CEO AND ME ( DIREKTUR AND ME)
Maaf semuanya untuk judul demi kebaikan dan kelancaran EYD yang ada saya mengganti judul yang awal menjadi CEO and Me karena judul awal merupakan campuran bahasa Inggris dan Indonesia jadi biar bener saya ganti jadi CEO and ME untuk isi dan lainnya tetep sama. Hehhehe
HUNHAN
GENDERSWITCH
ROMANCE/DRAMA DLL
HAPPY READING
Neo!
"yak kenapa kau hanya berdiri,lelaki macam apa yang hanya diam saat melihat wanita terjatuh" ucap luhan sambil tetap menggosok pantatnya dalam keadaan masih terduduk di lantai. Sehun sedikit mengangakan mulutnya saat mendengar penuturan gadis cantik di depannya, namun secepat kilat sehun merubah ekpersi kembali menjadi datar dan menegakan tubuhnya
"ehmm, mian nona dari tadi saya sudah bicara dan membantumu" ucap sehun yang langsung mendapat deathglare cantik dari luhan
"yak, palli bantu aku" ucap luhan sambil menyodorkan tangannya ke atas dan langsung disambut oleh sehun.
Tap
"aishh pantatku, aduh linu sekali" saat telah berdiri luhan masih asik menggerutu yang dimana membuat sehun menyunggingkan sedikit bibirnya melihat tingkah konyol gadis di depannya.
"oww, aku hampir telat" ucap luhan menggeplak keningnya, dan langsung menoleh kea rah sehun yang masih betah dalam posisinya
"kau, jadi laki-laki bertanggungjawablah sedikit"
Luhan langsung pergi meninggalkan sehun merasa tidak percaya akan apa yang diucapkan gadis bermata rusa tersebut
"menarik" ucap sehun dan langsung berjalan kea rah lift untuk menuju ruangannya.
.
.
Kyungsoo dan tao tengah berjalan menuju ruang latihan, mereka nampak mengobrol dengan santai terlihat dari beberapa kali tao memberenggut dan kyungsoo yang nampak tertawa.
Cklek
Pintu ruang latihan terbuka menampilkan xiumin yang tengah bergerak lincah dan mengnhentikan gerakan
"oh, eonni sudah datang" sapa tao yang langsung duduk di kursi ruang latihan yang diikuti oleh kyungsoo
"nde, apa kita akan segera latihan?" tanya xiumin dan berjalan mendekati dua member yang berusia lebih muda darinya.
"molla, bukankah hari ini kita tidak ada jadwal latihan oenni?" tanya kyungsoo yang diangguki oleh xiumin
"nde, tapi tadi lay menghubungiku untuk ke ruang latihan, aku kira kita akan berlatih" ucap xiumin dan langsung meneguk minuman ditangannya.
.
.
"ah gara-gara lelaki albino tadi aku jadi telat seperti ini" luhan tengah berjalan dan masih terus memperhatikan pintu dimana bertuliskan manajer pemasaran
"ah akhirnya ketemu" setelah menemukan ruangannya lantas luhan bergegas menuju pintu tersebut namun belum sempat mencapai pintu luhan ditahan oleh seorang perempuan cantik yang merupakan sekertaris dari manajer tersebut
"anyyeong ada yang bisa saya bantu nona?" tanya sang sekertaris ber name tag Jessica tersebut
"oh anyyeong saya xi luhan dari pusat informasi kebudayaan, saya kesini untuk bertemu dengan manajer pemasaran park chanyeol" ucap luhan
"nde, mari bujangnim sudah menunggu anda" ucap Jessica dan mengantarkan luhan menuju ruangan chanyeol.
Tok tok tok
Chanyeol yang tengah memperhatikan beberapa dokumen ditangannnya menghentikan kegiatannya saat suara pintu diketuk
"yak masuk"
Cklek
"mian bujangnim nona xi sudah datang" ucap Jessica
"nde suruh dia masuk" ucap chanyeol dan tak lama luhan masuk ke dalam ruangan chanyeol yang langsung disambut oleh senyuman raman sang manajer yang menurut luhan cukup konyol
"anyyeong saya luhan dari pusat informasi kebudayaan"ucap luhan dengan penuh kesopanan dan membungkukan tubuhnya
"oh anyyeong aku park chanyeol, silahkan duduk nona xi"
Luhan langsung duduk di salah satu kursi yang berada di depan meja chanyeol, dan dengan sigap segera luhan membuka pembicaraan dan maksud kedatangannya
"mian chanyeol-sii saya kemari tidak lain dan tidak bukan untuk mengetahui informasi mengenai salah satu girl band asuhan oh entertainment yang akan segera debut, saya dari pihak kebudayaan berkenan untuk mengetahui perihal tersebut"
"hahahhaha, aigoo nona xi itu merupakan rahasia perusahaan tidak mungkin kami membocorkannya" ucap chanyeol dengan cengiran yang menurut luhan sangat menyebalkan
"nde, maka dari itu karena kami berada di pusat informasi tidak kan bisa kami mendapat info lebih dulu?"
