DAILY ONE
Ini hanya cerita tentang sore hari di masa muda SMA. Bubar kelas, jadwal klub, latihan sampai lewat petang, pulang bareng teman-teman, kesandung delman(?), mampir ke warung beli jajanan cemal-cemil tahu bulat(?) buat pulang dan ternyata rasanya terlalu asin, juga bakpaw isi daging favorite karasuno yang hanya dijual di ruko klontong sakanoshita. Itu hanya garis besar kebiasaan anak-anak voli SMA Karasuno di kesehariannya.
Namun pernahkah anda bayangkan apa yang terjadi sebenarnya saat mereka berlatih? Mari kita simak dibawah ini...
ICHIKIWIR! XD
TARIKKK MANG! XXXDDD
Karasuno Dari Iklan Sampai Alay
Disclaimer
Haikyuu! © Furudate Haruichi
Karasuno Dari Iklan Sampai Alay © TwoRabbitFly
Author : TwoRabbitFly a.k.a Calvin and Klein (Salam kolor lur!)
Cast : Karasuno Voly Ball Team
Genre : Pertamax Full Tank Humor Gosong! (garing udah mainsetrim)
Warnings : Yaoi, OOC tingkat akut, Rating T – T+ - M, alay, lebay, berisi iklan-iklan mainstream , tidak sesuai EYD, typo bergelimpangan, bahasa daerah kasar, bertebaran ambigu-ambigu, slight Pedo, anak dibawah umur harap didampingi orang tua, yang tidak suka bahasa kasar silahkan di back.
Penggunaan bahasa kasar dilakukan semata-mata untuk kepentingan cerita. Tidak ada unsur rasis atau SARA.
Don't Like – Don't Flame – Please Back
ENJOY!
Hari itu, sore yang indah, langitnya oranye, mataharinya kuning bulet kaya telor, dan banyak Pilot Becak Alay(?) nyangkut di antene tv...
(Klein : itu apaan pilot becak alay? Calvin: koer aja bray penasaran mah! Klein: ngak nyampe..)
Gym Karasuno...
Terlihat para anak-anak karasuno sedang ngajalaloprak* istirahat dari sesi latihan ala sparta, tiba-tiba terdengar pintu gym terbuka dan menampilkan sosok seorang spiker botak keceh berinisial Tanaka membawa kantung kresek lecek berisi jajanan gorengan dan leupeut* serta beberapa jenis cemilan ganjel perut.
"Hinata..." sapa tanaka dengan nada ala iklan biskuit gapit yang menampilkan dua anak perempuan imut yang sempat terkenal di negeri katulistiwa.
"Apa?" yang disapa balik bertanya sambil pasang muka unyu-unyu yang siap raep seme-seme dan om-om pedo.
"Ada yang baru nih?"
"Apaan?"
"Sekarang Bis**at lebih MANTAP!" ujar tanaka sambil menunjukan sebungkus biskuit berwarna merah dengan maskot macan berkaki dua(?).
"Kenapa?" Hinata stay dengan tampang unyu-unyunya plus-plus wajah tampang blo'on nya yang bikin hati jadi gemes pengen nampar.
"SUSUNYA! Sekarang lebih BESAR!" sambil pasang muka mesum tanaka mengangkat kedua jari jepol tangannya dibarengin efek bling-bling yang bikin mata katarak.
"HUUOOOOOO TANAKA-SENPAI KAKOI!" timpal hinata sumringah "SU..."
"SUSU-SUSUAN APA LOH?" tiba-tiba perkataan hinata di potong oleh sang kapten alias daichi sawamura alias PAPAnya karasuno yang nyamber bak bengsin leber dari tangki amang-amang tukang angkot alay.
"ehhhhh, daichi-san mah kepo deh pengen tau aja...?" timpal tanaka sambil pasang muka bokep andalannya.
"Bukannya gw kepo tapi gw penasaran aja, jangan salah paham!" kapten buang muka dan sangat jelas sekali semburat tipis timbul di wajah gantengnya (klein : echiiee papa daichi kesemsem ni yeh disebut ganteng cihuy!? Daichi : diem lu! Klein : WEW PAPA NGAMBEK BROW!")
"echieeee, kapten Tsundere ni yeh...!" Koor anak-anak lainnya.
"APA GW GA TSUNDERE KOK!" bentak daichi plus-plus perapatan lima bertengger indah di jidat dan pipinya.
