Author : DeKal
Title : Buri-Buri
Cast : BaekYeol (Baekhyun Chanyeol)
Rate : T
Genre : humor, drama, supernatural (?), brothership, lil bit yaoi romance
Length : Chapter
warning : typos, OOC, gaje, bahasa ga sesuai EYD, humor gagal *insyaAllah pada ketawa (?)*
Summary :
" Setelah sekian lama hening tidak ada yang bersuara diantara kami berdua, dia pun berdiri lalu keluar dari kamarku. Aku ingin bertanya dia mau kemana tapi ntah kenapa mulutku rasanya terkunci."
Collaborate with Stella~ :)
••••••••••~~~~~••••••••••
•~~Buri-buri~~•
"Baekhyun-ah!"
"Ya! Baekhyun tunggu aku!"
Terlihat chanyeol yang sedang mempercepat langkahnya untuk mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh baekhyun. Baekhyun memang sengaja meninggalkan sang 'buri buri' karena menurut baekhyun, bukannya membantu malah menyusahkan. Setelah insiden 'mari mentraktir sang buri-buri' -_-
"Berhenti atau aku akan 'memakanmu'. Aku ini sakti jadi aku bisa melakukan apapun sesukaku"
Kalimat tadi seakan membeku kan seorang baekhyun. Bibir chanyeol sedikit terangkat menunjukkan sebuah seringai. Baekhyun membalikkan tubuhnya lalu menatap horror seorang chanyeol. Tak lama..
Bug! Bug! Plak!
"Ya! Baekhyun-ah! Sudaahh.. Aku minta maaf! Jeongmal mianhae.. Ya! Sudah!
Apa yang terjadi?
Ah ternyata kini baekhyun sedang memukuli chanyeol dengan kipas buri-buri. Baekhyun bermaksut untuk memasukkan kembali chanyeol kedalam kipas, bukankah itu sebuah ide cemerlang?
Cling!
Dan benar saja chanyeol kini terkurung kembali di dalam kipas buri-buri. Hah.. 'Sekarang kau sudah lega kan baekhyunnie' batin baekhyun. Lalu baekhyun memulai perjalanan menuju pasar, tetapi ia harus memutar jalan karena memang dari kedai ramen ke pasar itu sangat jauh.
-Skip Time-
Baekhyun pov.
"EOMMA, BAEKHYUN PULANG~" teriakku saat menginjak lantai rumahku yang kutempati sejak kecil ini.
Tidak ada jawaban.
"Eomma? Eomma Baekki pulang." Panggilku terus menerus namun tetap tidak ada jawaban. Dimana eomma?
Aku berjalan ke kamar eommaku dan nihil...eommaku tidak ada disana. Aku pergi ke dapur dan juga kamar mandi tetap saja eommaku tidak ada. Hah dimana eommaku?
Tanpa kusadari aku berjalan menuju taman belakang. Dan voila, eommaku sedang merawat tanamannya disana sambil bersenandung kecil. Aku tersenyum sekilas melihatnya seperti itu, sungguh terlihat damai dan keibuan.. Aku berinisiatif memeluk eommaku dari belakang hehe. Dia kaget lalu menjitak (?) kepalaku.
"Yak eomma! Appo.." Aku mempoutkan bibirku dan hanya dijawab tawa kecil dari eommaku ini -"
"Hehe mianhae chagi.. Eomma kira kamu om om mesum yang tiba-tiba saja masuk lalu memeluk eomma" jelas eommaku cengar-cengir dan aku makin mem-poutkan bibirku -.-
"Baekki-ah, sejak kapan kau punya kipas?" Tukas eommaku tiba-tiba.
Ah ia aku lupa untuk menyimpan kipas butut tidak berguna ini /plak.
"Ah anni eomma.. Ada seorang kakek yang memberikan ini kepadaku karena aku telah menolongnya." Balasku sumringah dan ibuku hanya mengangguk ria mengiyakan (?)
"Eomma, belanjaannya aku taruh di dapur. Aku kekamar dulu ya." Eommaku mengangguk lalu aku berjalan melalui tangga ke kamarku yang berada di lantai dua.
Aku hempaskan tubuhku ke kasur. Hah... Hari ini banyak kejadian aneh. Kakek yang memberiku kipas ajaib, jin yang bodoh, hah.. Tapi jinnya lumayan cakep sih *nahloh
Aku mengambil kipas buri-buri lalu aku mengucapkan manteranya (?). Bwooshh~~ dan muncullah jin yang pabbonya ga ketolongan.
