My Prince
Chap : 2
Pairing : hanazono karin x kujyo kazune
Disclaimer : Koge donbo
Warning : dimana mana, alur ngk jelas
Don't like Don't Read
Kalo mau baca jga bodo amat
"Dewiku kenapa kau tak melihatku" ucap siluet tersebut
.
.
.
Normal P.O.V
" sensei ini buku tugas yang sensei perintahkan" ucap kazune hormat dan meletakkan setumpuk buku-buku tugas tersebut ke meja guru diiringi oleh karin yang juga meletakan buku bersebelahan dengan kazune
"ahh terimakasih, kalian boleh kembali kekelas kalian" ucap riku sensei, seorang guru fisika sekaligus wali kelas karin dan kazune
"Hai sensei" ucap karin dan kazune
"ayo karin" ucap kazune yg menarik tangan karin, dan tak memperdulikan tatapan para guru disana
"hei kau tak perlu megandeng tanganku" ucap karin yg mengembungkan pipi sambil bebicara dengan gaya anak sd (?)
"ah ma-maaf" ucap kazune seraya melepaskan tangan karin
"sudah sampai disini saja aku mau kekantin jaa nee" ucap karin yang meninggalkan kazune
Karin P.O.V
" haaah berpegangan dengan kazune ntah kenapa kok agak aneh yaa rasanya" batinku sambil menyentuh kedua tangannya, " apakah ini yang dinamakan cinta?" batinku lagi
"Tidaaak tidaakk , jangan kariin kau lupaaa dia sudah mempermainkanmu" ucap sisi hitam karin
"itulah cintaa karin, kau akan bahagia bila ia juga mencintaimu" ucap sisi putih karin
"itu bukan cinta, itu Cuma perasaan biasa" ucap sisi hitam karin sambil menyundul sisi putih karin dengan tongkat garpunya
" AAAHHH " ucap sisi baik karin seraya melayang pergi
"ingat karin jangan mudah terperangkap " ucap sisi jahat karin
"Poff " sisi jahat karin pun hilang
"itu bukan cinta itu Cuma perasaan biasa " ucapku yang meyakinkan dirinya sendiri
"sebaiknya aku makan dimana yaa yang tidak ada gangguannya hmmm" ucapku sambil bertopang dagu memikirkan tempat makan yang bagus sambil berjalan tanpa melihat keadaan sekitar.
"Hanazonoooooo" ucap jin yang memegang kedua pundak karin dari belakang
"mi-micchi kau mengagetkankuu" ucapku yang menoleh kebelakang,
"kau bawa bekal apa? Mau makan bareng di taman belakang kebetulan disana lagi sepi ehehe" ucap micchi yang menggaruk belakang kepalanya sambil nyegir kuda.
"baiklah ayo kesana" ucap micchi
"sebentar aku mau mengajak himeka" ujarku yang celingak celinguk mencari himeka
"himeka sudah ada disana menunggumu" ucap micchi seraya menoleh keluar jendela "lihat itu dia sedang dengan siapa" tunjuk micchi
"dia makan dengan jin, kazune ada dimana? Tidak biasanya ia tak dengan himeka? " ucapku
"kalau bertanya satu-satu nona" ucap micchi sambil tersenyum
"kazune sedang ada urusan jadi tak bisa menemani himeka," sambung micchi
"ohh,yasudah ayo kita kesana"ucapku
SKIP
Normal
"yo, dewii, micchiru " ucap jin sambil mengangkat tangannya
"karinnn chaann ,micchi ayoo sini makan bersama" ucap himeka
"hu'um" ujar karin sambil menganggukkan kepalanya
"woaahh dewii masakanmu kelihatan enak boleh aku minta sedikit? " ucap jin dengan mata berbinar binar menatap bento milik karin
"ini silahkan kau boleh ambil sesukamu tapi sisakan aku yaa teheee~ " ucap karin sambil mengeluarkan lidah serta mengancungkan jari berbentuk V layaknya idol (?)
"karin, aku kalah narsis denganmu" ucap jin yang tersenyum melihat tingkah karin tersebut
" gaya mu lucu sekali hanazono " ujar micchi yang menarik pipi karna tak tahan dengan tingkah karin yg menggemaskan, sedangkan himeka dia hanya tersenyum simpul melihat tingkah sahabat-sahabatnya
" aw pipi kuu pipi kuuuuu micchiii lepaskan huweeeeee" ucap karin yang sedikit kesal karna pipi nya sedikit memerah akibat perbuatan micchi
" ahahaha gomen gomen aku tak tahan melihat wajahmu tadi" ucap micchi sambil melepas cubitannya pada pipi karin dan menggaruk bagian belakang kepalanya yang tidak gatal
"nee minna kalian mau cake buatankuu? Hari ini kebetulan aku bawa banyak hari ini"ucap himeka yang membuka kotak bentonya
" woaah himeka kawaii, kue buatanmu lucu aku jadi tak sanggup memakannya"ucap karin yang mengangkat kue berbentuk hati dengan krim putih serta strawberry di atasnya
"kau menyukainyaaa? Ini masih banyak kok " ucap himeka sambil tersenyum
"kalau kau tak sanggup memakannya aku bisa menyuapimu bagaimana?" ucap jin dengan nada genit nya," Blusss " sontak wajah karin memerah karna rayuan jin yang sudah membuatnya salah tingkah. Karin sebenarnya menyukai jin namun ia sadar menyukai seorang idol seperti jin pasti akan menjadi banyak sorotan umum serta, mana mungkin jin mau meliriknya yang notabene nya adalah murit biasa yang KEBETULAN berteman dengannya.