"apapun itu ini privasi perusahaan, jadi anda akan mendapatkan info sama seperti yang lainnya" ucap chanyeol dingin membuat luhan menatapnya sebal, namun sedetik kemudian luhan menampilkan senyum manisnya
"ah, baiklah tuan park, kalau itu tidak bisa lupakan saja, tapi disini saya punya penawaran lain saya disini berubah menjadi salah satu EO yang menawarkan anda untuk bekerja sama jika anda akan mengadakan acara" ucap luhan yakin membuat chanyeol mengerutkan keningnya
"he? Bukankah kau itu wartawan?" tanya chanyeol yang bingung dengan orang di depannya
"nde, saya adalah wartawan untuk mendapat info dari kebudayaan, namun disisi lain saya memiliki usaha sebagai jasa EO, jadi bagaimana bisakah kita bekerja sama?" tanya luhan
"eiyy aku tidak mungkin bekerja sama dengan orang aneh seperti kau" ucap chanyeol yang membuat luhan mengerutkan keningnya
"maksud anda?" tanya luhan sinis
"yap, mungkin saja itu alasan anda untuk tetap ada di perusahaan kami dan berusaha mencari informasi mengenai girl band kami"
"hmm, demi tuhan park chanyeol-sii sekalipun saya seorang wartawan, saya bukanlah wartawan gossip melainkan wartawan dari pemerintahan yang bertugas mencari info dunia entertainment saat ini, dan masalah EO itu memang sampingan saya, jadi jebaaal" ucap luhan dengan sedikit nada memelas di akhirnya
"aku tidak bisa memutuskannya, akan aku pertimbangkan tawaranmu dan untuk saat ini saya rasa cukup" ucap chanyeol yang terkesan mengusir luhan
"baiklah saya harap anda akan menghubungi saya untuk masalah bisnis ini" ucap luhan dan berlalu meninggalkan ruangan chanyeol.
.
.
Seorang pria berkulit tan dengan kacamata hitam yang bertengger manis tengah berjalan di salah satu bandara, tak lama dia berhenti dan memperhatikan sekelilingnya dan merentangkan tangannya
"ahh iam coming korea" ucapnya lalu berjalan menuju kursi penunggu sampai jemputannya datang, banyak wanita yang menatapnya kagum bagaimana tidak lelaki ini sungguh mempesona. Tidak berapa lama terdengar suara langkah yang mendekatinya dan
Grep
"kamjong"
Kai yang mendapat serangan mendadak lantas mendorong tubuh seseorang yang tengah memeluknya
"yak-" belum sempat kai mengucapkan sumpah serapahnya kembali dia memeluk ornag didepannya
"park dobi" ucap kai dan kembali mereka berpelukan
.
.
Sehun tengah duduk di ruangannya dengan dokumen yang cukup menumpuk di depannya,
Drrt drrrt drrrttt
"yeobseo"
"…."
"oh jadi dia sudah datang?"
"….."
"nde baiklah"
Tut tut
Sehun nampak menyunggingkan senyumnya setelah panggilan tersebut terputus dan langsung membereskan dokumen di depannya.
.
.
"woaaah tampannya"
"siapa dia"
"kenapa bisa bersama park bujangnim"
Bisik-bisik nampak terdengar dari beberapa karyawan yang tengah memperhatikan dua orang di depan lift membuat kyungsoo mengikuti arah pandang mereka, dan setelah melihat siapa yang ada di depan sana kyungsoo berjalan menuju lift untuk menuju ruang latihannya karena tadi kyungsoo sempat ke bawah untuk mencari sesuatu
"anyyeong bujangnim" ucap kyungsoo yang membuat kai dan chanyeol langsung menoleh ke arahnya
"oh anyyeong kyung" ucap chanyeol."kau akan ke atas?" tanya chanyeol yang diangguki oleh kyungsoo dan segera menekan tombol lift di sebelah lift chanyeol, karena chanyeol dan kai berdiri di depan lift yang memang digunakan khusus untuk semua atasan sedangkan karyawan dan anak training lainnya menggunakan lift sebelahnya
Ting
Lift chanyeol terbuka dan dengan segera chanyeol dan kai masuk, namun sebelum pintu tertutup chanyeol menahannya dan melongokan kepalanya
"kyung kajja bersama saja" ucap chanyeol yang membuat kyungsoo langsung menggelengkan kepalanya
"kajja palli" ucap chanyeol yang mmebuat kyungsoo ikut masuk ke dalam lift tersebut
"kamsahamnida bujangnim" ucap kyungsoo
"eiiiy sudah berapa kali ku bilang panggil aku oppa,aiiigggo"
"nde oppa"
Ting
Kembali pintu lift terbuka menandakan kyungsoo segera keluar.
