Disclaimed : chara SC bukan punya Nitsuki, tp punya peach-pit sensei, gomen ne, charanya jadi acak kayak gini :v
Pagi yang cerah ini disambut ceria oleh seluruh penghuni dunia akhirat(?) seorang gadis berambut hitam panjang sedang berjalan menuju Royal Garden, terlihat di dalamnya Amu yang lagi diganggu Ikuto, Yaya yang lagi main, Kukai sama Utau yang lagi ribut – ribut (apa sih yang mereka ributkan? Penasaran~) serta para anggota guardian yang lainnya.
Nitsuki: (mendorong pintu dengan luar biasa kuat) "Minna! Main yuk!"
All guardian: (cengok ngeliat Nitsuki yang datang gak diundang)
Utau dan Kukai: (men-death glare Nitsuki) "Apaan lo?!"
Nitsuki: (menghela nafas)
Kemudian Nitsuki memberikan beberapa lembar foto ke Utau. Utau yang ngeliat foto itu langsung blushing dan mingkem, gimana gak blushing coba? Nitsuki kasi foto Ikuto yang lagi olahraga, jadi keliatan kerennya. #plaak!
Buat Kukai, langsung Nitsuki ambil bola sepaknya.
Kukai: (bad feeling) "Bolaku mau diapakan?"
Nitsuki: (ngambil jarum pentul dan pematik api) "Kalau Kukai-kun ribut terus, bolanya Nitsuki kempesin terus Nitsuki bakar"
Dengan segera Kukai sujud – sujud minta maaf (dihajar FC Kukai)
Nitsuki: "Udah ah nanti ceritanya gak abis – abis, dengar… kita main Tuth or Dare saja, tapi dari review teman – teman Nitsu~"
Inner all chara: (negative thinking) 'Mau diapain nih kita semua?'
Nitsuki: (nyengir dan mendekati Amu) "Ne, Amu-chan~ jujur ya?"
Amu: "Nani?"
Nitsuki: "Amu-chan itu sebenarnya suka sama siapa sih?"
Amu: (bluhing) "A- apa maksudmu bertanya seperti itu?"
Nitsuki: (senyum sambil nunjukin sebuah kertas(?) request) "Bella-chan ngasi truth buat Amu-chan~"
Amu: "A- no… e- etto…"
Nitsuki: "Dare desu ka~?"
Amu: (blushing parah)
Ikuto: (meluk Amu dari belakang) "Si~ apa~ A~ mu~?"
weleh~ weleh~ jadi iri nih ngeliat love moment AmuTo (kena death glare Amu) ano~ back to the story!
Nituki: (menghela nafas) "Ano… kalian memang pairing kesukaanku di Shugo Chara, tapi ini bukan saatnya love moment kalian"
Ikuto: (menghela nafas dan melepas pelukannya)
Nitsuki: "Ne, Amu-chan~ mana nih truth-nya?"
Amu: (blushing amat sangat parah)
Lucu sih ngeliat Amu kayak gitu, tapi karena Nitsuki memiliki hati sekejam Rilliane (aku no musume) jadi blushing-nya Amu hanya membuat Nitsuki bosan setengah mati.
Nitsuki: "Jawab aja~ gampang kok pertanyaan Bella-chan"
Well, sekarang wajah Amu bisa dibandingin sama tomat kesukaan Nitsuki. Yang pastinya akan sama – sama berwarna merah dengan tingkat yang sama, karena kelamaan nunggu jawaban akhirnya Nitsuki nyeret Bella ke Royal Garden.
Bella: "Uwaa… Nitsuki-chan~" (agak blushing)
Mau tau kenapa Bella blushing? Itu karena dia Nitsuki tempatin diantara Tadase dan Ikuto
Nitsuki: (ketawa dark) "Bella diam di sini dulu ya~" (nyeret Amu) "Ne, Amu-chan~"
Amu: "Na- nani?"
Nitsuki: "Jawab atau liat Ikuto sama Tadase cium pipi Bella?"
Amu: (syok berat)
Nitsuki: (menghela nafas) "Ya udah, sementara Amu-chan mikir jawabannya. Nitsuki bacain request dari minna"
2 lembar kertas langsung tersedia di tangan Nitsuki.
