Chapter 2
Pairing : MEANIE/MinWon
Cast :
-Jeon Wonwoo
-Kim Mingyu
-Others
Warn! This is BOYS Love Story, So? Don't Like Don't Read
.
Enjoy!
.
.
.
Mingyu berjalan santai menuju kelasnya, sesekali ia tersenyum pada guru dan tersenyum nakal ke murid-murid perempuan. tapi ada sosok yang menarik perhatiannya, ia menyeringai dan berjalan kearah sosok yang menarik perhatiannya itu
"Hai Sunbae manis" ucap Mingyu sambil merangkul sosok yang tingginya tidak jauh darinya itu
Wonwoo adalah sosok tersebut, ia mengeluarkan tangannya dari saku celananya dan mendorong namja tinggi itu dengan kasar
"Menjauh lah dariku" ucap Wonwoo dingin
"Ada apa dengan tanganmu" tanya Mingyu sedikit dingin
Mingyu menarik kedua tangan Wonwoo, dan mengusap pelan tangan yang dibalut perban itu, ia menatap Wonwoo sedikit tajam
"Bukan urusanmu" jawab Wonwoo lebih dingin
Dengan cepat Wonwoo menarik tangannya, dan memasukkan kedua tangannya ke saku celananya dan berjalan cepat meninggalkan Mingyu
.
.
Wonwoo berjalan keluar kelas bersama Hansol, mereka berjalan menuju kantin. ia bersyukur ada Hansol sekarang, ada yang menemaninya dan kejadian seperti kemarin tidak akan terulang lagi
Mereka langsung membawa nampan berisi makanan tersebut, dan sialnya kantin sangat ramai sekarang. mereka berdua berdiri mematung
"Bro, disebelah namja manis itu kosong, disana saja ya" ajak Hansol
"Kau yakin?" tanya Wonwoo
"Daripada makan di Toilet" jawab Hansol
"Lagipula aku bisa pendekatan ke namja manis itu" lanjutnya sambil berjalan kearah meja itu
"Ew"
Meja yang dimaksud Hansol sebenarnya untuk empat orang dan dua kursinya sudah diisi oleh dua orang, dan tentu saja tersisa 2 kursi kosong
"Hey manis, Apakah kami boleh duduk sini?" tanya Hansol sedikit menjijikan (menurut Wonwoo)
Namja manis yang dimaksud Hansol tidak menjawab dan tetap makan
'Hahaha, rasakan itu bodoh' Wonwoo tertawa dalam hati
"Heyy" panggil Hansol lagi
Namja manis itu menatap Hansol, wajahnya sedikit kebingungan
"Kau bicara padaku?" tanya namja itu bingung
"Memang siapa lagi yang manis di ruangan ini" jawab Hansol sambil tersenyum nakal, membuat namja manis yang berkantung mata itu sedikit merona
'Sangat menggelikan dan sangat memalukan' batin Wonwoo
"Tentu saja banyak" balas namja berkantung mata itu dengan sedikit malu-malu
"Bagiku hanya kau" jawab Hansol membuat namja berkantung mata itu semakin merona
'Menggelikan sekali' batin Wonwoo lagi
"Siapa namamu manis? Dan sekali lagi, Bolehkah kami duduk disini?" tanya Hansol
"Hong Jisoo, panggil saja Joshua. Oh tentu saja silakan" jawabnya
"Nama yang manis untuk orang yang manis, Aku ingin memanggil mu Jisoo saja, Ok? Kau kelas berapa?" tanya Hansol lagi
Hansol mendudukkan dirinya disebelah kiri Jisoo, sedangkan Wonwoo mendudukkan dirinya disebelah namja yang sedang fokus dengan makanan dan ponselnya