"Hey kau manusia cantik! Kau kasar sekali padaku tadi. Lihat ini badanku memar semua." Marahnya padaku sambil menunjuk-nunjuk mukaku dengan tampang kesal yang terlihat seperti...derp?
"Yaa, makanya jangan membuatku marah. Kau juga jin yang menyusahkan, hah.." Keluhku padanya lalu dia terdiam. Perlahan dia terduduk di lantai dan termenung. Ada apa dengan dia?
"Ya, ada apa denganmu?" Tanyaku. Sontak dia melihat ke arahku. Aku kaget, dia menangis.
"Yayaya, kau kenapa menangis eoh? Ya!" Aku menggetok kepalanya karena dia tidak menggubris pertanyaanku. Dia mengusap air matanya lalu berkata.. "Kau bilang kalau aku menyusahkan, itu menyakitkan." Jawabnya. Aku terdiam sejenak, hanya helaan napas dariku yang terdengar. Hening.
"Maaf." Hanya itu yang bisa kukatakan namun dia tetap diam.
Setelah sekian lama hening tidak ada yang bersuara diantara kami berdua, dia pun berdiri lalu keluar dari kamarku. Aku ingin bertanya dia mau kemana tapi ntah kenapa mulutku rasanya terkunci.
Baekhyun pov. End
Chanyeol pov.
"Yaa, makanya jangan membuatku marah. Kau juga jin yang menyusahkan, hah.." Ujarnya.
Aku? Menyusahkan? Haha. Tidak hanya kau yang bilang aku menyusahkan tapi ntah kenapa kalau kau yang mengatakan maknanya dalam sekali untukku, menyakitkan.
Aku merasakan mataku panas, ya aku menangis.. Kata-katanya sungguh menyakitkan untukku.
Setelah hening beberapa menit, aku mempunyai ide untuk membuktikab bahwa aku tidaklah menyusahkan! Aku berjalan keluar dari kamar Baekhyun.
Aku mau menemui ibu Baekhyun, jangan tanya dulu alasannya. Nanti kalian juga pasti tau~
Dengan kemampuanku, aku menukar bajuku menjadi baju seperti layaknya manusia remaja sekarang. Hey hey, tampangku masih seperti anak remaja kan? Hahaha.
Setelah memikirkan ideku matang-matang, aku menghampiri ibu Baekhyun yang sedang memasak.
"Hi, ahjumma!" Sapaku sambil tersenyum lebar membuat dia kaget.
"Eoh? Nuguseyo?" Tanyanya masih kaget.
"Ah, Park Chanyeol imnida. Saya temannya Baekhyun disekolah, kebetulan tadi baru datang hanya saja pinta luar terbuka sehingga aku langsung masuk hehe." Jelasku berbohong padanya. Maafkan aku ne, ahjumma :(
"Ah arraseo. Kalau kau mencari Baekhyun, dia ada di kamarnya. Atau perlu aku panggilkan?" Ujarnya sambil tersenyum padaku. Sungguh keibuan sekali.
"Okay ahjumma, kalau begitu saya akan menunggu di ruang tamu." Jawabku juga sambil tersenyum manis. Ah untung saja aku tampan~
Aku duduk di salah satu kursi yang ada diruang tamu sambil menunggu ahjumma memanggil Baekhyun. Aku ingin lihat bagaimana reaksinya melihatku hahaha.
Aku ingin lihat bagaimana reaksinya melihatku hahaha. Ku dudukan pantatku ini di kursi ruang tamu rumah baekhyun. Eh? Kursi ini kenapa empuk sekali.
Tuing!
Ah aku melayang. Segera saja ku loncat-loncatkan badanku di kursi empuk tadi. Ternyata jadi manusia itu sangat menyenangkan,eoh?
Author POV
Dari kejauhan baekhyun sangat shock melihat seorang teman.. Ya kata eomma nya dia itu temannya baekhyun. Baekhyun meneliti dari rambut sampai punggung - karna sebagian tubuh chanyeol tertutup oleh kursi -
'Nugu? Apa aku pernah mempunyai teman dengan rambut ikal serta punggung lebar seperti ini?' Batin baekhyun. Dengan segenap kekuatan power ranger, baekhyun menghampiri sosok chanyeol.
Dan... Jeng jeng.
Baekhyun seperti mengenali muka chanyeol yang mirip dengan sang buri-buri - jin bodoh miliknya. Namun kali berbeda, sosok yang dilihatnya kini memakai seragam sekolah yang sama persis dengan miliknya, rambut ikal, tubuh tinggi menjulang, dan sepatu keren. Berbeda dengan buri-buri, yang separuh badannya berbentuk seperti gumpalan asap.
"Hai" sapa chanyeol.
