Yosh aku gak nyangka fict ini akan banyak mendapakan respon dari para reader sekalian, aku sampai terharu hiks,hiks,hiks ( Nangis bahagia ). Yah walaupun saya harus mengakui bahwa membuat fict crossover itu lebih sulit dari pada fict yang biasa. Yah mungkin karena saya masih newbie sih jadi susah. Hahaha.

Baiklah saya akan menjawab beberapa review :

embah jambrong : kenapa hikh..hikh..kenapa naru yang jadi korban penghianatan kenapa. hikh..hikh

oya sari-san kalau bisa mah jangan screat gear naruto memiliki kekuatan suci yang begitu kental. kekuatan suci nya seperti api dari klan phanex. Kalau punya screat gear jangan naga white one milik vali. cari naga yg lain

Ans : hehe gomen alasanya kenapa saya milih SG punya albion karena saya suka dengan kekuatanya, dan untuk tentang aura suci dan kekuatan suci akan terjawab seiring berlanjutnya cerita. Khu-Khu

Kazeto Age : Masih ad typonya, tpi udah bgus sma menarik :V Contoh typonya menangis dalam dia hrusnya dalam diam :V Mohon maaf klo ad tutur kata slh byee...

Ans :ya terima kasih atas infonya.

Ya cukup sekian cuap-cuap kita maka langsung aja kita mulai. Owh iya untuk update aku gak bisa jamin bisa update tiap minggu dan dengan permasalahan yang sama juga hehehe jadi gomen yah

Chapter sebelumnya :

"ugh lepaskan aku,," ucap grayfia yang sudah sadar dari shocknya atas kecepatan dari sosok misterius itu.

"akhirnya aku bisa membunuhmu heh penghianat," ucap sosok itu dengan suara berat dan menakutkan.

.

Sementara itu para tamu undangan yang lain hanya bisa terpaku dan bingung hendak melakukan apa.

Saat mereka mau menolong sang mempelai wanita tapi area di mana sosok misterius itu mencekik leher Grayfia terlindungi oleh kekai yang sangat kuat.

.

"saatnya membunuhmu,"

.

.

.

.

.

"Grayfia Lucifuge"

DISCLAIMER :

Naruto Masashi Kishimoto

Highschool DxD Ichie Ishibumi

Rating : -

Genre : Misteri, Superanatural, Adventure, Friendship,Romance,etc

Warning : OOC, Godlike!Naru, super-strong, typo, Smart!Naru

Pairing : Naruto X ….?

Naruto : The New life as Hakuryuuko

Summary : Dia yang tersakiti dan di khianati oleh orang yang sudah dia anggap saudara sendiri, Hatinya hancur senyum seindah mentari miliknya lenyap, saat kegelapan menghampiri sang Lucifer terakhir tuhan datang menjawab doanya dan memberikan kehidupan baru untuknya sebagai manusia dengan di temani salah satu Naga surgawi mampukah dia menjalani hidup barunya.

.

.

.

.

.

Chapter 1 : AWAL MULA

Suasana dalam pesta itu masih tegang, ke empat youndai Maou pun hanya bisa menggertakan giginya karena kuatnya kekai yang di buat oleh orang misterius yang sedang mencengkram leher Grayfia.

"cih sial siapa dia sebenarnya apakah dia dari golongan Maou lama dan kenapa dia bisa menembus pertahanan super ketat yang kita buat," ucap Sirzech yang entah kepada siapa karena semua tamu undangan sedang dalam keadaan panik.

Sementara itu di dalam kekai tersebut orang misterius itu mulai menciptakan sebuah lingkaran sihir kecil yang di sertai dengan naiknya tekanan iblis yang sangat gila. Beberapa iblis kelas rendah sudah mulai pingsan satu – persatu.

"siapa kau sebenarnya? apa masalahmu denganku." Ucap Grayfia dengan nafas yang terputus-putus.

"siapa aku,? Kau tidak perlu tau, yang harus kau tau hanya satu hal kau akan ku bunuh hari ini." Ucap sosok misterius itu.

"argh….." teriakan Grayfia semakin menjadi-jadi dan hal itu membuat semua tamu semakin panik.

"Grayfia-chan!, Naruto-kun ayo selamatkan Gray,,," ucapan Lord Gremory tidak terselesaikan saat dirinya melihat wajah Naruto yang tertutup poni miliknya.

