DISCLAIMER : KUROKO NO BASUKE © Tadatoshi Fujimaki-sensei ; Cover Image doesn't belong to me ; This Story © Me :D (Bila ada kesamaan cerita itu murni ketidaksengajaan : ). Terinspirasi dari lagu Here Without You - 3 Doors Down dan Breakeven - The Script :')

WARNING : OOC, Kata-kata tak senonoh nan absurd (?), Cerita gak jelas, lebay, Slash, Sho-ai, Yaoi, BL, atau apalah itu

DON'T LIKE DON'T READ, YOU'VE BEEN WARNED

'FALLING TO PIECES'

Scene 2 : Mean

Please enjoy :D

.

.

Kagami melangkahkan kakinya keluar dari bandara Tokyo yang cukup ramai. 'Aah… akhirnya aku kembali ke Tokyo…sudah lama sekali…'. Kagami menaiki taksi kosong yang berada di luar bandara, setelah memberitahukan tujuannya Kagami membuka handphone-nya.

xxxxXXxxxx

From : kagamiredtiger

To : kuroko1tetsuya

Subject : Aku akan datang

Well, sorry aku baru membalas E-mail mu sekarang. Aku sudah berada di Jepang, dan aku akan menghadiri acara reuni itu lagipula aku sedang dalam liburan semester. Sudah lama aku tidak bertemu denganmu dan anggota Seirin yang lainnya. Tak sabar bertemu dengan kalian.

xxxxXXxxxx

Send. Kagami menatap handphonenya. Sebenarnya ia masih ragu untuk mendatangi acara reuni itu. 'Disana akan ada Kuroko…' batinnya. Ia merasa bodoh, tentu saja di acara reuni itu ia akan bertemu dengan Kuroko. Kagami tidak membenci Kuroko, sungguh. Namun tetap saja rasanya berat bertemu dengan orang yang disukai oleh Aomine. Handphone Kagami bergetar pelan. Ada E-mail masuk.

xxxxXXxxxx

From : kuroko1tetsuya

To : kagamiredtiger

Subject : Re : Aku akan datang

Kau sudah berada di Jepang Kagami-kun? Ini benar-benar kabar gembira buatku. Aku akan memberi tahu anggota Seirin yang lain, aku yakin mereka pun akan senang mendengar kau datang. Aku juga benar-benar tak sabar bertemu denganmu. Sudah lama sekali kita tidak bermain basket bersama, bagaimana kalau sebelum reuni kita bermain basket dahulu?

xxxxXXxxxx

Kagami tersenyum getir melihat isi e-mail tersebut. 'Tak sabar untuk bertemu….?' Kagami terkekeh kecil. Ia bohong. Saat pertama kali ia membalas e-mail Kuroko ia berbohong. Kagami ingin sekali mengulur waktu agar ia tak bertemu dengan Kuroko, atau lebih tepatnya ia sama sekali tak ingin bertemu dengan Kuroko.

Kagami merasa ia telah berubah menjadi orang yang jahat.

.

.

Kagami menatap kosong langit-langit kamar hotelnya. 'Dua hari lagi hari Sabtu…' batinnya. Hari sabtu, artinya ia akan bertemu dengan Kuroko. Sebelumnya ia menolak ajakan Kuroko untuk bermain basket, ia beralasan bahwa dirinya masih sangat lelah dari perjalanan Amerika-Jepang dan juga dari kegiatan kuliahnya. 'Ia tak akan percaya itu…aku yakin Kuroko merasa aku menghindarinya…'.

Sejujurnya, Kagami sudah berhenti bermain basket. Bukan karena Aomine, ia tidak mungkin berhenti dari olahraga yang sangat dicintainya itu hanya karena lelaki dim itu. Ia berhenti basket karena pada tahun pertama ia bermain basket dengan tim kuliahnya ia mengalami cedera. Cedera kaki, tak bisa disembuhkan, tetapi ia masih bisa bermain basket lagi namun tidak seperti sebelumnya. Klise. Ia takkan bisa melompat seperti dulu lagi. Padahal lompatan adalah kelebihan Kagami. Dunia Kagami hancur seketika saat itu, ia merasa depresi. Ia memilih berhenti basket dan fokus dengan kuliahnya. Kagami juga mempunyai dua pekerjaan paruh waktu, agar ia bisa melupakan tentang basket.

