Teru teru bozu girl by Riz riz 21
Story by Riz riz 21
Disclamer Masashi Kishimoto-jii
Genre :
Warning: AU, TYPO, OOC, and many more.
.
.
.
Chapter II
.
.
.
NORMAL POV.
.
.
.
Dengan langkah besar Sasuke masuk kehalaman KHS, disana sudah berpuluh-puluh pengemarnya berteriak histeris menyambutnya. Para fans cewek Sasuke gak tahu apa, klo mereka teriak-teriak gitu telinga Sasuke bisa budek.
"Sasuke-kun~" ucap seorang gadis dengan warna rambut paling venomenal, Haruno Sakura.
"Hn." Sasuke berjalan menuju Sakura yang notabe pacarnya.
(author: kalian gak salah baca kok... adengan Sasuhinanya memang belum ada.. Ya klo saia gak bikin Sasuke dibunuh ama Hinata)
Saat Sasuke berdiri disamping Sakura, tanpa ragu cewek berambut pink itu langsung memeluk lengan kiri Sasuke manja. Semua fans cewek Sasuke hanya memandang iri Sakura yang berhasil menjadi pacar seorang Uchiha Sasuke.
'Kau memberiku sebuah korban yang bagus Sasuke-bozu' ucap seorang gadis yang tadi menyanyikan lagu Teru-teru bozu dan menghilang.
Sasuke dan Sakura berjalan dikoridor dengan tatapan beribu-ribu orang yang iri pada Sakura yang berhasil menjadi pacar Sasuke, Sang Prince. Hampir semua fans cewek sasuke menangis histeris melihat Sasuke dan Sakura bergandengan mesra.
.Dikelas 3-2.
"Woy teme! Pagi-pagi udah romantisan aja nie !" teriak seseorang yang suka tersenyum lima jari, Uzumaki Naruto.
"Iya! Lo bikin panes aja…" sambung seseorang, Inuzuka Kiba.
"Panas? Jelas-jelas lagi hujan" ucap Sasuke dingin
"Panas. Karna kami aja yang jomblo…." Ucap Kiba
"Kami? Lo aja kali!" ucap seseorang berkulit pucat, Sai.
"Huh" Kiba cuma membuang muka
"Nee… Makanya cari pacar" ucap Sakura
"Lo mudah ngomong aja" ucap Naruto memutar bola matanya bosan
Sakura cuma mengakat bahu dan berjalan menuju teman-teman ceweknya buat bergosip-ria. Dan Sasuke duduk dibangkunya disebelah Sai. Sedangkan, Naruto dan Kiba masih mengomel-ria tentang ke-jombloannya.
.
.
.
END NORMAL POV
.
(Teru_teru bozu girl)
.
SAKURA POV.
.
.
.
Aku berjalan menuju bangku-ku disamping Ino yang sudah ada Matsuri, Ino, dan Tenten, yang sedang bergosip.
"Ohayou minna" ucapku
"Ohayou Sakura-chan" Matsuri tersenyum menatapku
"Ohayou" ucap Ino dan Tenten
"Ada cerita apa ni?" tanyaku sambil meletakan tasku dibangku
"Itu lo si A.. Dia kan pacaran sama si B, tapi kemarin kata si D dia pacaran sama si C anak kelas 2-7 yang orangnya itu aneh itu…" ucap Ino sambil mengerakan tangannya
"Ihh.. Padahal kerenan si B daripada si C.." ucap Matsuri
"Emang si A sama si B udah putus?" tanya Tenten
"Gak. Kata si E temannya si D. Si A itu selingkuh" jawab Ino
"Lo? Klo udah jadi bahan gosip kita satu sekolah udah tahu pastinya" tanyaku
Ya mau gimana lagi Ino alias Yamanaka Ino adalah ketua mading sekaligus majalah sekolah jadi jika ada sekalimat gosip masuk ketelinganya akan langsung dimuat dimading atau majalah sekolah dan notabe satu sekolah akan tahu.
"Emang. Satu sekolah udah tahu" ucap Ino sambil membusungkan dada
"Terus? Si B minta putus sama si A?" tanya Matsuri
"Teru-teru-bōzu, teru bōzu"
'Suara nyanyian siapa itu?!' batinku
"Enggak. Malahan si B memohon agar si A gak mutusin dia" ucap Ino
"Kok bisa gitu sih!? Aneh!" ucap Tenten
"Ashita tenki ni shite o-kure"
'Si-siapa yang bernyanyi itu!' aku mulai merasa terganggu
"Si A pake pelet paling" ucap Matsuri
"Maybe" Ino terlihat berfikir sesuatu
"Ano… kalian dengar suara nyanyian itu?" tanyaku
"Nyanyian?" tanya mereka serempak
"Itsuka no yume no sora no yō ni"
"Ini! Nyanyian ini!" ucapku panik. Masa mereka tidak mendengarnya, Suara ini sangat menganguku!
"Gak ada suara nyanyian.. Cuma suara teman-teman sekelas, Tapi gak ada yang nyanyi" ucap Ino menyakinkanku
"Ka-kalian gak dengar suara itu?" ucapku dengan tubuh sedikit bergetar
"Suara apa sih?" tanya Matsuri
"Haretara kin no suzu ageyo"
'Si-siapa?!' batinku, Aku mulia merasa takut.
