Disclaimer : Eiichiro Oda, Ichiei Ishibumi Dan Compile Heart & Idea Factory


PLANEPTUNE DAN MEMILIKI TEMAN BARU

Di Planeptune tempat yang sangat indah dengan cuaca yang sangat cerah di atas langit. Terlihat ada 4 orang yang sedang berjalan ke Planeptune dengan santai, mereka 2 orang wanita dan 2 orang laki-laki.

Dua wanita itu memiliki ciri-ciri yang hampir sama sedangkan kedua laki-laki itu tidak mirip satu sama lain. Kedua laki-laki itu kemudian kaget melihat kalau ada banyak sekali bangunan yang sangat tinggi di sini. Luffy dan Zoro hanya bisa ternganga melihat ini.

''Jadi ini Planeptune. Aku tidak tahu kalau tempat ini sangat indah'' kata Zoro dengan kagum melihat banyak sekali bangunan bewarna putih dan tinggi-tinggi layak nya sebuah kota yang memiliki kemajuan dalam bidang bangunan

''Benarkan? Tempat ini sangatlah indah dan keren'' kata Neptune dengan membanggakan Planeptune.

''Ya kau benar. Apakah disini ada tempat makan?'' tanya Luffy dengan rasa lapar.

''kau lapar? Itu tidak masalah. Ayo ikut aku'' kata Neptune memimpin mereka semua.

Nepgear hanya membiarkan kakak perempuan nya itu membimbing Luffy dan Zoro masuk ke dalam Planeptune. Luffy dan Zoro benar-benar tidak bisa mengatakan apa melihat apa yang ada di dalam Nation itu

Mereka melihat kalau banyak sekali penduduk yang sedang melakukan aktivitas mereka sehari-hari seperti berjalan-jalan, bekerja dan mereka melihat ada banyak sekali anak-anak bermain.

''Tempat ini sangat damai'' kata Zoro

''Ya benar sekali. Disini tidak ada peperangan atau apa pun yang berbentuk masalah. Jadi kalian tenang saja tinggal disini'' kata Neptune dengan bangga.

Luffy dan Zoro hanya mengangguk mengerti namun mereka heran mendengar perkataan dari Neptune yang mengatakan kalau mereka akan tinggal disini. Mereka seharusnya kembali ke Wano untuk berperang melawan Kaido akan tetapi mereka tidak tahu untuk kembali ke sana.

Para penduduk kemudian melihat pakaian Luffy dan Zoro, mereka merasa heran melihat pakaian aneh itu disini. Luffy dan Zoro terlihat tidak peduli sama sekali kecuali Nepgear yang terlihat resah melihat para penduduk menatap mereka semua.

''Sebaiknya kalian mengganti pakaian kalian'' kata Nepgear kepada Luffy dan Zoro.

''Kami hanya memiliki pakaian ini dan kami tidak memiliki uang sama sekali'' kata Luffy menunjukan isi kantung nya yang tidak ada apa-apa disana.

Nepgear mendesah mendengarnya. Neptune kemudian terlihat tidak masalah membelanjakan mereka beberapa pakaian disini.

''Kalau itu tenang saja, aku bisa membelikan kalian beberapa pakaian'' kata Neptune

''Benarkah? Terima kasih Netunu'' kata Luffy berterima kasih

''Ya itu tidak masalah, ayo kita ke toko baju'' kata Neptune memberi mereka jalan menuju ke toko baju.

Mereka kemudian menuju ke toko baju dan kemudian membeli beberapa baju untuk Luffy dan Zoro. Luffy mendapatkan pakaian yaitu jaket bewarna putih dan ungu, jaket berlengan pendek dan memiliki penutup kepala di belakangnya, dia memakai celana pendek selutut sama seperti celana lain nya, Luffy juga terlihat memakai satu aksesoris yaitu jam berwarna ungu dan bersepatu ungu dengan style neon. Luffy merasa benar-benar sangat senang sekali melihat pakaian nya.

Zoro terlihat memakai pakaian seperti jaket namun lebih panjang layak nya juga, dia bercelana panjang, dia memiliki kacamata, dan terlihat memakai sepatu kulit berwarna ungu namun lebih bergaya dewasa dan yang terakhir adalah dua memiliki bandana di lengan kirinya namun dia juga memiliki satu lagi namun sepertinya hanya untuk style saja, bandage nya terlihat ada huruf N.

''Nepu! Aku tidak tahu kalau kalian akan sekeren ini'' kata Neptune kaget melihat mereka berdua.

''Ya itu benar sekali, kalian keren'' kata Nepgear setuju dengan kakak perempuan nya

Luffy dan Zoro hanya terlihat senang mendengar mereka memuji pakaian baru mereka. Luffy melihat jam di tangan nya dan merasa heran dengan benda itu

''Apa guna nya jam ini?'' tanya Luffy

''Oh itu. Itu berguna untuk menentukan waktu dengan bentuk hologram'' kata Nepgear.

''Wow, lihat Zoro. Benar ini sepertinya sangat keren'' kata Luffy dengan mata berbinar-binar.

Zoro hanya mendesah melihat sifat kagum kapten nya itu. Mereka berpikir kalau mereka tidak bisa kembali ke Wano karena tempat ini sepertinya sangat jauh dari Wano.

''Baiklah, sekarang kalian akan tinggal dimana?'' tanya Neptune

''Sudah kami bilang, kami ini petualang baru di tempat ini. Jadi kami tidak memiliki tempat tinggal sama sekali'' kata Zoro dengan mendesah memikirkan tempat tinggal mereka.

''Oh itu payah sekali, kalian tidak mungkin tidur di bawah jembatan sambil meminta-minta kepada penduduk. Itu sangat malas sekali'' kata Neptune.

Zoro hanya heran mendengar perkataan dari Neptune yang berpikir kalau mereka benar-benar akan tinggal di bawah jembatan seperti orang terlantar. Luffy masih saja kagum dengan jam miliknya itu, Nepgear menunjukan bagaimana cara kerja jam itu

''Jika kau menekan tombol ini maka akan keluar waktu yang di tunjukan kan'' kata Nepgear yang kemudian menekan tombol yang dia bilang tadi

Kemudian muncul lah angka yang menunjukan pukul sekarang. Luffy kagum melihat benda itu ternyata mengeluarkan hologram berbentuk angka.

