Beautiful Thing
Rated : M
Genre : Angst, Romance
Sakura H. & Sasuke U.
Inspired by Lexi Baby Novel
She was his everything
He was her everything
People said young love doesn't exist forever
People make mistake
She doesn't believe it
Until he betrayed her in the worst way she ever know
Because he is stupid
But he loves her
Even when she doesn't believe it anymore
Chapter 2
Usai menidurkan Kei sepulangnya dari Ben & Jerry, Sakura dan Ino duduk di ruang makan apartemen mereka untuk mendiskusikan lebih lanjut pembicaraan mereka di telepon. Ino bisa melihat Sakura sangat ketakutan. Keluarga Uchiha adalah salah satu konglomerat terkaya di Amerika Serikat. Mereka mempunyai kekuasaan yang sangat besar. Akan sangat mudah bagi Sasuke untuk mengambil Kei dari Sakura, terlebih kenyataan bahwa Sakura menyembunyikan eksistensi Kei dari Sasuke tidak dapat dipungkiri.
Sakura hanyalah seorang single mother tanpa gelar apapun. Dia hampir tidak mampu memenuhi kebutuhan Kei dengan pekerjaannya sebagai barista.
"Ino, bagaimana ini? Bagaimana kalau Sasuke bertemu dengan Kei? I couldn't lose him. He is my everything." Sakura berujar sambil menangis sesenggukan. Ino menghela napas, " Tapi cepat atau lambat Sasuke akan mengetahui kebenarannya, Sakura. Kita sudah menyembunyikan hal ini selama tiga tahun. Kurasa ini sudah saatnya kita menemui Sasuke. Aku berjanji kita tidak akan kehilangan Kei…".
Sakura terdiam. Di dalam benaknya masih terngiang peristiwa tiga tahun lalu. Saat dimana ia kehilangan cintanya.
-BeautifulThing-
Ino dan Sakura masih mematut diri di cermin. Homecoming Party akan dimulai sebentar lagi dan mereka tidak mau terlambat untuk ini. Sakura sudah meminta Sasuke untuk berangkat terlebih dahulu tanpa dirinya, hal ini tentu saja karena Ino tidak punya pasangan untuk mengantarnya ke Homecoming Party. Jadi, sebagai sahabat yang baik Sakura memutuskan untuk menemani Ino pergi.
"Sakura, Ino ! Oh, dear. Lihat betapa cantiknya kalian!" Suara Mebuki Haruno yang muncul dari dapur membuat Sakura dan Ino tertawa pelan.
"Thanks,mom. Aku dan Ino membeli dress ini bersama kemarin." Sakura berbalik untuk memamerkan mini dress putih yang membalut tubuh sintalnya hingga diatas lutut. Ia meraih clutchnya dan menggandeng Ino untuk segera keluar dari rumah. Tentu dengan mencium pipi Kizashi Haruno terlebih dahulu, dan cepat-cepat masuk ke dalam mobil Mini Cooper Ino sebelum Kizashi sempat protes mengenai pendeknya dress yang mereka pakai.
Perjalanan ke rumah Karin Uzumaki yang menjadi host Homecoming Party kali ini berjalan tanpa hambatan. Sakura dan Ino sampai setengah jam setelah acara dimulai. Sakura dan Ino menyapa beberapa teman mereka sebelum mengambil minuman di ruang makan. Ino mengambil dua gelas cranberry soda untuknya dan Sakura.
"Kau benar-benar tidak ingin minum wine saja?" Ino berujar sambil menyerahkan segelas cranberry soda pada Sakura.
Sakura hanya tertawa kecil mendengarnya. "Ino, jangan membuatku menyebabkan kau meminum ini jika kau memang ingin wine itu. Aku tidak bisa minum wine sekarang."
Pernyataan Sakura membuat Ino sedikit melotot. "Oh, tidak. Kau seb-" Ino tidak sempat melanjutkan pernyataannya karena Sakura langsung membungkamnya dengan tatapan oh-kau-tidak-akan-mengucapkan-hal-itu-disini.
"Kurasa sebaiknya aku mencari Sasuke." Sakura memutuskan setelah satu jam lebih melihat sosok kekasihnya itu. Ino hanya berdecak, "Baiklah, baiklah. Cari pangeran berkuda putihmu itu. Aku akan berada disini jika kau membutuhkanku." Setelah melambai pada Ino, Sakura pun langsung mulai mencari sosok Sasuke.
