Buat semua yang udah review, makasih banget atas sarannya, kedepannya aku akan berusaha untuk lebih baik lagi dan yah this is the new chapter!
Jreng….jreng…jreng…..!
(dilempar karena berisik)
Naru-chan bukan punya saya kok,
saya Cuma minjem dia buat di jadiin tokoh
dalam cerita ini
yah, meskipun dia harus berubah jadi cewek
Huahahahahahaha…..!
Warning !
Di sini Itachi udah meninggal
Naruto by Masashi Kishimoto
Hate become love by Yume no umi….^^v
Chapter 1
Pertemuan para ibu
Di suatu siang yang cerah di Negara api, tampak seorang wanita muda yang cantik tengah menunggu seseorang atau mungkin sesuatu. Ya, wanita itu adalah Kushina. Dia baru saja memeriksakan kandungannya ke rumah sakit di kota. Tidak berapa lama menunggu mobil yang ditumpanginya pun datang dan ia langsung masuk ke dalam angkutan umum tersebut.
"Ku-chan," sapa sebuah suara tiba-tiba. Dan saat Kushina menoleh,"Mi-chan….!" Teriak kushina dengan girang. Betapa tidak, mereka cukup lama tidak bertemu padahal rumah mereka masih berada dalam satu desa dan jaraknya juga tidak berjauhan.
"Ya ampun, kau dari mana saja Mi-chan? Rasanya lama sekali aku tidak melihatmu," kata kushina lagi.
"Maaf Ku-chan aku baru saja pergi mengunjungi mertuaku di Otto dan baru pulang kemarin lalu hari ini aku memeriksakan kandunganku ke dokter," kata Mikoto.
Duo wanita ini memang sangat dekat, mereka adalah sahabat sejak SMA dan di kenal sebagai primadona sekolah. Dengan karakter yang berbeda justru membuat Mikoto dan Kushina semakin akrab. Kushina, jika dilihat sekilas dari wajahnya orang-orang akan menganggap dia sama dengan Mikoto, lembut dan feminine. Namun jangan salah banyak orang-orang yang tertipu dengan penampilannya itu karena sesungguhnya dia wanita yang sangat hyperactive (jika tidak ingin dikatakan tomboy). Dia sangat mudah bergaul terutama dengan lawan jenisnya.
Sedangkan Mikoto, dia adalah wanita yang sangat lembut dan sabar secara keseluruhan. Namun ada satu rahasia yang hanya diketahui oleh Kushina seorang, bahwa Mikoto sangat pandai mempengaruhi orang lain (jika tidak mau dikatakan licik) dengan memasang wajah memohon dan suara yang dilembutkan, dijamin tidak seorangpun yang mampu berkata tidak dihadapannya. Dan Kushina adalah salah satu korban tetapnya.
"wah, kau pasti sangat lelah apalagi tidak lama lagi kau akan melahirkan. Kau harus menjaga kesehatanmu Mi-chan, jangan terlalu lelah," kata Kushina mengingatkan sahabatnya itu.
"jangan khawatir Ku-chan aku baik-baik saja. Oh ya, kau sendiri sedang apa di kota?" kata mikoto berusaha mengalihkan pembicaraan Kushina yang selalu saja mengkhawatirkan dirinya.
"Ah, aku juga baru saja memeriksakan kandunganku untuk mengetahui jenis kelamin anakku ini,"kata Kushina sambil mengelus perutnya dengan penuh sayang.
Mata Mikoto berbinar,"lalu apa kata dokter?".
Mendengar nada suara Mikoto yang tampak begitu antusias tiba-tiba saja Kushina merinding, dia meneguk ludahnya dan berkata dengan pelan,"kata dokter anakku ini Perempuan".
"Benarkah?", mendadak Mikoto menggenggam tangan Kushina lalu berkata,"Ku-chan anak pertamaku lelaki, bagaimana kalau kita menjodohkan mereka berdua nantinya?" dengan wajah bak malaikat dan suara yang sangat lembut dan hal ini menandakan keinginan yang tidak bisa ditolak.