"Kapten kaya manusia lumut dari fandom sebelah, yang katanya percaya Aho-Asa trus suka naik becak alay" timpal Tsukishima dengan khas wajah tengil dan nada datarnya.
"anjrit siapa tuh!?"
"WEW! tetangga saya itu...!" jerit tanaka ala emak-emak yang mergokin suaminya nikung.
"anjrit gw ga nyangka lu punya temen anak jadian-jadian!" tunjuk daichi tepat di ujung hidung pesek tanaka. (tanaka: gw ga pesek woi! #lemparauthorkekandangayam)
"Jadi 'susu' apa sih yang besar?!" Teriak hinata tiba-tiba dan seketika semua mata tertuju padanya. "SUSU SIAPA SIH YANG LO MAKSUD HAH?!" sembur PAPA Daichi.
"Ta-ta-tadi ta-ta-tanaka-senpai bilang 'susu' nya lebih besar" ucap hinata pelan. Bulir-bulir bening sudah berkumpul di sudut mata bulatnya dan terjadilah kekacauan tingkat propinsi.
"WAAAKKKHHH HINATA MEWEK!" Tanaka menjerit
"MAMAH! KITA BUTUH MAMAH SUGA!" Tiba-tiba nishinoya ikut heboh
"EWEUH MAMAH SUGA MAH KEUR MOYAN! AYA GE MAMAH DEDEH KACI TEU?! Timpal Enoshita
[ngak ada mamah suga mah lagi berjemur! Ada juga mamah dedeh, boleh ga?!]
"GAPAPA GUSUR AJA!" Teriak Nishinoya
"TISU MANA TISU?!" yamaguchi ikut-ikutan riweuh*
"Berisik Lu! Nih, buat apaan tisu?!" jawab tanaka sewot
"itu Tsukki sama kageyama mimisan" tunjuk yamaguchi pada dua mahluk yang mematung sambil menutup hidungnya dengan darah mengalir disela-sela jari-jarinya.
Karena penasaran dengan keributan dibelakangnya, hinata menolehkan kepalanya dan pandangan mata nya tepat mengarah ke arah Tsukishima dan kageyama yang sedang memperhatikannya.
"Ano? Kageyama, Tsukishima kenapa kalian liatin aku?" hinata bertanya dengan wajah yang kelewat polos dan super duper ultra moe unyu siap raep dan bawa kabur yang levelnya ga ketulungan sangattt!
"KA...KA...KAWAIIIII!" Teriak Tsukishima dan kageyama dalam hati yang paling dalam dan... SSRRROOOOOTTTTTTT! Kedua mahluk itu pun mengalami critical damage tingkat dewa.
"WAAHHH TSUKKI/TSUKISHIMA...KAGEYAMA!" teriak anak karasuno histeris
Sementara yang lain riweuh ngurusin dua mahluk yang terkapar, papa daichi menghampiri hinata. "udah hinata plisss ga usah di bahas, kokoro papa lelah nak..." ucap papa daichi sambil mengusap dada iba plus tampang kebapak-an yang sok rapopo.
"kenapa?"
"kamu teh masih kecil nak, kamu masih labil, kamu masih alay, dan yang paling penting kamu masih 'PER-JA-KA'!" ceramah papa daichi.
"HEEEE? TAPI KAN AKYUU UDACH GEJDE PAH! KEDJEH LAGY"
Tidak terima, Hinata berteriak dan berlari, lalu mulai pasang pose alay, diem pinggir jendela pake tongsis, HP smartphone, matanya mejem, bibirnya manyun. Lalu CEPHREEEET!
1 detik...
2 detik...
1 menit...
"nying*, hinata geuleuh siah! cuh...!" tanaka merinding jijay
[Nying, Hinata jijik kamu! Cuh...!]
OK!
Akibat kejadian diatas Author pun cengo. Papa daichi mati ditempat. Nishinoya dan Asahi ayan berjama'ah. Enoshita, Kazuhito, Hisashi, Yamaguchi kejang-kejang mabok alay(?). Tsukishima tepar keabisan darah. Sedangkan Kageyama? dia muntah pelangi beud, siapa juga yang tahan kalo liat kecengannya bertingkah sok imut?
