April 6, 2013 by yeyepapo

HYUNG?! ch 2

Title : Hyung?!
Length : chapter 2
Author : yeyepapo
Cast : SuJu member
Pairing : KyuSung, wonsung/yewon, hanchul.
Genre : Horror, drama, angst, mysteri
Rate : T
Warning : Boy Love Boy, gaje, bikin mual. Horror gagal GENDERSWITCH for teukchul.
An : kalo ada yang belum tahu ff ini terinspirasi dari film MAMA horror.. kemaren di ch 1 udah aq tulis tapi di akhir-akhir jadi mungkin ada yang baca mungkin juga ga di baca … kkk
Summary
: Yesung membalikan badanya. Dan betapa terkejutnya dia saat melihat seseorang berdiri di depannya. Hal itu membuat Yesung terjatuh karena terlalu kaget.
"Yesungie.. kenapa kau meninggalkanku?"
Yesung mencoba menatap sosok itu dengan focus tapi gagal. Pandangannya benar-benar kabur. Tapi dia mengenali suara itu, dia mengenali bentuk tubuh itu.
"hyung?!"

DON'T LIKE DON'T READ

ENJOY!

.

Aku memang bukan siapa-siapamu tapi kau tak boleh meninggalkanku. Kau hanya boleh berada di sampingku. Kau adalah miliku tak ada yang boleh membawamu menjauh dariku.

.

Yesung tengah berada di mobil milik pamannya, Hankyung. Dia sudah meninggalkan kawasan hutan dan kini dia tengah berada dijalanan kota yang sedikit lenggang karena memang hari sudah gelap dan jam menunjukan pukul 7 malam.

Hankyung mulai menceritakan kejadian 5 tahun lalu saat Yesung dan kedua orang tuanya menghilang di hutan dan dia hanya menemukan Leeteuk yang meninggal dengan kondisi perutnya tertusuk benda tajam dengan darah dimana-mana.

Dia terus mencari Yesung dan Kangin hingga dia menemukan Kangin yang mengapung di pinggir sungai dengan pisau yang tertancap di dadanya. Awalnya Hankyung mengira Yesung juga meninggal, tapi dia tidak percaya sebelum dia menemukan Yesung atau mayat Yesung. Sampai 1 tahun setelah kejadian itu, polisi menyerah dan menyatakan kasus itu ditutup. Tapi Hankyung tidak menyerah, dia tetap mencari Yesung dibantu doleh istrinya dan anaknya. Tetapi seiring berlalunya sang waktu, istri dan anaknnya mulai menyerah dan membiarkan Hankyung mencari Yesung sendirian.

"Kenapa paman masih mencari Yesung? Kenapa?"

Hankyung terdiam, matanya tetap focus di jalanan yang semakin melenggang.

"Hari itu, saat appamu mengatakan akan mengajakmu dan ummamu berlibur di vila di luar kota, aku merasakan perasaan aneh, seperti akan ada sesuatu yang buruk menimpa kalian. Hingga saat kami melepas keluargamu berangkat. Aku dan Heechul sama-sama merasa khawatir."

Hankyung menghentikan mobilnya di perempatan saat lampu merah menyala.

"lalu, tiba-tiba aku mendapat telpon dari ummamu…

'Hankyung, tolong… Kangin dia berniat membunuh Yesung, dia menuduhku berselingkuh dengan Shindong.. dia mengira Yesung anaku dengan Shindong… dia berhasil melukaiku.. tolong kemarilah.. tolong Yesungku.. arghh.. selamatkan dia dari Kangin…'

Hankyung menghela nafas berat, diliriknya Yesung yang menangis dalam diam. Ingatan tetang masalalunya mulai bergaung di otaknya. Walau samar dia tetap bisa menginggat kejadian 5 tahun lalu.

