Title : Time

Author : Park Jisoo

Chapter : 2/?

Main Cast :

Lee Sungmin

Cho kyuhyun

Seo jeohyun

Genre : Drama, romance, Angst

Rate : T+

Disclaimer :

Semua cast disini adalah milik Tuhan, orang tua dan dirinya sendiri ..
Tapi FF ini mutlak milik author

Warning : Gaje, Typo(s),tidak sesuai EYD

NO BASH ! NO COPAST !

IF YOU DON'T LIKE DON'T READ

HAPPY READING GUYS ^^

Selamanya aku akan tetap mencintaimu ...
biarlah, kali ini aku mengalah ...
biarlah kita berpisah..
tapi kau harus tahu,, aku akan selalu mencintaimu ..
jika kita memang ditakdirkan bersama ...
waktu akan menjawab semua nya ...

_Lee Sungmin_

CHAPTER 2

Sungmin Pov

Saat ini aku sedang berada di salah satu perpustakaan nasional di pusat kota, untuk saat ini aku malas menemani Seo sekedar berjalan – jalan. Entahlah rasanya saat ini aku sangat ingin berada di tempat yang sepi dan tenang. Setelah menenmukan buku yang aku inginkan, kemudian aku mulai berjalan mencari tempat duduk yang nyaman. Aku pun memutuskan untuk duduk di sudut dekat sebuah rak buku jauh dari keramaian dimana orang – orang lebih memilih duduk di tepi jendela.
" Hai Minnie kita bertemu lagi!"

DEG

' Suara itu, hahh, ayolah jantung! Jangan seperti ini! Aku hampir tidak bisa bernafas!' perasaan ku berkecamuk. Suara ku rasanya tidak bisa keluar, namja itu, dia selalu berhasil membuat ku sesak nafas hanya karena mendengar suaranya. Dengan susah payah aku menenangkan detak jantungku. Aku tolehkan kepala ku ke samping tempat dimana namja ini duduk, tepat disamping tempat dudukku.
" Ne, kita bertemu lagi" aku membalas sapaannya dengan canggung karena saat ini perasaan ku sangat gugup.

Pov end

" Kau sendiri?" Kyuhyun – Namja itu – membuka pembicaraan mereka dengan basa – basi terlebih dahulu.
Setelah berhasil meredam kegugupannya akhirnya sungmin berhasil membalas perkataan Kyuhyun dengan santai.
" Ne, aku sendiri. Kau baru sampai?" balas Sungmin
" Yah, begitulah! Aku sedang mencari buku untuk tugas kuliah, tak tahunya bertemu denganmu disini. Kau sibuk?" Tanya Kyuhyun.
" Ahh.. aku mengerti! Hmmm, tidak aku tidak sibuk, hanya menyibukkan diri!" kata sungmin sambil tersenyum manis kearah Kyuhyun.
" Eunggg, Bukankah kau calon mahasiswa baru? Aku dengar pengumuman mahasiswi baru kampus, akan diumumkan 30 menit lagi."
" Eh? Bukankah nanti jam 5? Kenapa secepat itu?"
" Entahlah! Aku juga tidak tahu, tapi tadi temanku bilang pihak kampus akan mengumumkannnya sebentar lagi." Jelas kyuhyun.
" Haahhh, kalau begitu, aku permisi dulu oppa! Aku akan ke kampus untuk melihat pengumuman itu" kata Sungmin sambil beranjak dari duduknya.
Melihat Sungmin yang akan beranjak dari tempat duduknya, Kyuhyun pun ikut berdiri. Sungmin yang bingung melihat Kyuhyun yang tiba – tiba beranjak berdiri hanya bisa menatapnya bingung. Sampai akhirnya Kyuhyun pun buka suara.
" Aku juga akan ke kampus! Kajja pergi bersamaku!" Kata Kyuhyun sambil menarik tangan sungmin untuk ikut bersamanya.