Naruto P.O.V

Kudengar suara rintihan Grayfia-chan semakin keras setiap waktunya. Aku ingin menolongnya tapi kenapa tubuhku tidak bisa aku kugerakan. Saat kulihat wajahnya aku teringat kenangan bahagiaku denganya saat di mana kami menghabiskan waktu kami berdua. Tapi di saat yang sama aku juga kesal karena aku teringat kejadian di mana penghianatan yang dia lakukan bersama dengan sahabatku sendiri.

Aku bimbang mana yang harus aku pilih membiarkanya mati atau menolongnya dan terus merasakan sakit atas penghianat ini. Argghh,,, Tou-sama apa yang harus aku lakukan..!

"Naruto,jangan pernah kamu memiliki dendam pada orang lain ingat itu." Ucapan kedua orang tua Naruto terngiang di kepalanya.

Naruto P.O.V. End

"BOOMM"

Tidak lama setelah teriakan Grayfia suara ledakan yang berasal dari dalam kekai-pun terdengar asap mengepul sehingga membuat suasana bertambah panik. mereka cemas apa yang akan terjadi dengan calon istri dari sang lucifer terakhir itu.

"cih,sial jika sampai Grayfia-chan terluka kau akan ku salahkan Naruto.!"ucapan serizech mengarah pada Naruto yang penuh dengan dendam. Namun hal yang mengejutkan terjadi.

"ughk, kau tidak terluka bukan Grayfia-chan." Ucap Naruto di sela rasa sakitnya.

Semua mata para iblis yang masih bisa bertahan di dalam aula itu melebarkan matanya saat sang Lucifer terakhir itu menggantikan posisi Grayfia dan bisa terlihat dengan jelas lubang yang menganga di dada kirinya. Hanya rasa ingin melindungi yang membuat Naruto masih sadar.

"Grayfia-chan kau tidak apa-apa, apa ada yang terluka." Ucapan Sirzech yang seolah tidak perduli dengan Nasib yang di terima oleh sahabatnya yang sedang mendekati ajalnya.

"Surzech-kun aku takut sekali." Ucap Grayfia yang di sertai isakan sambil tetap memeluk sahabat dari kekasihnya itu.

Lord Gremory mulai mengerti keadaan yang sedang terjadi mulai dari kenapa tatapan kosong yang muncul di mata indah Naruto kemarin. Hingga sikap Grayfia yang tak beeterima kasih karena telah di selamatkan Naruto.

" arghh," teriakan Naruto mengganggu momen Bahagia karena Grayfia sudah selamat.

"Naru-tan!" teriakan Serafall Sitri menggema di dalam aula mengacaukan suasana romantis yang sudah di bangun Grayfia dan Srizech.

"Naruto-kun,, !" teriakan Grayfia baru tersadar saat dia mendengar jeritan kekasihnya tadi.

"Grayfia-Chan semarah apapun aku padamu aku tetap tidak bisa membencimu, aku sangat mencintaimu walaupun kau tidak mencintaiku," ucapan Naruto berhenti dan melirik ke arah sirzech sahabatnya.

"Naru-tan sebesar itu kah cintamu padanya hingga kau tetap berdiri melindunginya walaupun kau sudah tau kau telah di khianati." Batin Serafall yang sedikit miris.

"apapun yang kau lakukan dan apapun yang kau perbuat aku akan selalu menerima hal itu Grayfia-chan, bahkan walau seluruh dunia membencimu sekalipun aku akan tetap mendukungmu dan mencintaimu. Apa yang telah kita lalui selama ini adalah nyata dan aku senang akan hal itu, aku tidak perduli kata dunia yang telah menghinamu walaupun kamu menghianatiku sekalipun aku akan tetap mencintaimu, aku bahagia bisa bersamamu Grayfia-chan, semoga kau bisa bahagia bersama pilihanmu itu dan untukmu Sirzech jaga Grayfia untukku juga, aku akan terus mengamati kalian." Lanjut Naruto yang di sertai meleburnya tubuhnya menjadi debu bahkan sebelum dirinya benar-benar hilang dari muka bumi ini dia masih tersenyum. Senyum yang tulus dan indah dari seorang Naruto lucifer.

Shock itu lah yang mereka alami saat mereka kehilangan seorang yang sangat mereka kagumi. Sosok Pahlawan yang berjasa bagi kaum iblis saat great war dan saat perang saudara dengan golongan Old Satan dia yang pada dasarnya memiliki darah sebagai Old Satan malah membela mereka yang bukan siapa-siapa.