Nitsuki: "Yang pertama dari Akira-Bellachan, kalau masih bingung orangnya yang mana~ tuh~~ ceweknya" (nunjuk Bella yang berdiri dantara Tadase dan Ikuto)
Truth
1. Amu itu suka sama siapa sih sebenernya?
2. Buat Nagi gimana rasanya pake rok, malu gak?
3. Terakhir buat Yaya, masih suka ngompol atau gak?
Dare
1. Tadase pake rok terus fotonya dikirim ke Bella
2. Utau sama Kukai lomba makan ramen, tapi tangannya diiket. Jadi terserah makannya mau gimana caranya harus BISA
All chara yang disebutin: (death glare Bella)
Nitsuki: (memblokir death glare) "Eiits! Masih ada nih! Yang ini dari Rizki Kinanti"
Pertanyaan
Amu kok bisa suka sama Ikuto?
Mau gak kalo rambut Amu dicat warna coklat susu?
Tadase lebih suka jalan – jalan pake rok mini atau pakai chara nari Amulet Fortune tapi difoto dan fotonya disebarluaskan?
Nagihiko lebih suka jadi cewek atau cowok?
Rima lebih suka naik pohon atau menara Eifel d Paris?
Kairi mau gak kalo rambutnya dibotakin kayak boboho?
Permintaan
TadaMu harus suap-suapan dengan mesra
Tadase harus melaksanakan jawaban dari pertanyaan yang tadi
Yaya harus minum susu pakai dot selama 17 hari
Rima harus melaksanakan jawaban dari pertanyaan tadi
Utau harus nyanyi lagu Racun Dunia by The Changcuters pakai harpa
Nitsuki: "Well, keliatannya sih ini mau nyiksa mereka semua"
All chara: (ngangguk)
Nitsuki: (ketawa dark) "Sayangnya aku suka banget nyiksa. Jadi~ mulai dari request Bella dulu"
Nagihiko: (menghela nafas) "Bella-chan~ mau tau jawabannya?"
Bella: (cepat – cepat ngangguk.)
Nagihiko: (memberi Bella rok sekolah) "Coba Bella-chan pakai rok sekolah kami"
Bella: (langsung menggeleng – gelengkan kepalanya.)
Ya iyalah! Siapa yang mau make rok diatas 15 cm dari lutut? Nitsuki aja gak mau! #kena lempar sama Nagihiko
Nagihiko: (senyum dark) "Lalu, kalau misalnya rahasia Bella-chan ketahuan sama yang lain Bella-chan malu gak?"
Bella: (ngangguk)
Nagi: (tersenyum lembut sambil ngelus kepala Bella) "Kalau gitu gak usah tanya lagi ya?"
karena aura dark di belakang Nagi terasa sangat mengintimidasi, Bella ngangguk cepat – cepat (takut kena siksa).
Yaya: (cemberut sambil dekatin Bella) "Yaya gak pernah ngompol lagi! Tsubasa yang suka ngompol!"
All (-Yaya): (sweeetdrop ngeliat tingkah laku Yaya.)
Nitsuki: (menghela nafas) "Ya udah, kalo gitu sekarang giliran Amu-chan~ jawab atau dapat hukuman?"
Amu: (langsung gelagapan)
Rupanya dari tadi dia sama sekali gak mikir (emang dari tadi ngapain aja neng? -_- #kena lempar tas sama Amu)
Amu: "Ano… aku… aku…"
Nitsuki: (langsung nodongin mic depan Amu) "Ya? Ya? Ya?"
Amu: (teriak) "AKU SUKA SAMA IKUTO! ALASANNYA KARENA CUMA DIA SATU – SATUNYA ORANG YANG BISA MEMAHAMI AKU YANG SEBENARNYA! DAN KARENA AKU MENCINTAINYA!"
Semua orang di sana nutup kupingnya, untung Nitsuki udah make headset duluan
Nitsuki: "O.k~ truth punya Bella udah selesai, masih ada dare nih"
Utau: (death glare Bella)
Nitsuki: (menghela nafas dan menarik Utau sama Kukai ke meja makan) "Nih, ramen special jumbo, sekarang~" (ngikat tangan mereka berdua) "Silahkan berlomba!"
Kemudian Nitsuki meninggalkan mereka yang lagi kebingungan di meja makan.
