Wah ternyata banyak yang suka Queer as Folk juga ya :D

Brian-Justin emang TOP banget deh.

Walaupun endingnya mereka berpisah :'(

Tapi aku bakal bikin WonKyu menyatu dicerita ini :)

.

.

Buat yang belum tau QAF, monggo di cek di Google maupun Youtube.

Tapi aku saranin ngeceknya nanti tunggu cerita ini selesai.

Biar seru baca cerita nya , #Plakk

.

.

Buat yang minta link nya Brian-Justin NC-an, silahkan di search di Youtube dengan keyword

Brian Justin Hot scene. Banyak loh disana , *Di cincang Chullie oppa karna nyebar virus yadong dibulan puasa*

.

.

Buat yang minta Kyu jangan disiksa disini, aduh gak bisa janji ,

Tapi nanti Siwon juga bakal menderita koook.

Walaupun gak semenderita Kyu.

.

.

Dan terakhir, buat yang nanya FF ku yang lainnya.

Tenang bakal tetap aku lanjut kok.

Tapi karena ide ku lagi banyak dicerita ini, jadi aku focus dicerita ini dulu ya :)

Mianhae.

.

.

-Happy Reading-

.

.

Warning: Yaoi, BoysLove, NC-17, Typos, Alur Berantakan. Please, don't bash pairing! Anti WonKyu don't read!

.

Disclaimer: Semua chara hanya milik Tuhan Yang Maha Esa.

.

Rated: Karena film aslinya sangat vulgar, tentu saja cerita ini masuk kedalam rate M.

.

.

.

Inspirasi Cerita: Drama Queer As Folk

.

.

*Queer As Folk WonKyu Ver*

(Chapter 2)

.

.

Dengan ragu Kyuhyun mengikuti Siwon masuk kedalam lift menuju apartemennya di lantai atas. Jujur saja ini yang pertama baginya. Selama ini ia tak pernah melakukan lebih dari sekedar Hand Job bersama pasangannya. Dan entah atas dorongan apa, ia langsung saja menyetujui tawaran Siwon yang mengajaknya bersenang-senang.

Kyuhyun dan Siwon pun telah tiba didepan pintu apartement Siwon. Siwon memencet beberapa tombol sebelum akhirnya pintu itu bergeser terbuka. Kyuhyun hanya terdiam didepan pintu sembari mengamati seisi ruang apartement Siwon. Apartement yang tentu saja di design oleh pemilik nya itu, terdiri dari bahan-bahan kayu yang membuatnya semakin indah. Cahaya temaram juga menambah keseksian dari ruangan itu. Dan jangan lupakan wallpaper bergambar namja naked yang terpampang besar di dindingnya. Semakin menguatkan jati diri sang pemilik.

"Sampai kapan kau akan berdiri disitu. Masuklah." Tegur Siwon.

"Ah ne." Dengan gugup Kyuhyun masuk dan menggeser pintu agar kembali tertutup.

Kyuhyun menarik nafas panjang sebelum membalikkan badannya. Dan pemandangan Siwon melepas kaos hitam yang digunakannya-lah yang didapat Kyuhyun. Mata Kyuhyun tak lepas mengikuti Siwon kemanapun sosok tegap dan berotot itu pergi.

Siwon menuju kearah kulkasnya dan mengambil sebotol air mineral. Dan ia kembali menuju tempat Kyuhyun berdiri sembari meneguk air yang diambilnya tadi. Sekarang ia hanya berjarak beberapa langkah dari Kyuhyun yang masih terdiam.

"Kau, tidakkah merasa hawa disini sedikit panas?" Tanya Siwon.

Tanpa menunggu jawaban Kyuhyuh, Siwon menuangkan sisa air mineral yang ia bawa melalui kepalanya. Air dingin itu segera membawa kesejukkan bagi pelakunya. Setelah air dibotol habis, Siwon mengibaskan rambutnya beberapa kali sehingga membuat air yang mengalir dirambutnya terhempas membasahi ruangan.