''Zoro! Lihat ini!'' kata Luffy dengan tidak bisa berhenti kagum.

Zoro melihat Luffy menunjukan jam tangan hologram nya nya. Nepgear hanya tertawa kecil saat dia menunjukan nya kepada Zoro. Zoro hanya tersenyum melihat jam tangan hologram miliki Luffy. Nepgear kemudian menunjukan bagaimana cara berpakaian yang benar, sepert cara menggunakan penutup kepala nya dan beberapa teknolog di pakaian nya.

''Wow. Pakaian ini sangat luar biasa'' kata Luffy dengan senang.

''Apa guna kacamata ini?'' tanya Zoro melihat kacamata nya.

''Kau bisa melihat dengan jarak jauh dengan kacamata itu dan melihat lebih jelas di kegelapan atau pun cuaca lain nya'' kata Neptune memberitahu Zoro

Zoro tersenyum mendengarnya. Dia tidak tahu kalau dia akan memiliki Equipment yang sangat bagus sekali untuk nya. Luffy terlihat sedang melihat pakaian nya di cermin, dia merasa kalau pakaian nya sangat mirip saat di latihan selama dua tahun bersama Rayleigh. Nepgear juga membelikan nya beberapa item seperti Potion, SP potion dan yang lain-lain

''Terima kasih. Aku tidak tahu kalau kalian adalah orang baik'' kata Luffy berterima kasih kepada Neptune dan Nepgear.

''Itu tidak masalah, kami senang membantu kalian'' kata Neptune dengan semangat.

Nepgear kemudian ingat kalau mereka harus kembali ke Guild untuk memberikan item ini.

''Onee-chan, sebaiknya kita ke Guild sekarang. Kita harus memberikan item ini'' kata Nepgear

''Oh kau benar Nep jr. Ayo kita ke Guild, setelah ini kita kembali ke Basilicom untuk bersantai dan memakan puding'' kata Neptune dengan semangat.

Luffy dan Zoro sekarang tidak tahu harus berbuat apa, mereka sama sekali tidak memiliki tempat tinggal disini. Nepgear kemudian menyadari kalau Luffy dan Zoro sekarang tidak memiliki tempat tinggal.

''Oh aku lupa. Bukankah kalian tidak memiliki tempat tinggal?'' tanya Nepgear

''Ya itu benar sekali. Kami baru disini'' kata Zoro melihat mereka.

Neptune dan Nepgear kemudian berpikir tentang ini, mereka berpikir bagaimana cara agar Luffy dan Zoro bisa memiliki tempat tinggal disini. Neptune kemudian memiliki ide yang sangat bagus.

''Kalau begitu apakah kalian mau kerja untuk ku?'' tanya Neptune menunjuk kearah Luffy dan Zoro.

Luffy dan Zoro merasa heran mendengarnya, mereka tidak mau berkerja untuk orang lain. Mereka hanya ingin melakukan apa yang mereka mau.

''Sepertinya itu tidak mungkin, kami tidak mau bekerja untuk siapa pun'' kata Luffy.

''Ayolah~ aku bukan orang jahat. Jika kalian bekerja untuk ku maka aku akan memberikan apa yang kalian mau, di tambah kalian akan mendapatkan gaji'' kata Neptune.

Luffy dan Zoro kemudian berpikir tentang ini. Luffy merasa kalau dia mungkin dia bisa membeli makanan yang sangat banyak dengan menggunakan gaji nya itu saat bekerja. Zoro juga terlihat tidak masalah karena sepertinya Neptune bukanlah orang yang suka memerintah orang lain dengan seenak nya.

''Baiklah, mungkin itu tidak masalah bagiku'' kata Zoro

''Aku juga. Aku tidak masalah'' kata Luffy

Neptune dan Nepgear kemudian terlihat senang mendengar perkataan kedua teman baru mereka ini.

''Baiklah, kalian akan berkerja di Basilicom ku sebagai seorang penjaga dan aku akan membayar kalian sebulan sekali'' kata Neptune dengan bersemangat.

''Itu tidak masalah, yang penting kami memiliki tempat tinggal'' kata Luffy dengan senang.

''Baiklah, pertama-tama kita harus ke Guild untuk menyelasaikan Quest kami dan kemudian menuju ke Basilicom untuk memperkerjakan kalian'' kata Neptune

Luffy dan Zoro mengangguk mengerti. Mereka kemudian berjalan menuju ke Guild bersama Luffy dan Zoro. Luffy dan Zoro merasa kalau mereka di dunia yang penuh dengan warna.

Luffy kemudian ingat kalau dia sangat lapar.

''Bisakah kita menuju ke tempat makan dulu'' pinta Luffy dengan terlihat lemas

Zoro hanya mendesah melihat kapten ini ini.

''Tidak masalah'' kata Neptune

DI SISI LAIN PLANEPTUNE

Terlihat disini lain ada beberapa kelompok wanita yang sedang berjalan menuju ke Planeptune. Mereka barusan sampai di Planeptune dan kemudian kaget melihat Nation ini.

''Tempat ini sangat luar biasa, Rias'' kata Akeno melihat fitur kota itu.

''Ya aku juga kaget, ini lebih maju dari pada kota di Underworld'' kata Rias melihat Planeptune.

Asia hanya terlihat tersenyum melihat keindahan Nation ini yang memiliki teknologi yang maju dan terlihat sangat berwarna. Koneko hanya membuka matanya cukup lebar melihat apa yang ada di depan nya.

''Ini sepertinya kota yang benar-benar kota yang sangat maju. Aku belum pernah melihat beberapa bangunan disini'' kata Xenovia kagum juga.

''Apa yang harus kita lakukan Bucho?'' tanya Koneko tidak tahu apa yang harus mereka lakukan sekarang.

''Kita sekarang harus mencari informasi mengenai tempat ini. Mungkin kita bisa menemukan informasi yang bagus'' kata Rias.

