Title : 50 Yixing's Wish
Author : XoUnicornXIng
Pair : Sulay
Disclaimer : terinspirasi novel refrain
Warning : Boyslove,Yaoi or etc. Typos berlebihan,alur terlalu cepat dll.
.
.
.
Aku punya banyak permohonan
Tuhan,bersediakan engkau mengabulkan permohonan-permohonanku?
Aku hanya punya 50 permohonan
Bisakah terkabul semua?
.
.
.
XoUnicornXIng present
Yixing kembali ke kamarnya,percuma juga kan ia tetap didepan kamar orang tuanya. Ia menatap toples berisi kertas-kertas warna biru yang terlipat. Itu hadiah dari pamannya yang di Cina sebagai ulang tahunnya yang ketujuh.
Yixing mengelus pelan toples itu.
"baru lima,masih kurang empat puluh lima lagi.. masih banyak yang bisa kumohon" . tak lama ia mengambil sebuah kertas berwarna senada dengan kertas yang di toples.
Wish#6 : tau sebenarnya aku sakit apa
Yixing menatap toples permohonan. Ia sedang ingin menulis satu 'Wish' ,tapi ia bingung mau menulis apa. Ia menyangga kepalanya dengan tangan kananya dan mengetuk-ketuk bibirnya dengan jari telunjuknya,pose berfikir. Kalau ada yang melihatnya berpose itu pasti akan mengatakan ia sungguh imut. Imut memang,tapi sayang dia sedang sendirian.
Lima belas menit berlalu. Yixing masih dalam pose seperti tadi. Tiba-tiba Yixing mengingat suatu kejadian.
Flashback on
"Perih hyung~" ucap Yixing lirih. Ia meringis saat Joonmyeon mengoleskan obat merah itu ke lengannya.
"Tahan sebentar Xing,ini mau selesai" . tak lama setelah mengoleskan obat merah,Joonmyeon menempelkan plester di lengan Yixing yang terluka.
"Nah selesai". Mata Yixing berbinar.
"terimakasih Joonmyeon hyung~" ucap Yixing sambil memeluk Joonmyeon. Joonmyeon membalas pelukan Yixing,namja angelic itu sangat suka dipeluk Yixing,badannya lebih kurus dari Joonyeon,walau Joonmyeon akui,ia kalah tinggi dengan Yixing. Joonmyeon tak heran,Appa dan Umma Yixing memang tinggi,jadi wajar jika Yixing lebih tinggi darinya.
"Sama-sama Xing" ucapnya. Tatapan Joonmyeon beralih pada lengan Yixing yang terluka. Ia sempat panik,tapi ia meredakan kepanikan itu dan mengobati luka Yixing sebisanya.
"Kamu harus lebih hati-hati Xing" ucap Joonmyeon. Yixing mengangguk.
"kalau Yixing terluka Joonmyeon hyung yang mengobati ya~"
"Arasseo.. hyung akan ada untuk Yixing" ucap Joonmyeon mantap.
"Janji?" Yixing mengulurkan jari kelingkingnya.
"tentu,Janji" ucap Joonmyeon sambil menautkan kelingkingnya ke kelingking Yixing. Mereka pun tertawa bersama. Janji khas anak kecil pun terbentuk.
Flashback off
Yixing tersenyum mengingta kejadian itu. Ia menuliskan sesuatu dalam kertas yang biasa digunakan untuk menulis permohonan.
Wish#7 : Joonmyeon hyung selalu ada untuk ku
Wish#8 : bersama Joonmyeon hyung selamanya
"Yixing! Kamu les piano atau tidak hari ini?" teriak Ummanya. Yixing sedikit terkejut.
"Yixing berangkat les kok!" sahutnya sedikit keras agar Ummanya mendengarnya
.
.
.
"Joonmyeon hyung!" panggil Yixing. Joonmyeon yang tengah melihat-lihat kamar Yixing pun langsung berbalik karena dipanggil si pemilik kamar. Kamar Yixing rapi,sangat rapi. Nuansa kamarnya sedikit –ehem- girly,itu dikarenakan kecintaan Yixing dengan warna ungu.
"Ya Xing?". Yixing menaruh nampan berisi jus jeruk di meja belajarnya.
"Itu minumnya" ucapnya polos. Joonmyeon sedikit sweetdrop melihat tingkah Yixing. Ia dipanggil setengan berteriak karena jus jeruk?. Joonmyeon pun menganguk. Ia kembali mengamati kamar Yixing.