Kyuhyun meneguk ludah berkali-kali saat menyaksikan pemandangan sexy dihadapannya. Air yang mengalir ditubuh Siwon yang kecoklatan membuat namja berambut hitam itu terlihat semakin Sexy. Belum lagi efek cahaya yang memantulkan bias cahaya dari air yang membuat tubuh Siwon menjadi mengkilat dan menggairahkan.

Belum habis kekaguman Kyuhyun terhadap tubuh Siwon, sekarang Siwon mulai melepas kaitan celana jeans nya. Dengan tetap mempertahankan kontak mata dan mimic wajah yang dibuatnya sesexy mungkin, Siwon mulai menurunkan jeans yang dipakainya. Dan sekarang tubuh sempurna Siwon hanya terbalut sebuah underwear putih yang sexy.

Tanpa mau menunggu lebih lama lagi, Siwon melepas kain terakhir yang menjadi penutup tubuhnya itu. Dan sekarang Siwon pun naked dengan sempurna dihadapan Kyuhyun yang terdiam mematung.

"Suka dengan apa yang kau pandang? Nikmatilah" Ujar Siwon sembari merentangkan tangannya.

Kyuhyun melepas jaket yang ia gunakan dan berjalan pelan menuju Siwon. Dan tepat saat jarak mereka hanya tinggal 1 langkah, Siwon langsung menarik tubuh Kyuhyun agar mendekat dan rapat dengannya.

Lama keduanya saling berpandangan lekat. Mencoba mengerti apa yang diinginkan ole orang yang baru 1 jam lalu mereka temui. Namun hasrat tak dapat menunggu. Dengan segera Siwon melumat habis bibir kemerahan Kyuhyun yang sangat menggoda itu. Lalu ia melepas bibir manis itu hanya untuk sekedar melihat ekspresi wajah Kyuhyun.

Wajah Kyuhyun yang terlihat sangat menikmati membuat Siwon langsung melancarkan serangan keduanya. Ciuman kali ini terasa lebih menuntut dan menggairahkan. Tak ingin menjadi pihak yang pasif, Kyuhyun pun mulai membalas semua perlakuan Siwon. Ia membalas ciuman Siwon dengan tak kalah bringasnya.

Tangan Siwon tak tinggal diam. Ia melepas paksa kemeja yang dikenakan Kyuhyun. Sangat mudah tentu saja karena kemeja itu dengan sengaja tidak dikancingkan oleh pemiliknya. Setelah kemeja Kyuhyun terlepas, Siwon mulai mengangkat kaos putih Kyuhyun. Dengan tak sabar ia mengangkat kaos itu sebatas dada dan mulai membelai apapun yang ada dibalik kaos itu.

Setelah puas menjamah bagian atas tubuh Kyuhyun, tangan Siwon beralih kearah bagian paling pribadi di tubuh Siwon. Dengan bernafsu ia meremas kejantanan Kyuhyun yang masih terbalut jeans itu. Dan tentu saja hal itu menimbulkan efek yang sangat menyenangkan bagi Kyuhyun.

"Aaaahhh" Kyuhyun melepas ciumannya dengan Siwon dan mendesah parau. Wajahnya mendongak keatas dan matanya terpejam menahan kenikmatan.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Siwon pun menyerang leher jenjang putih yang tersaji bebas dihadapannya. Dan membuat tanda kemerahan dileher putih itu sebanyak yang ia bisa.

.

.

.

.

.

"Ahh nghh ouhh yeahh" Desahan yang keluar dari mulut Kyuhyun menghiasi permainan panas keduanya.

Saat ini Siwon dan Kyuhyun telah berada diatas tempat tidur milik Siwon. Keduanya telah sama-sama naked. Kyuhyun berposisi telentang dengan Siwon diatasnya. Siwon menduduki paha putih Kyuhyun. Dan tangannya tak berhenti memanjakan kejantangan mungil milik pemuda yang mendesah dibawahnya itu.

"So, apakah kau seme atau uke?" Tanya Siwon sembari tersenyum menggoda.

"Enghh seme" Jawab Kyuhyun parau.

Siwon terkekeh meremehkan mendengar jawaban Kyuhyun. Bagaimana mungkin namja dengan paras manis seperti Kyuhyun menjadi seme dalam permainan mereka kali ini.