Semua peerage Rias mengangguk mengerti. Mereka semua kemudian berjalan di jalanan kota Planeptune. Mereka melihat kalau di kota ini memiliki penduduk yang sama seperti Manusia, mereka bisa melihat orang tua, dewasa, remaja dan anak-anak yang sedang bermain. Asia terkadang melambaikan tangan nya kepada salah satu anak yang terlihat melambaikan tangan nya juga.

''Tapi kemana kita mencari informasi, Bucho? Kota ini sangat luas'' kata Xenovia.

Rias juga tidak tahu harus mencari informasi di mana. Kota ini terlalu luas untuk mereka dan di kota ini banyak sekali bangunan-bangunan yang asing sehingga mereka tidak tahu di mana tempat mengenai kota ini.

Rias kemudian melihat ada dua orang wanita yang sedang berjalan di depan mereka. Mereka terlihat memakaia pakaian hitam dan putih. Rias melihat ciri-ciri mereka.

Pertama adalah wanita yang lebih tinggi dari gadis satunya, tinggi nya kira-kira 158. Dia memakai pakaian seperti pelayan namun cukup berbeda, dia memiliki pita di dekat lehernya, dia menguncir dua rambutnya, dan ada pita di kedua rambut nya itu, dia memakai sesuatu seperti kaos kaki namun lebih tinggi. Dia terlihat seperti orang kaya ataupun bangsawan.

Kedua adalah seorang wanita yang hampir mirip dengan nya, dia berambut kepang dua dengan ada nya pita juga, dia memakai pakaian tipe one piece dan yang terakhir dia memakai sepatu yang berwarna hitam.

Rias kemudian mendekati mereka untuk menanyai mereka. Para peerage Rias mengikuti Rias dari belakang, Rias kemudian memanggil mereka.

''Hey yang disana, bisakah aku bertanya?'' panggil Rias sambil berjalan menuju ke arah mereka.

Kedua gadis itu kemudian berbalik untuk melihat siapa yang memanggil mereka, mereka melihat ada seorang wanita dewasa yang sedang menuju ke arah mereka. Mereka melihat wanita itu berambut merah panjang yang indah, dia berpakaian seperti seragam sekolah, dia cukup tinggi dari mereka dan yang terakhir mereka melihat kalau dia tidak sendirian.

''Ya, apakah bisa kami bantu?'' tanya wanita itu.

''Ya, aku ingin bertanya kepada kalian. Apakah ini Planeptune?'' tanya Rias

''Ya itu benar sekali, ini adalah Planeptune'' kata wanita yang lebih tinggi.

Kedua wanita itu heran melihat Rias karena tidak tahu kalau ini adalah Planeptune.

''Apakah kau bukan orang sini?'' tanya wanita pendek.

''Ya, aku orang luar'' jawab Rias.

Kedua gadis itu kemudian menangguk mengerti dengan perkataan dari Rias karena mereka melihat Rias terlihat benar-benar bukan dari sini. Terlihat dari pakaian nya yang tidak seperti penduduk Planeptune.

''Jadi siapa nama kalian?'' tanya Rias yang ingin berkenalan dengan kedua wanita di depan nya ini

''Aku Noire'' kata Noire memperkenalkan dirinya

''Aku Uni, senang berkenalan dengan mu'' kata Uni dengan tersenyum

''Aku Rias Gremory, senang juga berkenalan dengan kalian. Jadi apakah kalian penduduk sini?'' tanya Rias lagi.

''Tidak, kami berasalah dari Lastation'' kata Noire

''Lastation?'' Rias bingung mengenal nama tempat baru lagi.

''Benar, kami berasal dari Lastation. Kami kesini karena memiliki tugas'' kata Uni menjelaskan kepada Rias.

Rias kemudian hanya mencoba menyimpan informasi ini. Dia masih tidak tahu ada di mana mereka dan sepertinya ini adalah waktu yang tepat untuk menanyai kedua gadis di depan nya ini.

''Jadi bisakah kalian ceritakan ada berapa tempat di dunia ini?'' tanya Rias blak-blakan

Noire dan Uni terlihat kaget mendengarnya karena wanita di depan mereka ini tidak tahu ada di mana dia sebenarnya. Noire kemudian melihat kearah Rias

''Baiklah. Tempat ini bernama Gamindustri, Gamindustri memiliki 4 Nation yaitu Planeptune, Lastation, Lowee dan Leanbox. Keempat Nation ini memiliki pemimpin masing-masing'' kata Noire menjelaskan

Rias hanya mengangguk mengerti sambil mendengarkan lebih jelas. Rias tidak tahu kalau tempat ini memiliki negara.

''Setiap Nation memiliki energi share, yaitu energi share yang berasal dari kepercayaan dari orang-orang. Cara kerja dapat nya energi ini adalah rasa percaya terhadap CPU mereka masing-masing seperti menyembah'' kata Noire.

''Tunggu, siapa CPU? Apakah mereka Dewa?'' tanya Rias

''Tidak, mereka sebenarnya adalah seorang Dewi. Mereka melindungi Nation mereka masing-masing dan mereka bisa mendapatkan energi share dari kepercayaan penduduk mereka'' kata Noire selesai menjelaskan.

''Terima kasih atas penjelasan nya'' kata Rias

''Itu tidak masalah, aku senang menjelaskan sesuatu kepada seseorang dan membuatku merasa jadi orang yang lebih pintar'' kata Noire dengan nada ego nya.

Rias hanya tersenyum tapi di dalam hati nya dia merasa kesal karena di rendahkan. Dia juga memiliki sifat ego yang tidak mau di rendahkan oleh siapa pun. Peerage Rias kemudian mendekati mereka.

''Siapa mereka?'' tanya Noire kepada Rias melihat ke arah para Peerage mereka.

''Mereka adalah teman-teman ku, ayo perkenalkan diri kalian masing-masing'' perintah Rias.

''Aku Akeno Himejima'' kata Akeno memperkenalkan dirinya.

''Asia Argento'' Asia juga memperkenalkan dirinya.

''Koneko Toujou'' Koneko memperkenalkan sambil memakai wajah datar.

Noire melihatnya mengingatkan nya dengan Blanc.

''Aku Xenovia'' kata Xenovia memperkenalkan dirinya

''Salam kenal kalian semua'' kata Noire yang terlihat senang dan cemburu karena Rias memiliki teman yang sangat banyak berbeda dengan dirinya.

