FF"Don't Ever Confuse My Love"[sekuel] part2
*Lee Donghae POV*
"Aku merasa sudah cocok dan mantap dengan Hae Ra, aku akan melamarnya dan segera menentukan tanggal pernikahan kami. Tapi, aku belum punya cincin, ah.. sebaiknya aku meminta Ji Rae untuk menemaniku mencarikan cincin yang bagus untukku dan Hae Ra" segera ku raih ponselku dan menelponnya, dan diapun menyetujuinya. Aku segera meluncur kerumahnya dan menjemputnya.
"Aku pergi dulu oppa" seru Ji Rae pamit pada Yesung hyung, aku jadi merasa tidak enak pada Yesung hyung.
"Hyung, ku pinjam Ji Rae sebentar ne?" seruku sambil bercanda
"Ne, tapi kau harus janji mengembalikannya seperti semula, tanpa lecet sedikitpun, kau mengerti?" seru Yesung hyung menanggapi bercandaanku.
"Ne,, yaksoku hyung" seruku sambil mengerlingkan mataku.
"Bagaimana dengan ini? Bagus tidak?" tanyaku meminta pendapat Ji Rae
"Seleramu sungguh buruk, itu tidak cocok dengan jarimu, em.. bagaimana dengan ini?" serunya sambil menunjuk sepasang cincin yang memang sangat cantik.
"Tolong ambilkan yang ini" serunya lagi
"Coba kau pakai ini" diapun memasangkan cincin itu di jariku
"Waahh… cantik bukan?" akupun mengangguk tanda setuju
"Coba kau pakai juga, jarimu dan Hae Ra tidak jauh berbeda, kalau dijarimu bagus, di jari Hae Ra pun akan terlihat bagus" aku memasangkan cincin itu pada jari manis Ji Rae, sangat cocok dan terlihat indah.
"Wah bagus, kalau begitu aku beli yang ini" seruku yakin.
"Setelah ini kita akan kemana lagi?" seru Ji Rae.
"Kita akan mencari gaun pernikahan untuk Hae Ra" seruku pasti
"Mwo? Kenapa kau tidak mencari bersama Hae Ra saja?" serunya ragu dengan yang kukatakan.
"Andwae.. aku ingin membuat kejutan untuk Hae Ra" jelasku
"Baiklah, aku mengerti" serunya yang mulai mengerti dengan rencanaku.
"Bagaimana dengan ini?" tanya Ji Rae meminta pendapatku saat sudah mulai mencoba satu persatu gaun yang disediakan
"Ani.. coba yang lain" seruku tidak setuju dengan pilihan awal Ji Rae
"Kalau yang ini?" tanya Ji Rae lagi begitu keluar dari ruang ganti, aku hanya menggelengkan kepalaku
"Eottoke?" tanyanya untuk kesekian kalinya, namun jawabanku tetap sama
"Ani.. coba yang lain" seruku tidak setuju
"Aiisshh.. Donghae~ya.. aku sudah lelah, sudah berapa gaun yang kucoba dan kau selalu menggelengkan kepalamu" protes Ji Rae
"Sudah kau coba lagi yang lain" paksaku pada Ji Rae, diapun memasuki kamar ganti lagi
"Eottokeh?" tanya Ji Rae dengan wajah yang mulai putus asa, aku masih diam dan terus memandanginya
"Heyy.. Donghae~ya, eottoke? Kalau kau tidak suka akan ku ganti lagi" serunya dan akan segera memasuki kamar ganti lagi.
"Tunggu, sungguh indah, kau terlihat cantik Ji Rae" seruku terpesona dengan gaun yang Ji Rae kenakan, dan aku yakin Hae Ra juga akan menyukainya.
"Akhirnya semuanya sudah terbeli, kini tinggal mempelai wanitanya" seru Ji Rae senang
"Ne, gomawo Ji Rae" seruku setelah menghentikan mobilku.
"Ne, tidak usah sungkan" sahutnya
"Aku masuk dulu ne.. annyeong" serunya lagi sambil melambaikan tangannya, setelah dia masuk kedalam aku pun segera melajukan mobilku.
"Aku akan melamar Hae Ra hari ini juga, dia pasti senang" gumamku.
*Lee Donghae POV End*
*Choi Hae Ra POV*
"Apa maksud semua ini? Apa Donghae benar-benar mengkhianatiku? Tidak mungkin" seruku gelisah setelah tanpa sengaja melihat Donghae dan Ji Rae pergi bersama dan membeli sepasang cincin yang mereka pakai bersama, ditambah lagi karena penasaranku aku pun mengikuti mereka kesebuah butik dan aku melihat Ji Rae yang sedang asik memilih gaun pernikahan dengan Donghae.
"Ini tidak mungkin terjadi, apa Yesung oppa sudah mengetahuinya? Apa yang harus kulakukan? Apa sebaiknya aku menemuinya dan menceritakan apa yang aku lihat?" aku berjalan tanpa arah yang pasti, dengan tatapan kosong aku terus melangkahkan kakiku, tiba-tiba aku tertabrak oleh seorang namja hingga aku terjatuh.
"Mianhae.. mianhae.." seru namja itu sambil membantuku berdiri
"Gwenchana" seruku sambil menepuk-nepuk kecil pakaianku yang kotor.
"Hae Ra~ya?" terdengar suara namja itu memanggilku, akupun mendongakan kepalaku dan betapa terkejutnya melihat siapa yang barusan menabrakku.
"Henry~ya?" seruku mencoba menebak nama namja itu, Henry adalah mantanku saat SMP, bisa dikatakan dia adalah cinta monyet sekaligus cinta pertamaku.
