The Naughty girl and The Student council president

Yo! Kiiro balik lagi dengan Chapter 2 fic ini! Hehe sory Fic lain belum Kiiro lanjutkan karna lagi – lagi buntu ide! Cuma fic ini yg terbesit dikepala jadi Kiiro tulis dan Kiiro suka fic ini. Jadi ini yg Kiiro buat . Tapi dalam waktu yg lama! Sory lagi, bilang mau update cepat eh malah hiatus sebulan lebih.. maaf itu semua karna persiapan ujian yg udah lewat #digebuk# jadi mohon dimaklumi!

.

Haruna: oh ya Kau licik Kii- chan, jangan – jangan kau bohong?

Kiiro: KIiro enggak bohong kok! Itu benar. Yah… ada alasan lain sih…. Malas ngelanjutin padahal sudah jadi sejak lama…. Hehehe # ketawa Watados #

Haruna : sudah kuduga… ( -_- )

Aiko: hai Minna, mari kita lupakan sejenak author baka nan gaje itu sejenak. Mari kita mulai ceritanya saja! Yosh hajimaru yoo!

.

Summary : kisah Rin Kagami si anak nakal dan Seorang ketua osis! Suatu hari, Rin sedang mengerjain seorang guru. Siapa sangka, Yg Rin kerjain itu seorang guru killer! Karna itu Rin jadi dihukum. Bila dihukum, Rin harus diawasi oleh Osis. Aduh bagaimana tuh? Apakah Rin kabur? Atau sebalik bila yg menjaga itu si ketua osis? Apakah kisah meraka cinta akan dimulai? READ IT! MULti chapter!

Rated : belum diketahui tapi mungkin " T"

Genre : humor, romance ( maybe ), Friendship, school life XD

Warning : Gaje, alur keccepatan, abal, OOC (maybe), Typo (maybe) Dll

Disclaimer: Kiiro tak mempunyai Vocaloid dan benda 'itu' (soalnya nanti ada muncul). Kalau punya, Kiiro bakal buat Rin dan Len udah punya 12 anak diumur 14! # dikeroyok Rin & Len # (RIn & Len : GImana buatnya?! )

.

Happy reading! 8D

Normal Pov

Rin berjalan santai dengan agak lesu menuju sekolahnya. Oh hari ini dia tidak terlambat loh! Soalnya dia sudah ganti jam. Jam nya kayak apa hayo? Ada yg mau nebak? Bisa jawab di review loh! satu Kunci jawaban: gambar ada 4 makhluk campuran dari dua cartoon, yg satu Kuning – kuning spons, yg kedua Pink – pink bentuk bintang laut!, satu makhluknya lagi dia bawa ransel, pakai baju pink celana oren, rambut pendek. Satu makhluk lagi Dia monyet! Bunyi dering nya : " KRING! KRING! AKU SIAP AKU SIAP (?) BERHASIL BERHASIL BERHASIL HORE! (?) TUT TUT UUAA! (?) UANG UANG (?) " hayo apa hayo?

Oke soal jam gaje aneh bisa dibahas nanti. Back to the story!

Setelah sekian lama akhirnya Rin berhasil sampai didepan sekolah. Yap, hari ini hari pertama pelajaran dan ini membuat Rin kurang semangat. Rasanya, dia ingin cepat – cepat membuat kekacauan, dan membuat guru eneg masuk kesana. Dan GOLLL! Jadi tak belajar HAHAHA # dilempar #

Tapi mohon maaf. Jangan tiru cara ini. Ini sesat! # ditabok Rin #

Saat dia melewati gerbang sekolah, lagi – lagi dia berpapasan dengan mas penjaga berkumis ala jawa. Mereka saling tatap, disekeliling mereka bertebaran aura. Mas kumis jawa Memberi tatapan penuh 'cinta' begitu juga Rin. Mereka jatuh cinta, berpelukan kemudian berciu- # PlaaK# STOP! Ini kelewat ngawur! Tolong abaikan

Ralat, sebenarnya meraka saling tatap dengan aliran listik, aura meraka sekelilingnya gelap. Mas jawa memberi tatapan penuh petir dan dark diwajah jelek nya # plaak # . begitu juga dengan Rin Hanya saja diwajah cantiknya. Dan lihat orang disekeliling mereka saja mundur buat mendekati mereka

"ohayou mas kumis ala jawa jelek setinggi akhirat!" salam Rin dengan nada Yg ditekankan dan dark

"Ohayou mo neng… neng cantik sih enggak bisa diejek…. Ah! Neng bule berandalan!" salam mas jawa balik..

