Title : Tears in the Thorn

Author : Elle Riyuu

Main Cast : Chanbaek

Genre : Romance, hurt/comfort

Rate : M

Summary : Dia selalu sendirian lalu mereka mengambilnya untuk memanfaatkan dan menyakitinya, ia tidak lebih dari sebuah boneka. Hingga cinta datang dan ia terlalu canggung untuk menghadapinya. Karena pria yang berada dalam lingkaran cintanya tidak jauh berbeda dari mereka.

.

.

Happy reading~ ^^

.

[CHAPTER 2]

.

Park Chanyeol.

Kalau bicara tentang Park Chanyeol, maka bayangkan saja malaikat tertampan yang sedang dibicarakan. Park Chanyeol punya mata yang indah dan berkilau. Bulu mata lebat, dan berwarna gelap segelap hazelnya. Hidung mancung yang tidak berlebihan. Bibir yang terlihat seksi. Rambut hitam pekat dan terawat. Tubuh tinggi dengan postur yang terlihat bagus. Punya bisep yang kuat dan berotot tak berlebihan. Punya perut rata dan terbentuk. Terlebih yang melekat padanya adalah benda-benda yang bermerk dan mahal.

Sekali lagi, Park Chanyeol.

Si tampan dengan terlalu banyak pesona –setidaknya gelar itu yang para penggemarnya berikan padanya. Sebenarnya tidak hanya gelar, tapi kenyataan. Dan kenyataan juga kalau nyatanya Park Chanyeol yang mereka elukan itu seorang berengsek pengejar kebahagiaan sepihak. Baik, Park Chanyeol. Pria terlalu banyak pesona yang hidup berteman kesempurnaan, tapi juga pria super bodoh yang mengejar kebahagiaan dengan memanfaatkan cinta orang lain. Kejam, tapi memikat. Daya tarik mematikan dari seorang pewaris Park Corp.

.

.

Park Chanyeol itu sempurna, dan selalu mau sempurna. Dia selalu belajar dengan hidup selalu di atas, mendapatkan semua yang ia mau dan membuang semua yang tidak dibutuhkannya. Selalu belajar untuk mengendalikan apa yang mau dimainkannya, termasuk cinta dan perasaan. Park Chanyeol merusak perasaan orang lain setelah mendapatkan apa yang diinginkannya dari cinta mereka. Dan ia seperti manusia yang punya beribu mantera, karena nyatanya semua orang yang ia sakiti masih mau mencintainya. Atau orang-orang itu seperti yang biasa Joonmyeon sebut, sinting dan buta karena cinta.

.

.

Park Chanyeol itu bajingan, itu yang biasa disebut Yifan –pacar Joonmyeon sekaligus sahabat Chanyeol. Bajingan yang menganggap kebahagiaan sempurna adalah dengan memanfaatkan cinta para penggemarnya. Cinta sempurna yang akan membuatnya bahagia sekali sampai merasa ia orang tertampan di dunia, utusan para dewa. Baik, definisi cinta sempurna ala Park Chanyeol yang jelas-jelas terpikir dari otak yang terletak di tempurung lututnya, otak kecil dan terlalu tolol. One night stand, sering dilakukannya. Jalan-jalan dengan membawa orang menarik, sering dilakukannya. Membuat orang culun menjadi babu, sering dilakukannya. Tapi kalau ingin tahu, semua orang itu adalah penggemar-penggemarnya. Kumpulan orang tak berotak yang terus berusaha menarik perhatiannya.

Dan kalau Yifan berkata,

"Chanyeol, jangan aneh! Kasihan mereka!"

Maka Chanyeol akan menjawab,

"Mereka yang mau, mereka kan memujaku." Dengan angkuhnya.

Membuat Yifan berharap Kun akan memanggil pengendali iblis dari China untuk mengeluarkan iblis di dalam tubuh Chanyeol.

.

.

Park Chanyeol juga keparat, manusia yang kebetulan tampan tapi hanya punya sedikit rasa toleransi. Sedikit yang maksudnya sedikit sekali, hampir tidak ada. Dan saking tidak punyanya, Luhan bahkan pernah menggunakan suara indahnya untuk mengumpat.