Walaupun yah... bertingkahnya jijay bin alay tapi tetep aja yang ngeceng mah liatnya keren wae. Siapa sangka si mantan raja lapangan ini ternyata udah jatuh cinta banget sama si spiker mungil ini dari zaman Fir'aun naik Ducati. Bahkan ampe sekarang ayam jadi alay pun kageyama masih stay bertahan untuk setia melindungi kecengan imutnya ini dari para maho-maho jomblo sisa gagal move on.
kalo Tsukishima mah ngecengnya baru-baru ini. Tsukishima kegaet gara-gara salaman sama hinata pas beres tanding 3 on 3 waktu itu. Waktu hinata maksa-maksa salaman kan Tsukishima nolak tuh, trus hinata kan ngambek, nah itu kalo orang lain liat sih wajah hinata itu jelek awut-awutan persis rambutnya, tapi kalo kata Tsukishima wajah hinata waktu ngambek itu imut banget. Karena itu lah Tsukishima berikrar bahwa dirinya ngeceng abis sama hinata.
"Bray" tiba-tiba asahi noel-noel tanaka genit.
"nying, getek seteh* noel-noel"
"dengekeun*, gua juga udah pensiun jadi alay, makanya dari dulu ampe sekarang masa depan gua buram bray" ujar asahi curhat.
"Emangnya ada yang nyuruh lu jadi alay?!" tanya tanaka judes.
"muka buronan juga, maksa lu jadi alay" semprot papa daichi bangkit dari kubur.
"bentar, dia mah bukan muka buronan, tapi muka PEDO deuleu*!" ujar Nishinoya ikut-ikutan
"HAA, PANTESAN ADE GUA ILANG DI TK, DICULIK YA SAMA LU!" teriak hinata histeris
"TAH NGAKU SIAH SOK?! TEU NGAKU DI GEBOTAN KU AING!" ancam papa daichi udah siap-siap bawa panakol
[nah, ngaku lo?! Ga ngaku gua pukulin lu!]
"Gua ga ikutan..."Nishinoya ambil ancang-ancang siap mangpret
"HEH DASAR BIKIN MASALAH MULU LU MA GUA! DASAR PENTIL MOTOR!" Asahi 30% persen mode berserk (calvin : kaga game aja ada berserk segala, klein: berisik lu gua pacul lu!)
"daripada lu gantar langlayangan*..." nishinoya pun mangpret sekali jadi
"DIEM LU DASAR SEPATU FIR'AUN!"
"Ppffftt... WKWWWKWKWK SEPATU FIR'AUN BRAY, FIR'AUN DONK!" ujar tanaka ngakak
"HHAAH BERISIK LU DASAR LAMPU PILAR!" Tanaka pun Jawdrop dan seketika "MIMIH EKE DISEBUTIN LAMPU PILAR SAMA AA ASAHI!" tanaka lari lalu nyuksruk merajuk ke pangkuan Mamah suga yang kebetulan sudah pulang dari acara berjemurnya.
"HEE?! Sejak kapan gw nikah ma bapa lu?! Sorry gw buka HOMO!" sugawara mendorong tanaka hingga koprol ke pojok lapangan.
Kaget setengah idup, sugawara mendapat pernyataan bahwa dirinya adalah seorang ibu yang dikaruniai anak botak pe'a dan biang mesum, Sugawara pun syok berat, tidak kuat menerima takdir bahwa dirinya harus menikah dengan seorang pria brengsek yang meninggalkannya dengan seorang anak yang tidak bisa diharapkan. (calvin: jirrr lebay!)
"SUGA?! Gw ga nyangka ternyata lu itu cowo BAJINGAN!" Papa daichi berteriak penuh kekecewaan yang mendalam.
Mengetahui bahwa wakil yang merangkap kekasih hati sehidup semati nya tidak mengakui bahwa dia maho terindah yang pernah mengikat janji dengannya, dan lebih memilih menjadi cowo bajingan beranak(?).
"Hah?!" sugawara sweetdrop
"YA Karena cowo itu Cuma ada 2 tipe, kalo ga bajingan berarti dia HOMO!"
"BANGSATTDDD!" sugawara tidak tahan lagi dengan semua kelakuan kapten maho-nya itu. Sugawara sudah berancang-ancang mengangkat tangan kanannya untuk menampar sang papa, namun tiba-tiba...
"PAPA/PIPIH MAMAH/MIMIH SABAR! PERTENGKARAN TIDAK MENYELESAIKAN SEMUANYA!" ternyata nishinoya dan tanaka berteriak, berlari, memeluk, menangis, dan menghentikan sang mamah yang akan menampar sang papa.