"Terserah, kelas XII-A" jawab Jisoo sambil melanjutkan kembali makannya
"Okay then, Siapa dia? Pacarmu?" tanya Hansol sedikit sinis
"Nope, He's my Brother" jawab Jisoo
"Mingyu-ah" panggil Jisoo sambil mengguncang tangan namja yang sedang makan itu
'Mingyu? Jangan sampai jangan sampai ya tuhan' batin Wonwoo khawatir, ia memulai makannya dalam diam
"Apa sih Hyung chagii~" jawab namja itu tanpa melirik
Hansol memandang namja itu sedikit dingin, sedangkan Jisoo yang tidak enak pada dua orang tamu itu hanya tersenyum Awkward
"Mian hehe.." tawa Jisoo Awkward
"Kau memalukan ku, angkat kepalamu" ucap Jisoo berbisik yang terdengar
"Ada apa Hyung cantik? Eh? Hai" ucap Mingyu setelah melihat Hansol yang duduk disebelah Jisoo
"Hai" jawab Hansol singkat
"Ini saudaraku, Kim Mingyu" ucap Jisoo
'Shit, Kim Mingyu lagi dan lagi' batin Wonwoo kesal, ia sudah menduga pasti namja bodoh ini lagi
"Berbeda marga...?" tanya Hansol canggung
"Iya, aku dan Mingyu saudara tiri" ucap Jisoo tersenyum manis
"Tapi kita sangat dekat, ya kan Hyung?" Mingyu menggenggam tangan Jisoo, membuat Hansol yang melihatnya memandang sinis tangan Mingyu
"Diam kau" Jisoo menarik tangannya kasar, Hansol yang melihat dan mendengar itu tertawa dalam hati
'So cute' batin Hansol
"Dan kau..?" tanya Jisoo kearah Wonwoo
Semua orang di meja itu menatap Wonwoo, Mingyu yang melihat Sunbae kesukaannya itu tersenyum menyeringai
"Ini pacarku, Jeon Wonwoo" ucap Mingyu santai sambil merangkul Wonwoo
Wonwoo menatap namja tinggi itu garang, dan melepas rangkulannya
"Jeon Wonwoo" ucap Wonwoo
"Annyeong Wonwoo-Ssi" ucap Jisoo dengan senyuman nya
"Wonwoo saja" jawab Wonwoo dengan senyuman yang sangat kecil
"Wonwoo chagi saja bagaimana?" tanya Mingyu menyebalkan (menurut Wonwoo)
"Hahaha, apa yang kau katakan Mingyu-ya Hahaha" tawa Jisoo Awkward
"Benar hyung, Wonwoo Sunbae ingin dipanggil chagi, ya kan Sunbae?" tanya Mingyu lagi
Wonwoo benar-benar ingin menghajar namja tinggi itu tapi... sudahlah, ada Hyung nya, plus hyung nya itu terlalu ramah padanya dan Hansol
"Bolehkah aku meminta nomormu?" tanya Hansol untuk memecahkan keadaan Awkward tadi
'Thanks god, thanks Hansol' batin Wonwoo sambil melanjutkan makannya
"O-oh tentu saja, ini" jawab Jisoo dan memberikan nomornya
Nampaknya namja Choi itu sudah sangat terpukau oleh pesona milik Hong Jisoo, sedangkan Wonwoo dari hari kemarin hingga sekarang kebenciannya bertambah pada namja tinggi disebelahnya
Makan siang yang cukup Awkward.
.
.
Wonwoo berjalan bersama kedua temannya ke halaman sekolah, rencananya mereka akan bermain Bowling pulang sekolah ini. Wonwoo memainkan kunci motornya, Tiba-tiba
"Chagi!" Seungcheol berteriak memanggil seseorang
Seungcheol berlari dan menghampiri kekasihnya yang sedang mengobrol dengan..
