Dari Tim Untuk Tim
Chapter 2 : Sweet Dream
Cast : Kakashi Hatake - Rin Nohara - Obito Uchiha
Manga Naruto hanya punya masashi khisimoto sang mangaka nya hihiw
Rated : Teen
No bully and bashing
No like? No read
Happy Reading ~
Enjoy!
.
.
.
.
Hokage ke 6 tampak lebur hari ini, bahkan Shizune yang notaben seorang penasehat hokage sudah pulang sedari tadi, hari sudah gelap, jarum jam menunjukan pukul 8 malam
" Lembur Kakashi? "
" Yeah "
Kakasih selalu mendengar suara itu, suara Rin, setidaknya itulah yang terjadi selama 3 tahun ini, suara seperti Rin atau Obito, Kakashi mungkin gila, yah mungkin..
" Dasar! kau bisa mati tau haha, jangan susul kami cepat - cepat! "
" Hm.. aku kangen kalian "
Kesepian, itulah kondisi Kakashi sekarang, ia kehilangan segalanya, ia rapuh, ia tidaklah kuat, ia tidak cerdas, baginya ia bukan apa - apa
" Kalian dimana? "
Suara itu menggema, kosong, sunyi, tidak ada apa-apa, Kakasih memijat pelipisnya, ia sudah gila, setidaknya itulah pikiran nya sekarang
" Kau tidak gila haha "
" Lalu apa? kalian tidak ada, wujud kalian tidak ada! "
Kini Kakashi sudah sampai di ambang emosi, ia butuh teman, Rin atau Obito, hanya suara - suara yang gila, bahunya bergetar
" a1ku kesepian.. bawa aku.. aku mohon "
Isakan kakashi menggema dalam ruangan, dalam isakan, sebuah permintaan, ia butuh mereka, ia rapuh, semua pekerjaan nya membuatnya gila
Tiba - tiba suatu terang, semua berubah menjadi putih, cahaya kah?
" Aku tidak menyangka sampai seperti ini "
" hahah halo Kakashi "
kakashi terpana, mereka Rin dan Obito, orang yang saat ini sangat ia butuhkan
" Ba-bagaimana bisa? "
" aku menanam kan cakra ku pada mu "
Obito menunjuk arah mata Kakashi, mata yang dulu ada pada Obito kini yang berpinda, berharap Obito masih dapat melihat masa depan
" Yah kasus nya sama seperti Kushinai , Minato kepada Naruto "
Obito memberi garis besar dalam masalah ini, walau mungkin Kakashi sebenarnya pasti mengerti
Sebuah genggaman meraih tangan Kakashi, genggaman yang begitu hangat, genggaman yang begitu kakashi rindu kan, gadis itu tersenyum, Kakashi membenamkan tubuhnya pada gadis itu, pelukan Kakashi begitu dalam, ia begitu merindukan Rin
" Aku merindukan mu.. "
Kakasih terisak, Rin pun membalasnya, membalas pelukan itu, pelukan yang juga ia rindukan
" Aku juga Kakashi "
Obito hanya melihat, baginya itu bukan lagi alasannya untuk cemburu kepada Kakashi, sekarang Rin dan Obito tak terpisahkan
" Hei, jangan menangis, dasar cengeng "
" Kau tidak berubah ya Obito "
Mereka berdua saling memberi tarapan, saudara adalah kata yang pas bagi Obito dan Kakashi
" Bagaimana jadi hokage Kakashi? beritahu kami "
Rin tampak ceriah, ia menatap Kakashi dengan matanya yang bahagia
" Hm.. yah menyenangkan tentu saja Rin, kau bagaimana di sana? "
" Kami bertemu Minato Sensei lalu Kushinai hahah, tapi aku juga bertemu Asuma, Shikaku dan banyak lagi angkatan kita, ah ada juga bocah bernama Neji, sepertinya dia seorang Hyuuga dan-"
" Sudah lah Rin, kalau kau ceritakan semua, sangat tidak keren saat Kakashi mati nanti "
Perkataan Rin dihentikan Obito, dan tentu saja Kakasih memberi tatapan sudah-mati-pun-kau-tidak-berubah
" Ah benar juga haha, bagaimana tim 7 selanjutnya sehabis kita Kakashi?"