''Jadi kalian baru disini. Neptune pasti senang karena memiliki penduduk baru'' kata Noire melihat mereka semua.

''Neptune? Siapa dia?'' tanya Rias

''Dia adalah pemimpin Nation ini yaitu Purple Heart'' kata Noire menjelaskan siapa Neptune.

Rias mengangguk mengerti. Jadi dia harus segera bertemu dengan orang bernama Neptune ini untuk membicarakan tentang sesuatu, mungkin dia tahu bagaimana cari kembali ke Dimensi mereka. Rias kemudian memutuskan untuk bertemu dengan Neptune ini.

''Aku akan menemui orang bernama Neptune ini'' kata Rias

Noire terheran mendengarnya, kenapa dia ingin bertemu dengan Neptune

''Kenapa kau ingin bertemu dengan Neptune?'' tanya Noire.

''Aku ingin bertanya kepada nya tentang sesuatu. Memang nya kenapa? Apakah dia orang yang sibuk?'' tanya Rias.

''Tidak. Dia adalah orang yang sangat suka bermain dan bersantai'' kata Noire

''Dia sering bersantai? Bukankah dia pemimpin'' kata Rias ingin mendengar jawaba Noire.

''Kau akan tahu nanti, ikut kami. Kami juga akan bertemu dengan Neptune'' kata Noire mengajak mereka

''Benarkah? Terima kasih. Ayo semua nya'' kata Rias

Peerage Rias pun mengikuti Noire dan Uni menuju ke Basilicom miliki Neptune. Mereka benar-benar merasa beruntung karena mereka menemukan dua gadis yang tahu tentang tempat ini dan memberikan beberapa informasi.

DI BASILICOM NEPTUNE

''Histy! Kami pulang!'' teriak Neptune memberitahu Histoire.

''Selamat datang. Aku sudah menunggu kedatangan mu'' kata Histoire.

Luffy dan Zoro melihat kalau ada seorang gadis kecil yang sedang duduk di atas buku dan unik nya lagi, dia terbang. Dia terlihat memiliki sayap di belakang nya, dia berpakaian berwarna ungu dan terlihat memiliki dasi

''Oh kau kalian membawa tamu'' kata Histoire melihat di belakang Neptune dan Nepgear

''Ya, mereka dari tempat jauh. Mereka akan bekerja dengan kita'' kata Neptune memberi tahu.

''Ah. Aku tidak tahu kalau akan ada pekerja lain yang akan berkerja disini. Perkenalkan namaku Histoire, aku adalah Oracle Planeptune'' kata Histoire memperkenalkan dirinya.

''Salam Histo'' kata Luffy sambil menyapa nya. ''Nama ku Monkey D Luffy'' kata Luffy memperkenalkan dirinya.

''Aku Roronoa Zoro'' Zoro juga memperkenalkan dirinya.

''Senang berkenalan dengan kalian'' kata Histoire tersenyum melihat mereka.

''Jadi kalian akan bekerja disini sebagai seorang penjagak karena aku melihat kalau kalian adalah orang yang suka bertarung'' kata Histoire.

''Ya itu benar, kami sangat senang berkelahi'' kata Luffy sambil tersenyum

''Itu bagus. Itu akan lebih bagus jika kau melawan para monster yang menyusahkan para penduduk'' kata Histoire.

''Melawan monster?'' Zoro bingung

''Benar, kalian bisa mengambil Quest di Guild dan mengalahkan beberapa monster, sehingga kalian pun menapatkan imbalan'' kata Nepgear

''Wah itu bagus'' kata Luffy dengan tersenyum

''Jadi akhirnya kalian akan tinggal disini, aku akan menunjukan kamar mereka'' kata Histoire.

''Terima kasih Histo'' kata Luffy.

Histoire kemudian memandu Luffy dan Zoro menuju ke kamar mereka. Sedangkan Neptune dan Nepgear ke ruangan mereka, Neptune kemudian bermain game setelah menyelesaikan Quest di Guild

''Karakter utama juga butuh bersantai kan'' kata Neptune melihat kearah kamera.

Neptune bermain game sedangkan Nepgear terlihat sedang mengambil cemilan untuk kakak perempuan nya itu. Dia juga membawa untuk Luffy dan Zoro yang sepertinya masih laper.

''Onee-chan. Aku membawa cemilan'' kata Nepgear.

''Bagus Nep jr, bisakah kau membawakan puding juga'' pinta Neptune sambil menggerakan stick console nya.

''Baik onee-chan'' kata Nepgear

Nepgear kemudian ke belakang untuk membawa cemilan untuk mereka nanti. Neptune masih saja bermain game tanpa memerhatikan sekililing nya. Tak lama kemudian ada beberapa orang yang masuk ke dalam Basilicom milik nya dan terdengar suara mereka.

''Tempat ini bagus sekali''

''Kau benar Asia. Tempat ini memiliki arsektur yang sangat bagus sekali''

''Kau belum melihat Basilicom Lastation. Basilicom milik Lastation lebih baik''

''Kira-kira seperti apa orang bernama Neptune itu?''

''Entahlah, aku berpikir kalau dia adalah orang yang penuh tanggung jawab''

''Dia seorang wanita''

''Benarkah, kalau begitu dia pasti seorang wanita yang bertampang tegas''

''Ya aku setuju dengan itu''

''Baiklah, kita sudah sampai di ruangan nya. Aku akan masuk untuk memberi tahu kan kepada nya kalau kita datang''

Tak lama kemudian terdengar ada suara pintu terbuka. Terlihat ada seorang wanita berambut hitam berkepang dua dan bermata merah sedang melihat seorang gadis kecil yang sedang bermain game. Dia kemudian mendekati gadis itu melihat nya lebih dekat. Wanita yang mendekati gadis itu adalah Noire

Dia adalah gadis kecil berambut ungu pendek, memakai jaket putih dengan ada colokan plug layaknya hiasan. Noire kemudian memanggil Neptune.

