DISCLAIMER: TEKKEN BUKAN PUNYA ANE, KALO PUNYA ANE PASTILAH SHIN KAMIYA ANE MASUKKIN KE GAME TEKKEN XD #direbus

Tomoko: Hola! Jumpa lagi dengan saya! Saya kembali untuk melanjutkan fic nista ini! XD. Terima kasih untuk Carl-senpai dan Wind Scarlett senpai yang sudah mereview fic ini~ saya balas disini ya~

Carl-senpai: makasih udah review ya~

Wind Scarlett: ada Scarlett-senpaaaai! Makasih udah review senpaaai~ #kasih Jin yang lagi ngulek rujak# ehehehe... berhubung saya jarang mainin Tekken 5: Dark Resurrection jadilah saya agak-agak lupa dengan sifat aslinya Lili gimana #disambit high heels.# dan berhubung saya suka menistakan chara yang saya gunakan untuk kepentingan fanfic jadilah Julia, Lili dan kawan-kawan disini saya jadikan OOC. Tapi kelihatannya OOCnya terlalu dewa ;_; (maafkan saya.) mau tahu kenapa si Nina jadi mama angkatnya Steve? Ikuti dong :3 #dor#

PS: disini Alisa punya saudara kembar :D, namanya Alice. Masuk akal kan? Alisa dan Alice? Hehehehe... eniwey disini Lili dan Shin pacaran jadi jg heran ada pair ShinXLili. Plus settingannya ini saya bikin udah UTS. Benernya sih saya udah bikin chapter 2 tapi rasanya kok nggak nyambung ya sama ceritanya ;_;, jadinya ini saya buat jadi chapter 2. Eniwey saya mulai aja ya~ enjoy~


"Perhatian semuanya, 2 minggu lagi kalian akan menghadapi ujian tengah semester ganjil jadi saya harap kalian belajar dengan serius karena rapor semester ganjil juga berpengaruh pada kenaikan kelas kalian," Mr. Sergei memberi tahu kami untuk ujian tengah semester ganjil kali ini. Ada beberapa orang yang mengeluh seperti Lili dan Tougo.

"Jadwalnya sudah saya tempel di papan PKK, nanti silakan dilihat ya," Mr. Sergei keluar kelas untuk mengajar, setelah Mr. Sergei keluar kami segera melihat jadwal yang terpampang disana.

"Apa? Sejarah Jepang digabung dengan Bahasa Inggris? Hari pertama pula! Arghh!" gerutu Steve, "hari kedua Akutansi dengan Ekonomi?! Mikir apa sih si tua itu?" rutuk Steve lagi.

"Sejaran Yunani digabung Geografi? Hari keempat?" kali ini aku angkat bicara, aku memang lemah kalau Sejarah Yunani, tentang Geografi sih tidak ada masalah.

"Kudengar sih dari Mrs. Anna kalau kita gagal dalam 4 pelajaran kita akan melewati musim panas kita dengan ikut kelas musim panas," Lars memberi tahu dan Steve kini malah berguling-guling di lantai dengan OOC.

"TIDAAAAAAAAAKKK! MUSIM PANASKU YANG INDAAAAAAAAAAAH!" jerit Steve layaknya orang gila.

"Mmm... bagaimana kalau kita belajar bersama?" usul Shin.

"Boleh juga idemu Shin, bagaimana kalau kita belajar bersama saat pulang sekolah di perpustakaan selama ujian tengah semester?" usul Lars lagi.

"SETUJUUU!" jawab anak-anak, dan saat pulang sekolah kami berkumpul bersama di perpustakaan untuk belajar bersama. Untungnya Mrs. Emma sudah pulang jadi kami bisa membawa cemilan, hitung-hitung pengisi perut~

"Jadi sebaiknya kita belajar Bahasa Inggris dulu, ada yang tidak mengerti?" tanyaku dan Lars, Steve (pastinya), Shin, Jin, dan Lili angkat tangan.

"Aku! Aku!" seru Steve semangat.

"Iya, apa yang kamu tidak mengerti Steve?" tanyaku.

"Apa artinya 'eat'?" tanya Steve dengan muka polos, aku langsung jatuh dari kursi. Itukan pelajaran SD...

"Kamu ini... kamu orang Inggris kan?! masa arti eat tidak tahu?!" gusarku, "mana buku catatanmu!? Aku mau lihat!" kuambil buku Steve dan kulihat isinya dan aku langsung jatuh dari kursiku.