'Hyung nya si brengsek (Mingyu) itu?' tanya Wonwoo dalam hati
"Nice" ucap Hansol
Wonwoo dan Hansol menatap ke tiga orang itu dengan pandangan yang berbeda, Hansol mungkin akan menyusul nya, sedangkan Wonwoo tentu saja tidak. Ia merasa tidak ada sangkut pautnya dengan orang-orang tersebut
Seungcheol merangkul kekasihnya dan menatap Jisoo dengan sedikit aneh, sedangkan Jisoo tersenyum pada Seungcheol
"Annyeong -Ssi" sapa Jisoo ramah
"Apa yang kau lakukan dengannya Jeonghanniee, kau tidak selingkuh kan?" tanya Seungcheol
"Apa yang kau bicarakan sih" Jeonghan (kekasih Seungcheol) menyikut perut Seungcheol pelan
"Hahaha, tentu saja tidak -Ssi. Aku dan Jeonghan hanya mengobrol tentang Vocal Club dan menunggu adikku" ucap Jisoo sedikit canggung
"Kenapa harus menunggu adikmu?" tanya Hansol yang tiba-tiba datang
"Karna kita tinggal dirumah yang sama, jadi tentu saja kami pulang bersama" jawab Jisoo dengan senyuman manis nya
Wonwoo yang memperhatikan mereka, terkejut tiba-tiba ada Hansol disana. Hansol pergi tanpa diketahuinya
'Lalu siapa yang berdiri disebelahku?' pikirnya
Wonwoo menoleh ke kanannya dan sedikit mendongak, dapat dilihatnya Kim Mingyu menatapnya dengan pandangan yang menggelikan
"Hai Sunbae manis" ucap namja tinggi itu dengan senyumannya yang bodoh
Hal itu pun dibalas Wonwoo dengan sikutan keras di perut namja tinggi itu, membuat Mingyu sedikit merintih
"Sunbae, kau belum memberitahuku ada apa dengan tanganmu" ucap Mingyu dengan serius sekarang
"Apakah aku harus memberitahumu" jawab Wonwoo dingin
"Tentu saja" balas Mingyu
"Kenapa aku harus memberitahumu" ucap Wonwoo
"Karna aku ingin tahu" balas Mingyu lagi
"Kalau kau ingin tahu haruskah aku memberitahu?" ucap Wonwoo lagi sinis dan dingin
Namja minim ekspresi itu berjalan kearah 4 orang itu dan meninggalkan Mingyu. Bisa mati konyol dia karna bosan hanya untuk menunggu dua orang temannya yang bodoh itu dan ditambah adik kelas yang bodoh dan menyebalkan yang selalu mengganggunya
Tiba-tiba ada tangan yang menggenggam lengannya cukup erat, Wonwoo melirik tangan itu dingin, ia tahu itu tangan siapa, tentu saja pemiliknya adalah Kim Mingyu. Ia tidak membalikkan badannya dan hanya diam saja
"Sampai kapan kau mau menutup dirimu" ucap Mingyu
Wonwoo melepaskan tangan di lengannya, dan membalikkan badannya. Ia menatap Mingyu tajam dan dingin
"Kau bukan siapa-siapa, Kim Mingyu-Ssi" jawab Wonwoo dingin
Wonwoo berjalan lagi kearah 4 orang itu, orang-orang ini sudah terlalu lama dan ia sangat terganggu dengan tingkah Kim Mingyu dan semua hal itu membuat mood nya hancur
"Ayo" ucap Wonwoo singkat
4 orang yang sedang mengobrol itu menoleh kearah Wonwoo yang sedang badmood
"Annyeong Wonwoo-ah" sapa Jisoo rdengan senyumannya, nampaknya menyapa orang lain menjadi kebiasaan namja berkantung mata itu
Wonwoo membalas sapaan jisoo dengan senyuman yang benar-benar jarang ia tunjukkan ke orang lain. Entahlah, ia tidak tega untuk bersikap dingin ke Jisoo
"Astaga! Seorang Jeon Wonwoo baru saja tersenyum! Ya tuhan!" ucap Seungcheol berlebihan
"Harusnya kau mengabadikan moment itu dengan foto! Bodoh!" lanjut Seungcheol ke Hansol
