The Darkest of His Love
Chapter 2
Disclaimer : Semua karakter disini milik Tuhan YME, diri mereka sendiri dan orang tuanya. Author hanya meminjam nama mereka demi me,nulis fantasy yang sudah lama tersimpan di otak.
Rate: M
Genre: Romance
Warning: BL, Yaoi, Mpreg, Typos, OOC, alur kecepatan.
Pairings: Yunjae, Hanchul, Sibumkyu, and manny more
DON'T LIKE DON'T READ
Seperti pagi-pagi sebelumnya, Nonya Jung, Heechul selalu membantu para maid menyiapkan sarapan. Sudah menjadi kebiasaan Haechul, di sela kesibukannya butik yang dikelolanya dia tetap memperhatikan keluarga. Membantu menyiapkan sarapan saat pagi, selalu mengingatkan anak, suami dan menantunya makan siang dan kembali ikut memasak saat makan malam. Menantu? Siapa lagi kalau bukan Joongie. Karena kedekatan Yunho dan Joongie yang tak mungkin terpisah, juga kesadaran Appa dan Umma Yunho akan ketergantungan Yunho terhadap Joongie akhirnya dua tahun yang lalu saat usia Joongie baru 15 tahun Yunho menikahi Joongie.
"Pagi Umma,,," Joongie menyapa Heechul yang hampir selesai menata sarapan. Heechul menghampiri Joongie merapikan sedikit seragamnya yang sedikit berantakan.
"Pagi Joogie, Yunnie belum bangun?"
"Sudah Umma, sebentar lagi juga turun. Umma hari ini habis sekolah Joongie boleh ke tempat Umma ne?" kata Joongie dengan tatapan matanya yang bulat lucu dan bening
"Ne, " Jawab Heechul sambil mengusap sayang kepala menantunya itu.
Tak lama kemudian Yunho dan Hankyung datang. Sarapan keluarga itu berlangsung hangat seperti biasa. Hankyung dan Yunho sedikit mengobrol mengenai perusahaan. Tak lupa menanyakan kegiatan joongie yang selalu dijawab joongie dengan antusias dan menggemaskan membuat Yunho selalu tersenyum melihatnya. Betapa Hankyung dan Heechul sangat bahagia mengenai anak mereka yang kini begitu sehat dan normal. Dan ini semua berkat kehadiran Joongie.
***Yunjae***
"Jaejoong" bisik Yunho saat mencium sayang pipi istrinya saat mengantarnya ke sekolah.
"Aku akan menjaga Joongie. Kau selalu meminta hal sama setiap mengantar kami ke sekolah"
"Aku tak mau kehilangan kalian berdua...lagi"
"Kau meragukan kemampuanku?!" Jaejoong sedikit cemberut sekarang
"Tentu tidak. Salahkah bila aku mencemaskan para istriku?" sekali lagi Yunho meraup Jaejoong dalam pagutan panas dan membara. Jaejoong tak membalas malah sedikit mendorong dada Yunho.
"Sebentar lagi kami masuk. Sayang sekali nanti malam adalah giliran Joongie..." Goda Jaejoong sambil menjilat bibir Yunho sensual.
"Selalu ada ronde kedua. Tenang saja."
"Dasar beruang pervert."
" Aku tahu kau lebih pervert dariku. Dan aku menyukainya."
" Aku tak ingin membahasnya ...see you Yunnie"
"Ne.."
Jaejoong keluar dari mobil dan berjalan ke arah pintu gerbang Shinki High Schooll, Sekolah untuk kalangan elit Korea Selatan. Salah satu sekolah yang dimiliki oleh Jung Center, Yayasan keluarga Jung di bidang pendidikan dan kesehatan. Semua staff adalah orang pilihan Yunho sendiri, Sekolah dengan fasilitas lengkap dan standart keamanan terbaik, semakin diperketat setelah Joongie terhitung masuk ke sekolah itu satu tahun yang lalu.
"Joongiee"teriak seorang namja bersuara lumba-lumba yang berlari ke arahnya.