Yesung tengah bermain dengan ponsel pemberian Leeteuk. Mereka sedang dalam perjalanan ke vila untuk berlibur, tapi ditengah jalan Kangin mulai berteriak di hadapan Leeteuk sembari menyetir.
'sampai kapan kau akan menyembunyikan kebusukanmu? Ha? Sudah 7 tahun kau menyimpan kebusukanmu'
'Kangin, apa maksudmu? Aku tak mengerti…'
Kangin menghentikan mobilnya di pinggir hutan. Wajahnya sunggguh penuh dengan kemarahan.
'keluar!'
Kangin keluar dari mobil. Leeteuk segera menarik Yesung yang bingung dengan keadaan yang tengah terjadi. Tapi Yesung kecil terlihat ketakutan dan gemetar.
Melihat istri dan anaknya tidak mendengarkannya, Kangin segera membuka pintu depan dan menyeret Leeteuk keluar. Melihat ibunya disakiti Yesung ikut keluar dan memukuli punggung Kangin dengan tangan kecilnya.
'lepaskan umma, appa… lepaskan dia'
Tapi Kangin menyentakan Yesung dan akhirnya Yesung jatuh terjengkang.
'kau berselingkuh dengan Shindong kan? Katankan sejujurnya.. dan.. anak itu adalah anak Shindong bukan?'
Kangin menunjuk Yesung yang masih terduduk di tanah.
'bukan, Yesung anak kita… aku tidak pernah berselingkuh.. aku hanya mencintaimu.. sungguh..'
Kangin menjambak rambut sebahu Leeteuk dan menyeretnya memasuki hutan. Yesung bangkit dan mengikuti kedua orang tuanya sambil terus berteriak agar Kangin tidak menyakiti Leeteuk.
Begitu mereka sampai di tengah hutan, Kangin langsung mendorong Leeteuk ke tanah.
'kau tak tahu diri.. kau pelacur murahan..'
Kangin mengeluarkan pisau dari balik punggungnnya.
Leeteuk dan Yesung yang melihatnnya seketika menciut nyalinya.
'Kangin.. kau mau apa?'
'ap..appa..'
Jleb jleb
Kangin menusuk Leeteuk dua kali di perutnya.
'arghh.. cukup.. hentikan.. sakit..'
Leeteuk menutupi lukanya yang terus mengalirkan darah, sementara Kangin menatapnya benci. Yesung, dia menatap Leeteuk dan Kangin dengan pandangan horror. Tubuhnya gemetar ketakutan.
Tiba-tiba Kangin membalik badanya dan menatap Yesung. Yesung semakin ketakutan.
'sekarang giliranmu…'
Kangin menghampiri Yesung. Sedangkan Yesung langsung berdiri dan mulai berjalan mundur menghindari perlahan Yesung mulai berlari meninggalkan eomanya.
'lariii Yesung ah lariii..'
Teriakan sang eomma terdengar dari kejauhan.

"Yesung… hei?"
Yesung tersadar dari lamunannya saat Hankyung mengguncang bahunya.

"nde paman?"
Yesung menghapus airmatanya kasar. Dia belum sadar kalau ternyata mereka berdua sudah sampai rumah Hankyung.
Hankyung menatap Yesung sendu, dia tahu pasti Yesung sedang memikirkan masa lalunya.

"jangan diingat-ingat kalau kau tak mau mengingatnya. Maafkan paman yang membuatmu mengingat kenangan pahit itu…"
Hankyung mengusap surai Yesung yang sedikit kumal. Yesung hanya menundukan kepalanya sambil terisak pelan.

"Tenanglah.. ayo turun, bibimu dan Siwon sudah menunggu…"
Yesung mendongak dan menatap Hankyung bingung.

"Siwon?"

"apa kau lupa? Anak paman, dulu saat kau berusai 7 tahun dia baru berusia 5 tahun."

Yesung kembali menginggat-ingat masa kecilnya. Tapi belum sempat kenanganya mengalir, dia mendengar suara wanita yang memanggil pamannya.

"Hankyungie… kau sudah pulang.. cepat turun dari mobil dan masuk rumah."
Hankyung menatap Yesung yang juga menatapnya.

"ayo kita masuk…"
Mereka berdua akhirnya turun dari mobil. Begitu istri Hankyung melihat suaminya tak pulang sendirian, dia langsung menghampirinya. Dan betapa kagetnya dia saat mengetahui kalau yang berada di samping suaminya itu adalah keponakannya yang sudah 5 tahun menghilang. Walau waktu sudah berlalu lama tapi Heechul-istri Hankyung-masih bisa mengenali keponakan yang begitu dia sayangi.