Ada satu hal yang ingin Joonmyeon tanyakan pada Yixing. Toples berisi kertas berwarna sama yang ada di pojok meja belajar Yixing.
"Xing,itu toples apa?" tanyanya sambil menunjuk toples yang dimaksud. Yixing menatap toples yang ditunjuk itu,ia tersenyum lebar hingga lesung pipinya terlihat jelas.
"Itu toples yang berisi permohonanku" ucapnya singkat tetap dengan senyuman lebar. Joonmyeon mengangguk tanda mengerti.
"Seratus permohonan?" . yixing menggeleng.
"Hanya Lima puluh hyung~" . joonmyeon mengernyit bingung,kenapa hanya lima puluh?.
"kenapa hanya lima puluh?"
"Kata paman hanya muat lima puluh" ucap Yixing polos.
"Kapan pamanmu memberi toples ini?". Yixing terlihat mencoba mengingat-ingat.
Flashback on
"Selamat ulang tahun sayang~ wah,Yixing sudah mulai besar" ucap paman Yixing dari Cina. Yixing memeluk paman kesayangannya itu. Paman Hangeng namanya. Menurut Yixing,paman Hangeng itu paman paling baik,dia sering menuruti apa yang Yixing mau.
Hangeng membalas pelukan keponakannya itu. Tapi tak lama ia melepaskan pelukan itu.
"Paman punya hadiah ulang tahun untuk Yixing". Mata Yixing berbinar,ia sangat menyukai hadiah. Yixing sudah berpikir menebak-nebak apa yang pamannya berikan.
'Apa yang akan paman berikan ya..' pikirnya. Dua tahun yang lalu pamannya memberi otopet dan tahun kemarin memberikan sepeda baru. Tapi ia tiba-tiba melotot. Ia kaget dengan benda yang ditenteng pamannya. Toples dan lembaran kertas berwarna senada.
"Ini untuk Yixing" ucap pamannya itu. Yixing mempoutkan bibirnya. Ia tidak ingin toples dan lembaran kertas.
"kenapa hm?" tanya hangeng melihat reaksi keponakannya itu.
"Kenapa paman memberiku toples dan kertas" sebal Yixing.
Hangeng tertawa pelan. Lalu mengacak rambut keponakannya.
"Ini namanya toples permohonan" ucap hangeng.
"Maksudnya?"
"Yixing pasti punya banyak permohonan? Betul? Semakin besar,paman yakin Yixing makin punya banyak permohonan". Yixing mengangguk-angguk mendengar penjelasan pamannya itu.
"lalu,memangnya terkabul?" . hangeng kembali tertawa pelan.
"terkabul tidaknya itu tergantung Yixing,tapi,toples ini hanya bisa 50 permohonan" . yixing mengangguk-angguk lagi.
"Setidaknya ini akan jadi kenang-kenangan untuk Yixing"
Falshback off
"Ah begitu rupanya" Joonmyeon mengerti cerita Yixing.
"lalu kau percaya?" tanyanya lagi. Yixing mengangguk.
Joonmyeon jadi ingin punya toples permohonan seperti Yixing.
"Xing.. boleh tidak aku mkenitip permohonan di toples ini?"
Yixing berpikir sebentar lalu mengangguk. Ia menyodorkan sepuluh lembar kertas dan bolpoin kepada Joonmyeon.
Ceklek..
"Yixing~ eh,ada Joonmyeon". Umma Yixing membuka pintu kamar anaknya itu.
"Annyeong ajhumma" sapa Joonmyeon sopan sambil membungkuk.
"Umm.. Yixing sayang~ hari ini Yixing harus ke dokter" ucap sang Umma. Sambil mengelus kepala anaknya. Sedangkan Yixing hanya mengerjabkan matanya.
"Nah,sekarang Yixing bersiap-siap,dan Joonmyeon.. nanti lagi ya bermain dengan Yixing nya~ Yixing mau ke dokter" ucap Umma Yixing. Joonmyeon pun mengiyakan dan berpamitan dengan Yixing dan Ummanya.
.
.
.
"Maaf Tuan,ini memang kabar yang buruk,Yixing menderita hemofilia tingkat rendah." Ucap Dokter. Mata Tao sedikit memerah,ia tak menyangka anaknya terkena hemofilia.
