The Wrong Feels - KaiHun
.
.
.
.
Author: YoungChanBiased/Lee HyeRi/Riry
Diclaimer : Sehun milik Kai. Kai milik Sehun. kalaupun Sehun milik saya
bakal saya kasihin sama Kai XD dan saya bakal nikah sama Wu Yi Fan(?) *dibakar*
EXO milik Tuhan, mereka sendiri, orang tua, dan SM…. Fans tentunya^^b
Pair(s): KaiHun/ slight KrisHun - KaiLu
Rate: T
Gendre: Romance/Family/Comfort/Angst(?)
Warn: Shounen-ai, BL, Typo(s)!, tidak sesuai EYD, gaje dan kenistaan lainnya.
NO FLAME! NO BASH! APA LAGI PAIRING NYA!
!
DON'T LIKE? DON'T READ!
.
.
.
.
The Wrong Feels - KaiHun
Chapter 2
.
.
.
.
.
Untuk beberapa saat Sehun tidak bisa membaca situasi.
Ketika sang Leader yang seperti dipelototi oleh menejer mereka dan bagaimana Hyungnya itu dibawa berlainan kearah dengannya.
Setelah itu yang ia tau adalah wajah Suho yang terlihat tidak baik. Ia seperti habis memuntahkan banyak siput dari mulutnya.
Sehun juga bingung kenapa ketiga orang yang lebih dewasa itu terlihat bersitegang padahal sejak tadi ia sudah melancarkan 'Bbuing-Bbuing' andalannya.
Saat 30 menit lamanya mereka diperjalanan-tanpa ada percakapan sama sekali, barulah ia menyadari kalau ini semua karna ulahnya. Ya, karna ia memaksa ikut.
"Hyung, mianhae..," ia berucap lirih seraya menundukan kepalanya. Disamping kirinya, kekasihnya-Jongin meremas jemarinya seakan memberitahu kalau ia mengerti dan tidak mengiginkan ini dibahas. Toh semuanya sudah terjadi.
Tapi tidak bagi Sehun, ia yakin kalau tadi Suho dimarahi oleh menejer mereka karna dirinya. Dan ia tidak akan membiarkan Hyungnya itu menanggung kesalahan itu sendiri. Lagi pula ini 100% salahnya, bukan salah Suho. Dan detik itu barulah Sehun sadar, selama ini apa yang ia lakukan? Merengek seperti bayi? Meminta apapun yang terlintas diotaknya tanpa memikirkan apa yang dirasakan oleh orang-orang sekitarnya. Kekanakan sekali dia.
Entah kenapa dadanya terasa sesak saat menyadari kalau ia selalu menjadi beban. Ia merasa sangat menyesal telah bersikap kekanakan dan selalu menyusahkan orang lain. Tapi ia juga tidak bisa membohongi diri sendiri bahwa itu lah dirinya, Oh Sehun, sosok Maknae yang merasa ingin dilindungi dan disayang, namun sebelumnya ia tidak pernah berfikir kalau semua yang ia perbuat itu tidak akan menimbulkan masalah. Ya, iya menyesal.. dan ingin minta maaf.
"menejer-hyung… apa kau marah pada Suho-hyung?" Sehun menatap sang menejer yang sedang duduk disebelah kursi kemudi.
Menejernya diam. Yang terdengar hanya helaan nafasnya yang berat. Dan langsung membuat Sehun frustasi.
"kalau Hyung memang marah, itu semua salah ku, aku yang memaksa Suho-hyung walaupun ia sudah melarangku,"
Sehun merasa jemarinya samakin digenggam erat. Dari sudut matanya ia bisa merasakan kalau kekasihnya itu sedang menatapnya penuh harap. Ia tau Jongin pasti keberatan jika bertindak seperti ini. Walau ia Maknae apa salah jika sesekali ia berkata layaknya seorang dewasa? Ia hanya ngin mempertanggung-jawabkan perbuatannya. Tak salahkan?