Berbeda dengan yang lain maka berbeda lagi dengan Grayfia. Wanita itu terdiam sepertinya dia cukup shcok atas apa yang baru saja yang terjadi di hadapanya. Entah kenapa dia merasakan sakit di bagian dadanya. Walaupun dia yakin dia tidak terluka pada bagian tersebut.

Pada detik berikutnya cairan bening mulai memaksa keluar dari ke dua matanya. Cairan yang semakin lama semakin deras dan di ikuti oleh isakan yang berakhir dengan sebuah tangisan.

"TIdak! ,Naruto-kun/Naru-tan…!" teriakan Grayfia dan Serafall secara bersamaan.

Flashback On.

Terlihat dua orang tengah duduk di hamparan rumput yang luas. Tawa dan canda tak pernah lepas dari wajah mereka berdua. Tawa yang lepas seolah tanpa beban, sangat berbeda dengan sikap mereka saat di medan perang.

"Ne,Naru-kun apa yang sangat kau inginkan suatu saat nanti." Ucap seorang wanita berambt perak yang di ketahui bernama Grayfia.

"Hem, yang aku inginkan adalah mempunyai sebuah keluarga yang bahagia dan hidup damai tanpa adanya peperangan hehe," ucap Naruto dengan senyum yang merekah di wajahnya semakin menambah kesan tampan pada dirinya.

"hemp, tentu impianmu akan terwujud Naru-kun, kita akan memiliki sebuah keluarga yang bahagia dan bebas dari peperangan." Ucap Grayfia dengan senyum lembut.

"Terima kasih ne Grayfia-chan." Balas Naruto angin meniup rambut pirang jabrik miliknya membuatnya semakin tampan tak heran semburat merah nan tipis hinggap di ke dua pipi mulus milik Grayfia.

"tentu Naru-kun," balas Grayfia berusaha tenang walaupun sangat berbanding terbalik dengan wajahnya memerah seperti kepiting rebus.

"owh iya Grayfia-chan aku ada sesuatu untukmu." Balas Naruto sambil mengeluarkan sebuah kotak kecil dari sakunya.

"Apa ini Naru-kun,?" tanya Grayfia sedikit heran melihat sebuah kotak kecil yang di keluarkan kekasihnya itu.

"Buka saja Grayfia-chan hehehe." Ucap Naruto dengan senyuman.

"Wah kalung ini sangat indah Naru-kun." Ucap Grayfia sambil memperlihatkan sebuah kalung dengan liontin berbentuk Hati yang terlihat sangat elegan dan indah.

"kau tau Grayfia-chan apapun yang terjadi aku akan tetap mencintaimu dan menyayangimu walaupun dunia akan membenciku sekalipun, apapun yang kau lakukan aku akan tetap bersamamu selamanya." Ucap Naruto lembut.

Flashback End

Ingatan-ingatan yang telah dia lalui dengan kekasihnya terus berulang bagaikan kaset rusak di dalam kepalanya. Hari-hari yang telah mereka lalui dimana kebahagian serasa tidak pernah pergi dari sisinya.

Dia baru menyadari apa yang telah dia lakukan selama ini adalah salah dia sudah kehilangan matahari yang selalu menerangi jiwa dan hatinya selama ini. Memang apa yang di katakan pepatah benar, penyesalan selalu datang terlambat dan sekarang sudah terlambat untuk menyesalinya. Jika saja waktu dapat di putar dia ingin membuat kekashinya bahagia dan memujudkan mimpi mereka dahulu.

"hiks,hiks, Gomen Naruto-kun, Gomen.." ucap Grayfia di balik tangisanya sembari tanganya memeluk kalung peninggalan dari kekasihnya itu.

"tidak,Naru-tan tidak boleh mati, ini pasti bohong, tidak kembalikan Naru-tan..!" ucap Serafall sembari melancarkan serangan yang membabi buta ke arah kekai yang di huni oleh orang misterius itu.

"cih, kau sangat bodoh Naruto, berkorban hanya untuk iblis penghianat sepertinya, kau terlalu lembek untuk seorang Lucifer Naruto." Ucap orang itu dengan lirih terlihat tanganya terkepal dengan kuat seperti menyesal atas apa yang telah terjadi.

"Grayfia ini semua salahmu jika kau tidak menyakiti Naru-tan pasti dia tidak akan mati seperti ini." Ucap Serafall kemarah terlihat jelas di mukanya bahkan suhu ruangan tersebut mulai menurun dan menjadi dingin.

