Kembali lagi dengan saya, Zu. Kali ini saya sendiri yang akan menyelesaikan chapter 2. Sebenarnya sih mau berdua tapi mau bagaimana lagi, waktu tempat dan keadaan yang sangat tidak memungkinkan dan mengizinkan #curcol

Sebenarnya konsepnya sudah ada tinggal kerjain aja tapi ya namanya juga seorang yang pemalas, alasannya malas, malas dan malas. Itulah sifat asli Indonesia #ditusuk bambu runcing

Sepertinya bacotan saya keluar lagi, ya sudahlah, silahkan langsung membaca saja.

Disclaimer: Hidekaz Himaruya untuk Hetalia dan sisanya itu merupakan ciptaan yang diatas. Genteng? Atap? Oho tentu bukan. Terserah saja, mereka punya pencipta masing-masing.

Rated: T [mengajarkan hal yang sangat AWESOME]

Genre: Humor, Parody

Beware: OC, OOC, AU, TYPO, GAJE, GARING, ANEH, NISTA, DON'T LIKE DON'T READ, DAPAT MENYEBABKAN KENISTAAN AKUT DAN OBSESI UNTUK MENCONTEK.

P.S: saya lupa memberitahukan gender para karakter. Indonesia atau Nesia dan Taka itu seorang perempuan sedangkan sisanya laki-laki dan ada juga yang transgender, semuanya terserah para readers memprediksikannya.

UN yang Menyenangkan (?)

Story by: Zubei and No Name

.

.

.

Chapter II

Hari Kedua Ujian Nista berlangsung. Suasana masih saja terasa kelam bagaikan kiamat akan datang besok hari. Namun diantara semuanya, hanya beberapa saja yang memasang raut "berbeda".

Memasuki gerbang sekolah, terlihat senyuman-senyuman lebar dari para penghuni Ruang 3. Sangat berbeda dari kemarin.

"Pasta~ Pasta~ Pasta~" ucap Taka yang dengan riangnya memasuki gerbang sekolah. Kali ini langkahnya gak berat, soalnya tidak ada Kyo yang bergelantungan gaje di tasnya dan Netherlands atau Holland bisa diandalkan untuk "membantai" para pengawas.

"Gimana? Semuanya udah selesai, Holland?" Tanya Kyo pada Holland. Mereka sudah datang lebih awal, tentu saja untuk nyiapin rencana busuk mereka.

"Sip. Dia pasti kena!" kata Holland sambil tersenyum licik.

"Eh, emang hari ini siapa pengawasnya?"

"Itu loh.. Pssssttt" Kyo berbisik pada Taka tentang apa rencana mereka.

"Wah, otak kalian bisa diandalkan juga ternyata.. Fufufufu.."

"Gue gitu loh! Makhluk terAWESOME di sekolah ini!" Kata Holland yang kumat narsisnya.

"WOI, KITA UDAH BAWA YANG KALIAN SURUH NIH!" Terdengar suara Malon dari jauh.

Kyo, Taka, dan Holland menoleh ke arah pintu gerbang. Disana ada sebuah mobil box yang berhenti.

Holland mendekati Malon dan Singapore. "Ini semuanya?" tanyanya.

Malon dan Singapore tersenyum sambil mengacungkan jempol . "Sudah semua!"

"Ok.. Siapkan 'barang' di lapangan." Kata Holland sambil berbalik dan masuk ke dalam sekolah.

"Siap bos~" kata Malon, Singapore, dan Australia sambil mulai mengeluarkan 'barang' yang ada di dalam mobil box itu.

JAM PERTAMA : SEJARAH

PENGAWAS: CINA

Yao dengan sangat elegan berjalan memasuki ruang 3. Dia berhenti sebentar, memandang takjub ruangan itu. Semenit .. Dua menit .. Tiga menit .. Yao masih saja memandang ruang 3.

'Ruang 3.. Firasatku hari ini sangat buruk, aru'. Keringat dingin mulai bercucuran, belum pernah dia rasakan perasaan macam ini. Dari zaman amoeba baru lahir sampai sekarang baru saja dia mengalami firasat yang amat sangat buruk.