"kalau hyung ingin marah, marahi saja aku, jangan Suho-hyung. Ini semua salahku," Sehun merasa matanya panas. Ia memang cengeng jika ia melakukan suatu kesalahan. Tapi ia tidak boleh menangis, Jongin pasti tidak akan menyukainya.
"Sehun-ah…," Suho yang duduk di jok tengah menatap Sehun sendu seakan berkata bahwa ia baik-baik saja walaupun jelas sekali kalau raut wajahnya berkata sebaliknya.
"Aniyo….. Hyung mianhae…,"
"Sehun-ah, aku memang marah pada Suho karna ini. Tapi sudahlah tidak usah dibahas."
"tapi hyung-"
Sehun menundukan kepalanya.
"aku merasa bersalah. Mianhanda hyung.. tolong jangan marahi Suho-hyung,"
Suho menatap Sehun, adik terkecilnya itu memang terkadang sangat menyebalkan, tapi ia selalu bisa mengakhiri kesalahannya itu dengan rasa sayang yang bertambah dalam. Dibalik sikap kekanakan dan manja itu Suho bisa melihat sikap tanggungjawab yang besar. Dan cara ia mengakui kesalahan yang ia perbuat sangatlah polos, membuat yang melihatnya langsung akan memaafkannya.
"ya aku mengerti, tapi saat sudah sampai dibandara kau tunggulah didalam mobil, terlalu berbahaya jika kau ikut kedalam, arra?"
Sehun mengerucutkan bibirnya, membuat seseorang disebelahnya menggeram karna merasa gemas.
"apa boleh Jongin –hyung tinggal?" Sehun melancarkan puppy eyesnya pada menejer yang sedang menatapnya dengan mulut setengah terbuka.
"ani..,"
"ugh, kalau begitu aku dengan siapa disini?" Sehun menghempaskan punggungnya di senderan jok. Kenapa rasanya Aegyo nya tidak berfungsi sama sekali hari ini?
"salah sendiri kenapa kau memaksa ikut." Jongin mengacak rambut kekasihnya yang sedang cemberut itu.
Sehun mengerutkan alisnya.
"kau tidak suka aku ikut? Aku bisa turun sekarang,"
Jongin tercengang. Kenapa sih kekasihnya ini sangat sensitive hari ini? Dia PMS? -_-'
Terdengar suara tawa yang tertahan, sudah diketahui semua yang disana menahan tawa- mendengar kalimat setengah mengancam dari Oh Sehun-kecuali Jongin yang sedang memutar bola matanya bosan.
'mulai lagi….'
Tak lama kemudian terjadilah rayu –merayu ala Kim Jongin yang berakhir dengan kemesraan yang membuat tiga orang lain iritasi.
"Hyung, Sehun tidur, bagaimana?"
Jongin memanggil Suho-setengah berteriak setengah berbisik-yang sepertinya sudah siap untuk turun. Mereka sudah sampai di area basement bandara internasional Incheon dan kekasihnya itu tertidur dengan pulasnya.
"Bangunkan saja Jongin-ah~" jawab Suho seraya membenarkan pakaiannya yang sedikit kusut.
Jongin menatap kekasihnya yang sedang terlelap dibahunya. Untuk sesaat Jongin lupa cara bernafas karna wajah mereka terlalu dekat. Dan hebusan hangat yang berasal dari kekasihnya benar-benar membuatnya terlarut.
Wajah ini begitu indah. Bersih, putih bak pualam , tak ada cacat sedikitpun. Nyaris sempurna.
Tatapannya beralih kebibir sang kekasih yang setengah terbuka.
Bibir itu….. berwarna ranum ….. dan hembusan hangat itu….
Tanpa sadar Jongin mendekatkan wajahnya, bibirnya kebibir kekasihnya.
Ia menutup mata, bersiap merasakan manisnya bibir sang kekasih yang hampir seminggu ini tidak ia kecap rasanya.