" Umm, mereka Sennin yang baru, sunggu hebat "
"Be-benarkah? ada ninja medisnya? "
" Ada, namanya Haru- ah bukan Uchiha Sakura "
Rin pun ber-o-ria begitu bersemangat, sudah sangat lama ia bertemu rekan tim nya ini
" Bagimana kabar Naruto, Kakashi? "
" Naruto? siapa itu Obito? "
" Dia, manusia gila, tapi luar biasa "
" Benarkah Obito? wahh berarti anak itu seperti mu ya hahah "
Obito tersenyum simpul, ia memandang ke arah Kakashi
" Tentu, dia mirip Obito "
Kakashi tersenyum, perlahan ia membuka topeng nya, ia mengambil tangan Rin, dan meletakan nya di pipi nya, lalu ia melakukan itu kepada Obito di pipi yang lain
" rasakanlah, aku sudah tua, apa kalian tidak ingin mengajak ku? "
" Tidak sekarang Kakashi, banyak tugas yang masih menunggu mu"
Rin memberi jeda beberapa saat lalu kembali menyambung perkataannya
" Lagipula ada banya orang yang hadir pada hidup mu, percayala, kau tidak akan kesepian lagi "
"Ta-tapi Rin ak-"
" Sudahla, Rin benar Kakashi "
sedetik kemudian, semua kembali sunyi, tidak ada yang memberanikan diri untuk bicara
" Aku mengerti, tapi berjanjilah, bila tugas ku selesai, lekas jemput aku "
Obito dan Rin saling pandang, orang ingin sekali hidup berumur panjang, tapi teman mereka ini sunggu benar - benar depresi
" Umm Yeah "
" Kakashi? bukannya lebih baik kau kembali sekarang? "
Kakashi terdiam, rasanya ia ingin waktu terhenti, bersama kedua rekan nya
" Banyak yang menanti mu Kakashi, jangan susul kami cepat - cepat ya! "
Rin tampak ceria, ia mengeluarkan jurus andalanya untuk Kakashi dan Obito, senyuman nya
" Sejujur nya aku ingin cepat - cepat menyusul, tapi sepertinya bahaya kalau aku cepat mati "
" Ha? kenapa? "
" Kenapa katamu Obito? jelas saja Rin pasti berpaling kepada ku "
" APA KAU BILANG?! "
Obito dengan siaga memeluk Rin, menjauhkan dari Kakashi, mana mungkin Obito dengan muda merelakan gadis yang begitu ia cintai selama ini
" Haha kalau begitu buat Rin bahagia "
" Tentu saja! "
Kakashi merebut Rin dari pelukan Obito dan segera mencium kening gadis itu, Rin hanya bisa tersipu malu
" Aku pergi, jaa ne! "
" APA YANG KAU LAKUKAN! "
Suara Obito menggema dan tentu saja wajah Obito sudah memerah karna marah, ingin sekali Obito menjitak kepala Kakashi, tetapi Kakashi sudah menghilang dari sana
" KENAPA KAU TERSIPU SEPERTI ITU RIN! "
" Karna Kakashi mencium ku "
" TIDAK BOLEH! "
" Kenapa? kau ini aneh "
" KARNA KAU MILIKI! TITIK! "
" I know "
Obito merasakan bibirnya begitu menikmati sensasi ini, Rin mencium nya, mereka merasakan sensasi behagia, Obito pun membalasnya, tangan Obito memeluk pinggang Rin dan Rin memeluk leher Obito
" Bagaiman? masih cemburu sama Kakashi? "
Obito menggeleng cepat, pipi Obito memerah, seperti tomat, ia benar - benar terkejut atas 'serangan' Rin tadi
" Hokage-sama? Hokage-sama? "
Suara itu membangunkan Kakashi dari lelap nya, Kakashi mengedipkan matanya beberapa kali, ia sesekali melihat ke arah objek yang ada di depan matanya
" Hokage-sama? "
" Shizune? ah maaf aku ketiduran, apa sudah pagi? "
" tidak apa Hokage-sama, Ya, hari sudah pagi "
Kakashi meminta izin untuk pulang kekediaman nya dahulu, selama perjalanan Kakashi bertemu rekan - rekan atau kerabatnya, termasuk Naruto, Sasuke dan Sakura, Sasuke baru kembali beberapa hari yang lalu
" Kakashi - sensei! "
" Naruto! panggil dia Hokage-sama! "
Kakashiashi tersenyum melihat tingkah tim nya ini, beberapa kali ia teringat adegan tim nya di masa nya dulu
' Lagipula ada banya orang yang hadir pada hidup mu, percayala, kau tidak akan kesepian lagi '
Kata - kata Rin di (mungkin) mimpi itu terulang kembali, mungkin ini salah satu maksut dari Rin tadi
Ruangan Hokage
Shizune duduk dan beberapa kali memeriksa laporan untuk membantu Kakashi, sebagai penasehat Hokage tentu saja ini tugasnya
" Hokage-sama, ada utusan dari desa Amekagure "
" Ah silakan suruh ia masuk Shikamaru "
" Baik! "
Kakashi kembali berkutat pada dokumen nya, hingga..
" Di-dia? "
Shizune menggerakan tangan Kakashi berkali - kali, Kakashi melihat arah mata Shizune, objek yang jadi sasaran Shizune
" Ri-rin? "
" Maaf Hokage-sama, Saya Ai Yuuna utusan dari Amekagure "
' Lagipula ada banya orang yang hadir pada hidup mu, percayala, kau tidak akan kesepian lagi '
Kakashi teringat sekarang, sepertinya kalimat tadi bukan untuk Naruto, Sakura atau Sasuke atau pun rekannya yang lain..
Dan Kakashi sadar akan itu..
' Sialan kau Rin '
THE END
kembali lagi sama author gila bin sarap ini wkwwkwk, saya membawa pairing Tim 7 yang lama, yippyyyy #krik
ehem baiklah#malu, aku rasa ini chapter paling ngacokkkkk, kesannya kakashi lemah gitu ya-_- , sebenarnya aku ngerasa kalau kakashi itu lagi kesepian an, ada yang ingat chapter naruto pas obito kalah lawan naruto pas bagian itu kan kakashi bilang, kalau dia terpuruk banget pas kehilangan obito rin dan minato, mangkanya aku angkat deh kisah yang sangat ancur ini-_- hahaha, terus kenapa ada OC begitu? karna pengen aja kakashi ada pendamping wkwkw, awalnya sih mau di hubungi sama shizune, tapi takut gak adil kan gosipnya kakashi sama anko juga hahaha jadi saya tongoli(?)ini oc yang sangat amat absurd #plak
dan maafkan atas kekurangan dalam fic ini hwwaaa maafkan aku:((.
okey cukup basa basi nya wkwkwwk, end Review ding saya menunggu loh #kegirangan
rencana akan ada Tim selanjutnya dan akan belanjut ke chapter berikutnya, mungkin ya wkwkwkw #apaapaanini?
-salam hangat author gila-
Himawaarii nara