Utau: (memandang Ikuto dengan puppy eyes no jutsu)
Ikuto: (menghela nafas) "Makan sendiri, sudah SMP masih mau disuapkan?"
Utau: (cemberut) #kena injak – injak sama Utau
Nitsuki: (menarik tangan Tadase dan memberikannya rok seragam yang tadi dikasi Nagi ke Bella) "Pakai ini"
Tadase: (menggeleng – gelengkan kepalanya dengan panic) "To- tolong dare itu gak usah, Bella-san, Nitsuki-san?"
Nitsuki: (ketawa dark) "Pakai atau kusuruh cross dressing pakai ini?"
Tadase: (muka merah semerah merahnya)
Mau tau? Itu karena yang ditunjukin Nitsuki adalah long dress putih tanpa lengan yang punya pita di belakang leher dengan belahan dada yang rendah.
Tadase: (mengambil rok yang disodorkan Nitsuki dengan amat sangat terpaksa) 'Daripada disuruh pakai long dress itu…'
Kemudian dia memasuki sebuah ruangan dan keluar dari ruangan itu. Semua manusia yang ada di ruangan itu tertegun melihatnya.
Nitsuki: (memotret Tadase sambil tersenyum) "Dasar shota"
Tadase: (muka merah padam)
Setelah puas, Nitsuki memandang pasangan KuTau, ternyata... oh ternyata! #plaak!
Utau sedang nyuapin Kukai! Setelah dicek, ternyata Nitsuki kurang kuat ngikat tali di tangan Utau. Jadilah gadis itu menyuapkan sang pujaan hati ta~ pi~ Bella langsung pundung di pojokan, kenapa? Karena yang dia mau dua sejoli itu LOMBA! Bukan SALING SUAP – SUAPAN! (Rasanya gak bakalan bisa deh neng -_- ) #kena lempar guling(?) sama Bella.
Nitsuki: "Chotto, perasaan kalian seharusnya lomba deh?"
Utau: "udah, aku yang menang" (nunjuk 10 mangkok super besar yang licin tandas)
Nitsuki: (menghela nafas) 'Untung ini bukan dunia nyata, kalo iya… habis duitku~'
Bella: (masih pundung di pojokan + aura suram)
Nitsuki: "Udah ah! Jangan pakai acara pundung - pundungan"
Bella: "Tapi…"
Nitsuki: "Nanti ajalah~"
Bella: "Uuuh~" (masih pundung)
All chara: 'Ni anak emang minta kena rasukin batsu chara'
Nitsuki: (malah nyanyi) "Sam~pai~ kapan kau gantung derita cintaku~ memberi harapan~" (dijitak sama Ikuto)
Ikuto: "Jangan cuma nyanyi"
Utau: "Kalau emang mau nyanyi, nyanyiin lagu gw aja"
Bella: 'Dasar narsis'
Utau: (death glare Bella) "Lu tadi ngomong apa?"
Bella: (geleng – geleng kepala) "Gak ada ngomong apa – apa kok"
Utau: 'Perasaan tadi ada yang bilang gw narsis deh?'
Nitsuki: 'Udah deh~ daripada ribut – ribut, mendingan kita jalan terus"
Amu: "Truth request ke 2 udah kujawab tadi"
Nitsuki: "Kalau gitu truth yang kedua, mau gak Amu-chan rambutnya dicat warna coklat susu?"
Amu: (melirik Ikuto malu - malu)
Ikuto: "Nande?"
Amu: "Nandemonai"
Ikuto: (memeluk Amu dari belakang dan berbisik) "Aku lebih suka warna rambutmu yang asli"
Amu: "Ng~"
Tadase: "Kurasa warna rambut Amu-chan yang sekarang paling bagus"
Amu: "Arigatou"
Nitsuki: "Jadi Amu-chan~ apa jawabanmu?"
Amu: "Tidak mau"
Nitsuki: "Kenapa?"
Amu: "Aku lebih suka dengan warna asli rambutku"
Nitsuki: "Serius~? Bukan karena Ikuto-kun sama Tadase-chan yang bilang?"
Amu: "Serius!"
Nitsuki: (menghela nafas kecewa + pundung di pojokan) *Berharap ada modus love moment AmuTo*
Bella: "Ano, Nitsuki-chan lanjut gak?"