Melihat wajah Mikoto dan mendengar suaranya, membuat Kushina sangat bingung. Sangat sulit untuk menolak keinginan Mikoto dan melukai sahabatnya itu akan tetapi dia juga tidak ingin mengekang kebebasan calon putri keduanya. Kushina adalah orang yang menghargai kebebasan memilih dan oleh karena itu dia tidak pernah berniat untuk menjodoh-jodohkan anak-anaknya. Namun melihat mata Mikoto…..
"Ku-chan, waktu kau hamil Dei-chan kan aku kehilangan Itachi putra pertamaku yang waktu itu masih berumur beberapa bulan," ucap Mikoto dengan wajah sedih," dan tidak mungkin kan aku menjodohkan calon anakku ini dengan Dei-chan, ya kan?" perkataan Mikoto ini semakin membuat Kushina bingung. Dan setelah berdiam diri cukup lama akhirnya Kushina pun mengambil keputusan tegas,"A…. aku tidak ingin memaksa mereka, jadi lihat nanti saja ya?".(inikah yang namanya tegas?==")
Mikoto tersenyum senang,"mereka pasti akan jadi pasangan yang serasi, iya kan?".
Kushina sweat drop, dia lupa bahwa Mikoto memiliki sedikit masalah dalam memahami sesuatu (lambat loading) atau mungkin itu adalah suatu kesengajaan dari Mikoto yang membuat keinginannya selalu saja terkabul.
Dan dalam perjalanan pulang yang berlangsung sekitar satu setengah jam itu mereka isi dengan obrolan ringan membahas masa lalu mereka.
Sesampainya dirumah, Kushina disambut dengan senyuman ramah sang suami,"Okaeri Kushina-chan" kata Minato aka Suami Kushina seraya mengecup ringan kening istrinya. "Bagaimana keadaan calon putri kecil kita ini?" tanya Minato kembali lalu mengelus perut isterinya dengan sayang.
Kushina tersenyum melihat tingkah suaminya ini,"Tsunade-san bilang keadaannya baik. Dia akan menjadi gadis kecil yang hebat,"kata Kushina menjawab pertanyaan suaminya.
"oh ya, aku lupa bilang bahwa lusa kita harus pindah ke Suna karena aku diminta untuk mengecek keadaan pabrik di sana," kata Minato,"tapi kita cukup membawa baju saja karena sudah ada apartemen yang disiapkan untuk kita," sambungnya.
"baiklah, aku siapkan makan siang dulu ya?" kata kushina lalu masuk ke dalam rumahnya.
'mungkin ini akan lebih baik, semoga saja aku tidak menjerumuskan anakku pada penderitaan dalam hidupnya nanti. Semoga kau akan bahagia, nak…..' kata Kushina dalam hati.
Dan apakah keputusan Kushina ini akan memberikan kebahagiaan pada calon anaknya kelak? Kita akan lihat nanti…
TO BE CONTINUE
Time to answer the reviews…..! (ditendang gara-gara berisik)
- Uzukaze touru-san : ini dia permintaanmu, thank you so much atas sarannya *peluk2* (ditendang)
- Arisu yama-chan : makasih atas dukungannya, semoga kedepannya Fict ini gak mengecewakan….^^v
- Yes suwo-chan makasih dah mengingatkan buat Disclaimernya, aku ini memang selalu terburu-buru dan sering lupa, gomen nee
Sebenarnya author ingin membuat fict ini jadi shounen ai atau semacamnya…
Tapi maafkanlah author yang sangat pengecut ini, hamba belum sanggup membuatnya meskipun hamba adalah seorang Fujoshi tapi hamba sama sekali belum sanggup utnuk membuat YAOI!
TToTT (sembah sujud)
Kalau ada yang mau kasih saran buat hamba atau mungkin ingin memberikan dorongan mental tuk hamba, silahkan add hamba di facebook atau mereview fict ini…..
Buat semua readers, RNR Please…..?
Akhir kata…..
With love…
The Lonely Girl