"Yesungie?"
Mata Heechul mulai berkaca-kaca. Dia langsung menerjang Yesung dan memeluknya erat. Airmatanya akhirnya tumpah juga.

"kau masih hidup.. Yesungie.. ahjumma sangat bahagia…"
Heechul menciumi setiap inci wajah Yesung. Membuat Yesung tak kuasa menahan airmata bahagianya.
Akhirnya ada yang memeluk dan menciumku sayang…

~yeyepapo~

Yesung menerima perlakuan istimewa dari bibi dan pamannya serta sepupunya yang sangat baik padanya.

"hyung, kau tidur sekamar denganku ya… aku punya tempat tidur tingkat lho…"

Bocah 10 tahun itu tersenyum riang sambil bergelayut di lengan Yesung. Sedangkan Yesung hanya bisa tersenyum bahagia lalu mengiyakan permintaan Siwon. Hankyung dan Heechul menatap Yesung dan putra mereka bahagia. Akhirnya mereka bisa menemukan Yesung.

"keyakinanku berakhir bahagia.. iya kan chulie…?" Hankyung menatap istrinya yang berada disampingnya. Sedangkan wanita setengah baya itu ikut tersenyum lalu mengangguk.

"kau selalu benar oppa…"

Malam itu, setelah melakukan makan malam bersama, setelah sebelumnya memandikan Yesung dan mengganti bajunya dengan milik Siwon yang memang memiliki tubuh lebih besar dari Yesung. Keluarga kecil itu langsung berkumpl di ruang keluarga untuk sekedar berbicara bersama. Sedangkan Siwon terlihat tengah membaca buku pelajarannya-belajar.

"Yesung hyung, apa kau bersekolah?"

Yesung menatap Siwon sebentar sebelum menggelngkan kepalanya. Siwon menatap Yesung shock.

"kau tidak bersekolah hyung?"

Siwon meraih bahu Yesung dan menatapnya intens. Sedangkan Yesung hanya bisa memandang Yesung polos.

"mulai minggu depan, Yesungie akan ikut home schooling bersama Siwon… kau mau kan Yesungie?"

Yesung beralih menatap pamannya. Dia terlihat bingung dengan maksud dari kata 'home schooling'.

"home schooling adalah bersekolah dirumah.."

Heechul menjelaskan saat dia melihat Yesung seperti kebingungan.

"dan besok pagi kau harus ke dokter mata untuk mencari kacamata yang cocok untukmu.."
Tambah Hankyung.

~yeyepapo~

Malam itu, setelah berbincang-bincang mengenai sekolah Yesung. Keluarga kecil itu bersiap untuk tidur.

"hyung, nanti aku yang tidur di bawah dan hyung yang atas…"

Yesung memandang Siwon yang berada di sampingnya sambil bergandengan tangan. Saat ini mereka tengah berjalan menuju kamar Siwon yang berada di lantai dua.

"a-aku takut tinggi boleh aku tidur di bawah saja?"

Siwon mengerutkan keningnya. Tapi sejurus kemudian dia tersenyum manis lalu merangkul Yesung.

"baiklah… kajja.."

Siwon menarik tangan Yesung.
Saat mereka sampai dikamar Siwon. Yesung langsung mendudukan dirinya di tepi ranjang. Dia mencoba memfokuskan pandangannya pada Siwon yang tengah berganti piyama.

"ini hyung.. pakailah piyamaku ini…"

Siwon menyodorkan satu set piyama pada Yesung. Dan Yesung menerimanya dengan sedikit ragu.

Yesung langsung mengganti pakaiannya dengan piyama pemberian Siwon. Siwon sendiri dia baru saja masuk ke kamar mandi untuk sikat gigi dan cuci kaki.

Setelah selesai rutinitas sebelum tidurnya, mereka berdua mulai merebahkan diri di kasur masing-masing.

"jaljayo hyungie…"

Suara Siwon yang tengah mematikan lampu utama dan menyalakan lampu tidur. Lalu dia naik ke kasur atas

"ne jaljayo Siwonnie…"

Balas Yesung..

Sudah 15 menit Yesung berbaring, tapi rasa kantuk tak kunjung datang. Matanya mengamati sekitar yang tak bis dia lihat dengan jelas.

