Malam hari sudah tiba saatnya untuk pergi ke sekolah. Karena malam ini ada pesta dansa semua siswa sangat ramai berdatangan ke sekolah. Miku juga ikut pesta dansa itu tapi ia datang dengan sembunyi-sembunyi.

Sampailah Miku di korindor sangat sepi tidak ada siapa-siapa hanya sendiri,tidak disangka ada Len yang baru saja datang. Ia mengikuti Miku dari belakang dengan diam-diam

Len menepuk bahu Miku. Miku yang semula berjalan, berhenti karena ada yang menepuknya. Miku memutar balik tubuhnya, dan tidak disangka ternyata orang yang menepuk bahunya itu adalah Len.

"hai Miku" sapanya dengan senyuman

"h-hai…" balasnya

"kau indah sekali dengan gaun itu…" muka Len sudah memerah seperti terbakar

"A-arigatou.." dengan malu, Miku langsung menanyakan hal yang mungkin mengejutkan

"maukah kamu dansa dengan ku?" tanyanya

"A-apa, kau mengajak ku berdansa?" Len sangat terkejut apa yang di beritahu Miku

"tentu" dengan singkat Miku menarik tangan Len menuju ke ruang olahraga yang dipakai untuk pesta dansa.

Sesampainnya disana mereka berpegangan tangan dan berdansa

"Miku, mungkin ini bukan ide yang bagus" Len merasa tidak nyaman.

"kenapa malu?" tanya Miku

"bukan masalahnya aku sudah janji dengan Meiko kalau aku akan berdansa dengannya" Len mengatakan dengan jujur kepada Miku

Miku merasa tersakiti. Ia berhenti berdansa,Miku menundukkan kepalanya.

"oh tidak apa-apa,terima kasih sudah mau berdansa denganku meskipun hanya beberapa detik tp terima kasih." Miku sangat sedih karena tidak bisa berdansa dengan laki yang ia cintai.

'aku tahu kalau kamu sangat sakit hati Miku tp aku juga harus bisa memilih yang baik' ucap Len dalam hati

Miku langsung berlari menuju ke luar ruang olahraga. Len yang melihatnya merasa bersalah,dia sudah membuat perempuan idamannya tersakiti.

Sedangkan itu Miku yang sedang berlari di korindor tak sengaja seorang gadis cantik yaitu SeeU. Perempuan ini pindahan dari korea dan sudah menjadi teman dekat Miku.

"maafkan aku SeeU,aku tidak sengaja menabrakmu" Miku berdiri dan bungkuk 90⁰

"tidak apa-apa Miku"balasnya sambil tersenyum ia pun berdiri

"maaf aku harus pergi" ucap Miku

"ya" balas SeeU

SeeU melihat Miku berlari sambil mengeluarkan air mata.

'ada apa dengannya?tidak seperti biasanya.."gumam SeeU dalam hati

Miku masih tetap berlari menuju ia di rumah Miku langsung menuju tangga dan berlari kearah kamarnya. Ia sudah sampai di kamarnya.

Miku menulis di sebuah buku diary yang berbentuk menulis

'Dear Diary,

Mengapa pesta dansa ini sangat diluar dugaanku? Pada awalnya sudah sesuai dengan rencana tetapi mengapa saat Len mengatakan bahwa ia akan berdansa dengan Meiko rencan berubah? Aku hati sangat sakit seperti ditancap oleh jarum yang sangat runcing,aku sangat tidak menyangka dan menyesal.'

Setelah menulis dibuku diarynya Miku ke kasurnya. ia membayangkan kalau rencana td berhasil ia akan sangat lama kelamaan ia tertidur.