''Neptune! Apa yang kau lakukan?'' tanya Noire

''Nepu!'' Neptune kemudian kaget mendengar suara teriakan di belakang nya. Neptune kemudian melihat ke belakang melihat siapa yang berteriak ke arahnya, dia kemudian kaget karena melihat kalau dia mengenal orang di belakang nya.

''Noire. Kenapa kau berteriak seperti itu?'' tanya Neptune

''Aku justru bertanya, kenapa kau malah bermain game sedangkan energi share mu kristis'' kata Noire

''Aku barusan menyelesaikan Quest, Noire. Dan aku sangat lelah sekarang'' kata Neptune dengan cemberut

Noire kemudian mendesah pasrah melihat gadis di depan nya ini. Dia kemudian mengingat kalau dia kesini karena ingin berbicara dengan Neptune dan memberi tahu ada beberapa orang yang ingin bertemu dengan nya.

''Jadi kenapa kau kesini?'' tanya Neptune

''Aku mau berbicara dengan mu dan ada beberapa orang yang ingin bertemu dengan mu'' kata Noire

''Benarkah, di mana mereka?'' tanya Neptune

''Kalian masuklah'' kata Noire

Tak lama kemudian beberapa orang masu ke dalam ruangan Neptune. Neptune melihat kalau ada Uni dan beberapa orang baru, mereka semua terlihat adalah wanita. Neptune bertanya-tanya kenapa kenapa mereka ingin bertemu dengan nya.

''Jadi kalian ini siapa?'' tanya Neptune

''Maaf tapi bolehkah aku tahu siapa kau ini?'' tanya Rias melihat Neptune.

''Wah itu tidak sopan sama sekali'' kata Neptune melihat Rias.

''Dia adalah Neptune, pemimpin Nation ini'' kata Noire memperkenalkan Neptune.

Rias dan para peerage nya kaget mendengarnya, mereka tidak tahu kalau yang memimpin kota yang besar ini adalah seorang gadis kecil yang sepertinya tidak terlalu tua dengan Koneko. Rias yang terutama terlihat tidak percaya melihat Neptune.

''Dia pemimpin Nation ini'' kata Rias masih tidak percaya.

''Benar, dia adalah Purple Heart'' kata Noire

''Itu sama sekali tidak bisa di percaya'' kata Akeno melihat Neptune

''Ya seperti itu lah. Di dunia ini terkadang banyak sesuatu yang muncul secara mengagetkan'' kata Uni

Rias dan peerage nya kemudian mendekati Neptune dan Noire. Rias meliha Neptune lebih jelas berpikir lagi apakah dia benar-benar CPU di Nation ini.

''Jadi kalian orang yang ingin menemui ku?'' tanya Neptune

''Ya itu benar sekali, kami ingin berbicara dengan mu'' kata Rias

''Sebelum kalian berbicara, bisakah aku duluan'' kata Noire kepada Rias.

''Oh itu tidak masalah, kami akan keluar'' kata Rias

''Tidak, itu tidak perlu. Kalian boleh di dalam, lagian pembicaraan kami tidak terlalu berprivasi'' kata Noire

Rias tersenyum mendengarnya berpikir kalau mereka akan keluar akan tetapi Noire memperbolehkan mereka di dalam. Peerage Rias kemudian duduk di kamar yang unik ini, Koneko dan Asia melihat banyak sekali mainan kecil. Asia sangat menyuakai semua mainan itu, Koneko melihat kalau ternyata Neptune memiliki video game, dia kemudian memainkan game itu, Akeno melihat beberapa buku di lemari Neptune, Xenovia melihat keluar jendela melihat pemandangan luar sedangkan Rias hanya duduk di dekat Neptune dan Noire mendengarkan pembicaraan mereka.

''Jadi Noire, apa yang ingin kau bicarakan?'' tanya Neptune

''Kau tahu. Sepertinya kita harus membuat sebuah festival untuk Nation kita'' kata Noire

''Kenapa?'' tanya Neptune

''Karena penduduk kita akan sangat bosan, mereka tidak akan memiliki aktivitas untuk membuat kehidupan di Nation kita dan itu tidak akan meningkat energi share di Nation kita'' kata Noire

Neptune merasa kalau yang Noire bicarakan ada benarnya.

''Kau benar Noire tapi apakah Vert dan Blanc juga memiliki festival di Nation mereka?'' tanya Neptune

''Tentu saja namun maksud ku adalah keempat dari kita akan menggabungkan Nation kita untuk membuat festival, seperti kolaborasi'' kata Noire

''Itu ide yang sangat bagus!'' kata Neptune

''Permisi, maaf kalau menganggu. Bisakah aku bertanya sesuatu, siapa Vert dan Blanc?'' tanya Rias dengan tiba-tiba

Neptune dan Noire kemudian melihat kearah Rias yang ternyata mendengarkan pembicaraan mereka dari tadi.

''Mereka adalah pemipin dari kedua Nation lain nya'' kata Noire

Rias mengangguk mengerti. Noire dan Neptune kemudian melanjutkan pembicaraan mereka.

''Jadi bagaimana, Neptune?'' tanya Noire

''Baiklah aku suka itu'' kata Neptune

''Baguslah, aku akan memikirkan festival apa yang akan kita buat'' Noire kemudian melihat ke arah Rias yang sabar menunggu mereka berbicara satu sama lain.

''Silahkan, sekarang kau bisa berbicara dengan Neptune'' kata Noire

Rias tersenyum mendengarnya namun dia sepertinya memiliki rencana lain.

''Aku mau berbicara dengan kalian berdua'' kata Rias

Noire kaget mendengarnya karena dia berpikir kalau Rias akan hanya berbicara denga Neptune.

''Memangnya apa yang ingin kau bicarakan?'' tanya Noire

''Aku ingin mengetahui tentang dunia ini. Aku berasal dari dunia lain'' kata Rias dengan blak-blakan karena berpikir kalau itu tidak perlu di sembunyikan.

Noire kaget melihat kalau wanita di depan nya ini adalah orang dari dimensi lain. Neptune juga kaget dan terlihat kagum melihat Rias dari dimensi lain.

''Wow itu sama sekali sangat mengagetkan'' kata Neptune

''Jadi kau dari dimensi lain, aku bertanya-tanya bagaimana dimensi mu itu?'' tanya Noire

''Maaf kalau yang itu, aku tidak bisa mengatakan nya'' kata Rias menolak.