"Diam kau" jawab Hansol, ia sedikit bete gara-gara kejadian Wonwoo yang tersenyum pada Jisoo
"Aaah! Kau menyukainya yaa?" goda Seungcheol ke Wonwoo
Hal itu membuat Jeonghan cekikikan, Jisoo sedikit merona, dan Hansol makin bete. Sedangkan Wonwoo memelototi Seungcheol dan menyikut nya keras
"Ani, Jisoo hyung hanya untukku, ya kan Hyung?" Mingyu tiba-tiba datang dan memeluk Jisoo dari belakang
Dan hal itu sontak menarik perhatian orang-orang di sekitar, Wonwoo menatap tangan Mingyu di perut Jisoo dengan datar sedangkan Hansol yang juga menatap hal yang sama itu dengan dingin. Jisoo menundukkan kepalanya
"Kau sangat sukses memalukan ku, terima kasih" bisik Jisoo di telinga Mingyu
Mingyu menyeringai dan mengeratkan pelukannya, Hansol melihat itu semakin panas. Jisoo melepaskan pelukan Mingyu paksa dan tersenyum Awkward
"Mianhae..hahaha" ucap Jisoo sambil tertawa canggung
Wonwoo merasa ada yang aneh lagi dengan perasaannya, ia tidak suka melihat kejadian tadi
'Jangan-jangan aku menyukai kakaknya Kim Mingyu' batinnya
'Tidak, tidak mungkin' batinnya lagi dengan alis yang mengerut
"Kau tidak apa-apa Wonwoo-Ssi? Apa kau benar-benar cemburu?" ucap Jeonghan sedikit khawatir dan sedikit mengejek, nampaknya ia tertular sifat Seungcheol
Wonwoo memelototi Jeonghan, membuat sosok yang dipelototi itu malah tertawa-tawa dengan namjachingu nya
"Kami pulang yaa" ucap Jisoo sambil tersenyum ketika Jeonghan dan Seungcheol sudah selesai tertawa
"Kau tidak ikut Jisoo-ah?" tanya Jeonghan
"Ikut kemana?" tanya Jisoo balik
Jeonghan tidak menjawab karna ia juga tidak tahu akan kemana, Seungcheol mengajaknya tapi tidak memberitahunya
"Bermain Bowling" jawab Seungcheol
"Tidak usah, terima kasih" ucap Jisoo sambil tersenyum
"Wae? Kau bisa mengajak mingyu juga" ucap Seungcheol
Ucapan Seungcheol sontak membuat Wonwoo dan Hansol menatap namja Choi itu tajam, Seungcheol yang merasa aneh ditatap seperti itu pun kebingungan dan mengangkat alisnya seolah berakata 'Wae?' ia dan Mingyu memang sudah saling mengenal dan cukup dekat
"Iya Hyung, ikut saja" Mingyu dengan smirk nya ikut-ikutan
"Eungg" Jisoo ragu-ragu, ia takut Hansol dan Wonwoo tidak menyukai nya
"Ikut! Ikut!" ucap Jeonghan
"Ikut! Ikut! Ikut!" kali ini Jeonghan dan Seungcheol
Jisoo menatap Wonwoo dan Hansol yang menatapnya datar, ia merasa tidak enak dengan dua orang itu.
"Eungg tapi-"
"Ikut! Ikut! Ikut! Ikut! Ikut!" ucapan Jisoo terpotong oleh mingyu yang ikutan
Ia sayang adik tirinya, tapi ia tidak enak juga. Akhirnya jisoo tersenyum dan mengangguk
.
Hari ini tempat Bowling ini cukup sepi, Jeonghan memesan makanan ringan dan minuman. Wonwoo menaruh tas nya, ia membuka Blazer nya dan melonggarkan dasi nya tidak lupa ia menggulung lengan kemeja nya. Ia mengambil satu bola bowling dengan satu tangan
"Kau tampan Wonwoo-Ssi" puji Jisoo
Wonwoo tersenyum pada Jisoo, Hansol yang berdiri di dekat situ menatap Wonwoo tajam dan itu membuat Wonwoo mendatarkan lagi wajahnya
"Ani Hyung, Wonwoo Sunbae terlalu imut untuk kau bilang tampan" ucap Mingyu yang tiba-tiba datang dan merangkul pinggang Wonwoo
Wonwoo yang geram mendengarnya, langsung menjatuhkan bola Bowling itu tepat di kaki Mingyu