Sedikit lagi….
Ia bisa merasakan jarak diantara mereka semakin menipis….
Menipis…
Dan…
"YA KIM JONGIN!"
Gagal.
Shit!
"Ya ya ya! Jangan berbuat mesum disini Jongin-ah! Apa kau tidak mendengar dari tadi aku memanggilmu?"
Jongin tertawa salah tingakah melihat sang menejer dan Suho yang menatapnya seperti seorang tersangka-percobaan- pencabulan.
Ayolah.. hanya satu kecupan saja.
"hyung biarkan saja Sehun tertidur disini, lagi pula ia tidak akan ikut kan?" Jongin tidak tega membangunkan Sehun yang terlihat sangat pulas. Ia pasti kelelahan. Lagi pula Sehun tidak akan ikut bersama mereka kan?
"kalau dia bangun dan mencari kita bagaimana?"
"tidak akan Hyung, kita hanya sebentar kan? Pasti ia masih tertidur."
Jongin mengambil bantal Panda dan dengan hati-hati merebahkan tubuh kekasihnya itu.
'eh? Bagaimana bisa ada boneka milik Zitao disini?'
mengelus rambut almont itu. Ia sempat mengecup bibir tipis milik kekasihnya itu sebelum keluar.
ia berjalan mengikuti sang menejer yang sudah berjalan duluan- melewati Suho yang terlihat seperti berfikir sesuatu.
"cepat Hyung~" terdengar suara Jongin yang membuyarkan lamunan Suho.
'Sehun ditinggal sendiri?' batinnya.
"Jongin-ah, kenapa Sehunnie ditinggal?" Suho berkata pada Jongin yang sedang berjalan disebelahnya.
"dia sedang tidur Hyung, biarkan saja pasti dia lelah,"
Hening.
Mereka berdiri didepan pintu lift dengan beberapa petugas bandara.
Suho masih bergelut dengan pikiran buruk yang tiba-tiba menghampirinya.
"ayo kita kembali,"
Jongin menatap Suho heran, "memangnya kenapa Hyung? Biarkan dia tidur,"
Suho berpikir, ada yang salah disini, entah kenapa perasaannya tidak enak. Meninggalkan sang maknae sendiri membuatnya khawatir.
Sehun bukanlah Jongin yang bangun tidur bisa langsung melompat kesana-kemari. Sehun akan seperti anak hilang jika ia bangun tidur dan butuh waktu beberapa menit untuk menyadari sekelilingnya. Ya, Suho adalah roommate-nya dan ia tau betul tentang itu.
Tapi… ini sudah setengah jalan. Tidak mungkin ia kembali kesana.
Ah, ini pasti hanya kekhawatirannya saja yang berlebihan. Mungkin ia tidak terbiasa meninggalankan Sehun yang tidur sendiri. Karna ia terbiasa menemani Sehun saat pria imut itu tertidur.
Ya, semua nya akan baik-baik saja…
Sehun membuka matanya tiba-tiba. Dan saat itu juga nyeri langsung manjalar dikepalanya.
"dimana…," ia bergumam seraya memangi kepalanya yang terasa nyeri. Pandangannya masih menghitam.
Ia mengangkat tubuhnya, mengedarkan pandangannya kesekeliling. Menormalkan kerja retinanya.
Ia berada di sebuah mobil;
Yang sepertinya di area parkir,
Ia mengerjap bingung. Bagaimana ia bisa disini?
"dimana…," ia bergumam lagi. Nyeri dikepalanya berangsur hilang. Sudah menjadi kebiasaan anemia-nya akan kambuh jika ia tiba-tiba terbangun.
Ah!
Sehun mengingatnya. Tadi ia tertidur saat diperjalanan menuju bandara.
"mungkin ini sudah sampai…," ia mengusap matanya perlahan dan kembali menatap kesekitar.
Tapi mengapa ia sendiri?
"Hyung~~ Jongin-Hyung?"