"sadar lhaa karin dia terlalu sempurna untukmu" batin karin
"aku bisa makan sendiri baka tak usah sok sok an merayuku, karna merasa bersalah telah menghabiskan bentoku" ucap karin yang sedikit memerah
"ehehehe kau tau saja" ujar jin yang menggaruk pipi nya yang tidak gatal sama sekali
"himeka bagaimana dengan urusan kujyo? " ucap micchi yang mulai bersuara,
"aku yakin dia akan kembali" ucap himeka yang tersenyum menghadap micchi
"souka" ucap micchi
"nee, minaa ayo makaaan sebentar lagi jam istirahatnya akan selesai lhooo" ucap himeka yang mengisyaratkan sebentar lagi bel masuk berbunyi.
" hai " ucap karin,jin dan micchi bersamaan
SKIP
"teng tong teng " suara bel pulang pun tiba.
"huwaaaa pelajaran yang sangat membosankan" ucap karin yg mulai merentangkan kedua tangannya
"kaariin chaan maaf yaaa kau pulang sendiri dulu aku mau mengerjakan kelompok dengan miyon chan hari ini " ucap himeka dengan nada sedih
" tak apa, kalau begitu aku puang dulu jaa nee" ucap karin yang meninggalkan kelasnya
"jaa"
"miyon ayoo pergii" ucap himeka
"hai" ucap miyon dan mereka bergandengan berjalan pulang
Karin P.O.V
"haaah membosankan" ucapku yang berjalan sambil meletakan kedua tanggannya dibelakang kepala
"mau mengintip senior kirika ahh, mungkin dia sedang dikelasnya sambil belajar, senior kirikaa aku dataaanggg" ucapku yang memerah saat memikirkan kirika yang notabenenya wakil ketua osis disekolah sakuragaouka high school.
" yaa aku perempuan ada yang salah mengenai itu? " ucap seseorang jendela dari kelas kirika
"kenapa kau masih menyamar menjadi laki-laki? Apa tujuanmu?" ucap seorang yang tengah berbicara dengan siluet diruang kelas kirika, dan akupun bersembunyi dibalik koridor sekolah
" haa ada yang menyamar jadi laki-laki,tapi dia siapa? Dan kenapa? Sebaiknya aku mendekat biar tau siapa orang itu" ucapku yang mulai mengendap endap untuk melihat siapa yang sedang berbicara, saat mendekat karin terkejut bukan kepalang
"haaah ti-tidak mu-mungkin" ucapku yang sontak membuat kedua manusia yang sedang berbicara itupun tersadar ada yang menguping pembicaraan mereka
"tu-tunggu ini tak seperti yang kau pikirkan" ucap salah satu siluet itu yang tak lain dan tak bukan adalah suzuka teman satu kelasnya yang terbilang juga teman dekat karin
"iya ini bukan seperti yang kau lihat karin" ucap kirika yang masih tampak tenang wallaupun identitasnya ketahuan
"aku aku" aku pun berhambur lari keluar kelas,sambil menahan tangis " kenapa-kenapa jadi begini hiks" batin karin yang terus berlari tanpa arah " aku tak percaya seseorang yang kusukai adalah seorang perempuan hiks ja-jadi selama ini aku dibohongi" batinku yang terus menangis sambil berlari"
"tu-tunggu aku sekarang dimana" ucapku yang mulai tersadar setelah sekian lama berlari
"a-aku tersesat hiks" ucapnya yang sekarang tengah berada ditaman kota dan duduk dibangku bawah pohon sambil menangis
"hiks hiks" isak ku
"he hei karin kenapa kau bisa disini" ucap sebuah suara yang tak asing ditelinganya
TBC
"Yohoooooo yuu is bek" *kriik kriik krrikk*
Ceritanya kebanyakan ngk? Bosen yaaa? ~.~
Bales riview ~
mithadhonitha : yosshaa ini udh lanjut ^O^ btw itu morat marit karna author sendiri dijuluki the Queen off typo xD
Lia : udh lanjut kok ^O^
Chachichachi : maksih sarannyaa x3 disini kazune emng mau dibuat agak serem dikit tapi Cuma baik ama karin xD bia so sweet gituu *eaakkk
kazuky kujyo : udh lanjut~ .
Lovely : iyaa xD dibaca ulang ternyata typo masih kebanyakan maklum dijuluki queen of typo =.= btw udh lanjut x3
Nee minna kalo ada salah kata ato typo lagi riview and suka ceritanya polow authornya
*plakk
See yuu the next chapter xD