"Aw shit ad-uh aw sakit" rintih Mingyu memegang kakinya sambil meloncat-loncat
Wonwoo mengambil bolanya lalu pergi, Hansol dan Seungcheol yang melihat itu tertawa kencang, Jisoo tertawa sambil menutup mulutnya
Wonwoo tersenyum puas dan mulai melempar bola dengan tangannya yang di perban dan menjatuhkan 8 pin
'Sedikit lagi'
Ia melempar lagi dan hanya jatuh 5 pin
'Shit'
"Sunbae-nim payah" ejek Mingyu yang datang sambil membawa bola
"Memang kau bisa?" tanya Wonwoo menantang
"Mau lihat?" tanya Mingyu balik
Wonwoo menyilangkan tangannya di dada saat melihat Mingyu bersiap melempar bolanya
PLOK PLOK
Dan Kim Mingyu berhasil menjatuhkan 10 pin dengan kata lain ia berhasil menjatuhkan semuanya. Wonwoo terpukau sebenarnya, tapi ia mencoba menutupinya dengan wajah datarnya
"Bagaimana?" sombong Mingyu
Mingyu ikut menyilangkan tangan di dada untuk memamerkan kehebatannya, sedangkan Wonwoo menatap Mingyu sinis dan mengambil bola
"kau tidak mengakui kehebatanku Sunbae-nim" ucap Mingyu lagi
Wonwoo melemparkan bolanya dan hanya jatuh 9 pin
'Sial'
Ia melempar lagi jatuh 7
'Kurang ajar'
Lagi dan jatuh 8
'Benar-benar sialan'
"Hahahahahah, kau harus belajar padaku Sunbae" ucap Mingyu
Wonwoo menatap Mingyu sinis
"Sudahlah sini aku ajari, jadi pertama kau harus rileks kedua..bla..bla"
Jisoo yang sedang duduk menatap mereka berdua dengan sedikit senyuman, ia tahu betul adik tirinya menyukai atau lebih tepatnya mencintai namja minim ekspresi itu
Jisoo menghela nafas, ia meminum soda yang dibeli Jeonghan tadi sesekali memakan Tacos yang dibeli Jeonghan juga. Ia tidak bisa bermain Bowling dan sekarang ia merasa sedikit bosan
Hansol yang menyadari Jisoo sendirian meletakkan bola yang mau dilemparnya tadi, ia berjalan kearah Jisoo dan duduk disebelahnya. Jisoo yang sedikit terkejut saat Hansol duduk disebelahnya
"Tidak main?" tanya namja blasteran itu
Jisoo menggelengkan kepalanya, ia masih tidak enak pada Hansol soal tadi, dan sekarang kesempatannya untuk meminta maaf. Hansol mengambil minuman dan langsung meminumnya
"Vernon-Ssi" panggil Jisoo
"Ya" jawab Hansol seadanya
"Wait, kau tahu namaku darimana?" tanya Hansol, setahunya ia belum memberitahu namanya ke Jisoo
"O-oh Jeonghan memberitahuku" jawab Jisoo
"Oh"
"Vernon-Ssi" panggil Jisoo lagi
"Hm" Hansol memainkan ponselnya
"Aku dan Mingyu benar-benar minta maaf jika mengganggu kalian bermain hari ini" ucap Jisoo sambil menunduk
Hansol melirik namja disebelahnya dan memasukkan ponselnya ke saku celananya, ia tidak pernah berfikir kalau Jisoo mengganggunya, ia hanya sebal melihat Mingyu yang melakukan skinship terlalu berlebihan pada namja berkantung mata itu. Nampaknya namja manis ini salah faham
"Hey lihat aku" ucap Hansol
Jisoo mengangkat kepalanya dan menatap Hansol
"Kau dan saudaramu tidak mengganggu sama sekali, tenang saja" ucap Hansol lagi dengan sedikit senyuman
"Tapi-"
"Panggil aku Hansol sekarang, Ok?" pinta Hansol
"Baiklah Hansol-Ssi" jawab Jisoo sambil tersenyum
"Hansol saja" lanjut Hansol
"Iya Hansol-ah" ucap Jisoo
"Mau main?" ajak Hansol
"Sebenarnya.."
"Ya?" tanya Hansol
"Aku tidak bisa main Bowling.." ucap Jisoo malu sambil menunduk
"Aku akan mengajarkanmu" jawab Hansol sambil tersenyum gemas
.
