Semua bingung melihat Yamamoto lari dengan muka ngeri. Dia langsung sembunyi di belakang punggung Tsuna.
.
Gokudera : Kenapa lagi denganmu, yakyuu baka? Seperti anak kecil saja!
Tsuna : Apa yang kamu lihat Yamamoto?
Hibari : Menyingkir darinya!
Mukuro : Betul, betul, betul! (emangnya dirimu ip***)
Lambo : Heeee, kenapa yume puri ini?
Tsuna : Yang benar ame...
.
Yamamoto tetap saja menunduk dan meluk leher Tsuna. Dengan suara setengah berbisik dia mencoba mengatakan sesuatu.
.
Yamamoto : Ke-...,ke...ke...
Mukuro: Kelapa?
Yamamoto : (menggeleng kuat-kuat) Ke..,ke..l...
Gokudera : Kelupaan?
Hibari : Kel- apa sih? Cepat jawab atau kamikrosu!
Yamamoto : Kelinci raksasa! (bukannya kelinci itu lucu? Kok mlah ngeri?)
Mukuro : Sama kelinci aja takut. Kalau raksasa aku buat jadi sate kelinci aja! (aku minta dong!)
Hibari : *mukanya merona* Biar aku yng urus kelinci itu (kumat deh cute thing lovernya)
Yamamoto : Aku ngak ikutan tanggung jawab ya kalau kamu muntah-muntah! (kelincinya bau?)
Tsuna : Kelinci apa yang bikin muntah? (tau deh)
Lambo : Lambo akan tangkap kelinci itu!
Gokudera : Menyedihkan. Takut sama kelinci!
.
Hibari dan Lambo masuk ke dalam semak- semak itu. Tak lama kemudian terdengar teriakan Lambo. Hibari muncul dengan wajah pucat sambil menenteng Lambo. Mereka ikutan jongkok sambil muntah di sebelah Yamamoto. Tentu saja Mukuro, Gokudera dan Tsuna makin bingung. Ryouhei, Chrome, Ken dan Chikusa keluar dari tenda karena mendengar suara teriakan Lambo.
.
Ryouhei : HO...I! Kenapa berisik TO THE EXTREME? Padahal aku sedang mimpi memenangkan juara tinju tingkat galaksi! (emang ada?)
Tsuna : Apa sih yang kalian lihat?
Kakipi: Mukuro sama, ada apa ribut begini?
Ken: Mengganggu tidur saja, byon!
Chrome : Boss, apa terjadi sesuatu?
Gokudera: Entah, mereka masuk ke semak-semak dan muncuk lagi dengan muka kayak gitu.
Mukuro: Coba pancing makhluk itu keluar. Kepala cumi, pinjam dinamitmu!
Gokudera : Aku gurita! Tak sudi aku di perintah!
Tsuna: Tolonglah Gokudera-kun
Gokudera: APAPUN UNTUKMU JYUUDAIME!(bagai air diaun talas)
Mukuro : Dasar carmuk!
.
Gokudera melempari pepohonan dan semak-semak itu dengan berapa dinamit. Akhirnya mereka melihat punggung seekor kelinci berbulu putih lebat dengan ukuran jumbo segede sapi (bisa jadi berapa tusuk sate tuh?*dipukul penulis*).
.
Tsuna: Sepertinya cuma kelnci raksasa biasa...
Mukuro: Dasar orang-orang aneh. Hewan semanis ini di takuti.
Ryohei: BESA...RRR TO THE EXTREME!
Chrome: Kawai...
Kakipi: Biasa aja!
Ken : Lebih manis aku! (ngaku-ngaku!)
.
Gokdera melempar batu yang mengenai punggung kelinci itu. Kelinci itu berbalik dan *jde...r...!* Mereka merasa di sambar petir di hari cerah tak berawan. Yang mereka lihat adalah...
.
Komentator : bersambung!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Lirina : #PLAK!#*komentator di pukul pakai harisen* Lanjutin bego!
Komentator : Hu..., master nga bisa diajak bercanda!
.
.
.
Kelinci besar itu berbalik, ia melompat dari semak-semak. Semuanya melotot melihat kelinci itu berputar- putar dgn satu kaki bak balerina (he..., aku aja nga bisa...!)
.
Gokudera : Kelinci balerina? Apanya yang buat muntah?
Tsuna : I-itu salah satu produk gagalnya paman Verde?
Ryouhei : Unik to the XTREME!