Dengan langkah yang terbata-bata, Yao memberanikan diri memasuki ruang tersebut. Aura disana benar-benar menyeramkan, mungkin lebih seram dari deathglare nya Ludwig.

"Selamat pagi, aru"

"Pagi Yao-sensei"

"Ka..kalian kerjakan soal ini dengan bersungguh-sungguh ya, aru?"

"Sensei kenapa terbata-bata seperti itu, lagi dapet ya?" tanya Nesia dengan sangat bodohnya. Halo Indon, dari zaman avatar baru lahir sampai sekarang juga laki-laki mana ada yang dapet terus mana ada hubungannya dapet dengan terbata-bata? Berarti Aziz Bata-eh, Aziz Gagap juga dapet dong? Ngawur gan!

"Tidak, aru! Yasudah, kita mulai saja ujiannya, aru" Dengan sangat elegan (lagi), Yao membagikan lembar soal dan lembar jawaban kepada para siswa nista tersebut.

Semenit.. Lima menit.. Sepuluh menit..

Kriik.. Kriik.. Kriik.

Tidak ada tindakan yang aneh dari anak-anak ruang 3. Semuanya pada khusyuk mengerjakan soal sejarah yang sebenarnya aneh. Mau tau? Mari kita zoom sedikit soalnya.

15. Mengapa bulu alis Arthur tebal?

a. Takdir

b. Tidak tahu

c. Tanya sendiri

d. Karena dia dulu bajak laut?

e. Kesambet (?)

Bagaimana? Apa anda bisa menjawab soal nista tersebut? Saya saja tidak bisa menjawab karena takut diancam harus memakan scone-nya yang sungguh-sangat-membuat-perut-berjoget-ria. Dunia memang kejam saudara-saudara (?)

"Sepertinya rumor itu salah, aru. Mereka semua anak baik-baik, aru" Yao dengan sangat bangganya tidak mengetahui apa yang direncanakan Holland, sang juru master 212 #digampar Holland

Tiba-tiba..

Bruuuk! Suara yang sangat keras terdengar di lapangan. Semua murid dan guru langsung terkaget-kaget pengecualian: makhluk Ruang 3.

'It's time to show!' batin Holland

"Ribut sekali aru.. Huooooooooh!" Yao langsung berteriak saat melihat 'sesuatu' yang ada dilapangan. Ada apakah gerangan di lapangan? Apakah itu sebuah excalibur yang dibawa Saber untuk melawan musuhnya? Aah, ngawur, bek to tanktop (?)

Sebuah boneka bertelinga kucing, mulutnya yang imut (atau amit-amit?) berbentuk 3 kebalik, matanya yang memancarkan aura oh-so-sweet-puppy-eyes itu membuat Yao terpana, tergoda, tercengang, tercengok, ter apa lagi ya? Sudahlah.

Sebenarnya apakah itu? Benar (?) benda besar itu adalah.. HELLO KITTY !

Baiklah saudara- saudara sekalian, Yaoi-eh, Yao sang maniak Hello Kitty itupun tanpa pikir pendek-eh panjang lagi langsung menerjang Hello kitty raksasa itu. Bermodal toa milik Nesia, Holland dengan semangat '45 berkoar ria layaknya bapak-bapak yang suka demo dijalan raya. "INILAH OBRAL BESAR-BESARAN HELLO KITTY! LIMITID EDITION! BELI 1 GRATIS SEMUANYA! JANGAN SAMPAI KETINGGALAN"

Tentu saja mendengar itu, Yao langsung memborong semua yang ada disitu tanpa tersisa. Sementara itu diruang 3, makhluk-makhluk tersisa seperti Malon, Singapur, Kyo, Taka, Nesia, Australia langsung mengerjakan soal sejarah dengan 'bersama-sama'. Ujian Holland? Tenang saja, ujian Holland dikerjakan oleh Nesia-chan, sang mantan.

Dengan perasaan amat terasa senang, Yao kembali masuk ke ruang 3 namun.. Teng teng.. Waktu ujian sudah selesai dan dia.. MELALAIKAN KEWAJIBANNYA SEBAGAI PENGAWAS.