Neptune dan Noire terlihat kecewa mendengarnya, mereka sangat ingin tahu seperti apa dimensi Rias.

''Itu payah'' kata Neptune dengan kecewa

''Jadi kau ingin tahu dunia ini'' kata Noire

''Yup benar sekali dan aku berpikir kalau kau tahu bagaimana cara agar aku kembali ke dimensi ku'' kata Rias

''Maaf, aku sama sekali tidak tahu cara melakukan itu'' kata Neptune dengan jujur.

Rias kemudian kaget mendengarnya.

''Apa maksudmu? Bukankah kau pemimpin di Nation ini. Jadi kau pasti memiliki pengetahuan yang banyak'' kata Rias

Neptune hanya tertawa kecil mendengarnya, Noire mendesah mendengar perkataan dari Rias yang masih tidak mengerti dengan sifat Neptune. Rias sama sekali tidak mengerti Neptune.

''Sudah aku bilang, kau tidak tahu sama sekali dengan Neptune. Dia bukanlah orang yang kau pikirkan'' kata Noire

Rias benar-benar tidak tahu harus berkata apa.

''Tapi kau bisa menanakan itu kepada Histy, dia tahu tentang dimensi'' kata Neptune

Rias kemudian terlihat bersemangat lagi berpikir kalau masih ada orang yang bisa membantu nya.

''Jadi dimana orang bernama Histy ini?'' tanya Rias

''Dia lagi sedang menunjukan kamar kepada dua orang pekerja kami'' kata Neptune

Rias mengangguk mengerti, dia kemudian berpikir untuk menunggu orang bernama Histy ini. Akeno masih melihat buku-buku dan kemudian membacanya, setelah beberapa menit membaca dia sangat menyukai buku itu, Asia sedang memegang salah satu bantal berbentuk hewan, Koneko memegang mainan terlihat seperti kucing, Xenovia benar-benar sangat menyukai pemandangan disini yang bisa melihat hampir seisi kota.

''Onee-chan, aku sudah membawa cemilan nya'' tak lama kemudian datanglah seorang gadis sambil membawa cemilan

Nepgear kaget melihat kalau banyak orang di kamar nya dan kakak perempuan nya. Nepgear melihat mereka berjumlah 5 dan dia melihat kalau ada Noire disitu.

''Noire-san! Aku tidak tahu kalau kau ada disini'' kata Nepgear kaget. Nepgear kemudian melihat kalau ada Uni juga disini.

''Aku dan Uni barusan disini, apa kabar Nepgear?'' tanya Noire

''Aku baik-baik saja'' kata Nepgear yang kemudian menaruh cemilan di atas meja.

Koneko yang melihat cemilan itu kemudian dengan cepat melompat dan mangambil nya. Neptune, Nepgear, Noire dan Uni kaget melihat Koneko yang sangat cepat sekali mengambil cemilan itu.

''Anoo kalian ini siapa?'' tanya Nepgear

''Mereka adalah tamu'' kata Neptune

''Oh, baguslah kalau kita memiliki tamu. onee-chan'' kata Nepgear dengan senang

''Jadi kau orang yang bernama Histy?'' tanya Rias

''Bukan, aku Nepgear. Adik perempuan nya Neptune'' kata Nepgear memperkenalkan dirinya.

Rias mengangguk mengerti dan merasa kecewa karena berpikir kalau dia adalah Histy. Nepgear melihat Koneko yang masih memakan cemilan di atas meja dengan sangat cepat.

''Jadi siapa nama kalian?'' tanya Nepgear

''Aku Rias Gremory'' kata Rias.

''Akeno Himejima''

''Koneko Toujou''

''Asia Argento''

''Xenovia Quarta''

Semua peerage Rias memperkenalkan diri mereka masing-masing. Nepgear mengangguk mengerti melihat mereka semua. Neptune hanya tersenyum melihat kalau ternyata di Basilicom nya sekarang benar-benar sangat ramai.

Tak lama kemudian datanglah seorang. Dia adalah Histoire yang sepertinya sudah selesai menunjukan kamar Luffy dan Zoro. Histoire melihat banyak sekali orang di ruangan Neptune dan Nepgear.

''Wah banyak sekali orang'' kata Histoire melihat mereka semua

''Maaf Histoire, aku membawa mereka'' kata Noire

''Ah Noire-san, kau datang. Itu tidak masalah'' kata Histoire.

''Histoire-san, mereka ingin bertemu dengan mu'' kata Nepgear

''Mereka mengatakan kalau mereka dari dimensi lain dan dia ingin kembali ke dimensi mereka akan tetapi sepertinya mereka tidak tahu. Apakah kau tahu bagaimana memulangkan mereka'' pinta Neptune

''Hmm aku mengerti. Namun itu akan memakan waktu'' kata Histoire

''Berapa lama?'' tanya Rias

''Tergantung dari di mana dimensi kalian, aku harus melacak dimana dimensi kalian dan kordinat nya juga. Jika tidak, maka aku tidak bisa mengembalikan kalian'' kata Histoire menjelaskan kepada Rias

''Oh begitu. Aku mengerti'' kata Rias mengerti

Rias senang karena mereka akhirnya bisa pulang ke rumah tapi sepertinya itu akan memakan waktu yang lama, tapi Rias merasa tidak masalah hanya karena menunggu.

''Wah, dia imut sekali'' kata Asia mendekati Histoire dan kemudian memeluk nya

Histoire kaget melihat Asia memeluk nya dengan kuat, Histoire terlihat merasa sesak karena di peluk oleh Asia. Koneko yang melihat Histoire juga merasa ingin memeluk nya karena imut sekali. Akeno hanya tersenyum melihat nya bersama peerage lain nya. Para CPU hanya tersenyum melihat Histoire di peluk, Nepgear mencoba untuk menyelamatkan Histoire.

''Asia-san, sebaiknya kau melepaskan nya. Histoire-san sesak nafas jadinya'' kata Nepgear

Asia kemudian melepas Histoire yang terlihat mata nya berputar-putar pusing karena di peluk

''Jangan lakukan itu lagi, itu membuatku kekuaranga udara'' kata Histoire.