"Suho-Hyung…..menejer-Hyung…,"
Sehun keluar dari mobil, ia menatap kesekelilingnya yang sangat sepi. Ya tentu saja area parkir sepi. Apa lagi dini hari seperti ini.
"ah mereka meninggalkanku!"
Sehun kesal sendiri. Kenapa ia tidak dibangunkan? Setidaknya ada seseorang yang menemaninya disini!
Setelah puas mengumpat, akhirnya ia kembali masuk kedalam mobil.
Duduk dijok paling belakang dan memeluk boneka panda yang diberikan Tao beberapa waktu lalu.
Bermenit-menit sudah waktu yang Sehun lewatkan tanpa melakukan apapun. Ia hanya bersenandung kecil berusaha menghilangkan rasa takut yang mulai menjalar ditulang belakangnya.
Area parkir ini sangat seram, lampunya pun redup, hanya penerangan remang.
lama kelamaan juga Sehun merasa takut dengan situasi seperti ini.
Sehun memutuskan keluar, mungkin saja disekitar sini ada yang kedai Bubble Tea.
Ia berjalan keluar area parkir itu, tak lupa mamakai beberapa 'alat' untuk penyamaran.
Sehun ingat, dulu ia pernah membeli Bubble Tea di daerah sini. Chanyeol memberitahunya, dan mereka pergi bersama Kris yang entah mengapa ingin ikut. Memang agak sedikit jauh dari gedung bandara Incheon, tapi tak apa-apalah dari pada ia harus menunggu didalam mobil sendiri. Memangnya tidak seram apa? Pikirnya.
Akhirnya ia memutuskan untuk pergi .
Kris langsung berdiri dari kursinya saat mendengar riuhnya teriakan fans. Dari kejauhan ia melihat Suho dan Jongin yang berjalan berdesak-desakan dengan para fans. Disisi lain ia melihat sang menejer- dan beberapa petugas- yang menjauhkan beberapa fans yang seperti ingin 'memakan' idola mereka itu.
Kris merenyit, seperti ada yang mengganjal di otaknya..
"mana Sehunnie?" Kris menoleh kearah Luhan yang ternyata sudah berdiri disampingnnya.
Ya, benar, Sehun.. dimana anak itu?
"mana Sehun?" kris mendengar Luhan kembali bergumam, kali ini ia mondar-mandir mencari sosok maknae yang tidak terlihat diantara kerumbunan orang yang sedang berteriak histeris itu.
Kris melangkan maju, menempel pada dinding kaca pembatas ruangan itu. Mencari sosok Oh Sehun, namun tidak ada.
Bukankah beberapa menit lalu menejer mereka menelpon bahwa Sehun ikut. Tapi dimana anak itu?
Tak lama Suho dan Jongin serta menejer mereka sampai di ruangan tunggu yang tembus pandang itu. Sedangkan para petugas menjaga pintu penghubung agar tidak ada fans yang mencoba menerobos masuk.
"mana Sehun?" Tanya Kris langsung. Ia tak bisa menghilangkan nada cemas yang reflek keluar dari mulutnya. Ia hampir saja tidak mempercayai nada cemas yang ia lontarkan itu kalau saja bukan suaranya yang keluar.
Jongin menoleh mendengar nama kekasihnya disebut.
"mana Sehunnie?" kali ini Luhan yang bertanya. Terlihat guratan kekhawatiran diwajahnya. ya, sudah menjadi rahasia umum kalau salah satu angota tertua di EXO ini sangat overprotective terhadap sang Maknae.
"Sehun sedang tidur dimobil Hyung," Jongin menjawab seraya melepaskan topi yang ia pakai dan mengipas-gipaskan kewajahnya. Ia merasa sangat gerah setelah dihimpit banyak orang seperti tadi. Suho yang duduk tak jauh darinya melakukan hal yang sama. 'bertarung' melawan fans tidaklah semudah orang lain pikirkan.
"apa?" Luhan setengah berteriak.