"Enak jidat lu bilangin gue Neng bule berandalan? Gini – gini gue masih muda!" ujar Rin tak Terima. tapi eh? Kok ada bhasa gaulnya ya? Ah bodo amat # Digampar #

"Lah neng sendiri begitu!"

"Tapi itukan enggak Cocok! Kalau mas kumis jawa kan cocok! Udah jelek, bekumis, item pasti belum punya istri dirumah!" ujar Rin curcol tanpa pause atau apapun. Gile Rin kau Hebat!

Jleb!

Ucapan Rin membuat hati sang mas jawa 100 kali terpanah! Ton 12 Kg menimpa Mas kumis jawa dengan telak! Semua yg diomongin Rin itu Jitu! Tak ada yg salah! Mas jawa segera pundung didekat tong sampah pos dan megaruk – garuk sampah seperti pemulung! Persetan dengan bau sampah yg sangat menyengat itu yg penting pundung

Kasian kau mas kumis jawa tabahkan hatimu. Jangan berputus asa

Rin yg melihat Cuma sweatdrop. Meskipun di hatinya dia berteriak kesenangan dan kemenangan. Serasa Rin ingin menyanyikan lagu : We are the champions ~ my friend ~~ dengan gerakan slow montion tapi diurung niatnya karna Rin juga tau malu. Dia tak mau dianggap stress seperti mas kumis jawa yg sekarang ini sudah dianggap stress oleh murid – murid yg lewat

Dalam hati Rin berguman 'Aduh, kalau disini terus nanti aku juga ikutan stress nih sama kayak mas kumis jawa. Lebih baik aku kabur' gumamnya. Tapi iba juga Rin melihat mas kumis jawa nangis meraung dramatis didekat tong sampah.

Tapi dipikiran Rin, sempat terbesit pikiran ' tapi kenapa mas jawa itu enggak sekalian aja pundung ditempat sampahnya dari pada digaruk gitu ' pikirnya bejad Rin. Jadi dia memutuskan untuk…

"Jangan sedih mas kumis jawa, dalam hidup manusia memang harus ada senang dan sedih, suka dan duka. Kalau terlalu dipikirkan bisa merusak pikiran" ujar Rin sok bijak sambil menepuk pundak Mas jawa. Saat Rin mau ngacir…

"Jidat lu ngomong gitu hah? neng sendiri yg bikin gue sengsara begini. Nyesal aku jadi satpam sekolah kalau banyak murid kayak neng! Steress aku! " teriak mas kumis jawa dan mulai mengejar Rin

Alhasil, Rin dan mas kumis jawa ber main kejar – kejaran. Sedang lagi – lagi orang disekeliling mereka lagi – lagi sweatdrop dan cengo

Tanpa mereka ketahui, ada seseorang yg melihat mereka dari ruang osis. Dia juga melihat dalam keadaan sweatdrop

"…."

"Sudah kuduga, dia akan bermasalah lagi dengan satpam itu…." Gumam orang itu.

Yah dunia ini serba kacau… seperti kata Rin tadi. Tapi kayaknya Rin sendiri yg bikin didunia kacau ya? # di tendang Rin #

Kembali ke Rin dan Mas kumis jawa

RIn & mas kumis jawa masih kejar – kejaran. Hebat ya, Meraka enggak capek padahal. Sekolah itu luas loh! Kayak mereka memang makhluk ajaib…

KRINGG! SAAT NYA PELAJARAN KE 1!, IS TIME TO BEGIN THE FIRST LESSON!, KRINGG! (itu bel sekolahnya Kiiro loh~~ )

Dan bel, itu menghentikan kegiatan mereka. Sontak mereka berhenti

"huh.. tuh neng, bel sudah bunyi cepat masuk kelas" ujar mas kumis jawa mengingatkan

"Ah iya. Aku sudah mau kesana kok. Aku kelas dulu ya mas kumis jawa, takut dihukum nanti" ujar Rin hendak berjalan ke kelas

"cepat Neng, nanti betulan dihukum. Hati – hati!"

"Iya! Mas kumis jawa cepat kembali ke pos. nanti gajinya dipotong loh"

"Ah iya juga. Dah neng!"

"Dah mas kumis jawa! Nanti kita lanjutin lagi kejar – kejaran nya!"