Melihat kedua putranya yang mengangis, membuat sang mama menghentikan aksinya. Raut wajah yang semula kecut jijik berubah menjadi cerah setengah iba. "Yuu, Ryuu maafin mamah ya..." sang mama membalas pelukan kedua anaknya. "mamah belum bisa jadi ibu yang baik buat kalian"
"Mamah/Mimih jangan bilang gitu, mamah/mimih tetep yang terbaik buat kita"
"tapi mamah udah ga kuat sama kelakuan papa kalian, kokoro mamah udah lelah nak, da mamah mah apa atuh..? hanya bubuk ranginang dina kaleng Kong Guan"
"HEI, KAPAN KITA KAWIN?! KAPAN KITA 'BIKIN' ANAK?! DAN JANGAN BAWA-BAWA KONG GUAN!" teriak papa daichi protes
Akibat drama roman picisan dadakan yang menggemparkan seisi gym, maka terbentuklah secara instan sacangkewok gundukan sayang sireum* yang mulai bergosip gak bener.
"jadi yang anu-anuin sugawara –san itu daichi-san?!" hinata memulai pembicaraan
"Pantes sugawara-senpai ditempelin terus sama kapten" kageyama menimpali
"mentang-mentang kapten, apa-apain anak buah bebas-bebas aja" tsukishima ikut-ikutan ngegosip
"nee, Tsukki aku takut dianu-anu sama kapten juga" yamaguchi manja sama tsukishima
"Hah?! kapten anu-anuin suga ampe jadi bubuk ranginang?" asahi kaget setengah alay(?)
"Jahat bingit kapten!" ujar hinata kebawa alay
"Minna, mulai sekarang jaga jarak aman" ujar kageyama memustuskan.
Selangkah demi selangkah anak-anak karasuno itu menjauih sang kapten yang sedang cengo tidak percaya akan kelakuan anggota-anggotanya yang menuduh dirinya menganu-anu anak orang sampai menjadi butiran ranginang dina kong guan.
"LU KIRA GUA TRUK GANDENG APA? JAGA JARAK AMAN?!"
"biarin aja, kalo mamah mah bajingan juga baik hati, kalo papa mah udah homo bejad lagi. Yuu ga mau sama papa mah"
Sudah keinjek, dibejek-bejek. Itulah keadaan papa karasuno kita tercinta saat ini. Sudah dituduh yang engga-engga, sekarang dia dijuluki HOMO BEJAD oleh anaknya(?) sendiri. Akhirnya papa sudah tidak bisa lagi menahan kekesalannya, maka nyangangang lah sang papa dihadapan semuanya.
"SIAPA YANG BEJADTTT WOY?!"
"DAICHI-SAN BEJADTT!"
"KAPTEN HOMO!"
"KAPTEN GA SAYANG ANAK ISTRI!"
"KAPTEN ALAY!"
"HEH ENAK AJA!, Kalo gw ga sayang anak istri ngapain gw ngurus mereka ampe bongsor(?), gw ga bejad plisss gw bukan tukang tarok tukang mabok tukang morosotkeun calana(?)*, dan GW GA ALAY BROW!"
"Kalo homonya?" hinata bertanya
"Kalo homonya ya?" jawab papa daichi sok mikir
"kalo homonya gapapa deh, aq ngaku..." senyum lima jari papa daichi berikan sebagai jawabannya.
"HEEE DAICHI-SAN BENERAN MAHO!"
"ia soalnya Cuma buat suga aq mau jadi maho" ujar papa daichi sambil kicep-kicep nakal
"TUH KAN MAH, PAPAH BENERAN MAHO BEJAD MAH!"
"JADI MIH..."
BBRRRAAAKKKKK!
Pintu gym terbuka kasar dan munculah sang pelaku pembantingan keras sang pintu malang.
"STOP! Udah berhenti kalian ini mau latihan atau adu maho hah(?)?!"
"Kalo mau adu maho sana di 'kandang ayam'?"
Ternyata pelatih ukai lah pelakunya. Mendengar ribut-ribut ga jelas dari dalam gym, pelatih ukai iseng-iseng nguping. Kaget dengan kenyataan bahwa anak buahnya adalah kumpulan manusia homo yang bejat bin alay. Memaksa ukai berpikir keras, mencari jawaban dari apa yang menyebabkan mereka nikung, dan akhirnya mendapatkan jawaban dan menjadikannya sebuah teori baru bahwa "Gajah dengan dada rata ber-bokong tepos lebih menggiurkan daripada kue serabi tante-tante bohay awet muda". Ga percaya? Tanyain aja sama fujo dan fudan yang bergoyang(?).