"Gampang kan?" ucap Mingyu
"Hm Thanks" jawab Wonwoo singkat
"Baru kali ini Sunbae berterima kasih" sindir namja tinggi itu
"Diam kau" jawab Wonwoo lagi dengan judes
"YAH! Kau curang bodoh! Dasar jelek!" teriak Jeonghan tiba-tiba
"Curang darimana?!" tanya Seungcheol sewot
"Kau mendorongku!" jawab Jeonghan lebih sewot
"Tidak! Jelas-jelas aku..blabla.." Seungcheol menggelindingkan bolanya entah kemana
Wonwoo ingin melempar, ia berjalan mundur dan mengayunkan bolanya, perlahan berjalan maju, ia hanya melihat ke 10 pin di depannya, ia tidak sadar ada bola nyasar di depan kakinya. Wonwoo menyandung bola itu dan nyaris terjatuh kalau tidak ada tangan yang menahannya
"Hati-hati, lihat kebawah juga" ucap Mingyu dengan tangan yang bertengger di pinggangnya
"Y-ya" Wonwoo sedikit gugup sekarang, ia melepaskan tangan Mingyu
'Shit apa-apaan dia' batin Wonwoo
'Ini sangat memalukan' batinnya lagi
.
Setelah selesai bermain, Jeonghan dan Seungcheol berkencan dan meninggalkan mereka berempat. Dan sekarang mereka berempat diam termenung seperti tanpa ada harapan
"Mingyu-ya kau pulang duluan saja, aku harus membeli sesuatu" ucap Jisoo tiba-tiba
"Hyung mau kutemani?" tanya Mingyu
"Tidak perlu" jawab Jisoo sambil tersenyum
"Yakin?" tanya Mingyu lagi
"Hm, tentu saja" jawab Jisoo lagi
"Wonwoo-ah Hansol-ah hati-hati ya, terima kasih sudah mengajakku dan Mingyu bermain hari ini" ucap Jisoo masih dengan senyumannya
"Aku duluan, dan Mingyu kau langsung pulang ya" pamit Jisoo dan berjalan menjauh
"Tunggu, aku ikut denganmu" ucap Hansol sambil berlari mendekati Jisoo
"eh?" Jisoo berhenti berjalan dan menatap Hansol bingung
"Kau mau kemana?" tanya Hansol sambil berjalan
Dan percakapan itu sudah tidak terdengar lagi oleh Wonwoo
'Geez, kenapa harus dengan si aneh ini lagi' batin Wonwoo
Wonwoo memasukkan tangannya ke saku celananya, lalu berjalan menjauh dan meninggalkan Mingyu, ia ingin membeli beberapa Beanie sekarang.
"Sunbae tunggu, aku ikut denganmu" Mingyu berjalan disamping Wonwoo, dan Wonwoo menatap Mingyu datar
"Hau tidak dengar apa yang Hyungmu katakan tadi" ucap Wonwoo
"Tentu saja aku mendengarnya" jawab namja tinggi itu
"Lalu kenapa kau tidak menurutinya"
"Suka-suka ku dong"
.
Setelah mendapatkan barang kesukaannya itu, Wonwoo berjalan ke toko Parfume disebelahnya disanalah Mingyu berada. Namja tinggi itu sedang sibuk membandingkan wangi yang ia inginkan
"Sudah" tanya Wonwoo datar
"Sunbae katamu mending yang ini atau yang ini?" tanya Mingyu tanpa menjawab pertanyaan Wonwoo yang tadi
Wonwoo mencium kedua bau yang disodorkan Mingyu
"Ini" jawab Wonwoo
"Yang ini atau yang ini?" Mingyu menyodorkan lagi dua pilihan
"Yang ini" jawab Wonwoo lagi
"Ini atau ini?" tanya Mingyu lagi
"Ini, ayolah cepat" Wonwoo sudah mulai kesal dengan Mingyu yang terlalu lama
"Iya iya sebentar" Mingyu sedikit tersenyum saat Wonwoo menyuruhnya cepat, itu terdengar seperti rengekan yang menggemaskan baginya
Mingyu segera membayar semua belanjaannya, dan mereka berjalan keluar toko itu. Mingyu ingin membeli Ice Cream
"Sunbae kau mau Ice Cream?" tawarnya
Wonwoo menggelengkan kepalanya
"Jangan menyesal ya" ucap Mingyu