"ia bersama siapa?" Kris berdiri didepan Jongin yang masih terengah. "sendiri," jawab Jongin ringan.
"sendiri kau bilang?!" kali ini Kris, tapi ia benar-benar berteriak.
Semua yang berada disana terkejut, tak terkecuali sang menejer yang sibuk dengan ponselnya. Lagi pula siapa yang tidak terkejut mendengar Leader 'sebenarnya' berteriak dan … terlihat shock?
Jongin mendelik Kris. Kenapa Leader EXO itu terlihat sepanik itu? Lagi pula ini bukan hal serius kan? Ia hanya meninggalkan Sehun yang sedang tidur. Tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan kan? Lagi pula Sehun sudah besar, kenapa para Hyung nya itu memperlakukan Sehun seperti anak TK yang belum bisa menyeberang jalan sendiri? -Yah memang kenyataannya sih kalau Sehun selalu berpegang pada tangan Baekhyun saat menyeberang jalan. Tapi ini lain.. ayolah Sehun sudah berumur 18 Tahun~
"memangnya kenapa Hyung?" Jongin tidak terlalu mempermasalahkan perasaan aneh yang menyelinap dalam hatinya. Ya, Kris adalah seorang Leader, patut saja jika ia mengkhawatirkan anggotanya. Apa lagi objek pembicaraan mereka adalah yang termuda. Wajar saja…
Jongin hanya mendelikan bahunya saat Kris tidak menjawab pertanyaannya dan malah menghampiri sang menejer yang sedang berbicara dengan Luhan.
Setelah itu menejernya langsung menyuruh mereka bergegas pulang. Tapi kali ini melalui jalur lain, yang sepertinya tidak akan banyak fans seperti jalan sebelumnya.
Dan sekali lagi Jongin melihat wajah khawatir Kris. Ia akan merasa wajar jika melihat Luhan diposisi itu. Tapi ini Kris..
Kim Jongin.. Wu Yi Fan adalah seorang Leader.
Ya, Jongin tahu, dan sekali lagi ia berpikir positif.
"ah, aku harus melewati jalan itu dulu,"
Sehun menghentikan langkahnya. Menatap jalan setapak yang berada tak jauh didepannya.
Sehun sudah berjalan lumayan jauh dari tempatnya semula. Dan seingatnya ia harus melewati jalan sempit itu dulu barulah ia bertemu kedai Bubble Tea.
Sehun menatap jalanan kecil yang menyerupai gang itu. Jalan dihadapannya itu sangat gelap, hanya ada cahaya remang-remang dari lampu neon yang sepertinya hampir mati. Gang itu semakin terlihat gelap karna terhimpit oleh dua gedung tinggi yang kelihatannya sudah tidak terpakai.
Sehun perfikir sebentar. Ia memang takut dengan gelap, setiap malam saja ia ditemani Jongin untuk mengambil air minum. Tapi kali ini apa iya ia harus menyerah dengan ketakutannya itu? Ia sudah berjalan jauh untuk mendapatkan minuman favorite-nya, tidak mungkin ia kembali berbalik padahal kedai Bubble Tea itu sudah tidak seberapa jauh lagi.
Ah kenapa ia tidak berfikir kalau jalanan sempit ini pasti akan menyeramkan pada malam hari. Tapi ya sudah lah, ia terlanjur berada disini.
Akhirnya Sehun melangkah ragu-ragu kedalam jalanan gelap itu.
Berkali-kali ia meyakinkan diri sendiri kalau semuanya akan baik-baik saja. Tidak akan terjadi apa-apa. Yang ia perlukan hanyalah rileks.
Sehun berusaha menghilangkan pikiran-pikiran buruknya dengan membayangkan wajah Jongin yang sedang bercanda dengannya.
Kim Jongin yang baik.. sabar.. hangat.., namun kadang menyebalkan. Kim Jongin yang sudah menjadi kekasihnya sejak ia menjadi trainee di SM.