"HIIII?! Pelatih mesum...!" tanaka berjengit jijay
"Apa kamu? Diem lu di pojokan, gua kresekin juga lu!"
"hihihihihhih" nishinoya cekikikan
"apa lagi lu? Berisik, gua bungkusin juga lu!"
"heee? Bentar, apa urusannya aku ketawa jadi di bungkusin?"
"gua gampar pake katel* lu!"
"ampun mas brow!"
Setelah si noya ngacir bak kebelet pipis, ukai mencium bau-bau hangru* yang begitu ambigu. Menelusuri lebih lanjut dari ke-hangruan itu, akhirnya tibalah ukai dibelakang gym. Ternyata si trio alay sedang membuat bakar-bakaran. Trio alay itu adalah enoshita, hisashi, dan Kazuhito. Well siapa sangka di kira mereka adalah anggota karasuno yang paling waras adem ayem ternyata kelakuan nya alay abis.
"heh, kalian bertiga keur ngapain ngadurukan disitu?" [heh, kalian bertiga lagi ngapain bakar-bakaran disitu?]
"couch, pliss dech biasa ajjj keles ngomongnya..."
"gug usah dihiji-hijiin" [ga usah di satu-satuin]
"jadi? Masalah jang kamu, urang bakar-bakaran di dieu?" [jadi masalah buat kamu kita bakar-bakaran disini?]
"keheula kamu babakaran dari mana suluhna?" [bentar, kalian bakar-bakaran dari mana kayunya?]
"tadi aya tukang tongsis, ku barudak tukang tongsis na diduruk" jawab enoshita santai [tadi ada tukang tongsis, sama anak-anak tukang tongsis nya dibakar]
"Bangsatdd siah, dasar goblok, bapa anak batur diduruk!" ukai mulai emosi [bangsat lu, dasar goblok, bapa anak orang dibakar]
"bengeut na goreng teuing sih, jadi ku barudak diduruk" Kazuhito menimpali [muka terlalu jelek sih jadi sama anak-anak dibakar]
"nying, bubar siah kabeh!" [anj**g, bubar kalian semua!]
Saking kagetnya diusir, trio alay pun ngibrit menuju gym
"WOI BUBAR! CEPETAN! SATPOL PP...SATPOL PP!" Enoshita berteriak bak cue yang terjaring razia kucing garong.
Peringatan tiba-tiba tentang raziaan , membuat seluruh manusia maho di dalam gym kaget dan terancam punah(?). Maka terjadilah ledakan keributan absurd secara besar-besaran. Para maho tunggang langgang berlari kesana kemari menyelamatkan barang-barangnya.
kageyama : "nying, sapatu gua ilang sebelah!"
Hinata : "celana gua sobek!"
Tanaka : "kenapa celana gua ngetat gini, ini celana siapa woi?!" Tanaka melempar celananya dan mendarat mulus di muka sang ace.
Asahi : "anjrit bau pesing!"
Yamaguchi : "Hape gua ketuker jadi cininit!"
Nishinoya : "kolor gua kebakar woi!"
Hisashi : "Hei tsukishima kenapa lu jadi pake daster?!"
Tanaka : "Anjrit daster nenek gua tuh!"
Kazuhito : "kakek gua di UGD!"
Daichi : "INI 'BH' SIAPA HEI?!"
Sugawara : "Nemu dimana itu?"
Daichi : "Nyangkut di net?!"
Sugawara : "BAGOY!"
Tsukishima : "ITU BABI SIAPA?!"
Hinata : "SIAPA YANG NGEPET?"
Tanaka : "BRAY TOLONGIN MATA GUA KENA KOYO?"
Daichi : "KOYO SIAPA ITU?!"
Hinata : "YANG SI KAGEYAMA!"
Daichi : "KAGEYAMA INI YANG ELU BUKAN?!"
Kageyama : "owh itu teh koyo kirain setiker..." jawab Kageyam santai
Tanaka : "BROW...ATUH BROW... CEPET TOLONGIN MATA GUA UDAH BENGKAK GINI!"
Yamaguchi : "ITU SEMPAK ANGRY BIRD SIAPA? NYANGKUT DI TIANG NET"
Enoshita : "KOLOTOK WE LUR!"
Kazuhito : "BAWA BALIK BAWA KE DUKUN!"
Hisashi : "KALI AJA JADI JODOH"
Tsukishima : "GANTIAN DONK LUR!"
Yamaguchi : "NAJIS!"