Nitsuki: "Lanjut, tanggung nih kerjaannya" (ngeliat Tadase) "Mumpung Tadase-chan lg pakai rok mini"
Tadase: "A- apa?"
Nitsuki: "Lebih milih jalan pake rok mini…" (nunjuk rok yg lg dipake Tadase) "…atau hara nari bareng Ran, difoto terus fotonya disebar luaskan?"
Tadase: "Kalo gak mau dua – duanya?"
Nitsuki: "HARUS pilih salah satu, gak ada option ketiga"
Tadase: 'Mampus gw' (keringat dingin) "Ya- yang pertama"
Nitsuki: "Sini dulu" (ngambil wig rambut pirang panjang)
Tadase: "Do- doushite Nitsuki-san?"
Nitsuki: (makein wig) "Dare-nya jalan – jalan sana"
Tadase: "Eeeh?!"
Nitsuki: "Kalo emang mau ketahuan jati dirimu sebagai cowok, lepas aja wignya"
Tadase: "E- enggak, makasih! A- aku jalan – jalan dulu!" (langsung kabur)
Nitsuki: "Nagi! Lebih suka jad cewek apa cowok?! Rima! Lebih milih manjat pohon atau menara Eifel?! Kairi! Mau gak dibotak kayak boboho?!"
Nagi, Rima, Kairi: "Eeeh?!"
Nitsuki: "Mana nih? Jawab dong~"
Nagi: "Nitsuki-chan lebih suka jadi cewek apa jadi cowok?"
Nitsuki: "Aku sih suka dua – duanya, karena aku ganas kayak cowok & cengeng… itu sifat gender asliku"
Nagi: (sweetdrop) 'Emang lu apaan?'
Nitsuki: "Entahlah, tapi kembaranku bilang aku cewek psikopat"
All chara (-Nitsuki & Bella) : 'Psikopat tapi bikin fic kayak gini, apa dunia udah kebalik? Serius dia ini psikopat?' *Apa hubungannya?*
Nitsuki: "Dunia masih belum kebalik, aku belum pernah bunuh orang sungguhan, udah ah! Jawab gak pertanyaan gue atau gue potong seluruh urat nadi loe semua?!" (ngacung – ngacungin gunting kayo sudo)
Nagi: "Cowok, kalo cewek ntar aku dikira mau yuri-an bareng Rima"
Rima: (nabok Nagi)
Nagi: "Aw!"
Rima: "Mesum"
Nitsuki: "Rima lebih suka naik pohon atau manjat menara Eifel?"
Rima: "Tidak keduanya"
Nitsuki: "Harus pilih salah satu" (bosan)
Rima: "Tidak keduanya" (ngotot)
Nitsuki: "HARUS!"
Rima: (mengerang frustasi) "MANJAT POHON!"
Nitsuki: "Kalau begitu panjat pohon sana"
Rima: "NANI?!"
Nitsuki: "Kau tidak salah dengar Rima-chan, kalo mau nanti kukasi Rosemary tea special edition"
Rima: "ck, gak mau… gak level"
Nitsuki: "Whatever deh…" (ngebuang sekotak rosemary tea yg nyangkut di atas pohon)
Bella: "Mubazir tuh Nitsuki-chan"
Nitsuki: "Dianya gak mau"
Bella: "Ano… dia itu maksudnya Rima-chan? tuh" (nunjuk Rima yg lagi manjat pohon)
Nitsuki: 'Dasar malu-malu kucing' "Kalo gitu truth sama dare Rima selesai"
Bella: 'Gimana cara dia turun nanti?'
Kairi: "Aku gak mau dibotak"
Nitsuki: "Kok gak mau?"
Kairi: "Simple aja jawabannya, jelek!"
Nitsuki & Bella: (sweatdrop & jawdrop barengan)
Nitsuki: "Eh? Udah abis ya?"
Bella: "Iya"
Nitsuki: "Kalau gini Nitsuki ahiri, bagi yang masih mau ngusilin para chara silahkan review"
Bella: "Ano… dare-ku?"
Nitsuki: "Kan udah dilaksanain, ni fanfic emang gaje…"
All chara (- Nitsuki & Bella): 'Baru nyadar lo?'
~~~ To Be Continued ~~~