Semua orang hanya tersenyum melihat kejadian ini. Neptune kemudian melihat ke arah Rias yang sepertinya harus menunggu sebelum pulang ke dimensi mereka.

''Jadi, sekarang kalian tinggal dimana?'' tanya Neptune

''Kami tidak tahu'' jawab Rias dengan jujur. Di tambah mereka tidak memiliki uang sehingga tidak mungkin menginap di hotel.

''Kenapa kalian tidak tinggal disini saja dulu hingga Histoire menemukan dimensi kalian'' kata Neptune

Rias kaget mendengarnya karena Neptune mempersilahkan mereka tinggal disini untuk sementar.

''Apakah itu tidak apa-apa?'' tanya Rias lagi

''Tidak apa-apa, lagian kami senang memiliki banyak teman'' kata Nepgear.

Rias dan para peerage nya terlihat senang mendengarnya. Mereka ternyata adalah orang yang sangat baik, Rias salah menilai Neptune yang terlihat hanya orang pemalas dan orang yang hanya mau bersenang-senang tanpa memiliki rasa kepemimpinan.

''Histo! Apakah disini ada makanan?!''

Kemudian terdengar ada suara laki-laki. Noire dan Uni kaget mendengar kalau ada suara laki-laki di Basilicom miliki Neptune. Rias dan para peerage nya juga kaget mendengarnya karena mereka berpikir kalau di sini hanya ada perempuan semua.

Tak lama kemudian datanglah seorang laki-laki yang terlihat seperti anak remaja. Dia adalah Luffy yang terlihat kelaparan. Noire dan Uni heran melihat ada laki-laki di Basilicom milik Neptune

''Siapa dia Neptune?'' tanya Noire

''Kau memiliki laki-laki di Basilicom mu? Nepgear'' kata Uni kaget melihat ada laki-laki.

Luffy yang melihat ada banyak sekali orang lalu bingung. Dia tidak tahu kalau ada tamu yang datang ke Basilicom milik Neptune. Zoro kemudian datang di samping Luffy dan kaget juga melihat ada banyak sekali orang disini.

''Siapa mereka?'' tanya Zoro

Noire kemudian menatap kearah Neptune dengan tatapan tidak percaya.

''Siapa mereka Neptune?! Apakah kau sekarang memiliki hubungan asmara?'' tanya Noire dengan tidak percaya.

''Woah, tengan dulu girls. Aku bisa menjelaskan semua nya'' kata Neptune mencoba untuk menjelaskan. ''Mereka adalah pekerja baru di Basilicom ku yaitu sebagai penjaga dan pembantu Guild. Mereka akan tinggal disini'' kata Neptune

''Apa! Kau membiarkan seorang laki-laki tinggal di Basilicom mu!'' kaget Noire

''Nepgear, aku tidak percaya dengan mereka. Mereka terlihat seperti seorang penjahat, terutama yang itu'' kata Uni yang kemudian menunjuk ke arah Zoro

Zoro yang dituduh oleh Uni sebagai penjahat lalu merasa kesal.

''Hey, aku bukan penjahat'' kata Zoro

''Kalau kau bukan penjahat, kenapa kau memiliki bekas luka di mata mu?'' tanya Uni

''Ini karena aku bertarung dengan orang lain'' kata Zoro menjelaskan

Histoire mendesah melihat mereka berkelahi kecil satu sama lain. Noire melihat kearah Luffy yang terlihat seperti anak polos yang tidak tahu apa-apa.

''Nama mereka?'' tanya Noire

''Yang laki-laki yang polos tak berdosa itu bernama Monkey D Luffy, dan yang satu lagi pria yang terlihat garang layak nya penjahat itu bernama Roronoa Zoro'' kata Neptune menunjuk mereka berdua.

Semua orang disitu terlihat mengangguk mengerti. Rias dan para peerage nya yang melihat Luffy dan Zoro hanya tersenyum, mereka tidak tahu kalau ada laki-laki di sini.

''Baiklah, aku akan mengambil makanan dan setelah itu aku akan menunjukan kamar Rias-san dan yang lain nya'' kata Histoire.

''Terima kasih Histo'' kata Luffy dengan senang.

''Ayo Luffy, Zoro. Kita berbicara sambil menunggu Histoire mengambil makanan nya'' kata Nepgear

Luffy dan Zoro kemudian bergabung dengan mereka. Luffy melihat kalau disini wanita semua, ini mengingatkan nya dengan pulau Amazon Lily. Zoro yang terlihat bermasalah dengan wanita hanya mendesah berharap kalau tidak ada wanita yang memiliki sifat sama dengan wanita angkatan laut itu.

''Dari mana kalian?'' tanya Noire kepada Luffy dan Zoro.

''Kami berasal dari tempat yang jauh'' jawab Zoro.

Noire, Uni, Rias dan para peerage nya mengangguk mengerti. Luffy hanya terlihat tidak sabar menunggu Histoire membawa makanan yang sangat banyak.

''Apakah kalian petualang?'' tanya Uni

''Yup benar sekali'' jawab Luffy dengan cepat

'''Jadi kalian bisa bertarung?'' tanya Noire

''Itu benar sekali, kami bisa bertarung dan kami ini kuat'' kata Luffy dengan tersenyum bangga.

''Kalau itu baguslah, aku mungkin bisa merekrut kalian menjadi perajurit Nation ku'' kata Noire melihat mereka berdua.

Rias yang mendengarnya kemudian heran. Dia heran saat Noire mengatakan kalau dia memiliki Nation, bukankah hanya CPU disini yang memiliki Nation.

''Noire, apakah kau...''

''Oh aku lupa memberi tahu kalian siapa aku dan Uni. Kami adalah CPU Lastation, aku adalah Black Heart dan dia adalah adik perempuan ku. Uni, Black Sister'' kata Noire menunjuk kearah Uni

Uni hanya tersenyum. Rias dan para peerage nya kaget mendengarnya. Luffy dan Zoro hanya terheran-heran saat mendengar nama CPU, mereka sama sekali tidak tahu apa itu.

''Apa itu CPU?'' tanya Luffy dengan heran.