Kakipi : lebih biasa dari yang kubayangkan.
Mukuro : Hei hibado, apa yang membuatmu muntah2?
Hibari : lihat saja ntar! *muntah lagi*
.
Kelinci itu masih berputar- putar dan makin mendekat ke tempat tsuna. Lalu saat berhnti barulah tsuna kaget. Kelinci itu berwajah seperti Xanxus! (kelinci Xanxus?) dengan bibir merah tuebel yang monyong dan wajah menyeringai genit siap mencium Tsuna!(Muke gile dah.) *penulis di hajar penggemar Xanxus*
.
Tsuna : GYAAAAA...!
.
Wajah tsuna langsung putih karena di cium kelinci aneh nan mesum itu (gue juga ogah). Kelinci itu pun pergi sambil berputar sambil goyang pinggul dengan wajah mesum dan bibir tuebel (dasar usagi bimoli crazy kissing killer)
.
Gokudera : Juudaime! Bertahanlah!
Mukuro : Kelinci mesum...(geram)! Aku saja tak pernah d ijinkan menciumnya! *Mukuro melempari kelinci itu dengan batu kali*
Chrome : Mukuro-nii sama jujur banget...(-_-,)
Ken : Kalau aku sudah sering mencium usagi-chan...*sebenere cuma ngejilat pipi dan leher...* (itu lebih mirip pelecehan seksual tau!)
.
Entah dapat tenaga dari mana Yamamoto, Hibari, dan Lambo bangkit lagi setelah hampir pingsan dan menghajar Ken. Mukuro pun tak mau ketinggalan menghajar anak buahnya itu.
.
Gokuedera : (dasar manusia2 mesum) Juudaime...!
Tsuna : G- Gokudera...*gokudera hampir mimisan meluhat wajah cute Tsuna yang berkaca-kaca*, kalau begini aku ngak bisa nika...h! Ciumanku di rebut kelinci yang mirip om Xanxus itu...!
Gokudera : Tenanglah Juudaime! Ak akan menikahimu jika tak ada yang mau menerimamu! *memeluk Tsuna sambil mimisan*
.
Mukuro, Hibari, Yamamoto kompak menjitak Gokudera : jangan ambil kesempatan dalam kesempitan!
Ryouhei : Mereka betul-betul xtreme jatuh cinta pada Tsuna. Insyaflah wahai manusia~~ (kok onii-chan bisa nyanyi lagu islam?)
.
Terdengar suara mesum yang tertawa dengan nada merendahkan. Seseorang berwajah super mesum dengan naik sapi terbang (bukannya sapu terbang?) berputar putar di atas mereka. Sambil makan gulali raksasa dia melompat dari sapu itu dan mendarat dengan kepala duluan dan pingsan.
.
Tsuna : Yang aneh muncul lagi...
Lambo : Lambo mau permen segede itu juga!
Yamamoto : Wah, wah, apa giginya nga bolong ya makan permen segede itu?
Ryouhei : Siapa kamu?
Gokudera : *masih sibuk ngelap mimisan*
Hibari : *muntah lagi setelah menjitak Gokudera*
Orang aneh : Wah, ada anak-anak yang manis...! pasti kalian jadi korban binatang peliharaanku yang baru itu ya...?
.
Mukuro : Sapa loe? Mana si kepala semangka?
.
Mereka memandang Mukuro dengan tatapan seakan berkata "ternyata elo emang keturunan buah-buahan"
.
Byakuran : Maaf lupa, namaku Byakuran. Boleh di panggil Bi-chan. ada perlu apa mencari ayankku?
Semua : Nani? Ayangk?
Byakuran : Spapy sedang tak ada di rumah (Spapy? Apaan tuh nama? Spukky kale? *di sambit Spade). Dia lagi ikutan lomba lempar genteng.
Semua : Memangnya ada lomba begituan (itu genteng yang di lempar ato ngelemparin genteng rumah orang?)
Tsuna : Kami cuma mau tahu, apakah benar Daemon yang mengutuk orang tua kami menjadi bayi...?
Lambo : Lambo tak suka papa jadi kecil!
Gokudera : Kami jadi repot karennya.
Hibari : Aku mau dia mengajariku mengutuk orang jadi batu!
Ryouhei : Lagi-lagi dia ngomong yang berlawanan, parah TO THE EXTREME!
Byakuran : Sebenarnya sih itu cuma kecelakaan. Dia salah ngebedain buah semangka yang ada mantra bunny, mantra bayi, dan semangka biasa.