Kim Jongin yang pintar dalam dance, Kim Jongin yang mempunyai kulit yang berbanding terbalik dengan kulit susu miliknya. Kim Jongin yang selalu marah jika ia terlalu dekat dengan Luhan. Kim Jongin yang selalu menganggu HunHan moment-dengan deathglare-nya- saat dirinya dan Luhan sedang melakukan Fanservice.
Kadang Sehun bingung sendiri, Jongin selalu saja cemburu jika ia melakukan Fanservice dengan Luhan, tapi dia juga sering melakukannya dengan Luhan, bahkan dengan Kyungsoo. Dasar Kim Jongin nappeun!
Ya Kim Jongin itu, walau ia terlihat sangat manly, tapi terkadang ia terlihat cute. Sehun pernah mengatakan fakta itu disebuah wawancara dan membuat Jongin merengut sepanjang hari.
Dan satu lagi fakta yang tidak akan berubah tentang Kim Jongin dimata dan hatinya:
Kim Jongin yang selalu ia cintai.
Sehun tertawa kecil karna pikirannya sendiri. Memikirnya Kim Jongin memang tidak ada habisnya.
Ia sangat beruntung memiliki kekasih seperti itu.
"eung?"
Sehun menghentikan langkahnya tiba-tiba, ia mendengar sayup-sayup orang yang sedang tertawa.
Ada orang? Pikirnya bingung.
Setelah itu ia mendengar langkah kaki yang mendekat kearahnya. Dan gelak tawa aneh yang semakin terdengar jelas di indra mendengarannya.
Sehun tidak berpikir negatif, mungkin saja ada orang yang juga sedang melewati jalan ini. Lagi pula ini jalan umum kan? Pasti banyak orang yang berlalu lalang disini.
Sehun mulai melangkah lagi, namun langkahnya sangat lambat. Kali ini perasaannya benar-benar takut. Siapa orang yang mau melewati jalan sepit dan gelap seperti ini. Dan hawa yang lembab seakan mematahkan segala opininya. Jalanan ini benar-benar tidak pernah dilewati.
Sebaiknya ia pergi sebelum-
"siapa disana?"
Deg.
Langkah Sehun terhenti. Namun ia tidak mau berbalik.
"wah lihat! ada anjing kecil yang tersesat disini,"
Setelah kalimat itu , Sehun kembali mendengar gelak tawa mengerikan. Dan bisa ia tebak kalau jumlah mereka lebih dari tiga orang.
"hei, anjing kecil,"
Sehun merasa ada langkah yang mendekatinya.
Dan itu terlalu cepat. Bahkan perintah otak nya saja belum terproses sempurna.
Ia baru saja akan melangkahkan kakinya ketika tiba-tiba sebuah cekalan keras mendarat di lengannya.
'Hyung…..'
-TBC-
CHAPTER 2 YEAY^^
Saya harap reader tidak kecewa dengan Chapter ini :D
Setelah Chapter ini konflik akan dimulai, dan dimulailah juga penderitaan Oh Sehun dan Kim Jongin hahaha *ketawa nista*
Dan perlu kalian tau, saya ini benar-benar amatir. Walau sudah menulis banyak fiksi, tapi saya tetaplah seorang yang tidak bisa menulis kalimat tepat dan baku. Dan EYD! Tolong dimaklumi, saya buruk sekali dalam hal itu. Jadi tolong dimaafkan bahasa yang acak-acakan ini ya^^ *bow*
Satu lagi deh, mata saya itu bermasalah, minus dua yang tidak mau memakai kacamata karna takut terlihat semakin cupu -_-
Chapter 2 ini udah saya cek berulang-ulang, dan kalau masih ada typo, saya nggak tau yang patut disalahkan itu siapa. Pak RT? -_-
-ABAIKAN-
Sebenernya chap2 ini udah rampung 1 hari sesudah chap 1 publish. Tapi saya memutuskan untuk update seminggu sekali, kelamaan nggak?