"Sakura-chan kau baik-baik saja?" tanya Tenten yang membuyarkan lamunanku
"ah, ya aku baik-baik saja" ucapku dengan senyum dipaksakan
"mukamu pucat" ucap Ino
"Ahh, aku cuma kedinginan" aku tersenyum palsu
"kau kedinginan? Hmm… sakura-chan?"
"A-apa?" ucapku tiba-tiba saat mendengar suara misterius itu
"Sakura kau baik?" Ino, Tenten dan Matsuri menatapku heran
"Akh.. maaf aku tadi melamun" ucapku kiku
"Nee-sakura apa maksudmu dengan nyanyian itu?" tanya Matsuri
"Itu… mungkin aku hanya berhalunisasi" ucapku
'Me-mereka tidak bisa mendengarnya?' batinku
"Ohh…" Matsuri hanya tersenyum
Kakashi-sensei pun datang dengan keadaan sedikit basah kuyup dan pastinya datang terlambat. Anehnya aku merasa diasingkan, atau lebih tepat merasa sendiri. Padahal selama jam pelajaran banyak teman sekelasku yang bercanda pada kakashi-sensei sampai kakashi-sensei pun tersenyum mengantikan tawanya.
Tapi, aku sama sekali tidak merasa tersenyum atau pun tertawa bersama mereka, aku hanya diam melihat teman sekelas dan sahabatku tertawa lepas. Bahkan kekasihku, Sasuke pun tersenyum melihat tingkah lucu mereka.
"Nee.. Saku-chan, kau sudah sadarkan?"
Suara itu lagi! Aku menatap sekeliling tapi semuanya sibuk bercanda dengan kakashi-sensei, tapi suara ini sangat terdengar dekat.
"Kau sadar.. suatu saat akan ada orang yang melupakanmu"
Apa maksud ucapan ini! Siapa yang bicara padaku?! Dimana dia? Kenapa sembunyi!
"Aku tidak sembunyi, ucapanku tadi pasti kau mengerti"
Ucapan tadi… ucapan bahwa aku sadar, suatu saat akan ada yang melupakanku? Melupakanku? Me-lu-pa-kan-ku?
"Ya, melupakanmu dan meninggalkanmu.. Sendirian"
Tidak! Pasti tidak ada yang melupakan dan meninggalkanku! Aku punya sahabat dan seorang kekasih yang akan ada selalu disisiku dan tidak akan melupakan ataupun meninggalkanku!
"Aku akan membuktikannya sepulang sekolah, jika aku benar. Kau harus mengabulkan satu permintaanku begitu pula sebaliknya"
Ba-baiklah. Akan kubuktikan bahwa aku benar dan jika aku benar kau harus menunjukan dirimu!
"Deal"
.
.
.
END SAKURA POV
.
.
.::Teru_teru bozu girl::.
.
.
SASUKE POV
.
.
.
_Pulang sekolah_
*Masion Uchiha*
"Aku pulang" Ku buka pintu, melepas sepatu dan langsung berjalan menuju kamarku. Tanpa memperdulikan tatapan Ibuku yang terheran-heran melihatku. Langsungku hempaskan tubuhku diatas kasur.
Ini menyebalkan! Seharian ini Sakura bersikap aneh, Padahal pada saat bel masuk dia masih dengan sikap cerianya. Kenapa setelah jam pelajaran Kakashi-Sensei dia jadi sering melamun, pandiam dan dingin melebihiku!
Sakura! Kau sebenarnya kenapa? Aku mengkhawtirkanmu! Kepalaku sakit dengan semua keanehan hari ini dan kemarin! Untung saja gadis Teru-teru bozu itu tidak datang menemuiku!
.
.
.
"Merindukanku,, hmm?"
"Siapa?!"
"Hai…"
Gadis itu tersenyum.. Dia.. Gadis yang kemarin!
"Kenapa kau bisa kesini!" bentakku
"Aku mau memberimu sebuah kabar…"
Gadis itu duduk diatas lemariku.
"Kabar apa?"
"Mmm… Ini belum saatnya"
Dia menyeringai.
"Sebenarnya kau itu apa? Siapa namamu? Dan apa maumu?" tanyaku bertubi-tubi
"Oww… Sabar dulu satu-satu"
Terlihat… Dia sedang memainkan rambut indigonya.
"Kau-"
"Aku hanya seorang arwah.. Yang suka menyanyi"
Dia memotong perkataanku. Dan dia malah tersenyum setelah mengucapkan itu, Hanya saja… Senyumnya itu sangat palsu dan terlihat seperti seringai.
"Aku hampir lupa.. Aku juga arwah yang selalu hasus"
Disana dia menyeringai lebar dengan jari yang terlihat seperti hampir digigitnya dan dia pun menghilang.
.
.
.
END SASUKE POV.
.
.
.
.: To Be Continue :.
Cuap-cuap Author :
#Okay-okay~~ Saya akui FF ini gaje~~~ udah gaje... Pendek pula *Dilempari panci bekas*
#Saya bingung mau cuap-cuap apa... ya udah silahkan jika ingin meninggalkan jejak, saran, kritik dll.
*Berniat Review?*