Kriett

Tiba-tiba Yesung mendengar suara pintu terbuka. Dia segera mendudukan dirinya dan memandang sekeliling kamar. Ternyata pintu kamar mandi terbuka sedikit membuat cahaya dari kamar mandi menerobos ke kamar yang memang hanya berpenerangan remang itu.

"Yesung…"

Yesung mendengar seseorang memanggilnya dari arah kamar mandi. Dengan ragu dia berjalan menuju kamar mandi.

Dengan sangat pelan Yesung membuka pintu kamar mandi. Disana dia tidak menemukan siapa-siapa. Yesung berjalan dengan berpegangan pada dinding kamar mandi menuju tirai yang menutupi bath Gup.

Srett

Kosong

Tak ada siapapun. Tapi Yesung yakin tadi dia mendengar seseorang memanggilnya. Dan sepertinya Yesung kenal suara orang itu.

Yesung membalikan badanya. Dan betapa terkejutnya dia saat melihat seseorang berdiri di depannya. Hal itu membuat Yesung terjatuh karena terlalu kaget.

"Yesungie.. kenapa kau meninggalkanku?"

Yesung mencoba menatap sosok itu dengan focus tapi gagal. Pandangannya benar-benar kabur. Tapi dia mengenali suara itu, dia mengenali bentuk tubuh itu.

"hyung?!"

Yesung memandnag sosok yang tak lain adalah Kyuhyun itu dengan pandangan kaget dan tak percaya.

"kenapa kau meninggalkanku? KENAPA?"

Kyuhyun berteriak membuat esung ketakutan dan memundurkan tubuhnya hingga menyentuh pinggir bath up.

"KENAPA?"

Sekali lagi Kyuhyun berteriak, entah mengapa teriakan Kyuhyun mampu membuat lampu kamar mandi itu padam dan menyala seperti konslet. Yesung semakin ketakutan karena Kyuhyun tak pernah membentaknya ataupun berteriak padanya selama mereka bersama.

"a-aku bertemu pamanku, dan dia mengajaku tinggal bersama.. maafkan aku hyung.."

Yesung menangis ketakutan. Dia tak berani menatap Kyuhyun yang berdiri didepannya.

Tiba-tiba Kyuhyun sudah duduk dilantai didepan Yesung. Tangannya terulur meraih dagu Yesung dan mengangkatnya agar wajah Yesung terlihat jelas.

Saat jemari Kyuhyun menyentuh dagunya, Yesung merasa seperti disentuh oleh es, sangat dingin.

"hyung.."

"maaf…"

Kyuhyun tiba-tiba memeluk Yesung yang masih menangis.

Yesung sendiri terkejut dengan tingkah Kyuhyun karena selama 5 tahun mereka bersama mereka belum pernah bersentuhan. Hal itu membuat Yesung heran. Dan sushu tubuh yang kelewat dingin membuat Yesung semakin heran.

Sesaat Yesung menikmati pelukan 'hangat' dari Kyuhyun. Ditutupnya matanya menikmati suhu tubuh Kyuhyun yang dingin.

"Yesung hyung, kenapa belum tidur? Apa yang kau lakukan dilantai kamar mandi?"

Suara seseorang mengagetkan yesung. Dia segera membuka matanya dan melihat sosok Siwon yang berdiri pintu kamar mandi. Yesung mencari sosok Kyuhyun di sekitarnya tapi nihil. Sosok Kyuhyun menghilang.

"hyung?!"

Panggilan Siwon mengagetkan Yesung.

"eh.. apa kau lihat seseorang keluar dari kamar mandi? Dia tinggi dan berbaju abu-abu.."

Yesung mencoba berdiri lalu berjalan pelan menghampiri Siwon.

"hmm? Orang? Aku tak melihat siapapun keluar dari kamar mandi. Aku hanya melihatmu saja hyung.. apa kau bermimpi sambil berjalan?"

Tidak mungkin tadi mimpi

"sudahlah hyung.. ayo tidur lagi.."
Siwon menarik pelan tangan Yesung menuju ke tempat tidur mereka.
TBC
an: maaf banget yang kecewa ya saya ga bakat jadi author horror mianhae.. dan gomawo untuk komennta love u all my reader… dan special thanks buat szasca harnis yang udah nagih dimana-mana -_-
but makasih ya