Han - ChuL "Heechul remains to be my best friend"...Part 2
~oOo~
Cast :
Kim Heechul
Hangeng
Zhou Mi
Yesung
Lee Sungmin
~oOo~
Author :: - Miss Twinsball - ( ok nama gue emang frontal -_- )
~oOo~
FF ini terinspirasi dari BBF, banyak scene yang gue ambil dari sana, tapi ini MURNI PERSAHABATAN.
gue cuma bikin FF ber genre YAOI dan FRIENDSHIP
silahkan dinikmati (?)
- Happy Reading –
~oOo~
RnR please ~^^
##########################################################################
#keesokannya….
"Heechul, kau sedang cari apa? Kehilangan sesuatu?" Tanya Hankyung yang sedang melihatku kebingungan
Aku sedang mencari barangku yang hilang, kenapa aku bisa sampai lupa kalau aku menghilangkannya,
"Aku kehilangan gelangku, aku tak tahu kapan gelang itu hilang, " ucapku murung
"Kau ingat terakhir kalinya kau menaruhnya dimana?"
"Ani, aku selalu memakainya, tapi hari ini aku tak melihatnya di tanganku,"
"Yah sudah jangan sedih, kau bisa beli yang baru kan?"
"Tak ada gelang yang seperti itu, tak ada….." ucapku sedih
"Wae? Gelang itu berarti untukmu?"
"Sangat ! bahkan lebih berarti daripada nyawaku, " ucapku hampir menangis. "Karena itu gelang peninggalan Eomma ku,"
Air mataku menetes, Hankyung meraih daguku dan menghapus air mataku.
"Sudah jangan menangis, nanti kita cari sama sama saja, sekarang mau ikut aku….?" Tanya Hankyung
"Kemana?" tanyaku
"Menghapus air matamu," jawab Hankyung singkat sambil menarikku keluar kelas.
.
.
.
.
.
.
.
Kami berdua pergi ke Taman Bermain, menghabiskan waktu seharian disana, aku senang bisa menghabiskan waktuku dengan Hankyung, dia selalu bisa membuat aku melupakan kesedihanku, aku berharap ini akan selamanya, seandainya ini mimpi, aku ingin tak pernah bangun dari mimpi ini.
Sudah 3 bulan berlalu, aku dan Hankyung menjadi sahabat. Banyak siswa iri dengan kedekatan kami, tentu saja, aku yang dari kalangan biasa bisa bersahabat dengan seorang pangeran dari China. Semua siswa takut dan tunduk padanya, apalagi saat Hankyung terang terangan bilang ke semua siswa bahwa aku dan dia telah bersahabat, siapapun yang berani menyakiti atau menghinaku berarti mereka menyakiti dan menghina Hankyung juga. Hidupku di sekolah sedikit demi sedikit sudah mulai berubah, para siswa mulai tak mengangguku lagi. Yesung dan Sungmin pun juga tak mencoba macam macam denganku. Semua berkat Hankyung, sahabat sekaligus pangeran Chinaku..
.
.
.
.
.
.
.
"Huft…..mana sich Hankyung, katanya mau pulang bersamaku denganku, kok sekarang dia belum muncul? " gerutuku di depan gerbang sekolah.
Aku kesal karena menunggu Hankyung yang lama.
Karena saking lamanya, aku mencarinya, aku kembali masuk kesekolah dan menuju kelas, saat aku hampir menuju kelasku aku mendengar suara Hankyung, aku tersenyum dan mempercepat langkahku, tapi langkahku terhenti karena bukan hanya suara Hankyung yang ku dengar, melainkan ada suara Sungmin dan Yesung. Kenapa mereka ada disini juga?
Aku mencoba menguping pembicaraan mereka, aku mengintip ke celah pintu yang tak ditutup.
"Hya ! pangeran, aku tak menyangka, jangka waktu yang kami berikan adalah 1 bulan, tapi pangeran sanggup bertahana hingga 3 bulan, hebat !" ucap Sungmin
"Mana janji kalian?" Tanya Hankyung
"Baik, kami mengaku kalah, dan kau pangeran menang dalam taruhan ini, " ucap Yesung
"Aku kagum padamu pangeran, kau bisa tahan 3 bulan bersahabat dengan Pretty Boy itu, dia kan seperti wanita, lemah ! kau tak dimanfaatkan olehnya?" Tanya Sungmin
Taruhan? Jadi…..aku barang taruhan?
Apa maksud semua ini?
Mendengar itu hatiku sangat sakit, tega teganya Hankyung seperti itu padaku,
Jadi selama ini Hankyung hanya berpura pura menjadi sahabatku, dia hanya mempermainkan kepercayaanku, ternyata semua orang kaya itu sama saja, aku benci kau Hankyung, AKU BENCI KAU !
Saking shocknya mendengar percakapan mereka tadi, aku tak sengaja menyenggol pintu dan membuat pintu yang tak terkunci tadi terbuka, Hankyung yang mengetahui bahwa aku mendengar percakapannya tadi langsung salah tingkah.