Sasuke adalah pacarnya sejak SMA. Tipikal pria idaman semua gadis. Seorang pria dengan wajah tampan bak dewa Yunani, quarterback andalan di SMA dan kampus, dan putra bungsu konglomerat Uchiha. Semua gadis mengantri untuk menjadi kekasihnya, karena itu terkadang Sakura tidak mengerti kenapa Sasuke memilihnya. Sakura memang cute, tapi dia bukan tipikal gadis idaman di SMA dengan tubuh molek. Setidaknya itu menurut Sakura, Sasuke selalu memujinya cantik dan cute. And he can't keep his hands off her too.
Sakura baru saja akan melangkah lagi saat tiba-tiba Shion menariknya. Sakura mengernyitkan keningnya melihat Shion menarik tangannya. Well, Shion memang bukan teman baiknya, teknisnya semua gadis iri padanya karena Sakura adalah pacar Sasuke, kecuali Ino tentu.
"Kau mencari Sasuke, bukan?" Shion bergumam, tatapannya tajam mengintimidasi Sakura. Sakura mengangguk pelan. Shion tersenyum, " Dia ada di atas, semoga kau beruntung menemukannya." Shion melambai lalu berbalik menghilang di kerumunan.
Sakura menggeleng-gelengkan kepalanya melihat keanehan Shion. Tapi ia memutuskan mengikuti saran Shion. Ia naik ke atas untuk mencari Sasuke. Apa yang kemudian dia temukan dan dia lihat mengubah hidupnya selamanya.
-BeautifulThing-
Sakura memejamkan matanya rapat-rapat saat ingatan akan peristiwa Homecoming Party merasuk lagi ke dalam pikirannya. Tiga tahun sudah berlalu dan peristiwa itu masih menyakitinya begitu dalam setiap kali ia mengingatnya. Well¸ melihat kekasihmu sedang bercinta dengan gadis lain di depan matamu sendiri tentunya merupakan pengalaman tak terlupakan.
"Baby, kau belum tidur?" Sosok pria yang tengah memeluk Sakura itu membuat Sakura menoleh. Ia kemudian melingkarkan lengannya di sekeliling leher pria itu.
"Not yet. Kurasa aku sedang banyak pikiran." Sakura bergumam.
Pria itu menatapnya intens, ia tahu apa yang terjadi. Sakura sudah menceritakan segalanya pada pria itu. Sakura tahu ia tidak akan berkomentar banyak karena ia menghargai Sakura. "Semuanya akan baik-baik saja." Gumam pria itu sambil melingkarkan lengannya pada pinggul Sakura.
"Yeah, aku hanya butuh ciumanmu sekarang." Sakura menunduk untuk meraih bibir pria itu, yang dibalas dengan pagutan lembut. Segera, ciuman itu berubah menjadi lumatan panas. Kedua tubuh itu telah sama-sama polos setelah aktivitas mereka sebelumnya, karena itu tidak butuh waktu lama hingga pria itu memasuki tubuh Sakura.
Tubuh Sakura terhentak-hentak oleh gerakan pria itu. Buah dadanya berguncang-guncang membangkitkan gairah pria itu. Membuatnya mengarahkan tangannya untuk meremas lembut buah dada gadis itu. Pria itu kemudian melepaskan miliknya dengan tiba-tiba dan membalikkan tubuh sintal Sakura. Sakura hanya mendesah pelan sebelum merasakan kembali milik pria itu memasuki dirinya dari belakang. Hentakkan-hentakkan yang semakin cepat membuat suara kulit yang bertumbuk terdengar jelas. Sebelum akhirnya pria itu mengejang dan ambruk di atas Sakura. Pria itu segera melepaskan miliknya dan meraup Sakura dalam pelukannya, sebelum dengan cepat gadis itu terlelap, ia bergumam. "Terima kasih, Gaara…"
To Be Continue
A/N :
Yeee~ Gaara sudah muncul ! Untuk review yang mengarah ke peristiwa Homecoming Party, aku akan jelaskan ya. Sasuke really slept with Karin, not actually slept but fucked Karin. Dan Sakura memergoki itu. Maaf juga Sasuke gak muncul sama sekali di chapter ini, karena emang di awal-awal peran Sasuke sebelum ketemu Sakura lagi belum banyak. Dan sekarang Sakura punya pacar yaitu Gaara :P Karena ini westernish, jadi wajar ya. Ini juga based on Lexi Baby juga. Bedanya kalo di novel Gaara belakangan jadi jahat, tapi kalo disini…. UPSSS! NO SPOILER. Pokoknya saran dan kritik serta pertanyaan mengenai fic ini bisa lewat kotak review. Tapi tolong hargai pair-pair disini dengan tidak menjelek-jelekkannya 'hanya' karena kalian tidak suka salah satu pair tertentu. Untuk saran atas chap 1 juga terima kasih Jaku sudah perbaiki beberapa panggilan.
Adios !
youngielou