"sekali lagi oppa" ucap kyungsoo saat berada di luar lift dan membungkukan badannya, setelah pintu lift tertutup kyungsoo bergegas menghampiri temannya di ruang latihan.
"chan nugu?" tanya kai yang sedari tadi hanya diam memperhatikan kyungsoo, sejujurnya kai merasa terpesona saat pertama kali melihat kyungsoo menyapa mereka di depan lift maka dari itu selama perjalanan sampai kyungsoo turun kai hanya diam memperhatikan temannya dengan gadis di depannya
"oh, kyungsoo, dia salah satu anak training disini dan sebentar lagi akan debut" ucap chanyeol yang diannguki oleh kai
"yeoppo" ucap kai yang langsung mendapat geplakan cantik dari chanyeol
"jangan mengincarnya dia gadis baik dan dia sudah kuanggap seperti adikku" ucap chanyeol
"eiyy appo" ucap kai sambil mengelus kepalanya
"lagian dia memang cantik" ucap kai, belum sempat chanyeol mengeluarkan ultimatumya pintu lift terbuka dan keduanya langsung berjalan menuju ruangan orang yang sangat penting diperusahaan ini
Cklek
"albinoooooo" teriak kai saat pintu ruangan sehun terbuka membuat sehun langsung mendongakan kepalanya
Grep
"ah bogoshipo albino"
Plak
"awww"
"berhenti memanggilku albino dan jangan memelukku" ucap sehun langsung melepaskan pelukannya, chanyeol yang berada di depan mereka hanya tersenyum melihat kedua sahabatnya ini. Ketiganya nampak menikmati kebersamaan mereka dan mereka menghabiskan waktu entah sampai berapa lama
.
.
.
Sudah satu minggu ini tidak ada kabar dari oh entertainment mengenai kerjasama EO tersebut dan kini luhan nampak duduk termengu di mejanya
"huffft menyebalkan sekali"
Puk
"kau melamun?" tanya baekhyun yang memberikan segelas coklat dingin kepada luhan
"gomawo" ucap luhan dan langsung meminum coklat tersebut
"sudahlah cari berita lain saja" ucap baekhyun yang tahu bahwa luhan gagal mendapatkan informasi tersebut
"nde, tapi apakah mereka tidak merasa tertarik dengan proposal EO yang aku ajukan" ucap luhan menumpukan kepalanya di atas kedua tangannya.
"mungkin mereka sudah punya EO langganan, sudahlah lebih baik kau mencari info lainnya lu" ucap baekhyun sambil mengotak-atik laptopnya. Luhan hanya mengangkat bahunya dan memandangi ponselnya yang tergeletak di depannya
Drttt drttt drrrrt
Luhan melihat siapa orang yang menelponnya namun saat dilihat hanya deretan nomor yang tertera di layarnya dengan malas luhan mengangkatnya
"yeobseyo"
"…."
"nde"
"…."
"he?"
"…."
"nde gomawo"
Tutut
"baekki" ucap luhan girang dan langsung menggeser kursinya mendekati baekhyun dan memeluknya
"yak weo" ucap baekhyun tak kalah kencang mengeluarkan suaranya, luhan melepaskan pelukannya dan tersenyum bodoh kedepan baekhyun
"baekki, akhirnya Oh entertainment memintaku untuk mempersentasikan EO kita"
"wahh jinjja?" tanya baekhyun yang langsung di balas anggukan mantap oleh luhan
"kapan?"
"sekarang, ah aku harus bersiap-siap" ucap luhan dan langsung kembali ke mejanya dan membereskan beberapa keperluannya.
.
.