"Mianhae, aku telah mendengar pembicaraan kalian, " ucapku dan aku langsung lari pergi dari situ.
Aku mendengar Hankyung berteriak memanggilku, aku tak memperdulikannya, aku terus berlari, tapi dia tetap mengejarku, tiba-tiba Hankyung menarik tanganku,
"Heechul, kau harus dengar dulu penjelasanku, aku tak bermaksud…."
"APA ? PENJELASAN APA? LEPASKAN AKU, AKU TAK MAU MELIHATMU LAGI ! AKU BENCI KAU HANKYUNG, " seruku sambil menangis
"Aku tak pernah ada maksud untuk membohongimu Heechul, mianhae, aku tahu aku salah, tapi kau harus dengar penjelasanku dulu, "
"Aku….aku tahu aku lemah Hankyung, dan orang orang kaya memang selalu mempermainkan orang lemah seperti aku, aku berterima kasih karena kau sudah mau jadi sahabatku walau cuma pura pura, gomawo Hankyung. "
Aku berusaha melepaskan tanganku dari genggaman Hankyung, dan terlepas, aku pergi meninggalkan Hankyung yang terdiam disana, terima kasih Hankyung, terima kasih kau mau jadi sahabatku walau tak nyata, dan nyatanya ini hanyalah mimpi.
Aku berlari dan tak tahu harus kemana, tiba tiba hujan turun, aku berteduh di box telepon umum di jalan, aku masih menangis, jujur, hatiku sangat sakit, aku masih tak percaya bahwa Hankyung melakukan itu padaku.
.
.
.
.
.
.
.
Hankyung POV
Aku benar benar kaget saat aku tahu bahwa Heechul mendengar percakapanku dengan Yesung dan Sungmin, dia terlihat sangat shock, dia langsung berlari pergi dan aku berusaha mengejarnya, aku berhasil mengejar dan menahannya, tapi dia tak mau mendengar penjelasanku, ku akui aku salah, tapi aku tak bermaksud untuk membohonginya, aku tulus bersahabat dengannya.
Dia pergi meninggalkan aku yang terdiam di depan gerbang sekolah, seandainya kau tahu apa alasanku. Maafkan aku Heechul…..gumamku
Aku mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celanaku, sebuah gelang.
Aku memandangi gelang itu, dan kemudian aku menangis.
#Flashback
"Kembalikan, " ucapku pada Yesung dan Sungmin
"Ne?" Tanya Yesung
"Barang yang ada di tanganmu, itu bukan milikmu kan?"
"Pangeran, kau ini kenapa? Dia cuma Pretty Boy, kenapa pangeran membelanya,?" Tanya Sungmin
"Kembalikan ! atau kau akan terima akibatnya, "
"Pangeran mau gelang ini? Tapi pangeran harus menerima syarat dari kami,"
"Apa?"
"Pangeran harus bisa membuat Pretty Boy itu menjadi sahabat pangeran, dan buat dia menaruh kepercayaan pada pangeran seutuhnya, " jelas Yesung
"Baik, jangka waktunya?"
"1 bulan, kurang dari itu pangeran kalah, dan lebih dari itu pangeran yang menang,"
"Baiklah,"
Aku mengangguk tanda setuju.
#Flashback END
.
.
.
.
.
.
.
Tiba tiba hujan turun, dan aku masih terdiam di depan gerbang, aku menyesal telah menyakiti hati Heechul.
"Pangeran, apa anda baik baik saja? Nanti anda bisa sakit kalau terus berada disini, " ucap paman Huang dalam bahasa China
Aku mendongak, lalu aku segera masuk kedalam mobil,
"Paman Huang, bisa bantu aku?" tanyaku
"Iya, pangeran ingin minta bantuan apa?"
"Bantu aku cari Heechul, dia mungkin belum pulang kerumahnya, dia masih ada di suatu tempat, dia pasti kehujanan, cari dia Paman Huang, kumohon bantu aku mencarinya, " ucapku
"Pangeran, ada apa?"
"Aku melukai perasaannya, aku berbuat jahat padanya, ku mohon…Paman Huang mau bantu aku?"
"Baik, aku akan bantu pangeran semampuku,"
.
.
.
.
.
.
.
Kau dimana Heechul?... batinku
Dia pasti kedinginan, Heechul maafkan aku….
Aku melewati sebuah jalan yang sepi, lalu aku seperti melihat Heechul disana, di dalam box telepon umum,
"Hentikan mobilnya, " ucapku tiba tiba
Aku menatap keluar lewat jendela tanpa membuka jendelanya, aku memastikan kalau di dalam box telepon itu adalah Heechul, walau samar samar karena guyuran air hujan, tapi aku bisa melihat dengan jelas kalau itu adalah Heechul, dia duduk sambil memeluk kedua kakinya, wajahnya terlihat pucat.
Aku segera keluar dari mobil, dan aku berlari menghampiri Heechul yang tengah kedinginan di sana.