"Iya"

Dan mereka melambaikan tangan satu sama lain

… # semua nya diam #

Hebat kan? Dunia sudah terbalik. Lihatkan Rin dan Mas kumis jawa? Tadi mereka berantem. Sekarang, malah beteman gitu. Ah~~ apa kata dunia?

Skip time

Rin sedang berjalan sebal menuju kantin bersama Miku dan Gumi, dia sebal karna pelajaran pertama. Karna menurutya, guru itu sangat nyebelin!

Masa, belum apa – apa mereka sudah diberi banyak tugas dalam waktu pelajran. RIn Dkk sampai kalang kabut ngerjainnya. Gumi yg termasuk pintar aja begitu. Miku saja sampai garuk – garuk negi (?) . Dan Rin hanya memberi jawaban yg asal

'apa memang begitu sma ya?' pikir Rin nanya diri sendiri. Untung dia enggak nanya ke Kiiro, Karna Kiiro sendiri enggak tau jawabannya. Kiiro aja masih Smp, ini aja bikinnya asal # DIgebuk

Tiba – tiba Rin mendapat ide yg sangat cermelang dikepala. Tempat dimana dia mau menimpakan kekesalan nya.

"Aku dapat ide bagus" Gumam Rin saat dia sudah sampai dimeja kantin. Saat sudah mengambil makanan tentunya

"Ah kau mengatakan sesuatu Rin?'' Tanya Miku. Dia dengar gumaman Rin, tapi Cuma samar – samar

"Oh tidak kok. Mungkin Cuma perasaan mu aja. Atau itu suara angin" ujar Rin pakai tampang seakan – akan tidak ada apa – apa

Hebatnya Miku percaya sangking polosnya. Dengan bukti, dia mengangguk. Rin langsung bernafas lega dan mulai makan.

Ets, Tidak secepat itu. Ternyata, Gumi mendengar gumaman Rin. Dia dalam hati dia bertanya – Tanya. Apa ide bagus yg dipikirkan Rin itu. Jangan pikir Rin akan membom sekolah. Karna itu tak akan terjadi. Reader pun juga, jangan pikir kayak gitu ya #plakk

Beberapa lama kemudian, bel kembali berbunyi. Dan mereka masuk kelas.

Rin Pov

Aku berjalan mengendap – ngendap menuju ruang guru. Sekarang sudah pulang sekolah. Dan tekat ku melalukan 'ide bagus' itu benar – benar tinggi! Kenapa? Karna memang guru itu aja yg nyebelin. Yg lain? Tidak kok. Mereka malah member pejelasan dulu!

Dan aku benar – benar naik pitan. Dan kalian mau tau apa ideku? Aku akan mengerjai guru itu habis – habisan! HAHAHA biar tau rasa dia! Seperti tahun lalu! Waktu smp aku juga pernah, alhasil guru itu langsung pindah dari smpku dulu hahaha! Dan mohon jangan meniru aksiku ini ya!

Saat aku sudah hampir sampai menuju ruang guru..

"Sedang apa kau disitu?" Sial, ternyata ada yg memergokiku! Siapa sih rese!

Aku berbalik dan menemuka orang yg kutemui digerbang kemarin. Bukan mas kumis jawa, itu tuh, cowok ketua osis kemarin. Ganteng nan matahari mirip orang luar negri ditambah kacamatanya yg membuat pemuda itu tambah ehemseksehemeh. Oh maaf abaikan itu. Aku ngaco. Tolong dilupakan. Sungguh amit – amit aku ngatai dia begitu (Kiiro: lah, kalau amit – amit kenapa kau bilang tadi Rin? . Rin: U- urusai itu Cuma spontan! )

Segera kugeleng – geleng kan kepalaku baru berkata "Bukan urusan mu! Sibuk betul!" ujarku sinis

Dia hanya menghela nafas sebelum menunjukan wajah datarnya sambil berkata "Kalau bicara, kau sangat tidak sopan ya? Perbaiki sikapmu sedikit bila bicara, atau kau akan terkena masalah nanti…"

"Uruskah aku? Masa bodoh dengan cara bicara, aku lebih suka seperti ini. Aku tak akan berubah, jadi, jangan nasihati aku! Lebih baik kau pergi sana! Sebelum fansclub mu menyerbuku dan menggila disini" ujar ku acuh tak acuh

"tunggu…. Dari mana kau tau aku cukup popular? Dan dari mana kau tau fansclubku? Kau saja baru 2 hari disini.." ujar lagi mengerjitkan dahinya

Aku tersenyum kemenangan sambil berkata "Heh! Gini – gini aku tau juga lagi, Dengan wajahmu yg tampan cetar membahana, kacamata yg membuatmu ehemseksehehem. Gaya cool yg kau tunjukan itu, siapa saja bisa tau." Jelasku santai. Eh? Tapi kenapa aku merasa ada yg salah ya?