Kyuhyun pov

'Sepertinya Sungmin sangat gugup, buktinya tangannya yang awalnya aku genggam terasa hangat, mulai terasa dingin saat ini. Kenapa bisa segugup itu?' kataku dalam hati saat kami dalam perjalanan menuju kampus. Memang dari perpusrakaan ke kampus tidak jauh, maka dari itu kami memutuskan berjalan kaki. Dan disepanjang perjalanan aku selalu menggenggam tangannya. Sepertinya dia sangat gugup aku perlakukan seperti ini begitu pun aku yang menggenggam tangannya.
Entahlah, ini tidak seperti aku yang biasanya. Aku yang biasanya akan cuek dan tidak peduli terhadap lingkungan sekitar, namun ketika aku pertama kali bertemu dengan yeoja ini saat didanau aku merasakan perasaan yang berbeda. Matanya, Hidungnya, senyumnya apalagi bibir berbentuk huruf M itu, semua yang ada pada yeoja ini membuat perasaan nyaman setiap kali melihatnya. Hahh, sepertinya aku jatuh cinta.
" Eungg, oppa bisakah kau lepaskan pegangan tanganmu? " kata Sungmin pada Kyuhyun. Bukannya Sungmin merasa risih pada kyuhyun tapi Sungmin risih dengan semua tatapan yang seakan – akan ingin membunuhnya saat mereka sudah memasuki area kampus.
" Ah, n – ne ' jawab kyuhyun sambil melepaskan pegangan tangan mereka. Ada rasa kecewa dihati masing – masing saat tangan mereka sudah tidak berpegangan lagi. Terlebih pada Sungmin dia merasa tidak enak hati pada Kyuhyun." Eung, Sungmin – ah, sepertinya aku hanya bisa mengantar sampai disini. Mianhe tapi aku ada janji, tidak apa – apa kalau aku meninggalkanmu disini?" kata meminta izin pada Sungmin.
" Eh? Tentu saja tidak apa – apa, oppa kira aku anak kecil? Aku bisa sendirian oppa. Jadi jangan khawatir!" jawab Sungmin sambil tersenyum lebar.
" Kalau begitu aku pergi dulu semoga hasilnya memuaskan. Hubungi aku begitu kau tahu hasilnya!" kata Kyuhyun sambil mengacak rambut Sungmin kemudian berlalu pergi.

Calon mahasiswa/i mulai berdesakan di depan papan mading universitas bertaraf internasional tersebut. Mereka berebutan ingin melihat hasil test mereka tadi pagi, Sungmin yang juga ingin mengetahui hasilnya ikut berdesakan ingin melihat tapi salahkan saja tubuhnya yang tidak cukup tinggi tersebut sehingga ia tidak bisa melihat hasilnya karena terhalang oleh tubuh tinggi orang didepannya.
" SUNGMINNIE!" terdengar suara seseorang yang sangat dikenal oleh Sungmin, berteriak memanggilnya dari arah belakang. Sontak Sungmin membalikkan badannya ke sumber suara, pandangannya menangkap sosok yeoja berbadan ramping, dan tingginya yang semampai tengah berlari kearahnya.
"Seohyunnie!" kata Sungmin sambil melambaikan tangannya pada sosok yeoja yang diyakininya sebagai sepupunya tersebut – Seohyun.
" Hosh, hosh, kau apakah sudah lama sampai di sini? " tanya Seohyun pada Sungmin dengan nafas yang tidak beraturan karena berlari.
" Hmm sekitar 20 menit yang lalu, aku ingin melihat pengumumannya, tapi tidak bisa " ujar Sungmin sambil mempoutkan bibirnya.
" Kau itu, makanya rajin – rajin olahraga sepertiku agar tubuhmu yang gendut itu bisa ramping dan tinggi" kata Seohyun dengan nada mengejek.
" YA! Aku tidak gendut hanya sedikit berisi! " bantah Sungmin yang tidak suka tubuhnya dibilang gendut.
" Hahh baiklah, baiklah aku kalah. Sekarang ayo kita lihat hasil test kita tadi pagi" kata Seohyun kemudian beranjak maju lalu kakinya yang ramping itu mulai berjingkat untuk melihat hasilnya, berdesakkan bersama dengan siswa lainnya. Setelah selesai melihat Seohyun kembali ke tempat Sungmin dengan raut wajah tertekuk.
" Kau kenapa? Jangan Katakan bahwa kita – " Saat melihat wajah Seohyun yang tertekuk seperti itu Sungmin mulai berpikir yang tidak – tidak tentang kemungkinan yang terburuk.
" Bagaimana ini? " tanya Seohyun dengan nada lirih.
" Apa yang bagaimana? Jangan bercanda disaat seperti ini Seo Jeohyun! " Sungmin mulai memperlihat ekspresi kesal, marah, bercampur khawatirnya.
" Hahaha! Aku senang sekali bisa menggodamu! Baikalh – baiklah aku akan berterus terang, bahwa kita berdua DITERIMA! " kata Seohyun akhirnya sambil menekankan kata diterima.

" Benarkah? Aku senang sekali! Tapi aku kesal kau menggodaku lagi! " ujar Sungmin sambil mempoutkan bibirnya.

" Ya, ya, aku minta maaf kalau begitu! Sudah ayo kita pulang kutraktir eskrim bagaimana? " tawar Seohyun.

