YEAH CHAPTER 2! Ketemu lagi dengan saya, Rin!
Kali ini fanfic saya tulis sendirian karena Yuki sedang sibuk dengan proyek fanficnya. Saya minta maaf untuk update yang agak lama. Maunya sih cepet-cepet dikebut, tapi mengingat saya sudah kelas sembilan, laporan studi wisata belum kelar, dan tugas masih banyak yang numpuk... *pundung di sudut bersama kecoak mati*
Ngomong-ngomong, mulai chapter ini saya akan menggunakan human name, karena memang lebih enak. Untuk karakter yang belum punya, tetap memakai nama negara tersebut dalam bahasa Indonesia. Kenapa bahasa Indonesia? Tentu saja karena fanfic ini ditulis untuk kemerdekaan Indonesia. Dan di chapter depan akan muncul personifikasi-personifikasi 33 provinsi di Indonesia.
Oh ya, di sini Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, dan Myanmar laki-laki. Kalau Kamboja, Laos, dan Filipina perempuan.
Dari pada mendengarkan ocehan gaje saya, lebih baik langsung baca fanfic nista ini!
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
Title: Tujuh Belasan Hetalia Version
Disclaimer:
Tujuh Belasan Hetalia Version © Schneeglocke
Axis Powers Hetalia aka Hetalia World Series © Hidekazu Himaruya
Pak Raden Raden Soejadi
Warning: Penggunaan nama-nama negara dalam bahasa Indonesia, OOC akut, banyak OC gaje dan nista berupa personifikasi provinsi-provinsi Indonesia, sumpah serapah dari karakter-karakter bermulut kotor, humor garing di sana-sini, HINT SLASH, dan sarat bumbu-bumbu kenistaan dan ke-lebay-an racikan dua author nan idiot. Lebih baik dibaca setelah buka puasa supaya nggak batal puasanya.
.
Tujuh Belasan Hetalia Version
Chapter 2: Ini Lombanya?
.
HARI PERTAMA (15 AGUSTUS 2010)
.
Balap kelereng (Penanggung jawab: Papua, Maluku Utara)
1. Peserta lari sambil membawa kelereng yang ditaruh di sendok. Sendok tidak boleh dipegang, hanya boleh digigit.
2.Peserta yang paling cepat sampai di tujuan dinyatakan sebagai pemenang.
3. Jika kelereng jatuh peserta harus mengulang dari titik awal. Hanya diberi kesempatan 3 kali untuk mengulang, jika lebih dari 3 kali jatuh akan dinyatakan KALAH.
4. Perwakilan regu: 1 orang dari tiap grup
.
Lari high heels (Penanggung jawab: DKI Jakarta, Kalimantan Barat)
1. Peserta lari menggunakan sepatu hak tinggi. Peserta yang paling sampai garis akhir dinyatakan sebagai pemenang.
2. Perwakilan regu: 1 orang dari tiap grup
3. PERTANDINGAN INI KHUSUS UNTUK LAKI-LAKI. RISIKO DAN BIAYA KESEHATAN SILAHKAN TANGGUNG SENDIRI
.
Tarik tambang (Penanggung jawab: Sulawesi Utara, Aceh)
1. Pertandingan melibatkan dua regu yang bertanding dari dua sisi berlawanan dan semua peserta memegang erat sebuah tali tambang. Di tengah-tengah terdapat pembatas berupa garis.
2. Masing-masing regu berupaya menarik tali tambang sekuat mungkin agar regu yang berlawanan melewati garis pembatas. Regu yang tertarik melewati garis pembatas dinyatakan KALAH.
3. Perwakilan regu: semua anggota grup
.
Gebuk bantal (Penanggung jawab: Jawa Barat, Sulawesi Selatan)
1. Peserta saling memukul menggunakan bantal di atas batang pinang yang dipasang di atas sungai. Peserta yang jatuh duluan KALAH.
2. Tidak diperbolehkan menggunakan tangan. Jika bantal terjatuh akan diambilkan oleh panitia.
3. Perwakilan regu: 1 orang
.
Pecah air (Penanggung jawab: Sumatera Barat, DI Yogyakarta)
1. Peserta memecahkan balon berisi air dengan mata ditutup, yang memecahkan balon duluan dinyatakan sebagai pemenang
2. Perwakilan regu: 1 orang
.
Makan kerupuk (Penanggung jawab: Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur)
1. Dua peserta menghabiskan satu kerupuk yang digantung dalam keadaan mendatar dari dua ujung yang berbeda, yang paling cepat menghabiskan kerupuknya dinyatakan sebagai pemenang.