"hentikan percakapan Bodoh kalian semua, bukan dia yang berslah tapi semua yang ada di sekitarnya lah yang bersalah kalian sudah memberikan luka terus menerus padanya dan terus memanfaatkan dirinya." Ucap Orang tersebut terlihat kalau dia sedikit menjeda kata-katanya, sembari matanya melihat semua ekspresi dari semua iblis yang datang pada acara ini.

"dan suatu saat aku akan kembali dan membuat perhitungan dengan kalian terutama kau Sirzech Gremory.!" Lanjut orang misterius itu sembari tubuhnya memasuki sebuah portal yang tercipta tepat di sampingnya.

"tidak mungkin, siapa dia sebenarnya." Ucap Ajuka yang terkejut saat melihat bagaimana orang itu pergi.

"siapapun dia yang pasti dia sangat kuat sampai bisa membuka celah dimensi seperti itu." Ucap Falbium.

"kita harus berhati-hati denganya." Balas ajuka dia memiliki sebuah firasat yang tidak enak seperti akan ada hal buruk di masa depan nanti.

"hiks-hiks, Maafkan aku Naru-kun, Maafkan aku." Isak Grayfia terus menerus seperti sebuah mantra yang berharap Naruto akan membalas ucapnya.

"tenanglah Grayfia-chan semua sudah terjadi tidak ada yang perlu di selali itu percuma." Ucap Sirzech mencoba menenangkan walaupun dia sendiri sedikit takut mendengar ancaman dari orang misterius itu.

Di tempat lain.

Terlihat sosok bertopeng itu sedang bediri di atap sebuah gedung yang tinggi angin malam mulai menyibak jaket berhodie miliknya. Tanyanya yang bersarung tangan hitam mulai melepas topengnya secara perlahan.

"semoga kau mendapatkan kebahagianmu nanti Naruto."ucap Sosok tersebut. Wajahnya terlihat samar hanya senyuman yang terlihat menunjukan rasa sendih dan cairan bening yang mulai menetes.

"apakah kau menyesal atas apa yang telah kau lakukan,?" ucap sosok wanita yang tak terlihat dengan jelas hanya pakaian gothik yang terlihat dan tanganya memegang sebuah payung yang menutup wajahnya.

"tentu tidak, walaupun aku tidak menyangka akan terjadi hal yang di luar rencana seperti ini." Balas sosok laki-laki misterius tadi.

"hemp itulah dia selalu penuh kejutan, dan karena itulah aku menyukai dan mengaguminya." Ucap wanita dengan pakaian Gothik tadi.

"jadi apa yang akan kita lakukan sekarang,? Dia sudah mati jadi,? Tanya laki-laki tadi

"dia akan kembali aku yakin itu walaupun bukan sebagi iblis."ucap wanita sembari membuka payung yang menutupi wjahnya dan membuat rambut raven indah miliknya berkibaran terkena angin malam.

"dan sampai saat itu tiba kita akan menunggu." Ucap sosok wanita tadi sembari tersenyum manis.

"jika kau sampai berkata seperti itu maka baiklah kita akan menunggu kebangkitanya kembali. Hime.!" Ucap laki-laki itu yang akhirnya menunjukan wajahnya secara jelas dengan di sertai senyuman atau bisa di bilang sebuah seringai.

.

.

.

.

.

.

.

.

Tbc

Yak stop dulu cape ngetiknya hahaha. Aku sangat berterima kasih bagi kaian semua yang sudah menyempatkan diri membaca fict Gaje miliku ini. Aku juga sangat berterima kasih karena kalian membuatku semakin semangat untuk melanjutkan fict ini hehehe. Bagi para senpai yang sudah memberikan masukan dan saran aku benar-benar berterima kasih hehe. Dan pada akhirnya Naruto mati khu-khu aku senang sekali haha.

Dan misteri kembali berlanjut siapa identitas pra misterius itu dan wanita yang dia panggil Hime tadi hehe. Dan yang meminta update cepat saya tekankan saya tidak bisa berjanji Apalagi saat aku mulai menjadi sekertaris Osis utama membuat diriku ini sangat sulit membagi waktu jadi saya akan terus berusaha mengupdate semua fict miliku ini.

Terima kasih juga yang sudah memfolow dan fav fic miliku hehe

Jadi akhir kata sperti yang di inginkan author yang lain aku Cuma minta 1 hal

Reviewnya Minna-san !