Isi bukunya kosong melompong! Hanya terisi sedikit di halaman tengah dan itupun ditulis asal-asalan.

"STEVE FOX!" teriakku, hampir kurobek buku yang sedang kupegang namun Zafina dan Christie segera menenangkanku, selanjutnya aku memberikan latihan dengan 100 soal tingkat anak SD dan SMP namun hasilnya hanya 20 soal yang benar, 20 soal salah dan 65 soal lainnya dibiarkan kosong tak terjawab. Aku mematahkan bolpoin yang kupegang saat melihat latihan soal yang dijawab Steve.

"Jadi begini ya Steve... simple present tense itu dipakai untuk kegiatan sehari-hari," aku menjelaskan dengan ngos-ngosan, Steve manggut-manggut, "beri aku contoh satu saja," ucapku.

"I go to school everday every morning," jawabnya.

"Bagus, jadi untuk Inggris kamu sudah bisa kan?" tanyaku.

"Sudah! Terima kasih Julia!" puji Steve.

"Sejarah ada yang kamu tidak mengerti?" tanyaku lagi. Dia memberikan catatan miliknya dan menunjukkan soal yang dimaksud.

"Ooo... yang ini... Kekaisaran Tokugawa berakhir pada tahun 1867 dan dgantikan oleh Kekaisaran Meiji, sedangkan Kaisar Meiji meninggal tahun 1912," jelasku.

"Oo... jadi itu..." Steve menuliskan penjelasanku di buku catatan miliknya. "aku sering terbalik antara Kaisar Tokugawa dan Kaisar Meiji," gumamnya.

"Memang sih tapi kalau kamu sudah hafal tahunnya pasti tidak terbalik lagi, nah yang mana lagi?" tanyaku, dia menunjuk soal selanjutnya.

"Ooo.. Suku Manchu menguasai Korea tahun 1637 dan pihak Jepang takut akan kemungkinan invasi dari suku Manchu. Jepang karena itu menjadi bahkan lebih terisolasi lagi dibandingkan sebelumnya. Periode pengurungan diri ini berakhir dua setengah abad kemudian, pada masa persatuan politis yang dikenal sebagai periode Edo, yang dianggap sebagai masa puncak kebudayaan pertengahan Jepang," jelasku lagi. Steve mencatat penjelasanku lagi.

"Ow... jadi begitu..." gumamnya lagi.

"Ada yang ingin kamu tanyakan lagi?" tanyaku lagi.

"Emm... kurasa tidak ada, terima kasih Julia. Kamu memang jago Sejarah Jepang," pujinya, kali ini pujiannya terdengar amat tulus, dia melempar senyum yang tulus padaku, aku makin jatuh hati padanya.

"Memujiku tidak akan mendapat bantuan saat ujian!" seruku sambil memukul kepalanya dengan kotak pensil.

"Enak saja! By the way kamu lemah dalam Sejarah Yunani kan? mau kubantu?" kali ini Steve bertanya. Aku mengangguk. Steve memang jago kalau Sejarah Yunani

"Yang mana?" tanyanya, aku menunjuk soal yang kumaksud.

"Yang ini... Perang Troya dipicu oleh perbuatan para dewa, Semua dewa-dewi dan orang penting diundang ke pernikahan Peleus dan Thetis (orang tua Akhilles). Hanya dewi Eris (dewi perselisihan) yang tidak diundang. Dewa Eris marah dan melempar sebuah apel ke tengah-tengah pesta, apel tersebut beruliskan kallistei ("untuk yang tercantik"). Afrodit, Hera, dan Athena mengklaim sebagai pemilik apel tersebut dan sebagai dewi tercantik," Steve berhenti sebentar dan melanjutkan penjelasannya lagi. "Ketiga dewi tersebut mendatangi Zeus untuk menentukan siapa yang berhak memiliki apel emas itu. Zeus tidak ingin memihak siapapun dan menyuruh mereka untuk meminta keputusan pada Paris. Hera berusaha menyuap Paris dengan kekayaan, Athena berjanji akan menjadikan Paris jenderal yang berjaya dan terkenal, sementara Afrodit menawarkan wanita tercantik di dunia (Helene). Paris akhirnya memilih Helene dan dengan demikian memilih Afrodit sebagai dewi tercantik. Helene sendiri sebenarnya telah menjadi istri Menelaos, raja Sparta tetapi Eros, dewa cinta anak Afrodit, memanah Helene dengan panah cinta sampai akhirnya Helene jatuh cinta pada Paris. dan bersedia untuk dibawa kabur ke Troya. Suami Helene, Menelaos, marah besar. Dengan didukung oleh saudaranya, Agamemnon raja Mikenai dan raja-raja Yunani lainnya, Menelaos menyerang kota Troya,"

Aku menulis penjelasan Steve, "Eumm... jadi itu penyebabnya... Afrodit menyuruh Eros memanah Helene supaya Paris memilih Afrodit toh..."