Sementara itu di gedung oh entertainment
"kau sudah menelponnya chan?" tanya sehun
"nde, ah hun kenapa kau langsung menyuruhnya untuk persentasi?" tanya chanyeol
"ini aneh" kata kai yang membuat chanyeol dan kai yang berada di ruangan sehun menoleh ke arahnya
"tidak biasanya kau akan bertindak seperti itu hun"
"ah, i..itu aku hanya ingin tahu saja" ucap sehun dan langsung kembali membaca dokumennya, sementara kai dan chanyeol nampak saling pandang dan menampilkan smirk evilnya
Flashback on
Chanyeol tengah membaca beberapa laporan mengenai persiapan debut girl bandnya sampai akhirnya dia mengambil proposal yang luhan berikan, chanyeol sedikit membacanya dan keningnya sedikit terangkat
"ternyata proposal ini nampak bagus, apa aku harus memberitahu sehun?" chanyeol biasanya akan memutuskan maslaah seperti ini dengan berdiskusi dengan sehun, namun keputusan akhir selalu kembali sehun serahkan pada chanyeol, maka chanyeol langsung berdiri dari kursinya dan berjalan menuju ruangan sehun.
Tok tok tok
Sehun dan kai nampak tengah asik berbincang, entahlah sudah satu minggu dari kedatangannya dari newyork kai selalu datang ke kantor sehun dan bahkan kai memaksa untuk dijadikan pelatih dance girl band yang akan debut, hal itu tentu saja di tentang oleh sehun bagaimanapun girl bandnya akan segera debut tentu saja konsep dan segala dancenya sudah terbentuk jika kai masuk sebagai pelatih saat ini bisa berantakan semuanya, maka dari itu kai sellau datang ke kantor sehun
"masuk"
Cklek
"oh kau disini kai, tidak kah ada pekerjaan dikantormu oh?" tanya chanyeol
"aishh aku masih dalam waktu berlibur" ucap kai
Chanyeol menghampiri kedua temannya dan duduk di samping kai
"dank au, kenapa masih meladeni si hitam ini mengobrol, tidak kan banyak pekerjaanmu oh?" tanya chanyeol menunjuk sehun
"eiyy aku sedang free" ucap sehun cuek
"oh apa itu chan?" tanya kai saat melihat apa yang tengah di bawa chanyeol
"oh, ige hun ini salah satu EO yang mengajukan kerjasama dengan kita"
"bukankah kita sudah memiliki EO untuk menangani acara-acara"
"memang aku hanya ingin melaporkan saja, lagi pula orang ini sedikit aneh, awalnya dia datang sebagai wartawan dari kebudayaan informasi, lalu setelah aku tolak dia mengajukan kerjasama EO, aneh segala gadis rusa itu" ucap chanyeol, sehun nampak mendengarkan gerutuan temannya tersebut sampai akhirnya dia mendengar gadis rusa
"mwo?gadis rusa?" tanya sehun yang langsung membuat chanyeol dan kai menoleh ke arahnya
"nde, weo?" tanya chanyeol
Dengan secepat kilat sehun langsung menyambar proposal yang chanyeol letakan di meja,
"chan palli hubungi orang ini dan katakana dia harus persentasi kepadaku" ucap sehun
"mwo?"
"palli"
"nde" dan dengan segera chanyeol menghubungi luhan untuk persentasi hari ini juga kehadapan presdirnya langsung
Flashback OFF
Luhan nampak sedikit terburu-buru memasuki gedung oh entertainment saat sampai di dalam luhan langsung menghampiri reception dan setelah beberapa saat menunggu luhan langsung menuju lift untuk menju ruangan presdirnya. Luhan nampak mengatur nafasnya dan merapihkan pakaiannya.
Ting
Lift terbuka di lantai yang ditujunya dan luhan langsung melangkah kan kakinya untuk mencari ruangan CEO oh tersebut. Setelah menemukannya luhan langsung disambut oleh seorang gadis cantik yang luhan yakini sebagai sekertaris CEO.
"selamat siang ada yang bisa saya bantu?"
"oh nde saya xi luhan, saya ada janji dengan presdir Oh" ucap luhan
"nde, tunggu sebentar nona"
Luhan hanya menganggukan kepalanya dan menunggu sekertaris tersebut menghubungi presdir di dalam ruangannya
"nde baik sajangnim" setelah mengatakan hal tersebut sang sekertaris tersenyum kea rah luhan
"nona bisakah anda menunggu sebentar sajangnim sedang ada rapat sebentar
"nde" luhan menganggukan kepalanya dan berjalan menuju kursi yang digunakan untuk menunggu
.