Dan sekarang Kagami merasa agak baikkan, walau ia tak seperti sebelumnya. Kagami sekarang lebih sering bersikap dingin dan dengan perlahan mulai mengacuhkan dunia sekitarnya.

Mungkin ini adalah hukuman untuknya. Karena kejadian itu, kejadian yang seumur hidupnya takkan pernah ia lupakan. Kejadian yang terjadi di tahun kedua mereka.

oOo

"Ada apa denganmu akhir-akhir ini? Kenapa permainan basketmu semakin menurun dari hari ke hari?! Kau bahkan tidak bisa melakukan passing dengan benar!" bentak Kagami, matanya memandang tajam Kuroko yang terengah-engah sedang berlari mengambil bola yang bergulir keluar lapangan.

"Maaf Kagami-kun, akhir-akhir ini aku merasa tidak enak badan. Lagipula aku sudah lelah karena kita sudah berlatih sejak tiga jam yang lalu, tanpa istirahat…" sahut Kuroko, ia mengusap keringat yang mengalir di pelipisnya.

Kagami tak peduli, saat itu hatinya sedang kalut, bagaimana tidak, kemarin ia melihat Kuroko sedang berbincang-bincang dengan Aomine di Maji Burger, berdua. "Kau terlalu banyak alasan! Dari awal aku tahu kau memang lemah, tapi aku tak pernah menyangka bahwa kau sama sekali tak bisa berkembang! Kau memang tidak punya bakat dalam basket, tidak akan pernah, lebih baik kau berhenti! Tak ada gunanya kau latihan selama ini! Hanya buang-buang waktu saja!"

Kagami melihatnya. Wajah terluka Kuroko yang menatap Kagami sedih. Bahkan Kagami yakin ia melihat genangan air disudut mata Kuroko. Kuroko sakit hati. Dia melemparkan bola yang dipegangnya dengan asal dan berlari menuju bench, mengambil tas sekolahnya dan⎼⎼⎼tanpa mengganti bajunya⎼⎼⎼ berlari keluar dari Gym. Kapten dan pelatih yang melihat kejadian itu tak menyangka Kagami bisa berkata seperti tadi. Dan Kagami tak berusaha mengejar Kuroko, ia malah langsung pergi dari lapangan menuju ruang ganti.

oOo

Sebenarnya saat itu Kagami sangat menyesali kata-katanya dan berniat untuk meminta maaf kepada Kuroko. Namun keesokan harinya Kuroko bersikap biasa saja padanya, seolah-olah hal tersebut tak pernah terjadi. Kagami tak pernah punya kesempatan untuk meminta maaf.

'Ini memang benar-benar hukuman buatku…' batin Kagami.

.

.

TBC Again...?


A/N : Hiayoooo~ bertemu lagi dengan fic absurd iniii~ wkwkwkw Angst-nya gagal dapeeeeet ||Orz /nangisdipojokkan

Okee~ saya mau bales review duluuu :

ItsukaMei : Ini udah lanjuut :3 maaf jika tidak sesuai dengan ekspektasi anda (?) AoKaga bukan yaaaa? kita liat nanti dehhh XD /ditabok. Makasih udah revieeew :*

Kagami Tania : AoKaga yaaa? mari kita liat nanti X3 /dilempar. Makasih buat reviewnyaaaa :3 /hug

Dreamy20 : cup cup cup, jangan nangis yaa? /ngasihsaputangan/ ayo yang semangat! (?). Ini udah lanjut, makasih buat reviewnyaaaaa :3 *peyuk

...saya ga tahu mau berkata apa...yang saya tahu fic ini makin lama makin alaaaay, gyaaaaaah /gulingguling. Maaf ya kalo fic ini agak absurd aneh gitu hiks hiks TvT Dan ini gantung lagiii, aku seneng banget sih gantungin fic Orz /digantung. Seharusnya fic ini bergenre Angst/Alay, tapi karena ga ada ya sudahlaaah. Dan untuk update selanjutnya mungkin agak lama, soalnya mulai senin saya UTS DX Mohon doanya ya para readers /bow. Oke sekian dari sayaaa~ Jangan lupa review yaaa /puppyeyes/ and keep readiiiing~! :*