Tittle :: WRONG!

Cast :: someone x Jung Yunho

Rate :: M

Warning :: BOYS LOVE, uke!Yun, typo(s), DLDR!


Note : /chuckles/ yakin si Siwon seme Yunho? gue udah buat clue di chapter sebelumnya. Disetiap chapter akan gue kasih clue~ so, silahkan menebak ^^ before that, sankyuu for review this fanfic ^^


0o0o0o0o

Bahkan ini sudah satu Minggu dari kejadian yang membuat Yunho hm bisa ku katakan malu? Bagaimana tidak, jika orang lain mengetahui ia menjadi yang di ba— ah kurasa tidak perlu mengatakannya, kalian pasti sudah tau.

"Kau sudah terperangkap olehnya eh?" senyuman remeh Shim Changmin begitu mengejek kearah Yunho yang tengah memijat pelipisnya.

"Bisa kau diam Shim Changmin?" namja yang lebih tua dua tahun dari Changmin mendongkakkan kepalanya dan kemudian menatap tajam sang magnae.

Changmin tertawa —bermaksud mengejek Yunho lagi— "Kau benar-benar sudah masuk perangkapnya, berhati-hatilah appa." Dengan itu kaki jenjangnya melangkah keluar dari dorm yang kini hanya mereka tempati berdua.

"Shit!" Yunho mengumpat dan mengacak rambut kecoklatan miliknya. Tangan lentiknya —bukannya apa-apa, tapi tangannya memang lentik bukan? Ah bahkan indah, kalian pernah melihatnya kan?— mengambil ponsel yang berada didalam kantong celana yang ia kenakan.

Menimbang-nimbang apa yang akan terjadi, Jung Yunho memutar ponselnya.

Iya? Tidak? Iya? Tidak? Ah~ membingungkan.

Tiba-tiba ponsel yang berada didalam genggamannya bergetar.

Sebuah nama yang tampaknya akan tidak asing lagi baginya tertera di layar itu.

"Ku harap kita bisa bertemu besok malam, Jung. Sampai jumpa."

Tutt tutt.

Sekali lagi umpatan keluar dari bibir tebal itu, urat kekesalan makin tercetak di dahinya.

0o0o0o0

Pria itu terkekeh pelan. Seseorang yang berada disampingnya melipat tangan didada.

"Bagaimana menurut mu hm?"

"Ah kau sangat pandai dalam hal ini bukan? Aku yakin dia benar-benar terperangkap oleh jerat mu, hyung." Sang pria terkekeh pelan mendengar jawaban dari bibir sintal itu.

"Setelah dia kau dapatkan, apa yang akan kau lakukan?" si pria tampak sedikit berpikir mendengar jawaban yang dilontarkan dari namja yang empat tahun lebih kecil darinya.

"Mungkin aku akan mentraktir mu di restoran ku?" kekehan keluar lagi dari pria itu.

"Baiklah, akan ku tagih janji mu, hyung~"

.

.

.

Suara klakson mobil mengejutkan Yunho yang berada di depan gedung apartement dimana dormnya berada.

Jendela mobil sedikit terbuka dan menampakkan sepasang mata tajam yang kembali menghanyutkannya.

"Masuklah, Yunho." suara tegas yang keluar menyadarkan sang Leader. Dengan agak ragu ia masuk kedalam dan menatap si pemilik suara itu.

"Kita punya janji ne?"

"Ini masih siang."

"Entah mengapa aku jadi merindukan mu, makanya aku menjemput mu lebih awal." Pria –yang telah menganggu pikirannya seminggu terkahir— tertawa pelan. Yunho tau itu bukan tawa biasa, pria yang berada disampingnya tengah menertawakan kebodohan yang telah ia –Yunho- buat.

"Lalu kemana kau akan membawa ku?" mata mereka saling beradu.

"Akan ku bawa kau ke surga." Yunho tau apa maksud 'Surga' yang dimaksud pria yang kini sedang mengemudikan mobil berwarna hitam itu.

'Kau lemah.' Dahi Yunho mengerut ketika mendengarkan sesuatu didalam kepalanya.

'Sangat lemah, tidak seperti seorang Jung Yunho yang fans mu kenal.' Suara itu seperti mengejeknya.

Ah~ kau banyak sekali di ejek Jung Yunho~ kkk~

'Aniya..' hati Yunho melawan.

"Kau baik-baik saja Yun?" tak ada jawaban.

Namja bermarga Jung itu masih sibuk 'bertengkar' dengan pikirannya. Mobil itu bahkan telah berhenti.

Dalam sekali gerakan, pria itu menarik kepala Yunho dan melumatnya dengan kasar.

"Ngh!" seberapa kerasnya Yunho ingin melepaskan ciuman itu, ia tidak akan bisa.

Ciuman yang entah kapan membuatnya candu.

Kini Jung Yunho tak dapat berkutik ketika berada di pangkuan pria yang kini tengan memberi tanda dilehernya. Untuk yang kedua kalinya ia ingin menghentikan itu tapi tetap saja tidak bisa.

Bibir yang tak kalah sexy dari milik Yunho kini tengah menjelajahi dada bidang uri leader yang sedikit terbuka, sedangkan Yunho melampiaskan kenikmatan yang di dapatnya dengan meremas rambut hitam si pria.

Terjadi lagi. Dua kali seorang Jung Yunho 'mengalah' dengan sosok yang tak henti-hentinya menjelajahi tubuh tegapnya.

"Akan ku buat kau benar-benar jatuh kedalam jerat ku." bisikan itu seperti sengatan listrik yang akan menyengat Yunho.

Mata setajam musang itu tertutup. Ia harus segera memikirkan ini.

Nafas si pria mengenai wajah tampan Yunho.

"Aku tidak akan semudah itu jatuh ketangan mu Choi." Kali ini seringaian yang terpampang diwajah Yunho.

So, let we see next chapter~

0o0o0o0o


TBC, don't be silent readers, please? ^^

Follow ma twit : PervyChoi

Sign

Pervy'Choi