2. Perwakilan regu: 2 orang
.
.
HARI KEDUA (16 AGUSTUS 2010)
.
Balap bakiak (Penanggung jawab: Jawa Tengah, Maluku)
1. Tim beradu cepat menggunakan bakiak. Tim yang paling cepat sampai dinyatakan sebagai pemenang.
2. Perwakilan regu: 4 orang
.
Membengkokkan sendok (Penanggung jawab: Kalimantan Tengah, Jambi)
1. Peserta harus membengkokkan sendok, yang paling banyak membengkokkan sendok dalam waktu 15 menit dinyatakan sebagai pemenang
2. Perwakilan regu: 1 orang
.
Staring contest (Penanggung jawab: Sumatera Utara, Jawa Timur)
1. Pertandingan melibatkan 2 regu. Peserta saling menatap wajah satu sama lain. Tim yang pesertanya mengedip duluan KALAH.
2. 2 pemenang akan diadu kembali untuk menentukan juara.
3. Perwakilan regu: 1 orang
.
Adu panco (Penanggung jawab: Riau, Kepulauan Riau)
1. Pertandingan melibatkan 2 regu. 2 pemenang akan diadu lagi untuk menentukan juara
2. Perwakilan regu: 1 orang
.
Lari gendong (Penanggung jawab: Papua Barat, Kalimantan Selatan)
1. Peserta lari sambil menggendong teman seregunya, yang temannya jatuh akan DIDISKUALIFIKASI
2. Perwakilan regu: 2 orang
.
Joget balon (Penanggung jawab: DKI Jakarta, Kalimantan Timur)
1. Dua peserta dari tiap tim berjoget dengan balon ditahan di dahi. Tim yang bisa bertahan sampai akhir dinyatakan sebagai pemenang.
2. Perwakilan regu: 2 orang
.
.
HARI KETIGA (17 AGUSTUS 2010)
.
Balap karung (Penanggung jawab: Nusa Tenggara Barat, Banten)
1. Peserta diwajibkan memasukkan bagian bawah badannya ke dalam karung kemudian adu cepat sampai ke garis akhir.
2. Peserta yang jatuh harus mengulang dari titik awal. Jika jatuh lebih dari 3 kali DIDISKUALIFIKASI.
3. Perwakilan regu: 1 orang
.
Futsal (Penanggung jawab: Sulawesi Barat, Sumatera Selatan)
1. Pertandingan melibatkan 2 regu.
2. 2 tim pemenang akan diadu untuk menentukan juara
3. Perwakilan regu: 5 orang
.
Sepeda lambat (Penanggung jawab: Lampung, Gorontalo)
1. Peserta yang paling lambat dinyatakan menang. Yang tidak bergerak DIDISKUALIFIKASI
2. Perwakilan regu: 1 orang
.
Lari tiga kaki (Penanggung jawab: Bangka Belitung, Sulawesi Tengah)
1. Dua peserta dari tiap tim berlari dengan kaki kanan peserta pertama diikat jadi satu dengan kaki kiri peserta kedua
2. Tim yang paling cepat sampai garis akhir dinyatakan sebagai pemenang. Tim yang jatuh di tengah jalan harus mengulang dari titik awal.
3. Perwakilan regu: 2 orang dari tiap grup
.
Lomba gambar alis (Penanggung jawab: Nusa Tenggara Timur, Bali)
1. Peserta menggambar alis pada gambar wajah yang sudah disediakan dengan mata tertutup.
2. Peserta yang menggambar alis paling keren, paling unik, paling gaul, dan paling TEBAL dinyatakan sebagai pemenang. Harap dicatat bahwa penilaian bergantung pada selera juri.
3. Perwakilan regu: 1 orang dari tiap grup
.
Pindah belut (Penanggung jawab: Sulawesi Tenggara, Bengkulu)
1. Peserta memindahkan belut secara estafet dari satu ember ke ember lain. Tim yang paling banyak memindahkan belut dalam waktu 30 menit dinyatakan sebagai pemenang
2. Perwakilan regu: 5 orang
.
Panjat pinang (Penanggung jawab: Sumatera Utara, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Papua)
1. Tiap regu berlomba mendapatkan hadiah-hadiah yang digantung di atas pohon pinang yang batangnya dilumuri pelumas. Diperkenankan menggunakan berbagai cara.
2. Jumlah peserta tidak dibatasi. Tidak dihitung sebagai perlombaan sehingga tidak ada juara
3. Hadiah boleh dibawa pulang, tetapi hanya boleh mengambil 3 barang
.