"Yup, perang ini terjadi selama 10 tahun lamanya," Steve membuka buku paket Sejarah Yunani miliknya. "ada yang mau ditanyakan lagi?"

Aku menggeleng, jam 16.00 kami pulang kerumah, "Sampai jumpa lagi Julia," ujar Asuka lalu pulang dengan Hwoarang... aku lupa bilang kalau Asuka dan Hwoarang berpacaran. Terkadang aku iri dengan teman-temanku yang sudah memiliki kekasih seperti Lili dan Asuka.

"Julia? Kamu nggak masuk ke rumah? Ini sudah malam loh," suara ibuku membuyarkanku dari lamunanku, sejak kapan aku sampai dirumah? Batinku bingung.

Malam hatinya setelah makan malam aku belajar Sejarah Yunani, kuambil buku catatan ditasku dan mulai belajar tapi pada dasarnya aku lemah dengan Sejarah Yunani jadi aku memutuskan untuk belajar Geografi.

Esok harinya Mr. Sergei kembali masuk kelas untuk memberitahukan tentang rotasi tempat duduk untuk ujian tengah semester, "Kemarin saya lupa memberi tahu kalian, untuk ujian semester ini kalian diharap duduk sesuai absen kalian, saya sudah tempelkan di papan PKK nanti bisa dilihat," setelah itu Mr. Sergei keluar kelas. Aku, Asuka, Lili dan Christie segera melihat gambar tempat duduk yang tertempel disana.

"Yaah... aku jauh sekali dengan Shin, aku didepan meja guru sedangkan Shin dibelakang," keluh Lili.

"Aku satu deret dengan Mariana dan Karen," ucap Asuka.

"Yaah... masa cuma aku dan Christie yang nyasar di tempatnya Jane dan Alice?" Alisa mengeluh, aku melirik kertas yang tertempel disana... aku satu deret dengan Hwoarang dan Forest... sedangkan Steve dengan Miguel didepan meja guru.

"Julia, kamu satu deret dengan siapa?" tanya Alisa.

"Hmm... Hwoarang dan Forest," balasku.

"Enak sekali, aku nyasar dikelasnya Jane dan Alice," keluhnya.

~Perpustakaan, after school~

"Tukang Telat, ini bagaimana?" tanya Steve sambil menunjukkan selembar soalnya, kali ini kami belajar Akutansi dan Ekonomi.

"Ini baiknya ditambahkan dulu, jangan dibagi 3 karena nantinya bakal jadi panjang hasilnya," aku menuliskan hitungan di kertas Steve.

"Ooo..." Steve manggut-manggut.

"Mengerti tidak?" tanyaku.

"Mengerti, kalau ini kamu tahu kan?" tanyanya.

"Ini begini enaknya," kujelaskan soal-soal Akutansi dan Ekonomi. Saat selesai belajar Steve memberikanku sepaket latihan soal Sejarah Yunani.

"Nih, kubuatkan untukmu, kamu lemah dalam Sejarah Yunani kan?" Steve nyengir.

"Ehm.. Terima kasih Steve padahal kamu tidak perlu repot-repot membuatkan soal ini," aku menerima soal itu dari tangan Steve.

"Tidak apa-apa~ ini balas budiku karena kamu sudah mengajariku Sejarah Jepang, Bahasa Inggris, Akutansi dan Ekonomi~" jawabnya senang.

"O—oke..." balasku.

Hari ujian sudah datang, kuharap Steve bisa mengerjakan ujiannya...


~first day of exam~

Mrs. Kazumi(dianggap masih hidup) selaku guru BK yang terkenal galak bin disiplin kedapatan menjaga kelas kami, bisa kudengar Tougo, Shin, Jin, Miguel, dan Eddy menahan nafas saat masuk kelas.

"Semuanya harap Hpnya dikumpulkan di meja saya!" ujar , dalam hitungan detik (lebaaaay) gunungan HP terkumpul di meja guru dan ujian pun dimulai, aku segera mengerjakan ujian Sejarah Jepang dengan lancar sementara Eddy, Hwoarang dan Forest sedang mengobral jawaban mereka.