" Pagi Suie" balas istri Yunho ini yang sudah kembali ke Jonggie mode on (?)
"Yunho tidak mengantarmu?"
"Tadi mengantar joongie tapi sekarang sudah pergi kekantor. Ada apa Suie ?"
"Ani..ayo ke kelas sebentar lagi bel masuk ne"
"Ne"
Junsu menggandeng sahabat kecilnya ini menuju kelas mereka sambil heboh bercerita tentang ini itu. Paling sering menyinggung Park Yochun yang memang ditunangkan dengan Junsu sejak bayi(?).
***Yunjae***
Yunho sedang memeriksa beberapa document saat Choi Siwon, Salah satu dari delapan tangan kanan nya datang mengahampirinya.
" Apakah ada kabar dari kasus Pembantaian Keluarga Go" tanya Yunho tanpa melepas pandangan dari kertas di hadapannya.
" Kasusnya sedang ramai dimedia. Tapi tenang saja pihak polisi tak menemukan Si Pelaku. Apalagi Skandal Korupsi dan kejahatan Keluarga Go sedang meledak di internet. Mereka menduga Si pelaku adalah salah satu korban kejahatan Keluarga itu"
''Baguslah kalau begitu. Persiapkan untuk membeli perusahaan Keluarga Go Ahra dan perbaiki sistemnya yang kacau. Urus juga para karyawan yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit akibat kasus keracunan zat kimia di pabrik mereka. " Dalam hati Siwon mengagumi sifat istri bosnya yang mampu menuntun Yunho yang terkenal kejam dan tangan besi melakukan kebaikan demi kebaikan kemanusiaan. Berawal dari tiga hari yang lalu saat Joongie sedang menjenguk istri Siwon, Choi Kibum yang sedang melahirkan dia tersesat di rumah sakit dan tanpa sengaja bertemu salah satu anak korban keracunan pabrik milik keluarga Go. Setelah itu Joongie menangis karena kasihan melihat sebuah kelurga kehilangan seorang Appa. Joongie merengek ke Yunho untuk menolong mereka. Tentu Yunho tidak tinggal diam, dalam kamus Yunho, permintan Joongie adalah tujuan hidupnya. Dalam tiga hari kerajaan keluarga Go sudah runtuh begitu juga dengan anggota keluarga mereka.
"Baik Jung-ssi"
Siwon membungkuk hormat sebelum undur diri meninggalkan Yunho yang kembali sibuk dengan pekerjaannya. Sesekali membenarkan kacamata yang bertenger nyaman di matanya.
***Yunjae***
The Jung's Fashion merupakan rumah mode yang sangat ternama di Seol dan Asia. Setiap koleksi keluaran rumah mode itu selalu menjadi trend kalangan elit dan menjadi dambaan setiap kaum yeoja untuk memakainya. Rumah mode itu dikelola oleh Nyonya Jung, Jung Heechul. Heechul sedang melihat sketsa-sketsa dari anak buahnya untuk rancangan musim semi nanti saat Yoona datang.
" Chuliie!" panggilnya semangat
" Ck Kim Yoona. Kau lupa kalo jam segini aku masih sibuk" jawab Heechul asal. Jung Haechul memang terkenal bermulut pedas kecuali dihadapan keluarganya. Terutama Joongie.
" Tapi aku sahabat dekatmu Chullie ya." Tanpa persetujuan Heechul langsung duduk di kursi depan meja kerja Haechul.
" Jadi ada urusan apa kau datang ke sini Yoona?"
" Kau tahukan sebentar lagi putriku Yurii datang dari Paris. Kuliahnya sudah selesai disana. Kita sudah bersahabat lama Chuliie. Apa kau tak ingin hubungan ini berlanjut ke lebih jauh?"
Heechul langsung mengerti arah pembicaraan ini menjadi geram.
"Kau tahukan kalo Yunho itu sudah menikah. Aku sangat menyanyangi Joongie Kim Yoona kau jangan macam-macam"
" Coba kau pikir Chulie. Dia tetap seorang Namja. Kau tak ingin memiliki cucu?"