.
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
.
Para nation terbengong-bengong memandangi rincian lomba yang baru saja dibagikan oleh Jawa Timur dan Sumatera Utara. Kecuali Elizabeta yang bersorak gembira karena insting fujoshi-nya yang tajam mencium bau-bau adanya adegan-adegan oh-so-gay, aww-so-sweet, dan ya-ampun-romantis-banget-sampai-aku-nosebleed yang tidak boleh terlewatkan kameranya.
"Ini lombanya?" tanya Gilbert pada Jawa Timur.
"Iya lah. Kon (1) kira apa, tagihan utangan warung Pak Ratmin?" jawab Jawa Timur.
Siapa itu Pak Ratmin? Guru agama di sekolah author kah?
Sayang sekali bukan. Mari kita balik ke cerita.
"Apaan tuh. Nggak awesome sama sekali." Gilbert mencemooh.
"Ya sudah nggak usah ikut, pulang sana ke mamimu," balas Jawa Timur.
"Sudah, sudah. Tahan sabar. Ingat, lagi puasa," kata Sumatera Utara yang sebetulnya juga nggak tahan mendengar bacotan Gilbert.
"Nggak ada lomba yang berhubungan dengan kuda poni?" tanya Feliks.
"Nggak." Sumatera Utara menjawab singkat.
Feliks kecewa.
"Lomba makan hamburger nggak ada ya?" tanya Alfred.
"Bikin saja sendiri untuk peringatan kemerdekaanmu."
Alfred ikut kecewa.
"Kenapa ada lomba gambar alis?" tanya Arthur dongkol.
"Bagus kan?"
"NGGAK!"
"Hmmm, menarik ya," komentar Eduard.
"Iya," Tino menyetujui.
"Dasar maniak festival," gerutu Gilbert.
"Sudahlah, kalau lomba kayak gitu kan kita bisa menang dengan mudah," kata Antonio pada Gilbert.
"Tentu saja, dengan adanya hero sepertiku pasti kita juara umum!" seru Alfred.
"Kamu percaya diri sekali," sindir Feliks. "Kalian udah yakin bakal menang ya?"
"Iya lah. Grup awesome kayak begini pasti menang." Ucap Gilbert dengan sombongnya.
"Jangan kepedean dulu kamu," kata Feliks.
"Habis mau gimana lagi? Grup kami kan awesome gak kayak grupmu. Hahaha! Grup apaan tuh? Isinya orang-orang buangan."
"Bacot lagi, dan gue dor mukamu yang sokawesome padahal aslinya asem itu," batin Vash.
"Harap kalian diskusikan peserta lombanya, lalu berikan hasilnya pada kami," kata Jawa Timur.
"Maaf. Kalau sudah diputuskan tidak boleh diganti ya?" tanya Kiku.
"Tidak boleh, kecuali yang bersangkutan dalam keadaan kritis yang menyangkut keselamatan jiwanya." jawab Jawa Timur lugas.
"Kalau begitu, bukannya kami masuk hitungan keadaan kritis karena satu grup dengan Rusia?" batin Trio Baltik.
.
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
Grup A
"Aku tahu siapa yang ikut sepeda lambat, aru," kata Yao.
"Siapa?" tanya Vash.
"Heracles."
Pada saat yang sama, yang bersangkutan telah sukses menggambar pulau Sumatera dengan sangat artistik... menggunakan meja dan salivanya sendiri sebagai media.
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
Grup B
"Aku mau Malaysia ikut lomba lari pakai sepatu hak tinggi," kata Indonesia dengan nada serius.
"He? Nggak mau!"
"Aku juga ingin lihat Malaysia lari pakai sepat hak tinggi, ana~" kata Thailand dengan senyum dan aura mengancam.
Tunggu, sejak kapan Thailand ketularan Rusia? Ah, sudahlah.
Yang jelas Malaysia tidak bisa berkutik.
Dia hanya bisa menyumpahi Indonesia dalam hati. "Dasar Indonesialan!"
Sabar ya Malaysia. Ingat, bulan puasa...
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
Grup C
"Hero yang awesome kayak gue harus ikut lomba yang awesome juga!" sumbar Alfred—yang agaknya sudah ketularan virus (sok) awesome sebagai efek samping dari pergaulan tidak benar dengan Gilbert. "Karena itu gue ikut lomba gambar alis!"
"..."
"Oi Iggy! Kenapa kau? Ngambek ya?"
"..."