Hati Yao sangat terpukul karena baru saja dipukul oleh Pak Tukul Arwana (?). "Hiks, aku tidak bisa jadi pengawas yang baik, aru!" isak Yao. Setelah mengambil semua lembar jawaban dan soal siswa, Yao lari ke kantor guru untuk nangis kejer.

Di kantor..

"Da, Yao sayang kenapa nangis, da?" tanya Ivan Braginski, guru yang juga paling ditakuti nomor satu karena jiwa psikopat-nya.

"Aku gagal jadi guru, aru"

"Kenapa gagal, da?" tanya Ivan sambil memeluk mesra Yao. Langsung saja pemancar Fujoshi Elizabeta berfungsi.. Maho Detected!

Dengan gesit dan anggun, Elizabeta beserta Kiku memotret adegan tersebut dan menjadikannya salah satu koleksi ter-AWESOME! "Ada yang memasang Hello kitty raksasa jadinya aku kalap, aru"

"Sabar yao sayang. Aku akan mencari pelakunya dan kolkolkolkolkolkolkol" jiwa psikopat-nya mbah Ivan pun muncul.

Berhati-hatilah Holland, kau sudah berurusan dengan psikopat tersadis nomor dua setelah adiknya sendiri, Natalya yang maniak incest dan pisau itu. Namun ya, Holland bahkan tidak mendapat firasat buruk, dia malah bermesraan dengan Nesia.

JAM KEDUA: AKUTANSI

PENGAWAS: PRUSSIA

"Pengawas kali ini si Gilbert, bagaimana cara mengalahkannya?" tanya Australia

"Orang narsis seperti dia, susah juga. Bagaimana kalau kita tawan saja burung kesayangannya?" saran Holland

"Terlalu mencolok! Ada yg lain?" Taka amat sangat tidak setuju. Kenapa? Karena dia ngefans dengan Gilbert, astaga Taka kuperingatkan ya orang se narsis PRUSSIA itu tidak perlu dikagumi, mending saya, author yang paling AWESOME #author dirajam prussia.

"Nesia, kamu masih punya nomer hpnya Vash?" tanya Holland tiba-tiba. "Punya, memangnya untuk apa?"

"Bagus, rencana ini pasti akan berhasil lagi!"

"Yoo~ Anak-anak sekalian. Guru kalian yang awesome ini akan mengawas kalian" Gilbert dengan faham narsismenya memasuki ruang 3.

"Baiiik paaak" Gilbert ditemani burung kesayangannya, Gilbird membagikan lembar jawaban dan soalnya. Malon dan Singapur cengok dengan sangat amat nistanya melihat soal yang bahkan author pun tidak bisa menjelaskan karena tingkat kesulitannya benar-benar melampaui batas yang ada. Sungguh sangat kejam dan tidak awesome #author terkontaminasi prussia

"Senseeei, kenapa soalnya sulit sekali?" protes Nesia dan Malon. Tumben dua anak kembar ini kompak? Biasanya sih perang karena hal sepele doang.

"Sudah, jangan banyak protes! Cepat kerjakan!" teriak Gilbert. Namun tiba-tiba..

"WOY GILBERT BRENGSEK! LO APAKAN ADEK GUE?" Vash beserta senapan kesayangannya datang menuju ruang 3. Gilbert hanya cengok saat diteriaki seperti itu. "Sarap lo! Gue yang AWESOME ini gak mungkin apa-apain adik lo! Lagipula adik lo itu masih kecil! Gua gak suka anak kecil, mending gue sama yang awesome ini sama Elizabeta daripada adik lo itu!" ucap Gilbert. Waduh, cari mati ini anak, malah ngehina adiknya seorang Vash.

CTASS.. Putus sudah tali kesabaran Vash. Dengan secepat kilat, Vash menembak Gilbert dengan scone terburuk dari terburuk buatannya Arthur. Sementara itu disuatu tempat di saat yang sama seorang laki-laki beralis tingkat enam ngamuk-ngamuk gaje. "BLOODY HELL! SIAPA YANG NYURI SCONE GUE?"