Aku berdiri di hadapannya, dia mendongak dan menatapku sayu.
.
.
.
.
.
.
.
Heechul POV
Aku melihat seperti ada yang berdiri di depanku, aku mendongak untuk melihat siapa yang berdiri, aku menatapnya sayu, saat aku memperjelas pandanganku, ternyata dia Hankyung.
Aku langsung berdiri dan mencoba pergi, tapi Hankyung menahanku.
"Heechul, kumohon dengarkan aku, "serunya di tengah derasnya hujan
"Apa lagi ! tinggalkan aku, aku tak mau dengar apapun," ucapku lemah
"Kau mau tahu kenapa aku membohongimu, kau mau tahu alasannya?"
"Aku sudah tahu, karena kau pangeran kan?, kau bisa berbuat seenaknya, tanpa memperdulikan perasaanku, !" seruku
"KARENA INI ! INI ALASANKU KENAPA AKU MEMBOHONGIMU !" serunya sambil memperlihatkan gelang ku yang hilang didepan mataku.
Aku terkejut, kenapa gelangku yang hilang bisa ada padanya,
"Yesung dan Sungmin mengambilnya, aku berusaha mendapatkannya kembali, tapi dengan syarat aku harus mau menjadi sahabatmu selama 1 bulan, tapi sebelum hal ini, aku memang sudah ingin menjadi sahabatmu Heechul, aku tulus berteman denganmu, aku senang bisa bersahabat denganmu, aku sama sekali tak punya niat untuk melukaimu, kau harus percaya itu Heechul, aku selalu mengingatmu sebagai sahabat terbaikku, " jelasnya
Aku terdiam, lalu Hankyung memelukku,
"Mianhae Heechul,"
Aku telah salah paham padanya, ternyata dia memang tulus berteman denganku, aku yang harusnya minta maaf Hankyung….batinku
Lalu aku merasa kepalaku pusing dan seketika semuanya berubah menjadi gelap.
.
.
.
.
.
.
.
Hankyung POV
Heechul menangis dipelukanku, tapi tiba tiba dia pingsan, aku menatapnya, wajahnya terlihat sangat pucat. Aku menggendongnya ke mobil.
"Pangeran, sepertinya dia demam, " ucap Paman Huang sambil menempelkan telapak tangannya di kening Heechul
Mendengar itu aku langsung cemas, ini semua salahku.
.
.
.
Heechul POV
Aku membuka mataku, hangat !
Aku memperjelas penglihatanku, dimana ini? Ini bukan rumahku, juga bukan rumah sakit, tempat apa ini?
Aku bangun, dan kulihat Hankyung tengah tertidur disampingku sambil menggenggam tanganku, aku mencoba menyentuh kepalanya, dan dia terbangun,
"Heechul? Kau sudah sadar, ?" Tanya Hankyung
"Hankyung? Kau menungguku semalaman?"
Hankyung menempelkan telapak tangannya di keningku,
"Demammu sudah turun Heechul, syukurlah…" ucap Hankyung
"Hankyung…..mianhae…." ucapku pelan
"Ne?"
"Mianhae….aku sudah salah paham padamu,"
"Harusnya aku yang minta maaf padamu Heechul, maaf aku telah membohongimu, "
Aku menunduk, aku merasa bersalah sekali, telah menuduh Hankyung yang bukan bukan.
Hankyung memegang tanganku dan memakaikanku gelang yang hilang itu,
"Ini berharga untukmu kan ? Jangan sampai hilang lagi yah?" ucapnya . "Kau lapar? Aku akan bikinkan kau makanan, " lanjutnya
"Chakkaman….! " seruku
Hankyung menoleh, "Ne?"
Aku mengacungkan jari kelingkingku, "SAHABAT?"
Hankyung tersenyum, " Ye….SAHABAT,"
Lalu Hankyung mengaitkan jari kelingkingnya pada jari kelingkingku, dia mengacak ngacak pelan rambutku.
"Sudah ya, aku buatkan kau makanan dulu, kau istirahat saja dulu…..Cinderella, "
MWO ! dia panggil aku Cinderella?
"Hya ! Hankyung !" seruku kesal tapi tak didengar olehnya
Aku tersenyum, senang rasanya aku bisa pergi dari mimpi burukku tadi. Dan mimpi indah ku datang lagi, tak apalah dia memanggilku Cinderella, karena yang memanggilku adalah seorang pangeran, pangeran dari China….
.
.
.
.
.
.
.
TBC-
Apel :: iya...rate nya aman, nyaman, terkendali, aktual, tajam dan terpercaya #IniApaSich . panggil apa ajah boleh kok, :)
Mayahahaha :: mari kita ramaikan HanChul dengan takbir (?)
ma'on clouds :: milih Yesung, karena akhi2 ini mata Yesung itu sesuatu banget dech, udah gitu Sungmin juga suka smirk2 gimana gituh kayak Heechul ajah , terpilihlah mereka di FF ku untuk peran antagonis . Chukka YesMin (?)
