pada abad 17 - 19 biasanya diadakan antara setelah natal sampai akhir Juli, atau biasa di adakan pertengahan april (setelah easter) sampai pertengahan Agustus.
Komentar dan kritik yang kritis adalah sangat berguna bagi aku daripada tidak berkomentar sama sekali.^.^