"Ja-jadi dok?"
"Saya harap anda rutin mengecek kesehatannya dan mengawasi Yixing supaya tidak terluka di bagian rawan.". Tao memandang anaknya yang asik memandangi ruangan dokter ini.
"Yixing!" sapa sang dokter. Yixing menoleh kearah dokter.
"Ya?" jawabnya. Dokter itu memberikan sebuah gelang warna putih.
"Ini hadiah dari dokter,dipakai ne?" ucapnya. Yixing mengangguk dan menerima gelang dari dokter tersebut lalu memakainya.
Gelang tanda penderita hemofilia.
Dan Yixing tidak tahu itu.
.
.
.
Minseok mengusap wajahnya,'hari yang melelahkan',batinnya. Ia begitu capek sekarang. Wajar,banyak pasien yang diperiksanya tadi.
"Joonmyeon?" ia memanggil anak semata wayangnya itu.
"Ya Umma!" terdengar jawaban dari panggilan Minseok. Jawaban itu terdengar dari kamar Joonmyeon. Kini Minseok tahu anaknya dimana.
Cklek..
"Umma sudah pulang?" . minseok tersenyum. Ia sangat suka ketika orang bertanya padanya 'Sudang pulang?'. Tapi orang yang dikenal Minseok sering bertanya seperti itu hanya suami dan anaknya.
"Sudah,dong.. Joonmyeon sudah makan?" . joonmyeon mengangguk. Minseok jadi teringat pada salah satu pasiennya.
"Joonmyeon sering bermain dengan Yixing kan?". Joonmyeon mengangguk lagi.
"Joonmyeon harus menjaga Yixing ne? Jangan sampai Yixing terluka,kalau terluka harus Joonmyeon obati,nde?". Joonmyeon mengangguk antusias. Minseok sedikit merasa lega. Setidaknya ia bisa mempercayai anaknya untuk menjaga pasiennya itu jika orangtuanya sedang tidak disekitar pasiennya itu.
.
.
.
7 tahun kemudian..
"Xing! Ayo berangkat!" Joonmyeon mengetuk pintu kamar sahabatnya dari kecil itu. Sudah hampir sepuluh tahun. Ya,sudah hampir sepuluh tahun ia mengenal Yixing. Ia bahkan tak menyangka mereka sudah SMP.
Terdengar suara krasak-krusuk dari dalam kamar. 'Pasti dia baru saja bangun,ckck',pikir Joonmyeon.
"Masuk saja hyung! Aku masih lama!". Joonmyeon mendesah pelan. Untung dia datang kerumah Yixing cukup pagi,setidaknya jika Yixing belum bersiap,mereka tidak akan terlambat. Ia pun memutuskan masuk kedalam kamar itu
Ceklek..
GLEK
Joonmyeon menelan ludahnya paksa. Mata Joonmyeon melotot. 'aku sudah tidak polos',batinnya.
Apa yang terjadi?
Ternyata,Joonmyeon tak sengaja melihat punggung mulus nan putih milik sahabatnya itu. Oh ayolah,itu hanya punggung Joonmyeon. Itu hanya punggung Yixing yang memang mulus nan indah,tapi menurut Joonmyeon yang menyukai Yixing,itu so hot. Hwhwh,dirimu sudah tak polos nak.
Tapi tunggu,Joonmyeon menyukai Yixing? Eh?
Hehehe.. jadi,Joonmyeon sadar,bahwa ia menyukai sahabat masa kecilnya yang manis itu. Ia mulai menyadari itu saat mereka berciuman,ups,maaf Joonmyeon,author tak sengaja membocorkan kejadian itu hehe.
Flashback on
JoonXing umur 10th
"Aaaa hyung! Geli.. plis stop it hyung! Kyaa!" Yixing menjerit-jerit sambil mendorong Joonmyeon yang menggelitiki perutnya. Ia bahkan sudha lupa kenapa mereka saling menggelitiki
"Tidak akan wlee" balas Joonmyeon,ia semakin gencar menggelitiki Yixing.
"Aaa.. hyung.. stop stop! Stop hyung"
DUK
BRUK
CHU~
Yixing dan Joonmyeon melotot. Kaget dengan posisi mereka. Terutama Joonmyeon. Entah apa yang terjadi,jantungnya berdetak cepat,sangat cepat. Mereka bukan segera beranjak bangun malah tetap pada posisinya.