"Ne, ini aku, ternyata ini benar kau Hae Ra, lama tidak bertemu, bagaimana kabarmu?" serunya, aku hanya diam dan malah berkaca-kaca.
"Kau kenapa Hae Ra~ya?" tanyanya yang tampak cemas setelah melihat aku yang tiba-tiba menangis, bukannya menjawab pertanyaannya aku malah memeluk Henry erat, aku menagis sekencang-kencangnya dipelukannya.
"Kau kenapa Hae Ra~ya? Ceritakan padaku" bujuknya, akupun menceritakan semuanya pada Henry.
"Tenanglah, aku akan membantumu" serunya lagi mencoba menenagkanku.
"Kajja, kuantar kau pulang" lanjutnya lagi.
(*****)
"Aku masih tidak percaya dengan yang kulihat tadi siang, namjachingu dan chingu macam apa mereka menusukku dari belakang, mereka sungguh keterlaluan" gerutuku sebal. Ponselku berbunyi tanda ada message masuk, kulihat message itu dari Donghae.
From:My Guardian Angel
Chagi, berdandanlah yang cantik, 10menit lagi aku akan menjemputmu, ada yang ingin kutunjukan padamu
Kulemparkan ponselku keranjang, memangnya apa yang ingin dia tunjukan padaku? Cincin yang baru dibelinya dengan Ji Rae? Aiissh.. pabbo…
"Sebelum dia datang menjemputku lebih baik aku pergi saja dengan Henry" segera kukirim message pada Henry untuk segera menemuiku di taman, dan akupun segera meluncur kesana.
"Mian menunggumu lama" seru namja yang memang sudah kutunggu cukup lama
"Gwenchana" seruku singkat
"Ada apa kau ingin menemuiku?" seru Henry
"Donghae bilang dia akan menjemputku dan ingin menunjukan sesuatu padaku, tapi aku sedang malas bertemu dengannya" seruku menjelaskan
"Sudahlah, sebagai gantinya aku akan menemanimu kemanapun kau ingin pergi" seru Henry mencoba menghiburku.
"Gomawo Henry~ya" seruku lirih, aku senang karena dia selalu ada untukku,
"Bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan kesungai Han?" tawarnya
"Baiklah" akupun mengikutinya, kami bermain dan bercanda bersama, hingga rasanya aku lupa dengan kejadian yang baru kulihat. Namun tiba-tiba..
'BRUKK'
Donghae datang dan langsung memukul Henry.
"Donghae~ya, apa yang kau lakukan?" tanyaku menarik tangannya
"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu, apa yang kau lakukan disini? Bukankah aku sudah bilang aku akan menjemputmu? Kenapa kau malah pergi dengan namja sialan ini?" serunya tiada hentinya, secara reflek aku langsung menamparnya.
"Apa yang kau lakukan? Kenapa kau menamparku?" tanyanya masih dengan nada tingginya.
"Peduli apa kau dengan siapa aku pergi, apa kau masih menganggapku yeojachingumu? Bukankah kau sudah punya Ji Rae yang lebih sempurna luar dalam untukmu? Untuk apa kau menemuiku lagi? Apa kau hanya ingin menunjukkan cincin yang baru kalian beli?" seruku mulai panas.
"Cincin? Dari mana kau tahu soal itu?" seru Donghae dengan innocentnya.
"Jadi benar bukan? tadi aku melihatmu membeli cincin dan memilih gaun bersama Ji Rae, selamat ya atas pertunanganmu, dan selamat juga untuk pernikahanmu, aku sungguh kasihan pada Yesung oppa, kau sungguh keterlaluan" seruku mulai terbawa emosi, dia menarikku dan memelukku, aku mencoba memberontak melepaskannya, kulihat Henry hanya diam, mungkin dia tidak mau mencampuri urusan kami.
"Jadi kau cemburu karena cincin dan gaun ini?" seru Donghae sambil menyodorkan bungkusan kecil padaku
"Mwo? Apa maksudmu?" tanyaku tak mengerti
"Ji Rae membantuku memilihkan cincin dan Gaun ini untukmu" seru Donghae menjelaskan sambil berlutut didepanku dan menyodorkan kotak kecil berisi cincin yang begitu indah.
"Aku membelikan ini hanya untuk yeoja yang paling kucintai, dan asal kau tahu, kaulah yeoja itu Hae Ra~ya, aku ingin kau menjadi milikku seutuhnya, aku ingin kau selalu ada disampingku, kau mau kan Hae Ra~ya, menjadi ibu untuk anak-anakku kelak?" seru Donghae, aku malu dengan diriku sendiri, karena cemburuku yang keterlaluan hingga aku tidak bisa melihat kenyataan sesungguhnya, aku terlalu bodoh hingga dengan mudahnya dihasut oleh hawa nafsuku.
Aku meneteskan air mataku, aku merasa terharu sekaligus malu, dengan segera Donghae menghapus air mataku dan mencium bibirku lembut.
"Don't Ever Confuse My Love, arraseo?" serunya, aku menganggukan kepalaku mantap
"Mianhae Donghae~ya.. jeongmal mianhae" seruku merasa bersalah
"Gwenchana Chagi, tapi kau harus berjanji tidak akan cemburu lagi pada Ji Rae, kau mengerti?" serunya yang hanya kusambut dengan anggukan, dia memasangkan cincin di jari manisku, dan diapun melanjutkan mencium bibirku.
Akhirnya 1 bulan kemudian, kamipun menikah, dan dikaruniai seorang putri yang sangat cantik, kami memberinya nama Lee Young Nae, aku dan Donghae sudah memutuskan kelak akan menjodohkannya dengan Kim Kibum, putra Shin Ji Rae dan Yesung oppa.
THE END