Ia berjalan ke kios Ice Cream itu, dan kembali membawa satu cone Ice Cream. Mingyu menjilati Ice Cream nya, sedangkan Wonwoo memperhatikan namja tinggi itu memakan Ice Cream nya. Entah mengapa ia jadi menginginkan Ice Cream itu
Mingyu yang mencoba menahan senyumnya, ia tahu pasti namja minim ekspresi itu menginginkan Ice Cream juga
"Sudahlah Sunbae kalau mau bilang saja" ucap Mingyu
Wonwoo hanya diam dan tidak mengelak, ia memang mengiginkan Ice Cream
Mingyu kembali ke kios Ice Cream itu dan kembali sambil membawa dua Ice Cream di kedua tangannya. Ia menyodorkan Ice Cream di tangan kanannya ke Wonwoo, Wonwoo mengambil Ice Cream itu
"Thanks" ucap Wonwoo, ia mencoba tetap cool walaupun ia sedikit merona sekarang
"Sama-sama manis" jawab Mingyu
"Ew" balas Wonwoo
Wonwoo menjilati ice cream nya, sedangkan Mingyu memperhatikan Wonwoo dalam diam. Ia sedikit tersenyum melihat Wonwoo yang memakan Ice Cream nya. Wonwoo yang menyadari diperhatikan oleh seseorang, menoleh kearah Mingyu. Ia jadi salah tingkah
"Kau kenapa" tanya Wonwoo untuk menutupi segala perasaan anehnya
Mingyu melebarkan senyum nya
"Kau manis sekali" jawab Mingyu
CUP
Mingyu mengecup pipi Wonwoo sekilas dan cepat
Wonwoo yang terkejut hanya diam, ia mengelus pipinya sebentar
"Ini nyata sunbae, kau dicium oleh Kim Mingyu yang tampan" ucap Mingyu membanggakan dirinya
Wonwoo menatap Mingyu sinis lalu memukul punggung Mingyu
"Ouch, Why?" tanya Mingyu sambil mengelus punggungnya
"Lengket bodoh" jawab Wonwoo
"Hahahahhahaahahhah" Mingyu tertawa dan itu membuat Wonwoo semakin memukulnya
.
.
"Selamat datang dan selamat malam tuan muda" sapa para Maid
"Ya" jawab Wonwoo
Wonwoo memakan makan malamnya, lalu namja minim ekspresi itu langsung mandi dan berjalan ke kamarnya
Wonwoo mendudukkan dirinya di kursi meja belajarnya dan membuka Laptop nya. Ia mengerjakan tugasnya cukup lama
"Selesai" ucapnya
Wonwoo meregangkan otot-otot tubuhnya yang lelah, ia melihat jam di kamarnya
'Jam 11' batinnya
Ia mematikan Laptop dan lampu kamarnya. Kemudian namja minim ekspresi itu menyelimuti tubuhnya dengan selimut
Ia membuka Handphone nya dan ada line dari Mingyu, kontaknya belum ia add back, Wonwoo heran
'Darimana si aneh ini dapat kontak ku' batin Wonwoo
"Hai"
"Apa"
"Kupanggil Hyung ya?"
"Terserah"
"Ok =)"
'Menggelikan' batinnya lagi
"Kau dapat kontak ku darimana"
"Dari Seungcheol Hyung"
'Kurang ajar bocah jelek itu' batin Wonwoo kesal
"Oh"
"Jaljayo Hyung =)"
"Ya"
Wonwoo menaruh Handphone nya dan merapatkan selimutnya. Ia teringat semua kejadian hari ini, saat Mingyu merangkulnya, saat Mingyu menolongnya, saat Mingyu mencium pipinya. Tanpa sadar ia tersenyum
Wonwoo tersadar dan langsung menggelengkan kepalanya
'Ada apa denganku?' tanya nya pada diri sendiri
'Entahlah'
Wonwoo memeluk gulingnya dan mulai tertidur
.
Tbc
.
.
Haiii^^ Author Lia update niii
Setelah dipikir lagi Lia mutusin ff ini dijadiin multi chapter aja, gak papa kan?
Maaf kalo gak suka couple nya^^
Maaf kependekan^^
Makasih banyak buat yang udah nge review^^
Makasih yang udah support Lia sama Jio
Jangan lupa review nyaa^^
Sekian dan terima kasih
.
.
Love you all
-Lio (Lia&Jio)