Gokudera : Mantra apaan tuh?
Yammoto : Wah,wah, jangan-jangan dia salah karena cuma liat huruf depannya saja.
Gokudera : Jangan cari alasan!
Ryouhei : Itu kesalahan yang FATAL TO THE EXTREME!
Hibari : Sama denganmu Mukuro. Kau juga suka salah kan? *Mukuro melotot dengan death glarenya. Tapi tak ada yang perduli.*
Tsuna : bagaimana cara menghilangkan kutukan itu?
Byakuran : kalau kutukan bayi... *mengeluarkan buku mantra 10000 halaman*. Menurut mantra manusia, bab 13, part 130, halaman 1313 (yaikss! angka sial semua), untuk menghilangkan mntra itu, lempar mereka ke kolam air dingin dengn suhu -13.13 derajat celcius.
.
Tsuna, Gokudera, Ryouhei : Mereka bisa mati beku!
Hibari : Akan kutenggelamkan dia dengan senang hati.
Yamamoto : Aduh, aduh, itu berbahaya dan susah di lakukan. Pake koma segala...
Byakuran : *mengeluarkan sebuah marsmllow beku yang di bungkus dengan kotak cermin* tada! Marsmallow beku!
Semua : Kami ngak butuh!
Lambo : Kalau beku mana bisa di makan...
Byakuran : Byuutan buhyar duig muaktuan... *mulut penuh permen* Inyui, hi hakukkchan ke hyalaem hairh prahass sekatunh eratan kelimus, nyam nyam...*glek*
Tsuna : Aku makin ngak ngerti omongannya...
Gokudera : Aku mengerti. Akan kulakukan!
Semua : Kenapa dia bisa ngerti?
.
Gokudera menghubungi anak buahnya dan memberi perintah dengan bahasa kode yang tak bisa di mengerti siapapun selain dia dan anak buahnya (so pasti lah).
.
Komentator : Gokudera emang aneh bin ajiaib. Saat ini aku sedang berada di istana langit! Setelah kembali dari tempat Spapy dan Bi-chan mereka tampak sibuk menyiapkan kuali besar untuk merebus para bayi!
Gokudera : Bukan bodoh! Ini untuk air dingin!
Komentator : Mendidih begitu apanya yang dingin?
Byakuran : Kan nanti ditambah marsmallow ini! *sekotak marsmallow beku*
Komentator : Marsmallow Arcobaleno rebus?
Gokudera : Cape ngomong ama orang IQ jongkok...
.
.
.
Setelah memunggu selama 5 jam akhirnya satu kuali besar air es pun siap. Tiap pangeran menggendong orang tua mereka yang menjadi bayi dan menceburkannya. Selang berapa detik kemudian mereka muncul kembali dengan wujud normal, gemetaran dan hampir beku.
.
Tsuna : Syukurlah semua berhasil!
Chrome : Iya, tapi sekarang kita hangatkan mereka dulu.
Gokudera : Kok rasanya ada yang kurang ya?
Mukuro : Yang biasa jadi injekan ngak ada!
Ryouhei : Injekan? Apa itu tidak terlalu xtreme untuk julukan?
Ken : oi, dame Tsuna! Ada sesuatu yang tenggelam di dasar kuali!
.
Mereka semua menghampiri kuali dan melihat skull yang membeku di dasar kuali dengan terikat semacam belenggu.
.
Semua : HIBARI!
Hibari : Apa? Aku kan ngak melakukan apa-apa! *tampang tak bersalah*
Colonello : He...he...hechu! Hey, mana Takeshi?
Verde : Lampion juga tak ada
Tsuna : Maksudnya Lambo ya? Iya juga, sejak kembali ke istana mereka tak keliatan.
Gokudera : Juudaime! Si semangka ini mau di apakan? *menyuruh pasukan membawa Daemon yang diikat layaknya babi yang mau di guling*
Byakuran : Kasihan kau Spapy, tapi ini setimpal karena mata rabunmu. Kemana kacamatamu?
Daemon : Semuanya karena saat membersihkan kolam ikan, hiu itu melompat minta di gendong! Kacamataku jadi kelempar dan pecah.
Mukuro : Dasar mata rabun.*membersihkan kontak lens minus 6 yang tadi jatuh gara- gara di getok Skull.
Semua : Kayak mata loe ngak rabun aja (-_-)a
.