"Hmm, Tampan, seksi, dan Cool ya?" ujarnya datar tapi dengan nada mengejek. Kini dia tersenyum licik sambil berkata "Menurutmu aku begitu?" ujarnya

Seketika aku tau apa yg aku katakan, aku langsung blushing hebat. Bah! Yg kupikirkan tadi betul – betul keluar! Parahnya lagi aku bilang kepadanya! Mana dia kayak mengejek lagi!

"Ah.. Tapi jangan pede dulu! itu bukan berarti menurutku kau begitu! Aku hanya berkata seadanya, dan jangan kepedean lagi aku berkata begitu!" Tegasku. Tapi sayangnya, Wajahku tak bisa diajak berkompromi. Masih memerah lagi! Kalau seperti ini, aku mirip…

"tsundere"

"AHh! Diam kau! Kalau tidak ada kepentingan denganku Lebih baik kau pergi saja!" bentakku kesal.

Dia menaikan sebelah alisnya Lalu berkata "Justru aku ada kepentingan makanya aku datang kesini hanya saja bukan dengan mu sih….. dan juga seharusnya aku yg bertanya, mau apa kau berjalan mengendap – ngendap keruang guru?"

JJDDARRR!

Seakan petir menyambar dengan dramatis, aku skakmat. Aku harus jawab apa? Ternyata dia benar – benar melihat ku mengendap – mengendap! Malah ni orang ketua osis lagi, dia bisa melakukan apa saja. Jawaban nya harus logis, tapi apa ya? Gak kepikiran!

"Cu- Cuma iseng kok" jawabku asal. Dan tak tau itu berhasil atau tidak….

"….."

"…."

"Oh….." Tanggapnya dan langsung Pergi begitu saja…

Aku Cuma bisa cengo. Cuma jawaban itu saja? Langsung dia terima? Kupikir dia akan bilang "Jawaban mu sangat tidak logis. Bilang yg jujur!" Gitu sih. tapi Bagus lah

Segera ku lanjutkan Rencana ku tadi. Setelah masuk keruang guru. Aku mencari meja guru itu. Oh mencari meja guru itu enak saja. Ada nama yg tertampang di setiap meja jadi mudah saja.

segera Kutaruh Permen karet dan beberapa petasan sebelum…

Srek!

Oh dewi fortuna pasti lagi cuti. Ada guru yg masuk!

Normal POV

Segera Rin sembunyi diLemari dekat meja guru itu Dan diwaktu yg sama, Terlihat guru berambut coklat masuk keruangan itu.

Guru itu berjalan kearah meja guru yg kursi sudah ditaruhi Rin permen karet dan beberapa petasan yg pastinya guru itu tak tau kalau benda – benda itu ada disitu.

Rin yg melihat dari celah pintu lemari Cuma bisa deg – degan ingin melihat reaksi guru itu. Tepat sekali pas guru itu mau duduk disana…..

Duarrr! KYAA! ( Kiiro : efeksound dan teriakan nya enggak elit banget -_- )

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Guru itu benar – benar terkena jebakan Rin. Dan guru itu mati saat juga! # Dibunuh .

Ups kesalahan gaje. Harap jangan dianggap serius.

Guru itu benar – benar terkena jebakan Rin. Guru itu terjatuh bersama kursi karna tertempel dengan permen karet ditambah dia jatuh dengan gaya yg sangat tidak elit.

Rin yg melihat itu tak bisa Manahan tawanya hingga tawa meledak. Tapi karna terlalu tertawangakak. Dia juga terjatuh dari dalam Lemari sehingga guru itu melihat Rin.

Rin langsung ketakutan dan keringan dingin dengan wajah pucat saat Melihat Guru itu menatap Rin dengan wajah yg sangat marah.

"KAGAMI RIN!"

End Chapter 2

Hohohoh bersambung dengan gaje nya ! Gomen Minna! Kiiro lupa alur jadi ya begitu deh~~ #ditabok#
nah Kiiro enggak akan banyak curcol nih. And is last in the this chapter….

Mind to review, fav , follow?

Rinlenlover02