"Udahlah Iggy! Mendingan makan burger aja" sang seme-eh Alfred berusaha menenangkan Arthur yang kalap. Sebenarnya hati dan jiwa raga Alfred sangat senang karena dia tidak harus kehilangan nyawanya karena mengonsumsi makanan buatan uke-Arthur yang sangat berbahaya itu. "BLOODY GIT! Burger dari Hongkong! Gue maunya scone gue!"

Sementara itu dibelahan bumi yang lain, seorang cowok beralis tebal tiba-tiba bersin. "Pasti ada yang nyebut nama gue nih! Awas lo Nesia, gara-gara lo gue jadi bersin-bersin mulu!"

Kita kembali lagi ke tkp. Saat Vash sedang asyik menembaki Gilbert yang sudah terkapar gara-gara scone-nya Arthur dan murid yang lain sedang mengerjakan ujian dengan 'bersama-sama', Nesia bersin dan merinding tiba-tiba. Jadilah ajang bersin-bersinan para nation-tan.

Sebenarnya apa yang membuat Vash marah dan datang menuju Gilbert? Mari kita flashback semuanya agar jelas.

Flashback:

"Halo, ini gue Holland! Gue ada berita untuk lu!" Holland dengan otak liciknya mulai menjalankan misi busuk ruang 3.

"Berita apa? Jangan bilang lu mau minjam duit sama gue"

"Anjrit! Emang gue kere kayak lo!"

"GUE DOR KEPALA LO KALAU LO NGOMONG KAYAK GITU LAGI!"

"Lu mau tau gak beritanya? Ini menyangkut adik kesayangan lu!"

"hah? Adik gue! Kenapa dengan adik gue?"

"Adik lu digodain sama Gilbert! Gue punya buktinya! gue kirim fotonya lewat facebook lu! Oh ya, nama facebook lu apa?"

"KURANG AJAR SI GILBERT! NAMA FB GUE BACOTDOR!"

"Noh, gue dah kirim fotonya! Nesia Luph Nether itu fb gue!"

"Alay nama fblu.."

"Sialan!"

Sedetik kemudian.. "ANJRIIIIIIT! ADIK GUE DI GODAIN SAMA DIA!" Kreek.. Telpon terputus..

Sebenarnya Gilbert sama sekali tidak menggoda Liechtenstein. Dengan bantuan Singapore yang sangat ahli mengedit via photoshop dia mengedit foto Liechtenstein berdua dengan Gilbert. Sungguh licik dan kejam mereka semua.

End of flashback

Jadi begitulah, Gilbert telah menjadi korban tersadis siswa ruang 3. Poor Gilbert.

Bel tanda ujian selesai pun berbunyi, mereka dengan sukses mengerjakan soal yang sangat susah itu meninggalkan Gilbert yang tewas dengan tidak awesome di lantai.

Sementara itu dari kejauhan, sebuah mata yang sarat akan hawa membunuh menatap tajam Holland. "Da, jadi dia penyebab Yayang Yao menangis dan keributan ini, da! Awas kau, da! Kolkolkolkol"

Sudah tahu kan siapa yang berbicara seperti itu? Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

TBC dengan tidak awesome

..

,.

..

Haaah~capeknya mengerjakan fanfic sendirian! Maaf kalau ceritanya agak garing dan updatenya lama, ya mau bagaimana lagi. Author yang awesome ini #digeplak prussia sangat sibuk #sok sibuk kayak denmark

sampai jumpa di chapter berikutnyaa ~

..

..

..

Prussia: "Author kejam! Masa gue yang AWESOME ini harus makan scone nya di alis tebal!"

Zu: "Terserah gue dong"

Prussia: "Katanya lo ngefans sama gue?"

Zu: "Kapan yak? Lupa tuh" #ditusuk

Swiss: "KEMANA LO PRUSSIA?"

Prussia: "gyaaaaa" #kabur

UK: "Bloody Hell! Kenapa soalnya ngehina gue?"

Zu: "Habis.. Aku kan kepikiran kamu" #author sok manis + imut

Australia: "Aku jarang muncul" #pundung

Zu: " jangan lupa Review ya ~ Kalau ada flame, saya tampung juga ~" #gak peduliin Aussie sedikitpun

Russia: "Awas enggak ya, da"

Zu: #kabur gara-gara takut sma Ivan.