Title : Half Princess
Genre : Adventure, Action, Humor, parody
Syntia : Thanks tuk semua reader yang baca terutama para reviewer fanfic bejad ini. Kufufu, saatnya muncul tokoh baru!
Tsuna : Buat yang sebelumnya pernah baca Half Prince, ceritanya ini bakal jadi parody-nya. Anggap saja seperti itu *sigh.
Syntia : Tapi tenang aja, para guardian lain juga ntar muncul kok, tapi dalam porsi yang berbeda. Jangan lupa Tsuna tetaplah seorang uke, walaupun waktu dia jadi seme begitu menggoda
Tsuna : WARNING! Shounen-ai, ancur, OOC!
Penjelasan tokoh :
PRINCESS = TSUNA
"Hoi, lihat ada wanita yang pingsan."
"Dia sudah lama disini, apa kita harus membantu untuk menghidupkannya?"
"Dia kelihatan seperti newbie."
"Eh, tunggu!"
"Dia bangun!"
"Ukh, sakit,"keluh Princess sambil menyentuh kepalanya. Rambutnya yang putih panjang bergelombang tersibak tertiup angin. Matanya terlihat sedikit sayu dan yang pasti membuat lelaki disekitarnya langsung merasakan desiran semangat untuk memilikinya.
"Hei gadis cantik, apakah kau membutuhkan healing?"
"Aku akan memberimu uang untuk membeli equipment."
"Apa ini pertama kalinya kau bermain game, siapa namamu?" cerca mereka bertiga. Princess menatap mereka bingung.
"Emm, namaku… Princess."
"PRINCESS?" jerit mereka bertiga.
"Apa aneh?"tanyanya sedikit mayun, tapi malah terlihat semakin imut!
"Nama yang cocok untuk gadis semanis dan secantik kau."
"Princess, maukah kau menjadikan aku prince-mu?"
"Hei! Aku yang menemukannya pertama kali!"
"Siapa hah? Aku yang menemukannya pertama kali!"
"APA?"
"KITA SELESAIKAN INI DENGAN BATTLE!"
"KAU PIKIR AKU TAKUT?"
"Err… sebaiknya aku pergi dulu." Dan begitulah akhirnya Princess berlari meninggalkan para lelaki yang sedang memperebutkannya untuk kabur.
XOX
"Ah, ada air!"senang Tsuna saat dia tiba di salah satu tebing untuk memulai perburuan. Dia mengintip di air untuk melihat wajahnya. "Wah, aku benar-benar terlihat cantik,"kagumnya pada diri sendiri. Sepertinya dia mulai agak narsis. Tiba-tiba terlintas wajah Kyoko. "Tapi kalau aku secantik ini pasti Kyoko akan merasa tersaingi. "AUCH!"
"Man-eating Slime attacking successful, Princess HP -3." Princess melihat ke arah tangannya nyang digigit sebuah makhluk mirip bola tapi giginya luar biasa.
"ITAI! ITAI! ITAI! ITAI!" jeritnya seiring dengan semakin berkurangnya HP yang dimilikinya. Monster itu terhempas dari tangannya dan terjatuh di tanah. "Kau berani menyerangku dari belakang ya?" Princess aka Tsuna langsung memasuki fase Hyper Tsuna. "Kau… harus… MATI!" Tsuna menonjok makhluk itu dengan sekuat tenaga berkali-kali. "Lho? Hilang?"bingungnya saat makhluk itu tiba-tiba lenyap setelah dipukulinya dengan sadis.
"Attack Successful, Man-eating Slime has died acquired 23 Exp, small knife, small pounch." Princess menatap sebuah pisau kecil dan tas kecil yang muncul dari gas yang tiba-tiba ada setelah monster itu menghilang. "Err… apa saat ini aku sudah boleh senang?"bingungnya.
"Hint untuk newbie, untuk melihat status silakan ucapkan kata 'Profile'."