" OK! " jawab Sungmin semangat sambil menggandeng lengan Seohyun menuju kedai eskrim langganan mereka.

" Dasar kau ini! "

" Sungminnie, ayo bangun sudah jam berapa sekarang? " kata Seohyun untuk yang ke – tiga kalinya berusaha membangunkan Sungmin yang masih terlelap dalam dunia mimpinya.

" Minnie! Sampai kapan kamu mau tidur? Nanti kita terlambat! Ayo bangun Lee Sungmin! " Seohyun masih berusaha membangunkan Sungmin. Dan sepertinya itu berhasil, karena kita lihat sang kelinci manis berusaha mengumpulkan kesadarannya.

" Seo? Apa yang kau lakukan disini? Ini masih pagi Seohyun! " ujar Sungmin kesal, karena saat melihat ke arah jam weker diatas meja nakasnya jam masih menunjukkan pukul 6 pagi

" Hahhh, jam kamu itu habis baterai makanya jarum jam masih menunjukkan jam 6 pagi waktu kemarin! Dan sekarang sudah pukul tujuh. Sebaiknya kita cepat berkemas, sebelum terlambat di hari pertama."

Setelah serangkaian acara khas penyambutan mahasiswa baru, kertas – kertas yang berisi pengumuman kelas mereka akhirnya diumumkan di papan mading kampus. Semua murid kembali berebut untuk melihat. Tapi untuk Sungmin karena dia malas untuk berdesak – desakkan lagi akhirnya dia memutuskan untuk menunggu kerumunan sedikit sepi. Sedangkan Seo? Selesai acara tadi, dia bertemu dengan teman SD nya dulu Jung Yonghwa kemudian dia pergi bersama Yonghwa dan tinggalah Sungmin sendirian.

" Sejuk! " itulah komentar pertama dari Sungmin semenjak 15 menit yang lalu saat ia mulai mendudukkan dirinya di bawah pohon rindang di taman belakang kampus - di Tepi Danau.

" Apa kau menikmatinya? " Suara berat seorang namja mengagetkan Sungmin. Suara itu, tanpa melihat pun dia tahu siapa pemilik suara itu. Yah, dia adalah – Cho Kyuhyun.

" Ne oppa! Aku suka suasana disini! " jawab Sungmin sesaat setelah ia membuka matanya lalu beralih menatap Kyuhyun.

" Kau tidak menepati janjimu! "

" Janji? Janji apa oppa? " tanya Sungmin sambil memasang pose berpikir yang membuat Kyuhyun ingin memakannya saat itu juga(?).

" Kau berjanji padaku, bahwa kau akan langsung menghubungiku begitu kau tahu hasil pengumuman dari pihak kampus" jelas Kyuhyun sambil menatap Sungmin

" Ah geurae, mianhe aku lupa oppa" kata Sungmin tidak berani menatap mata Kyuhyun.

" Hmmm, bagaimana yah? " Kyuhyun mulai melancarkan aksinya untuk menggoda Sungmin.

" Wae? Oppa marah padaku? Baiklah aku mau menuruti semua keinginan oppa hari ini, asal oppa memaafkanku."

" Jinjja? "

" Ne! Asal jangan yang aneh – aneh! "

" Baiklah! Kalau begitu apakah kau sibuk hari ini? " tanya Kyuhyun.

" Tidak, hanya saja setelah ini akan ada kelas sebentar untuk 2 jam kedepan sebagai tanda perkenalan. Setelah itu aku free. "

" Oke! Akan aku katakan keinginanku 2 jam lagi! Dan kau tunggulah aku di tenpat parkir 2 jam lagi. Arraseo? " kata Kyuhyun.

" Ohhh.. Oke oppa! " jawab Sungmin sambil memasang senyuman termanisnya.

" Baiklah kalau begitu oppa pergi dulu" kata Kyuhyun sambil mengacak – acak rambut Sungmin kemudian berlalu pergi, sedangkan Sungmin tersenyum memandang kepergian Kyuhyun.

TBC

Annyeong hasseo^_^

Mianhe yah atas keterlambatan updatenya author, karena beberapa hal yang menghalangi aku untuk nulis ff lagi*alasan. Tapi bener kok readerdeul dari hati yang terdalam aku pengen banget secepatnya update ff ini.

Untuk selanjutnya, aku tahu ff ku nggak bagus, mohon maklum karena aku author baru. Tapi aku minta kritik dan saran buat aku biar tambah bagus lagi kedepannya. Sekian dulu yah, maaf aku gak bisa balas review kalian satu – satu.

Annyeong*deepbow

RnR