"Park Chanyeol dan segala hal yang berkaitan dengannya adalah hal terberengsek di dunia!" Luhan berkata dengan urat leher yang menyembul dan wajah memerah. -Tapi mungkin Luhan akan hapus 'dan segala hal yang berkaitan dengannya'. Karena nyatanya seorang Byun Baekhyun sekarang berkaitan dengan Park Chanyeol. Baekhyun sahabat Luhan yang malang.

Dan wajar saja jika Luhan berkata sekasar itu. Karena pasalnya merebut pacar teman dan saudara sendiri, bisa jadi salah satu hal yang dihalalkan dalam kehidupan seorang Park Chanyeol. Chanyeol dulu memang punya niat merebut Luhan, dan lebih dulu menyerah pada Winwin dan Joonmyeon. Alasannya ingin merebut Luhan? Luhan pacar sepupunya, Oh Sehun. Luhan itu menurut Chanyeol cantik dan seksi, tapi galak dan cerewet. Dan kenapa menyerah pada Winwin dan Joonmyeon? Dong Sicheng pacar sahabatnya, Qian Kun. Winwin itu menurut Chanyeol terlalu jatuh dalam pesona Kun, berbicara dengan aksen unik, dan belum lancar bahasa Korea. Kim Joonmyeon pacar sahabatnya, Kris Wu. Joonmyeon itu menurut Chanyeol terlalu lembut tapi galak, dan punya tubuh yang mungil.

Tidak bisa Chanyeol bayangkan kalau punya pacar seperti Winwin, bisa-bisa Chanyeol akan jadi guru pribadi Bahasa Korea. Atau kalau jadi pacar Joonmyeon, bisa-bisa Chanyeol menjadi makhluk paling mengenaskan di dunia karena harus pacaran dengan orang yang selalu menggerutu. Chanyeol dulu sempat bergidik dan menyalahkan otak cerdasnya –hanya menurutnya- yang berimajinasi berlebihan.

Tapi sudah dibilang Chanyeol punya sedikit rasa toleransi. Jadinya Chanyeol tidak jadi mencoba merebut Luhan. Lagipula sudah dikatakan kalau Chanyeol hanya punya niat dan tidak benar-benar melakukannya. Setidaknya Chanyeol masih sayang sepupu dan sahabatnya. Tapi Chanyeol tidak pernah mengatakanya, gengsinya masih terlalu dijunjung tinggi. Makanya kalau Sehun tanya kenapa. Chanyeol hanya akan jawab,

"Hanya kasihan satu wajah orang sok tampan."

Dan Sehun hanya akan mencibir setelah itu. Dia masih punya tata krama.

.

.

Tapi omong-omong, Chanyeol itu tahu keluarga Byun. Tahu juga perihal perjodohannya dengan anak keluarga Byun itu, sejak kecil malah. Mereka dijodohkan dengan satu alasan klasik, janji persahabatan. Tuan Byun dan Tuan Park dulu bersahabat sejak mereka kecil, jadi untuk memperkuat tali persahabatan itu mereka membuat perjanjian. Sebenarnya tidak cukup konyol, tapi cukup serius. Karena artinya suatu saat nanti anak mereka harus menikah dengan atau tanpa cinta. Itu bisa jadi pernikahan yang dipaksakan dan menyakiti perasaan, hingga diujungnya akan hidup dalam kesengsaraan. Tuan Byun dan Tuan Park sebenarnya menyadari itu, sangat malah. Tapi ego mereka cukup besar. Jadi mereka pikir meski menikah karena perjodohan, ada kemungkinan untuk saling jatuh cinta. Baik, itu kuat dan tak terbantahkan. Tapi juga cukup miris untuk dijalankan.

Dan sialnya, Chanyeol adalah anak tunggal dari keluarga Park. Sedangkan keluarga Byun memiliki dua anak yang memiliki tahun lahir yang cukup jauh berbeda. Anak pertama keluarga Byun lahir di tahun 1989 dan anak kedua lahir di tahun 1992. Tuan Byun dan Tuan Park sengaja untuk menjodohkan anak-anak mereka yang memiliki tahun lahir yang sama, 1992. Artinya Park Chanyeol akan menikah dengan si bungsu Byun, bukan si tertua.