"Profile,"ucap Princess bingung. Sebuah kotak layer muncul di sebelahnya. Princess menatap layer dengan kebingungan. "Err… ini maksudnya apa ya? Hiks, hiks, seharusnya aku meminta bantuan Gokudera saja,"tangisnya. "Eh? Apa maksud dari ketiga kotak dengan warna berbeda itu?"bingungnya saat melihat ada tiga kotak dengan warna biru, merah dan kuning. Tertulis di sana merah untuk HP, Biru untuk SP, dan Kuning untuk EXP. "Sepertinya tadi saat aku diserang dan menyerang ada pengurangan HP, dan saat aku membunuh monster tadi aku mendapatkan EXP. Berarti intinya aku harus membunuh monster?" Dia menoleh tiba-tiba saat mendengar ada suara asing di dekatnya. Terlihat 2 monster Man-eating Slime. "Kelihatannya aku tidak punya pilihan lain."
XOX
Dua jam kemudian…
"Selamat, anda sudah memasuki level 10, kini anda bisa beranti job!" Princess memandangi sekitarnya. Terdapat banyak sekali tumpukan Man-eating Slime yang mati karena menerima segala jenis pukulannya. Dia jadi mengerti mungkin ini adalah salah satu bentuk latihan dari Reborn untuk Tsuna. Kemudian dia melihat dirinya sendiri.
"Tapi Reborn, kenapa aku harus jadi cewek,"tangisnya lagi. Dia berjalan kembali ke kota. "Eh, tapi dimana aku harus mengganti job ya?"bingungnya.
"Hei, apa kau mau training denganku?"Tanya seorang lelaki pada Princess.
"Eh? Training?"bingungnya. "Tapi ini pertama kalinya aku main, jadi aku tidak bisa membantumu."
"Itu tidak masalah, kita bisa membuat tim!"
"Ya, kita akan membuat tim bersama-sama!"
"Ayo membuat tim!" desak mereka semua. Tiba-tiba Princess merasa dia ada dalam bahaya.
"Errr… tapi aku baru masuk di game beberapa jam yang lalu. Kalau aku bergabung bersama kalian mungkin kalian malah jadi kesusahan,"tolak Princess sopan.
"ITU TIDAK MASALAH! AKU AKAN MELINDUNGIMU!"ujar salah satu dari lelaki itu yang kemudian mencium punggung tangan kanannya. Princess melihat ke arah belakang dimana lelaki-lelaki tadi berada.
"AKU YANG AKAN MEMBUAT PARTY DENGANMU!"seru mereka.
"REBORN!"jerit Princess lalu berlari meninggalkan mereka sekuat tenaga.
XOX
Dan waktu pun berlalu dengan sempurna.
"Akhirnya aku bisa bebas,"senang Tsuna sambil mencoba menghirup nafas lega.
"Ada yang bisa aku bantu?"
"GYAA!"jeritnya lalu melihat seorang lelaki berdiri disana.
"Emm… apa anda tahu tempat untuk berganti job?"
"Disini toko, bukan tempat untuk newbie guide."
"Toko? Kalau begitu, apa ada topeng?"tanyanya bersemangat.
"Hmm? Tentu saja. Bagaimana kalau potion juga?"
"Potion?"
"Gunanya untuk menambahkan HP ataupun SP yang terkuras selama permainan." Princess berpikir sejenak.
"Tapi aku cuma memiliki sedikit uang."
"Setiap potion memiliki tingkatannya sendiri, dank arena kau masih pemain baru kau hanya butuh potion level bawah."
"Baiklah, kalau begitu aku beli."
Tsuna : Anoo Syntia-san, kelihatannya aku semakin tertindas di chapter ini.
Syntia : Jangan dipikirkan Tsuna, itu kan hal biasa. Oh ya, jangan melewatkan chapter depan karena Gokudera akan muncul disana!
Tsuna : Sebenarnya author kebingungan dengan item yang harus didapatkan untuk pergantian job.
SYntia : BIARIN! Loe nggak tahu ya, cita-cita gue pengen jadi Assassin sejati?
Tsuna : Tapi aku kan bukan pemegang pedang, seperti Yamamoto.
Syntia : Karena itulah, minna!
All : PLEASE REVIEW!