"Ck..Kim Yoona kau lupa bahwa aku juga namja hnn. Joongie itu bisa punya anak. Jadi pasti sebentar lagi aku dapat cucu"
" tapi Chullie..."
Sebelum Yonna melancarkan serangan rayuan yang memang sudah dipersiapkan khusus olehnya, pintu ruangan Heechul tiba-tiba terbuka. Keduanya buru-buru menoleh. Rupanya Joongie sudah datang.
"Umma" Panggilnya sambil mendekati Heechul jangan lupakan boneka gajah besar yang dipeluknya.
" Joongie..." Heechul lansung memeluk Jonggie dan mencium pipi Joongie. Heechul membawa Joongie duduk di sofa dekat meja kerjanya. Yoona yang melihat interaksi keduanya terlihat tidak suka. Matanya melirik Joongie penuh kebencian.
" Joongie duduk disini ne, biar umma bereskan meja umma dulu. Setelah itu kita makan , Umma lapar. Joongie juga sudah lapar kan?"
" Ne. Joongie lapar sekali Umma." Jawab joongie sambil mengangguk lucu. Lagi-lagi Heechul tersenyum melihat keluguan Joongie. Senyum itu sedikit memudar saat berhadapan dengan Yoona.
" Sebaiknya kau pulang Yoona. Aku harus pergi dengan Joongie. "
" Baiklah. Tapi pertimbangkan apa yang tadi aku katakan."
" Tak perlu kupertimbangkan. Tunggu saja kabar baik dariku saja. Sebentar lagi aku pasti dapat cucu. Palli, pulang. Aku dan joongie kelaparan"
Usiran itu berhasil membuat Yoona pergi. Dengan wajah cemberut tak suka segera merapikan berkas dan sketsa dimejanya. Setengah jam kemudian keduanya sudah di restaurant dekat butik Heechul. Joongie makan dengan lahap karena memang sangat lapar.
"Umma nanti Joongie minta es krim ya yang vanilaa." Katanya disela-sela makan membuat Haechul tersenyum.
"Ne. Joongie tidak ingin punya baby?"
" Baby? Apa Umma akan punya Baby? "
" Bukan Baby Umma tapi Baby Joongie. Nanti malam minta sama Yunnie. Ne Yunnie pasti mengerti"
" Ne"
***Yunjae***
Yunho pulang larut malam. Sang istri sudah tidur karena kelelahan di ajak Sang Umma belanja. Jadilah kini Heechul menemani Yunho makan malam. Heechul memang wanita karier tapi bila soal keluarga dia akan menjelma menjadi ibu rumah tangga sejati. Lihatlah kini betapa telatennya dia melayani Yunho menggambil makanan dan menunggui Yunho makan.
" Bagaimana di kantor Yun?"
"Tidak ada yang istimewa Umma. Membosankan seperti biasa."
"Hmn Benarkah? Begitu bosannya hingga kau menghancurkan keluarga Go."
" Umma. Aku punya alasan sendiri untuk melakukannya."
"Umma tidak marah. Umma hanya ingin kau berhati-hati ne. Kau tentu tahu, dirimu dan Joongie begitu berarti bagi Umma dan Appa"
"Ne Umma. Dan soal cucu tenang saja Umma pasti segera mendapatkanya"
Heechul memang tak terkejut lagi bila Yunho mengetahui hal itu. Heechul tahu bahwa kalung yang dipakainya memiliki penyadap dan pelacak oleh Yunho. Jadi seluruh kegiatan dan percakapan Heechul tak luput dari pengawasan Yunho. Joongie dan Hankyung Appa juga memilikinya.
" Hmn kau memang anak Umma" ucap Heechul dengan senyum setannya.
Joongie yang sedang tidur pulas entah kenapa terbangun. Matanya mengerjap imut sebelum akhirnya pergi ke kamar mandi karena ingin pipis. Begitu selesai akan panggilan alam itu joongie kembali ke kamar, kantuknya hilang seketika saat melihat Yunnienya duduk diatas bed king sizenya dengan kemeja yang terbuka menampilan pahatan dada bidangnya.