Dan masalah rating, saya sih mau-mau aja naikin jadi M atau semi-M, tapi nggak bisa bikinnya hiks ;_; bacanya pernah sih, tapi bikin? Sungguh tak pernah terpikirkan -_- ya anggap saja saya masih dibawah umur laaaah ~~` XD
BALASAN REVIEW
Namy : ini udah update ya^^ terimakasih sudah mereview
ichizuki takumi: hahaha kok Sehun kaya bang toyib? XDD
aku juga suka banget Uke!Sehun, dia emang ditakdirkan jadi uke :P
btw di fav story aku banyak Kaihun^^
ne~ terimakasih sudah mereview^^
Bbuing~ Bbuing~~ XD
pepiqyu: gomawo ya reviewnya^^
aku juga suka KaiHun dan *jujur* anti banget sama HunKai. ya ampun Kai itu seme titik(?) gila banget kalo dia jadi uke O_O agak keli dan nggak kebayang XD
btw di fav story aku banyak KaiHun lho. cek aja^^
ne~~
tiikaaa: kyaaa Sehun itu emang ditadirkan jadi Uke XDD
Sehun kenyataannya emang gitu, dia itu manjanya subahanallah -_-'
hahaha BaekYeol emang gitu(?) *kalo yang ini boong -_-*
btw makasih ya udah baca dan review^^
evilfish1503 : waaaa aku juga KaiHun Hard Shipper . *tos*
iya silahkan fav-in~~
Sehun emang imut . *tiba2 mimisan*
ok diusahain minggu ini chap 2nya^^
makasih banget ya udah baca dan RNR^^
nelf thehunnie: haha akhirnya eonni muncul juga XDD
IYA EMANG SEHUN UNYU EON! but... sekap? kamar? buat sendiri? -_-
buahahahahaha boleh eon copy aja XD
iya ntar mau aku periksa dulu typonya -_- nggak nyangka bejibun gitu eon Y_Y
waaaaa nggak tau eon(?) #plaked
gomawo ya eon review ya^^
Riyoung Kim: ok^^
trims buat review nya~
Oh Jizze: aku bakal update seminggu sekali kekeke~~ XD
eh KaiHun itu bukan crack pair kok, mereka official^^
terimakasih udah review Jizze-ssi^^
Rin Rin Kim ChenMin EXOtic: sehun emang suka ngerengek kok -_- Hyungdeul nya sendiri yang bilang XD
trims udah review^^
biHun-luHan: aduh maaf ya, mata saya ini memang bermasalah T^T Insya Allah chap 2 ini nggak banyak deh *nggak yakin*
bukan KrisHan tapi KrisHun kekeke XD iya ini sudah update ya^^ maaf lama :P terimakasih review nya Bihun-ssi :")
Kadera: AYO TOS!^^ iya emang Thehunnie itu kelewat imut XD dia emang nggak cocok jadi seme hiks ;_; anyway trims ya review nya^^
Dea Mulyawan: terimakasih Dea-ssi^^
rinie hun: ok rinie-ssi^^ ini udah update ya~ wah cium? Silahkan tapi awas di amuk Kkamjong :P trims ya reviewnya^^
Seo Shin Young: ne Shin Young-ssi mian ya typo-nya banyak T^T ini udah update.. mudahan suka ya^^ trims reviewnya
Oniiex: Sehun, tuh dibilang lucu / *Sehun blushing* ne ini chap 2 nya ya, mudah nggak kecewa XD trims udah review^^
: waaa aku juga cinta banget sama KaiHun^^ haha BaekYeol emang gitu :P trims ya udah review^^
milky: waaa terimakasih ya milky-ssi. semoga suka chap 2 nya^^
Sehunnie: ini udah update~ trims reviewnya^^
Maaf kalo Chap ini tidak memuaskan dan garing *bow*
REVIEW JUTHETO~~~~ Bbuing-Bbuing^^