"Aah uke. Err ya uke" Ujar Kyuhyun meralat jawabannya barusan.

"Hm, menarik. Apa ini pengalaman pertama bagimu?" Goda Siwon lagi.

"Eh tentu saja tidak. Aku sering melakukannya dengan orang lain." Jawab Kyuhyun berbohong. Ia tak ingin dianggap remeh oleh pasangan bercintanya kali ini.

"Begitukah? Lalu gaya apa saja yang pernah kau lakukan?"

"Eh? Itu enggh.." Kyuhyun kesulitan memikirkan jawaban kali ini. Tentu saja karena ia tidak tahu menahu tentang gaya dalam bercinta. Belum lagi tangan Siwon yang tak berhenti memainkan kejantanannya dibawah sana.

"Tak bisa menjawab eoh?" ujar Siwon sembari menyeringai.

Suara ponsel Siwon mengalihkan perhatian keduanya. Dengan kesal Siwon meraih ponselnya dengan tangan kiri. Sedangkan tangan kanannya tetap asik mengocok kejantanan Kyuhyun.

"Yeoboseo?"

"…."

"Mwo?"

"…."

"Kapan?"

"…"

Siwon yang asik berbicara ditelfon tak sadar jika kecepatan tangan kanannya telah membuat seseorang menggelinjang hebat dibawahnya.

"Nghh Wonh pelan-pelanh aahh" Kyuhyun mendesah hebat dan tangannya mencoba menggapai tangan Siwon agar mengurangi kecepatan gerak tangan kanan Siwon. Namun Siwon tak memperdulikannya.

"Aaah Wonh akuhh mau keluar ahh" Kyuhyun memejamkan matanya erat. Ia sungguh tak dapat lagi menahan apa yang mendesak ingin keluar dari kejantanannya. Kakinya mengejang kaku karena kenikmatan hebat yang didapatnya.

"Aaaarrrgghhh" Desahan dan geraman Kyuhyun menyadarkan Siwon dari kesibukannya.

"Yah kenapa kau keluar duluan?" Omel Siwon sembari membersihkan tubuhnya yang terkena cipratan cairan cinta Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun dengan gugup membantu Siwon membersihkan tubuhnya.

"Aish ini (cairan cinta) banyak sekali." Sindir Siwon. Ia mengibas-ngibaskan tangannya yang juga terkena cairan Kyuhyun.

"Hah menyebalkan. Siapa namamu tadi? Kyu? Kyuhyun? Ya Kyuhyun! Good job!" Ujar Siwon sebal. Sedangkan Kyuhyun hanya mendengus dan mengerucutkan bibirnya karena Siwon sama sekali tak mengingat namanya.

.

.

.

.

.

"Aku akan sedikit mempersiapkanmu" Bisik Siwon seductive.

Siwon mulai menjilati cuping telinga Kyuhyun. Kyuhyun yang tertelungkup dibawahnya hanya dapat menggigit bibir menahan kenikmatan. Lalu Siwon menelusuri tulang punggung Kyuhyun dengan lidahnya. Punggung putih itu terlihat basah mengkilat oleh saliva Siwon yang membentuk garis lurus.

Dan penjelajahan lidah liar Siwon telah sampai pada bongkahan putih dan montok milik Kyuhyun. Diremasnya dengan gemas bokong menggiurkan itu. Setelah puas meremas, ia menarik masing-masing bagian bokong itu kearah berlawanan sehingga tampaklah lubang rectum Kyuhyun yang masih sangat sempit.

"Aaaaaahhhhh" Kyuhyun mendesah kuat saat merasakan lidah Siwon membelai lembut rectumnya. Lidah Siwon terasa sangat lincah dalam memanjakan Kyuhyun. Sungguh tipe seme yang sangat hebat dalam memuaskan pasangannya.

"Kurasa sudah cukup persiapannya. Aku akan memulai sekarang." Ujar Siwon memperingatkan.

Ia membalik tubuh Kyuhyun agar menghadap langsung kearahnya. Lalu ia mengambil pengaman yang memang tersedia banyak didalam kamarnya ini dan segera merobek bungkusan pengaman itu dengan giginya.

