©Aoyama Gosho

.

.

Pair

Shinichi x Shiho (Again XD )

.

.

Choco Chip's—A little Sekuel of Chapter one—

Shiho menguap, lalu melihat jam tangannya, setelah puas melihat jarum panjang yang berada 2 mili diatas angka 3 dan jarum pendek diatas angka 1, Shiho melihat ke kaca jendela mobil. Dari situ, tercermin wajah orang yang beberapa menit lalu menciumnya, tidak, tidak ada rona.

"Hei, Haibara, kau mau membeli makanan?" Detektif itu angkat bicara

Shiho meliriknya. "Tidak, makan terlalu malam hanya membuatku gendut," Katanya dengan datar

"Terserahlah, tapi aku ingin membeli sesuatu. Misalnya donat itu," Shinichi melirik toko donat yang buka 24 jam

Shiho mendengus, "Bukannya kau sudah makan cokelat sacher?.." Shiho mengalihkan kepalanya ke jendela—lagi—, "..Dan Cokelat Truffle kemanisan itu?"

Muka Shinichi memerah saat mendengar kalimat kedua Shiho, "A-Ah.. itu tidak membuatku sangat kenyang, kau tahu?" Ia mengelak

"Memangnya kau butuh sangat kenyang?" Shiho menekankan nadanya di kata 'sangat'

"M-Meskipun begitu.." Shinichi membelokkan mobilnya ke arah pertokoan, dan di salah satu tokonya ada toko donat. "Ah, aku ingin kopi-ya-kopi! Aku terlalu lelah untuk mengemudi, jadi aku butuh kopi!"

"Kopi?" Shiho mengkedutkan matanya, "Tapi jarak ke Beika sudah dekat," Shiho menjawab malas

"Tapi Aku sudah mengantuk, kau lihat?" Shinichi masih berkilah, padahal mobilnya sudah terparkir, "Huaaah.." Ia menguap tidak alami, "Kau lihat?" Ulangnya

Tapi Shiho sudah tidak di kursinya, dan pintu mobil sudah di buka. "Tunggu apa lagi? Aku ingin meminum kopi juga," Kata Shiho dengan sarkatis.

"Ah.. ya.." Shinichi mengangguk, membuka sabuk pengamannya, membuka pintu dan keluar mobil.

Lalu Shiho dan Shinichi berjalan kedalam toko donat.


Kopi hitam Shiho mengeluarkan asap panas, lalu Shiho langsung meminumnya.

"Hei, apa kopi hitam itu tidak terlalu.. err.. pahit?" Shinichi juga menegak Kopi Capuchino nya

Shiho menggeleng, "Apa kopimu pantas disebut kopi? Rasanya sangat manis. Aku pernah mencobanya," Shiho mencibir, "Atau kau takut meminum kopi yang pahit?"

Shinichi membuat wajah malas, "Tentu saja tidak,"

Shiho mengaduk-aduk tehnya, sebenarnya ia ingin membicarakan sesuatu. Tapi ia menahannya.

Bingung. Apakah lelaki di depannya ini mencintainya atau tidak. Untuk apa ciuman tadi? Apa lelaki itu hanya mempermainkan dirinya? Atau benar-benar mencintainya? Kalau lelaki itu mencintainya, kenapa dia makan malam bersama gadis dari kantor detektif itu?

Shiho bingung. Ia meminum lagi kopinya, sampai tinggal sedikit, "Kudo-kun," Panggilnya

"Hee..?" Shinichi menjawab sambil memakan donatnya,

Shiho ingin bertanya. Tapi ia mengurungkan itu, "...Donat itu rasa apa?" Shiho mengalihkan kalimat yang ingin ia ucapkan—tadi—

"Haaah..?" Shinichi menyipitkan matanya.

"Rasa apa?" Ulang Shiho

"Err... lemon. Kenapa?"

Shiho membuat muka datar, "Memangnya salah kalau aku bertanya?"

Shinichi mengkedutkan alisnya, "Hoi.. Hoi.. kenapa kau jadi aneh, sih?"

Emosi Shiho masih ia tahan, Shiho masih belum merona, "Menurutmu kenapa?" Cibirnya

Muka Shinichi merona tipis, "Err... itu.."

Shiho menjawab, "Sudah, lupakan. Ayo cepat habiskan dan pulang,"

Shinichi merubah mukanya, "Yaa.." Katanya dengan malas


Shiho sampai di depan rumah Agasa, tanpa mengucap terimakasih atau apapun pada orang yang mengantarnya, Shiho membuka pintu gerbang rumah itu

"Tidak ada terimakasih, huh?" Shinichi mencibir dari dalam mobil

"Lagipula, siapa yang meminta untuk diberi tumpangan?" Shiho berbicara sarkatis, lalu masuk rumahnya.

"Aku benar-benar ingin menanyakan banyak hal padamu.." Shiho berjalan masuk ke rumahnya. Shiho membawa kunci cadangan, dan mendapati rumah sudah kosong. Agasa sudah tidur.

Cahaya ponsel Shiho padam kembali, ia baru saja mengirim Email kepada..

Orang yang ia sukai—mungkin—


Di lain tempat, Handphone Shinichi bergetar dan lampunya menyala. Shinichi mengatupkan matanya pada cahaya ponsel yang terang di kamrnya yang gelap. Dan membaca isi pesannya

From: Shiho Miyano

Subject:To Kudo-kun

Maukah kau menjadi sahabatku?


Choco Chips—end


A/N : Oke, saya tau, ceritanya GJ, alur gak jelas, OOC, jelek dsb. Ini hanya penghubung Chapter 1 dan Chapter 2 ;) jadi maaf kalau GJ , saya hanya ingin menulis sesuatu.. tapi enggak ada ide.. TToTT jadi, buat Fic GJ ini deh.. Gomenn~ BTW makasih Review-nya.. Ide saya mampet nih.. Dan.. Senin besok saya mulai try out.. o Tapi Yukatta~ Try-Out saya yang kemaren nilainya 27.20~ Rank. 3 di kelas, rank. 23 sesekolah TT^TT dan Rank 24 se kecamatan TToTT *ini apaan sih?* Doakan saya untuk Try Out dan UN ya Minna~ :D *Woi*

Ah.. bantu saya cari ide untuk FF berikutnya dong..

Dan.. yg minta saya ngebuat Fic ShuiShi, maaf ya.. saya enggak bisa #bunuh# karena Shuchi harus bersama Akemi/Jodie XP #Bakar#

Gomen ne Minna~~!

P.S : ada yang suka Angel beats nggak? Saya suka banget Anime itu..! :') apalagi Yui x Hinata.. :')