''Mereka adalah pemimpin para Nation, mereka juga bisa di sebut sebagai Goddesses'' kata Nepgear

Luffy dan Zoro mengangguk mengerti.

''Aku dan onee-chan adalah CPU di Nation ini. Luffy, Zoro'' kata Nepgear lagi.

''Apa!'' Luffy dan Zoro kaget mendengarnya.

Mereka tidak tahu kalau Neptune dan Nepgear adalah pemimpin di tempat yang sangat hebat ini layaknya seorang Dewa. Neptune hanya terlihat bangga melihat mereka semua kaget tentang jati dirinya.

''Jadi mereka berdua juga?'' tanya Luffy

''Benar, kami juga CPU dari Lastation Noire sang Black Heart'' kata Noire dengan bangga juga.

Luffy dan Zoro sekarang terdiam. Rias dan para peeragenya sekarang terdiam juga mendengarnya karena mereka semua adalah CPU.

''Fufufu itu sangat mengagetkan'' kata Akeno

''Ya itu benar sekali, aku tidak tahu kalau mereka adalah Dewa di tempat ini'' kata Xenovia kaget.

''Mereka terlihat tidak seperti Dewa, mereka hanya terlihat seperti wanita remaja'' kata Koneko melihat mereka.

''Jangan menilai orang dari penampilan nya. Aku ini adalah pemimpin yang hebat, kau tahu'' kata Noire membanggakan dirinya.

Asia hanya kaget mendengarnya. Rias terlihat terdiam juga dan kemudian tersenyum.

''Makanan sudah datang!'' Histoire kemudian datang sambil membawa makanan yang sangat banyak.

Luffy yang melihat makanan lalu terlihat tidak sabar untuk memakan semua makanan itu. Histoire kemudian menaruh makanan itu di atas meja.

''Wah banyak sekali makanan nya'' kata Asia melihat banyak sekali makanan.

''Silahkan di nikmati'' kata Histoire.

Mereka semua kemudian mengambil sendok, piring dan Garpu untuk segera memakan makanan itu akan tetapi terlihat Luffy dengan cepat mengambil salah satu makanan itu dan kemudian memakan nya. Semua orang kaget melihat kecepatan Luffy.

''Hey Luffy bro, apa yang kau lakukan? Aku mau memakan yang itu'' kata Neptune

''Hey, tidak bisakah kau makan dengan pelan-pelan'' kata Noire kesal.

''Maaf, aku sangat lapar sekali'' kata Luffy

''Kami juga lapar'' kata Rias yang kemudian mengambil makanan

''Hey aku mau mengambil yang itu'' kata Zoro sekarang yang kesal

''Kau terlalu lama'' kata Rias

''Ano Koneko-chan, aku mau mengambil yang itu'' kata Asia menunjuk kearah ikan yang di ambil oleh Koneko

''Maaf Asia-senpai. Aku sangat menyukai ikan, sebaiknya kau mengambil makanan lain'' kata Koneko.

''Jahatnya'' kata Asia.

Noire terlihat tidak mau kalah, dia kemudian mengambil banyak sekali makanan. Uni hanya kesal melihat kalau Luffy juga mengambil banyak sekali makanan. Histoire yang melihat acara makan yang meriah ini hanya mendesah pasrah

''Hehehe, saat nya memakan puding'' kata Neptune yang kemudian mencari puding

Neptune kemudian kaget melihat kalau puding yang di bawa oleh Nepgear tiba-tiba saja menghilang. Neptune kemudian mencari-cari ada di mana puding itu.

''Dimana my lovely puding?'' kata Neptune

Neptune kemudian melihat kalau Asia mengambil puding nya karena tidak kebagian makanan sehingga dia memutuskan untuk memakan puding Neptune. Neptune yang melihatnya kemudian dengan cepat mencoba mengambil puding dan kemudian berhasil, namun Asia terlihat memegangnya dengan erat.

''Kembalikan puding ku!'' kata Neptune.

''Aku mau makan yang ini. Aku tidak dapat makana di atas meja. Mereka semua sangat rakus'' kata Asia yang mempertahankan puding nya.

Zoro terlihat mengambil makanan yang sangat banyak namun kemudian di ambil oleh Luffy.

''Luffy, kau brengsek'' kata Zoro kesal.

''Hey, aku juga kelaparan'' kata Uni kesal.

''Fufufufu, acara makan ini sangat meriah sekali'' kata Akeno melihat mereka semua.

''Ya benar, ini sangat ribut sekali'' kata Xenovia melihat mereka semua.

''Hey gadis rambut putih! Aku duluan yang mengambil nya'' kata Noire melihat Koneko

''Hal yang berbentuk ikan adalah milik ku'' kata Koneko

''Apa! Itu sangat egois'' kata Noire.

Mereka tidak menyadari kalau hari sudah malam. Mereka terus melakukan acara makan malam yang sangat meriah itu. Malam hari di Planeptune sangatlah indah, kalian akan melihat banyak sekali pencahayaan di setiap perumahan. Mereka tidak tahu kalau di masa depan mereka akan memiliki petualangan yang sangat meriah. Petualangan apakah yang menanti mereka?

BERSAMBUNG


Bagaimana menurut kalian interaksi mereka satu sama lain? Apakah aku sudah membuat sifat mereka satu sama lain terhubung? Apakah kalian merasa terhibur. Kalian ya maka syukurlah.

Di bab berikutnya mereka akan melakukan perkerjaan mereka satu sama lain, Luffy dan Zoro sepertinya akan melakukan tugas mereka dengan kelompok Rias maupun Neptune. Dan di bab berikutnya mereka akan memiliki skill dan ability masing-masing.

Untuk Fanfic lain nya akan saya update namun untuk Neptunia: Pirate King dan CPU sepertinya tidak akan saya update karena sudah ada cerita ini. Saya akan mengupdate fanfic yang menurut otak saya bisa proses.

Terima kasih yang sudah Review dan Baca. Kalau kalian suka kalian bisa Fav dan Follow.

Jangan lupa untuk tinggalkan Review dalam bahasa apa pun. Aku juga ingin mendengar apa yang kalian pikirkan tentang Fanfic ini.

Sampai jumpa di bab berikutnya

Salam Author