Pintu ruang tengah itu terbuka, Yamamoto masuk membawa 1 troli susun makanan diikuti Lambo yang mendorong kereta makanan berisi banyak kue.
.
Ryouhei : Wow! Xtreme banyak dan kelihatannya xtreme enak!
Tsuna : Wah! Pesta!
Reborn : Untuk keberhasilan kalian menolong kami!
Luche : Iya! Terima kasih ya, Tsuna.
Tsuna : Ibu..., Asal ibu baik-baik saja aku akan lakukan apapun! *semuanya pada mimisan ngeliat Tsuna dan Luce pelukan*
Yamamoto : Maa, maa, mari kita maka...n!
.
Saat semua makan dan melakukan permainan Monopoli, Tsuna menyelinap membawa senampan makanan ke balkon.
.
Tsuna : Akhirnya bisa makan dengan tenang...
Chrome : Boss, kenapa di sini juga?
Tsuna : Lho, kau juga? *nga nyadar Chrome ada di sebelahnya*
Chrome : Karena terlalu berisik aku ke sini. Boss, terimakasih sudah mau membantu kami menolong papa.
Tsuna : Segede ini masih panggil papa? Yah, aku tak melakukan apa-apa sih. Untung saja semua ini cuma salah paham.
Chrome : Tapi tetap saja terima kasih. *mencium pipi Tsuna*
Tsuna: *merah padam sambil megang pipinya* Tidak usah begini kan?
.
Ternyata hal itu dilihat oleh Gokudera, Hibari, Mukuro dan Haru.
.
Haru : Hahi...? Kenapa kalian ciuman!
Hibari : Kamikorosu, dasar tukang selingkuh! (kapan pacaran?) *langsung nyerang Tsuna*
Gokudera : Ternyata Juudaime sudah dewasa... (oi, emang kau ortunya)
Mukuro :*menunduk gemetran* Kalia...n..., nagi! Teganya kau merebut calon kakak iparmu! (tambah parah)
Tsuna : Hi...!*mundur merapat ke tepi balkon karena takut di pukul tonfa*
Gokudera : Oi Hibari! Itu bahaya!
Chrome : Boss, awas!
Hibari : Berlutut dan mohon ampun *tonfa pun terayun*.
.
Tsuna berusaha menghindarinya namun ia terlempar dari balkon dam jatuh ke jurang yang diselimuti kabut.
.
Gokudera : Juudaime...! Berengsek kau Hibari! * mencengkram kerah Hibari*
Hibari : Singkirkan tanganmu dariku bule setengah jadi!
Mukuro : Bayar dengan nyawamu, dan nyawa burungmu! *ud mau meremas remuk Hibird*
Chrome : Ah, boss! Kau baik2 saja!
Semua : Eh? *Ternyata di saat2 terakhir tsuna sempat memakai X glove dan makan hyper pil.*
Tsuna : Kalian sangat menyebalkan. Sementara aku akan tinggal di tempat lain saja, kalian hanya mengganggu! Gokudera, kau ikut denganku?
Gokudera : Kemanapun kau pergi aku ikut!*melompat kepelukan Tsuna*
Lambo : Lambo juga mau ikut! *tiba-tiba muncul dan langsung melompat ke arah Gokudera dan Tsuna, nyaris jatuh kalau nga ditangkap Gokudera*
Mukuro : Bawa aku bersamamu!*niatnya mau ikutan kayak Lambo*
.
Sayangnya Tsuna sudah terbang menjauh dan Mukuro pun jatuh ke jurang. Chrome melambaikan tangan pada Tsuna, Gokudera, dan Lambo. Nga peduli kakaknya jatuh ke jurang. Sementara Hibari masuk ke dalam dan menghajar Skull buat pelampiasan kemarahan dan kecemburuan.
.
Komentator : ya begitulah, akhirnya ngak keduga ya...
Penulis : karena aku nga ada ide buat nulis cerita yang bagus. Mungkin lain kali akan lebih bagus. *Terasa hawa membunuh dari belakang, Mukuro dan Hibari sudah siap senjata mau menyerang penulis.*
Tentu saja penulis melarikan diri dengan kekasihnya(?) yang merupakan pembunuh paling guanteng di dunia (Hontouni desu ka?).
Komentator : sepertinya penulis memang suka sama tokoh yang misterius dan genius ya...! Sampai jumpa! * ngejar penulis ud duluan kabur*
~~~~~~~END~~~~~~