Sugawara : "BULU KETEK GUA RONTOK!"
Asahi : "ANJRIT SI NOYA KENTUT!"
Daichi : "RANTANGAN LUR! BISA JADI TEMEN NASI ITU!"
Nishinoya : "SOMPLAK CHIKI GUA DIKERUBUTIN LARON!"
"CEPETAN BUBAR! BUKAN MALAH TAWURAN! BANGSAD MAH UDAH LAMA-LAMA GUA NUNGGUIN!" pelatih sudah emosi dan ngebul tingkat dewa. (calvin : kebakaran...kebakaran...! cepet tolongin si ukai takut gundul, Nanti ga di aku lagi sama anak-anak!)
"cepet bray pulang si jabrik ngambek" kageyama merinding disko
"ia takut pundung" daichi menimpali
"haa paling juga gondok*" ujar tsukishima
"ehhh, takut bunuh diri kan ribet urusannya" timpal daichi lagi
"lah palingan juga bunuh diri di pohon toge" jawab tsukishima cuek
"hee, kalo pohon toge nya di atas pohon beringin loh?!" daichi mulai ngebul
"tetep aja mati nying" timpal kageyama kesel
"JANGAN PAKE ANYING ATUH SEMVRUL..." tsukishima mulai mengeluarkan aura yanderenya
"KAMU JUGA JANGAN NYEBUT SEMVRUL ATUH!" kageyama tak kalah seram
"NGAJAK BERANTEM LU?!" tsukishima mulai nanatangin
"HAYO!" kageyama ambil ancang-ancang siap sparring
suasana berubah suram mencekam. Tsukishima dan kageyama sudah siap-siap dengan bogem masing-masing. Bogem mulai melayang dan...
"WOYYYY... BUBAR BAHLUL GUA BAKAR LU LAPANGANNYA!"
pelatih ukai sudah mencapai climax!
tanpa ba-bi-bu lagi semua anak-anak karasuno pun ngacir meninggalkan sekolah.
"OK SIAP BOS-NO!" koor anak-anak karasuno
Ya, itulah kelakuan mereka selama latihan. Dari sebuah pertanyaan absurd berubah menjadi prahara rumah tangga karasuno yang dilengkapi dengan bumbu homo dan alay. Masa muda memang indah lur walaupun mereka gagak homo yang ga bisa terbang yang penting alay no 1 bray. Ga nyambung? Biarin yang penting hidup MAHO!.
-Daily One : Case Closed-
Keep? Or Delete?
Review?
YO!
Salam kolor lur!
hai kenalin kita dari TwoRabbitFly, dua author keceh yang paling alay, lebay, jijay. WEW!
klein : ya minna-san ini fic "karsuno dari iklan sampai alay" yang indo ver.
calvin : yo, kita uah berusaha bikin se-humor mungkin, tapi yang indo ini fell nya agak beda dari yang ori. Mungkin kerasa humornya garing sangat. Jadi kami minta maaf kalo fic yg ini fail banget jadinya.
klein : hmm...hmm... gomenasai!
calvin : tapi kedepannya kami usahain bikin humor yang full indo.
Klein : yap, ganbarimasu! Owh ia klein kasih tau ya, buat yang ada translate-an nya didalam kurung berarti percakapan aslinya memang seperti itu jadi ga bisa kita ganti. Nah untuk sisanya bisa diliat di glosarium di bawah...
Ok, sampai berjumpa lagi chapter depan! Salam 2 Kolor lur! XD
Glosarium
Ngajalaloprak : Tepar
Leupeut : lontong – biasanya kalo leupeut ga ada isinya
Riweuh : ribet, sibuk
Nying : Anj**g
Seteh : Singkatan sia teh – kalo di fic ini artinya tau ngak
Dengekeun : dengerin
Deuleu : liat
Gantar langlayangan : kayu buat ngambil lanyangan kalo nyangkut
Sacangkewok gundukan sayang sireum : gundukan kecil sarang semut dipojokan
Tukang tarok tukang mabok tukang morosotkeun calana : ini adalah istilah sunda buat orang yang kelakuan nya bejat banget. Artinya tukang bunuh, tukang mabuk, tukang 'merosotin celana perempuan', u know that i mean.
Hangru : bau kebakaran yang bau nya lebih-lebih dari bau aspal
Gondok : ini juga istilah sunda, lengkapnya ulah pundung bisi gondok. Maksudnya jangan suka pundungan nanti ga dapet apa-apa.