"Psst! Jawaban nomor 10 itu 'B'!" bisik Eddy. Forest dan Hwoarang mencatat jawaban yang diberikan Eddy.

"Makasih! Jawaban nomor 12 apa?" tanya Forest dengan keras, tanpa sadar suaranya memancing untuk ketempat Eddy dan Forest sedangkan Steve masih fokus dengan soal Sejarah Jepang.

Pletak!

"EDDY GORDO,HWOARANG, DAN FOREST LAW! IKUT SAYA!" seru Mrs. Kazumi sambil memegang penghapus papannya yang digunakan untuk memukul kepala 3 serangkai tersebut.

"Sial..." desis Hwoarang sambil menyikut Eddy dan Forest, "Ini semua salahmu Eddy!" dia menyikut Eddy keras.

"Enak saja! Salahkan Forest dong! kenapa aku?!" bantah Eddy sambil melirik Forest tajam.


~Second day of exam~

Ujian Akutansi berlangsung coretmerdekakarenasekelaskerjasam acoret, bisa kudengar Lili dan Marianna tukar jawaban, sebenarnya aku juga masih kesulitan 5 nomor...

"Psst! Shin! Jawaban nomor 16 apa?" terpaksa aku tanya dengan Shin, maaf ya Lili..

"Hmm? 'D'," ucap Shin, kulirik Lili yang sedang melihatku jadi dengan cepat kutulis 'MAAF YA LILI, AKU TANYA SHIN SEBENTAR YA.'Diselembar kertas, Lili mengerti dan membalasnya, 'TIDAK APA-APA.' Diselembar kertas.

KRIIIING!

"Waktu untuk Ujian Akutansi sudah selesai, selesai tidak selesai harap dikumpulkan di meja. Saya akan membagikan ujian Ekonomi," membagikan ujian Ekonomi.

Aku mengerjakan Ujian Ekonomi dengan santai, sesekali kulirik Steve yang sedang serius menghitung soal-soal hitungan, tanpa sadar aku tersenyum melihatnya.


~Fourth day of exam~

Ujian Sejarah Yunani berlangsung damai, banyak soal yang sama dengan latihan soal yang diberikan oleh Steve.

~Final day of exam~

Ujian Hukum dan Ujian Seni Kebudayaan berlangsung tentram dan akhirnya UTS selesai. Aku dan Alisa menghela nafas lega.

"Fuaaaah! UTS selesai juga akhirnyaaa!" Alisa menghembuskan nafas lega sambil membuka sebungkus Ch*t*t*. #Tomoko: gw mauuuu~~, Alisa: mau? Beli donk!, Tomoko:* ngunyah aspal* (?)#

"Aku dan Alisa merana sekali di tempatnya Alice dan Jane, apalagi waktu ujian Akutansi dan Ekonomi. Entah bagaimana itu nasibku," Christie meratap nasibnya.

"Sudalah kawan, nikmati hidup ini~ ngomong-ngomong sebentar lagi kan liburan bagaimana kalau kita sekelas pergi ke pantai bersama? Hitung-hitung refreshing setelah UTS~" usul Alisa.

"Boleh juga," Shin muncul tiba-tiba dari balik Lili. "Kapan?"

"Tanggal 3 Agustus, beri tahu yang lain ya! Aku pulang dulu!" Alisa dan adik kembarnya, Alice pergi meninggalkan kami.

"Omong-omong Julia, tanggal 3 Agustus itu ulang tahunmu kan?" tanya Lili yang sedang meminum jus apelnya. Aku menoleh padanya.

"Iya, kenapa?" tanyaku penasaran.

"Ah, tidak apa-apa! Sudah ya! Aku pulang dulu! Sampai jumpa tanggal 3!" Lili dan Shin pulang. Aku mengemasi barang-barangku dan bergegas pulang, semoga Ibu setuju tanggal 3 aku pergi ke pantai...

TBC


Tomoko: halo minna! Jumpa lagi dengan saya! Rasanya chapter ini rada maksa ya ._.? iyalah, wong saya kerjanya malem" pas pergantain tahun -_-. Mata kriyep-kriyep jadi rada meksa deh~EGP ah~ #plak!# review minna~ dun flame~

KAMI SELAKU KRU TEKKEN BESERTA AUTHOR MENGUCAPKAN

MERRY CHRISTMAS 2012 AND HAPPY NEW YEAR 2013!