"Mau memasangkannya?" Tawarnya sembari menyeringai kepada Kyuhyun.

Dengan ragu Kyuhyun mengambil pengaman itu dari tangan Siwon dan memasangkannya ke kejantanan besar milik Siwon yang telah berdiri tegak.

"Sssshhh" Siwon mendesis nikmat saat merasakan halusnya tangan Kyuhyun yang menyentuh langsung pada kejantanannya.

Setelah semua persiapan selesai, Siwon mengangkat tungkai kaki Kyuhyun dan meletakannya dipundaknya. Dan terakhir ia posisikan kejantanannya tepat didepan lubang sempit milik Kyuhyun itu.

"Aaaarrrggghhhh" Kyuhyun berteriak kencang saat lubangnya ditembus dengan kuat oleh kejantanan Siwon.

Rasanya sakit sekali karena ini adalah pengalaman pertamanya. Ia memejamkan erat matanya dan meremas kuat seprei putih milik Siwon guna mengalihkan rasa sakitnya.

"Rilekskan otot-ototmu. Akan terasa semakin sakit saat kau tegang." Ujar Siwon menasihati.

Kyuhyun menuruti perkataan Siwon. Ia mencoba merilekskan dinding rectumnya. Dan berhasil, walau tetap sakit namun sepertinya tidak sesakit tadi.

Melihat Kyuhyun mulai rileks, Siwon pun memulai pergerakannya perlahan. Pelan namun pasti ia memaju mundurkan pinggulnya mengejar kenikmatan. Tak ada rasa terburu-buru dan ingin cepat selesai, karena dirinya yakin bahwa mala mini masih panjang.

Sambil sesekali meringis, Kyuhyun menatap lekat pada Siwon. Wajah Siwon yang menunjukkan bahwa ia sedang mendapat kenikmatan yang amat dahsyat, membuat Kyuhyun bergetar. Hal itu menjadi sensasi sendiri untuk Kyuhyun. Dan itu adalah sensasi yang menyenangkan.

Malam itu, gerakan perlahan namun pasti menemani keduanya menyambut pagi. Dan desahan demi desahan kenikmatan menjadi music yang indah dalam menjemput mimpi.

.

.

.

.

.

Kyuhyun POV

Sinar matahari pagi yang masuk melalui celah jendela membangunkanku dari tidur. Kurenggangkan semua ototku yang terasa kaku karena tidur. Setelah merasa jika kesadaranku telah kembali dengan sempurna, aku menatap bingung pada ruangan tempatku tidur.

'Ini bukan kamarku' batinku.

Aku mengedarkan pandanganku keseluruh penjuru kamar sembari mencoba mengingat bagaimana bisa aku berada disini. Dan aku mendapat jawabannya saat memandang kesebelah kananku.

Seorang namja bertubuh atletis sedang tertidur dengan nyenyak nya. Wajah tampannya terlihat sangat polos saat ini. Aku tersenyum mengingat apa saja yang kami lakukan tadi malam.

Aku sungguh tak menyangka akan melepaskan kesucianku pada namja yang baru semalam aku kenal. Dan sepertinya aku juga tak akan keberatan untuk memberi hatiku juga.

Namja tampan bernama Siwon itu terlihat menggeliat dalam tidurnya. Dan tak berapa lama kemudian ia mulai bangun dan mengerjapkan matanya berkali-kali. Sepertinya ia terkejut melihatku yang tak berjarak jauh darinya.

"Selamat pagi" Sapaku sembari tersenyum semanis mungkin.

"Eh kau siapa? Kenapa kau tidur dikamarku?" Tanyanya sinis.

"Mwo?"

.

.

.

.

.

TBC or Delete?

Review :)

A.N: Semua FF ku akan dilanjutkan kembali setelah lebaran selesai. Karena hari Jum'at aku mudik dan laptop tidak dibawa. So, mohon maaf lahir batin buat semua reader dan reviewer yang bergabung didalam semua FF-ku. Dan doakan aku selamat diperjalanan ya biar bisa ngelanjutin FF lagi :)