"Kau siapa? Apa kau kemari ingin meminjam pr-ku?"
"Ya, aku ini teman sebangkumu. Jahat sekali kau lupa padaku." Jawab Chanyeol sambil mengerucutkan bibirnya.
"Tapi aku memang ti-.." Ibu Baekhyun langsung menengahi perkataan Baekhyun. "Ayolah nak, masa kamu lupa sama temen kamu sendiri. Sudah kalian mengobrol saja dulu biar ibu ambilkan minum." Jelas ibu Baekhyun lalu berlalu menuju dapur.
Baekhyun menatap Chanyeol tajam. Dia mengenal orang ini, tapi tidak mungkin dia si jin bodoh itu.
"Kau kaget dengan penampilanku?" Ujar Chanyeol dengan smirknya.
"Jadi ini kau?! Bagaimana bisa?" Kaget Baekhyun sambil membelalakkan matanya.
"Bisalah, aku kan jin. Aku bisa melakukan apa saja yang aku mau. Termasuk merubah diriku."
"Ah, kau saja tidak makan sampai berhari-hari. Hebat darimana. Ujung-ujungnya aku juga yang membelikanmu makanan." Sela Baekhyun ketus. Chanyeol kembali mengerucutkan bibirnya.
Dua-duanya akhirnya terdiam. Hanya ada tatapan aneh satu sama lain. Tak lama kemudian, datanglah ibu baekhyun membawakan es teh (?) untuk mereka.
"Hey, kalian kok diem? Ini minum." Ujar Ibu Baekhyun sambil tersenyum.
"Ne ahjumma. ah ahjumma, bolehkah aku menginap disini? Orang tuaku ada bisnis diluar negeri jadi aku sendirian dirumah. Boleh yayaya?" Pinta Chanyeol dengan muka imutnya. Ibu Baekhyun hanya tertawa melihatnya.
"Mwo?! Yak! Kau kan bisa tidur sendiri. Manja sekali kau mau tidur disini. Jangan dibolehkan eomma!" Tolak Baekhyun keras.
"Baekki-ah, tidak boleh begitu. Dia kan temanmu. Kau boleh tidur disini nak." Ujar ibunya Baekhyun tersenyum pada Chanyeol.
"Beneran boleh ahjumma?" Tanya Chanyeol memastikan denga sumringah lalu dijawab dengan senyuman oleh ibu baekhyun.
"Yeay! Gomawo ahjumma~~" Chanyeol memeluk ibunya Baekhyun dengan bahagia.
"Eomma, tapi-"
"Sst Baekhyun-ah, aku akan sekamar denganmu.." bisik chanyeol pada Baekhyun membuat Baekhyun bergidik ngeri. 'Oh Tuhan..' Bisik Baekhyun dalam hati.
-skip time-
Pagi hari..
"Yaak Chanyeol-ah! Kembalikan sepatukuu!" Teriak Baekhyun memecah keheningan pagi *eaa (?)
"Pinjamkan dulu aku baru aku balikin nih sepatu wleee~" ejek Chanyeol sambil mengayun-ayunkan sepatu Baekhyun membuat Baekhyun semakin panas.
"Argh terserah deh. Ambil deh ambil! Dasar buri-buri nyusahin!" Maki Baekhyun kesal. Chanyeol hanya tertawa senang lalu mengembalikan sepatu Baekhyun. Setelah baekhyun memakai sepatunya yang lain, dia langsung pergi meninggalkan chanyeol, mata baekhyun sudah merah menandakan akan tumpeh-tumpeh air matanya serta mengehentakkan kakinya kesal.
"kau bukanlah anak cengeng baekhyun-ah" sapa seseorang dari arah belakang baekhyun. Baekhyun segera memutar balikkan tubuhnya dan.. Sontak membulatkan matanya.
"Eh?! Luhannie gege?"
Eoh?
Luhannie?
To be continue~
muehehehe ._. Otte otte? Review lagi yaaaa biar author makin semangat! ;~;)9
Balasan review nih ._.)/
Q : buri-buri itu manusia atau jin?
A : dia jin, tapi bisa bahasa manusia /apaini
Q : cerita ini mirip aladin?
A : ya begitulah, tapi ini jin lebih pea-_-
Q : ini ada di crayon shinchan
A : iya bener. Author terinspirasi dari situ wkwka, dikomiknya lebih idiot-_- nah disini, pake versinya author sendiri dah
Oke ini udah update. Cepet ga? Apa kelamaan? Seketika ngestuck, maapin yak. Kalo mo ngasih ide bole di kotak review atau PM kami.
Last, Mind to Review again? Byeeee~~~ 'o')/~~~•••