Tapi serius, Chanyeol sebenarnya tidak keberatan sama sekali. Karena si berengsek itu tidak peduli dengan cinta dalam suatu hubungan, yang penting adalah kesenangan yang terus mengalir dari kekayaan kedua belah pihak. Park Chanyeol yang kaya akan semakin kaya dengan pernikahan nanti, akan jadi tak terbantahkan. Tapi maksud Chanyeol yang tidak masalah adalah jika peristiwa itu tidak terjadi. Peristiwa 8 tahun silam yang menyebabkan Tuan Byun dan putra bungsunya meninggal dalam kecelakaan. Yang membuat si Byun Baekhyun bisa masuk dalam keluarga Byun. Byun Baekhyun, orang paling menjijikan yang pernah Chanyeol temui. Masuk dalam keluarga Byun untuk melanjutkan perjodohan ini. Karena nyatanya ini adalah ide keluarga Park sendiri yang menginginkan perjanjian ini terus berlanjut. Katanya persahabatan harus terus berlanjut, konyol.

Byun Baekhyun yang Park Chanyeol benci adalah anak yatim piatu yang dipungut oleh keluarga Byun. Dan Chanyeol sendiri tidak tahu alasannya kenapa Baekhyun bisa dipilih. Yang Chanyeol tahu, Baekhyun itu menjijikan. Menjijikan karena sejak baru lahir sudah ada di panti asuhan. Berarti Baekhyun tidak tahu orang tua kandungnya kan? Dan Chanyeol pikir jangan salahkan dirinya yang sangat ingin meludahi wajah Baekhyun saat bertemu dengannya. Baekhyun bisa saja hasil dari perbuatan dosa kedua orang tuanya. Bayi tak diharapkan karena hasil hubungan gelap atau hasil benih dari kegiatan yang dilakukan di luar nikah. Entahlah, yang pasti Baekhyun adalah anak yang tak diinginkan. Namun hadir dan tumbuh tanpa cinta. Benih yang disambut dengan jutaan rasa penyesalan. Dan Chanyeol rasa itu adalah bukti yang kuat kalau Baekhyun hanyalah sumber kesialan. Tidak, Chanyeol tidak ingin Baekhyun menjadi bagian dari hidupnya karena Chanyeol rasa ia hanya akan terkena kesialan yang Baekhyun tularkan. Chanyeol tidak ingin menjadi inang dari parasit kesialan Byun Baekhyun.

Tapi Chanyeol juga tidak ada jalan lain selain berkata iya. Nyatanya Chanyeol masih mau menjadi bagian dari keluarga Park, Chanyeol masih mencintai kehidupannya yang sekarang. Park Chanyeol akan melakukannya, melakukan perjodohan. Tapi jangan harap kalau Chanyeol akan menerima seorang Byun Baekhyun sepenuh hati. Park Chanyeol bisa jadi sinting kalau sampai mencintai orang pembawa keburukan itu. Jadi, jangan salahkan ia bila kesakitan masih terus mengintari Baekhyun saat pria Byun itu sudah menjadi istrinya. Saat air mata terus membasahi pipi tirus Byun Baekhyun, jangan salahkan Chanyeol dan iblis di dalam dirinya. Park Chanyeol akan jadi si keparat yang bisa saja menghancurkan Byun Baekhyun atau menjadi pembunuhnya secara perlahan.

Karena satu yang mereka tidak tahu itu adalah

Kalau Chanyeol itu sebenarnya...

Seorang pembenci Byun Baekhyun.

Dan akan terus menyalahkan takdir karena harus menikahi pria itu.

.

.

TBC/END?

.

Chapter 2 akhirnya update! Seneng masih ada yang nunggu ff ini.

khakiki85 | Eka915 | baekyeol1097 | babybaekhyunee7 | NameAniCy | Park Aeri-shi

Makasih udah review *chu. Review lagi yaa~ untuk yang baca, yuk review! Biar nulisnya makin semangat ^^

You reviewing and I writing~