"Yunnie…" Joogie langsung memeluk Yunho
"Hmmn Joongie" Bisik Yunho sambil menghirup aroma istrinya.
" Yunnie sudah makan? Tadi Joongie capek sekali jadi tidak menunggu sampai Yunnie datang dan menemani Yunnie makan."
"Hmn tentu saja tidak apa-apa karena saat ini Yunnie ingin memakanmu…"
Wajah Joongie merah seketika mendengar ucapan yunho apalagi hal itu dikatakan dengan seduktif sambil menjilat cupingnya dengan sensual. Joongie jadi merinding dibuatnya. Kedua istrinya memang memiliki ciri khas dalam bercinta. Bila Joongie masih terkesan malu-malu sepeti virgin, Jaejoong sangat liar seperti dia sudah sangat berpengalaman.
" Yunnie... hah…." Desahan mulai terdengar saat tangan Yunho menjelajahi tubuh Joongie. Tangannya dengan lihai membuka piyama biru bergambar gajah itu. Dalam hitungan beberapa menit kini tubuh Joongie sudah polos dengan Yunho yang nampak semangat menghisap, menjilat, menggigit kecil membuat tanda-tanda keunguan serta mempertajam tanda sisa kegiatan panas malam sebelumnya. Setelah puas membuat tanda, Yunho melepas sisa pakaiannya hingga tubuhnya sepolos tubuh istrinya. Begitu terlihat perbedaan keduanya. Yunho dengan tubuh manly dan tubuh Joongie yang kelewat feminim.
Yunho menarik pelan tubuh Joongie, merebahkan nya dengan lembut di bed berseprei sutra hitam itu. Kembali menciuminya dengan hati-hati. Tangan kirinya sibuk mengambil lube dibawah bantal mereka. Masih dengan menciumi Joongie kini tangan kirinya bermain di hole pink kesukaannya itu.
"Akh.."
Nafas Joongie tertahan sesaat saat Yunho memsukkan salah satu jari ke dalam tubuhnya. Joongie tidak pernah mengeluh sakit karena Yuunho selalu hati-hati dan sabar mempersiapkannnya. Dua jari, dan Jari ketiga saat Yunho merasa cukup mempersiapkan Joongie. Yunho memandang lembut wajah istrinya yang kini merona.
"Joongie, Saranghae"
"Nado"
Yunho mencium lembut istrinya sebelum merasuki tubuh Joongie dengan kelembutan dan kecintaannya yang begitu dalam terhadap istrinya.
Sementara itu...
"Kau harus menyingkirkannya" kata Kim Yoona kepada seseorang di sebuah restaurant bintang lima kepada Namja berpipi chuby dengan rambut ikal berkulit pucat itu sambil menyodorkan sebuah foto.
Sang Namja yang sejak kedatangannya terlalu sibuk dengan psp itu mempause gamenya dan melirik ke arah foto calon targetnya itu. Setelah lirikan sekilas itu, namja itu kembali bermain game. Kim Yoona menahan untuk tidak tersinggung atas keautisan namja didepannya. Sumber terpercaya menyebutkan bahwa namja dihadapannya ini adalah sosok yang tepat untuk menyingkirkan menantu Jung yang menghalangi ambisinya untuk menjadi besan keluarga Jung. Bukan hanya sekali ini Yoona mencoba mencelakai Joongie namun entah kenapa tak pernah ada kabar dari orang suruhan-suruhannya seolah mereka hilang ditelan bumi. Kali ini sepertinya Yoona tak ingin kalah lagi karena kini dirinya nekad menyewa seseorang yang dipercaya sumbernya mampu membunuh Jung Joongie.
TBC
Anneyong
Senangnya bisa update lagi. Semoga ceritanya tidak terlalu gaje. Terima kasih sama yang sudah kasih review. Jangan bosen kasih review ne..