Joonmyeon cukup sadar dengan posisi mereka. Ia tahu ciuman itu apa. Hey,anak jaman sekarang gitu lho~. Ia cukup tahu ciuman mengingat ia bergaul dengan anak-anak yang cukup mesum seperti Jongin dan Chanyeol.
Joonmyeon jadi ingat sesuatu
'Ciuman itu biasa saja,tergantung orangnya,jika kita tidak punya rasa dengan yang kita cium ya biasa,tapi kalau ada pasti tidak biasa'
Sejak saat itu Joonmyeon meyakini ia menyukai Yixing.
Malamnya..
Kertas permohonan yang Yixing beri sebenarnya belum pernah digunakan Joonmyeon. Tapi sejak insiden tadi,ia mengambil lima lembar kertas itu lalu menulis permohonanya.
Wish#1 (Joonmyeon) : aku mencintai Yixing
Wish#2(Joonmyeon) : Yixing mencintai aku
Wish#3(Joonmyeon) : aku dan Yixing berpacaran
Wish#4(Joonmyeon) : Aku dan Yixing menikah
Wish#5(Joonmyeon) : aku dan Yixing bahagia selamanya.
Flashback off
"Hyung!" panggil Yixing. Kini dia telah rapi. Hari ini hari pertama mereka kelas tiga SMP. Yixing menatap tiga lima lembar kertas permohonan yang telah ditulis permohonanya itu. Sejak,ia memberikan sepuluh lembar kertas itu pada Joonmyeon,ia jadi menghemat permohonannya. Ia hanya mempunyai 40 permohonan –karena 10 untuk Joonmyeon-. Permohona yang telah ditulis itu permohonan Yixing sebelum-sebelumnya
Wish#9 : hari pertama masuk kelas enam,semoga di kelas enam ini bisa lancar
Wish#10 : Hari ini ujian sekolah o_o fighting!^0^
Wish#11 : hari pertama masuk SMP! Semoga di SMP bisa berjalan baik
Wish#12 : hari pertama kelas dua! Semoga bisa!
Wish#13 : sebentar lagi ada kompetisi dance,fighting!^0^
Yixing tersenyum.'Sudah tiga belas,dan Joonmyeon hyung sudah lima,berarti sudah delapan belas'.pikirnya.
"HYUNG!" Joonmyeon terkaget,Yixing memangginya keras sekali.
"Nde?"
"Ayo membuat permohonan!"
Joonmyeon pun mengangguk
Wish#14 : hari pertama di kelas tiga! semoga bisa lebih baik,dan selalu bersama Joonmyeon hyung
Yixing tersenyum,kkk,ada nama Joonmyeon di akhir permohonan eoh?Well,sebenarnya,yixing sangat takut Joonmyeon tidak bersamanya terus. Uhuk!
Sedangakn Joonmyeon menulis sambil menutupi kertasnya
Wish#6(Joonmyeon) : semoga Yixing selalu bersamaku,dan tidak jatuh cinta pada selain diriku
Egois bingit kamu nak. Tapi tak apa itu tanda cinta,wks.
.
.
.
.
.
.
.
TBC dulu ya
XoUnicornXIng
11/03/2014
Hai~ maaf hanya 1,5+K kata. Kayaknya kurang greget ya ini chap? Menurut aku sih gitu~ u.u
Okey~
BIG THANKS FOR
diya1013, AquariisBlue, Brigitta Bukan Brigittiw, the-dancing-petals, exindira, Park Hyun-Re ChanBaek, , heeriztator, BabyKorea, BabyMoonLay, nur991fah, kodokterbang, Ying Mei Kim.
THANKS FOR READER-NIM
Q : Kenapa wishnya dibagi ke Joonmyeon?
J : sebenarnya dari awal saya berencana gitu.. awalnya mau ngasih judul JoonXing's wish,tapi kan Joonmyeon Cuma dikasih 10 wish,jadi,saya putuskan Yixing's wish. Dan disini dibagikan karena Joonmyeon pengen,tapi dia gatau mau dpt benda kyk gitu dmn/?. Nah Yixing dengan sukarela memberi 10. Jadi,Joonmyeon naruh wishnya itu di toples Yixing. Tapi yixing gak buka wish Joonmyeon gitu.
And last
Review jusseo~