.
"eonni" rajuk kyungsoo seraya bergelayut manja pada tangan yixing
"anio, cepat kembali ke ruang latihan"
"eonni hanya sebentar saja tidak sampai malam" ucap kyungsoo
"kim kyungsoo kau tidak ingat sebentar lagi kau akan debut?"
"aku tahu eonni, tapi kan acara ini hanya pelepasan teman ku untuk ke luar negeri"
"tapi aku takut kau kenapa-napa"
"hmmm, baiklah" kyungsoo melepaskan rangkulan tangannya dan berjalan menuju ruang latihan, namun belum sempat kyungsoo berjalan jauh
Grep
Yixing merangkul pundak kyungsoo membuat sang empu mendongakan kepalanya dan memandang eonninya bingung
"kau akan pergi tapi akan eonni temani" ucap yixing membuat kyungsoo langsung mengembangkan senyumannya
"jinja? Gomawo eonnni" ucap kyungsoo langsung memeluk yixing, tanpa mereka sadari seorang tengah memperhatikan apa yang mereka berdua lakukan dan pria tersebut hanya tersenyum dan mengembangkan senyumnya terus memperhatikan punggung yixing dan kyungsoo yang semakin menjauh dan menghilang di pandangannya
"kau tidak berubah xing-ah"
.
.
Ceklek
Pintu ruangan sajangnim terbuka dan menampakan dua pria dengan tinggi rata-rata dimana yang satu berkulit tan dan satu lagi bertelinga seperti peri yang luhan tahu dia adalah chanyeol
"oh kau sudah datang" tanya chanyeol yang dibalas anggukan oleh luhan
"jadi dia?" ucap kai yang mendapata nggukan dari chanyeol
"kajja kai" chanyeol berjalan yang diikuti oleh kai, saat tepat disamping luhan chanyeol sedikit merundukan badannya dan berbisik di telinga luhan
"hwaiting nona xi" ucap chanyeol langsung meninggalkan luhan dan kai hanya menampilkan smirk evilnya kepada luhan dan berjalan menyusul chanyeol.
Luhan hanya terdiam mendengar ucapan chanyeol dan melihat smirk evil dari kai, rasanya dia akan menghadapi seseorang yang akan menerkamnya, lamunan luhan buyar saat sekertaris cantik tersebut menyebut namana
"nona xi kajja sajangnim sudah menunggu anda"
Ceklek
"sajangnim nona xi sudah datang"
"nde suruh masuk"
Luhan memasuki ruangan tersebut dan sekertaris tersebut meninggalkannya, luhan memperhatikan seluruh ruangan yang nampak sangat elegan dengan ukiran yang sangat indah dan interior yang sangat berkelas, sampai akhirnya matanya menangkap seseorang yang tengah duduk di kursi di balik meja yang sangat besar dimana di depan meja tersebut terdapat sebuah tulisan yang di ukir dari kaca yang sangat indah dengan tulisan
OH SEHUN
CEO
Luhan memperhatikan seseorang yang tengah menunduk memeriksa dokumen di depannya sampai akhirnya dia berinisiatif untuk memperkenalkan dirinya
"annyeong, choneun xi luhan imnida dari seoul event organizing" ucap luhan, setelah mendengar luhan memperkenalkan diri seseorang di depan luhan mengangkat kepalanya lalu
"nde saya oh sehun CEO dari Oh entertainment"
JDEEERRRR
Bagaikan tersambar petir di siang bolong luhan langsung membulatkan matanya saat melihat seseorang yang berada di depannya sebagai CEO oh entertainment
"neee?"
TBC
Anyyeong,,, aku datang lagi dan maaf TBC dlu..maaf ya couplenya masih belom terlalu muncul hunhan juga belum begitu banyak soalnya butuh jalan menuju momentnya dan couple lain pasti muncul ko..hehehhe
Maaf kalau isinya absurd sebenernya ini kebut soalnya idenya baru ada tapi Cuma begini hasilnya hehehhehe
Terima kasih buat semua yang udah fav/follow dan terutama review chap kemarin. Makasih banyak dan semoga saja chap ini banyak review juga.
Aku mau ngucapin makasih buat XO Azul yang udah ngingetin soal judul FF ini yang campuran bahasa Inggris sama Indonesia. Hehehhehe makasih banyak ya. Buat semua reader maaf ya aku belom bisa bales dan sebutin kalian satu-satu.
Makasih seklai lagi dan di tunggu ya Reviewnya…
See you next chap
HunHan Story