"Paling dia merasa tersindir gara-gara ada lomba gambar alis," ejek Francis.
"Cerewet." Kata Arthur jutek.
"Hahahahaha! Jangan ngambek, ntar alisnya tambah tebel loh!" Alfred meledek.
Dalam hatinya Arthur mengutuki Alfred, "Awas ya! Gue kutuk alis lo nanti! Biar setebel kumis Pak Raden!"
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
Grup D
"Siapa ikut joget balon?"
"Ng... kalau bisa dua orang yang tidak terlalu akrab biar tidak grogi atau salting,"
"Tingginya juga harus berdekatan."
"Harus serius dan fokus."
"Berarti..."
"...Ludwig dan... Berwald?"
Semuanya langsung memasang ekspresi wat-de-pak-apaan-tuh-semoga-tadi-gue-salah-denger di wajah mereka secara serempak. Plus keringat dingin yang mengaliri wajah mereka.
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
Kembali ke Grup A...
"Biar aku yang ikut lomba membengkokkan sendok," Norwegia mengajukan diri.
"Memangnya kau kuat?" Eslandia sangsi.
"Gampang. Tinggal minta bantuan troll-ku."
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
...dan Grup B...
"Malaysia, Indonesia, ikut makan kerupuk." Vietnam memerintah.
"GAK MAU!" teriak keduanya berbarengan.
"HARUS!"
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
...dan Grup C...
"Aku ikut lomba lari gendong bareng Lovi ya?" pinta Antonio penuh harap.
"Gak sudi gue digendong maniak tomat kayak lo!" sembur Lovino.
"Yah, sudah terlanjur kutulis," kata Roderich.
"Hapus! Gue gak mau!"
"Udahlah, kalian aja deh! Yang lain gak ada yang mau!" kata Alfred.
"Yang sudah tertulis tidak bisa diubah lagi, Lovi," Antonio menyeringai.
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
...dan Grup D.
"Lomba makan kerupuk berdua itu gimana?" tanya Toris.
"Ya berarti kerupuknya digantung mendatar, terus dimakan dari dua ujung," jelas Eduard.
"Berarti bisa ciuman dong?" Fantasi Elizabeta langsung melayang ke arah yang bukan-bukan.
"K'lau b'gitu biar 'ku yang 'kut d'ngan Fin," kata Berwald.
"Su-san!"
Yang lain sweatdrop massal. "Pasti ada maunya!"
"Ng... Maaf, tapi beda tinggi kalian terlalu jauh..." kata Eduard.
Berwald kecewa, Tino lega, dan Elizabeta merasa mau nangis darah gara-gara fantasi slash-nya putus di tengah jalan.
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
Sementara itu di Grup A...
"Maaf, siapa yang ikut staring contest?" tanya Kiku.
"Itu mah enggak usah ditanyain semua udah tau!" ujar Feliks.
Di belakang mereka, Natalya menguarkan aura membunuh lewat deathglare-nya.
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
Sedangkan di Grup B...
"Lari gendong, Singapura dan Brunei!"
Brunei syok sampai tidak bisa komentar.
Singapura, sebaliknya, tetap asyik dengan iPhone-nya. Mungkin dia tidak dengar.
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
...balik lagi ke Grup C...
"Kenapa panjat pinang cuma boleh ambil tiga barang? Pelit." Roderich menggerutu.
"Pelit mana sama kamu?" sindir Gilbert.
"..."
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
...dan akhirnya, Grup D.
"Kamu yang ikut sepeda lambat, да?" kata Ivan pada Raivis.
Seketika itu juga Raivis pingsan.
"LATVIAAAAAAAAAA!"
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
.
Jawa Timur meneliti daftar peserta lomba.
"Sepertinya bakalan asyik nih."
Tidak sabar rasanya menunggu hari-H.
.
=TBCotNGC=
To Be Continued on the Next Gaje-er Chapter
~0w0~0w0~0w0~0w0~0w0~
(1) kon = kamu (bahasa Suroboyoan)
.
A/N:
Entah kenapa, chapter ini malah jadi kayak kumpulan drabble gaje...
Buat yang ngasih usulan di review, terima kasih atas usul kalian soal lomba-lomba! Biarpun nggak bisa ditampilin semua, review kalian sudah menyemangati author untuk cepat-cepat menyelesaikan chapter ini. Mengingat tugas yang makin menumpuk, sepertinya update berikutnya bakal agak lama. Tapi bakal tetap kami usahain supaya bisa di-update secepatnya kok!
Jangan lupa review ya! Salam nista~!
.
