Pokoknya DON'T LIKE, DON'T READ.!
Seperti yang sebelumnya yaitu malah tambah OOC B-G-T, typo di mna2, de el el.. maklumi lah ~
Oh ya bahasa agak err- mungkin kasar. Dan juga I'm not a plagiator.!
Oke saya gak mau banyak bacodt langsung aja yaa . .
Sebelum cerita saya ingin memberikan sedikit info (?)
penjelasan_Sakura itu ngomongnya halus nd lembut kalau sama sahabat atau org2 yg dket sma dia. Tapi kalau sama Sasuke.. yaa kalian bisa baca sendiri kn.? :D
_Dan sebelum Sakura mengerjai Sasuke juga sudah berkali-kali Sasuke ngejahilin Sakura.
Selamat Membaca.!
"Hahahaha rasakan itu Haruno.! Jebakan gue berhasil kan.?" Suara anak laki-laki yang terdengar sangat familiar di telinga Sakura membuat Sakura memandang asal suara itu..
Muka Sakura benar-benar merah. Dia sangat-sangatlah marah atas kelakuan yang di lakukan cowok itu.
"Awas loe. . . Uchiha.!"
oOoOoOoOoOoOoOo
Flashback On
Di kamar Sakura hanya ada Sakura dan Ino. Sakura terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu atau bisa di bilang lagi cengo sambil membuka mulutnya hinggal lalat pun sukses masuk ke mulutnya dengan lancar , sedangkan Ino terlihat sedang bermain game action. Ino seperti anak kecil yang baru di beliin mainan baru. Kalian bisa lihat kan.? Dia memainkan PSPnya dengan memperagakan apa yang di lakukan pemain di PSP itu (memukul, menendang, loncat, dll)
"Ino ino ino…" Sakura memanggil-manggil Ino dengan nada agak merayu-merayu gimanaa gitu.
"Iya iya ada apa .?" jawab Ino walaupun tetap dalam keadaan matanya menatap Game action yang sedang ia mainkan sekarang. Tapi Sakura tidak peduli dan tetap melanjutkan kata-katanya. Sakurapun membisikannya di telinga Ino. Setelah mendengarnya mata Ino terbelalak kaget. Seolah menatap Sakura tak yakin. Sakura hanya tersenyum polos.
"Kenapa .?" Tanya Sakura dengan wajah yang sok polos. "Rencanaku menarik bukan.?" Lanjutnya lagi.
"Hey Sakura, apa kau tidak salah.? Rencanamu itu membahayakan dia kan.?" Tanya Ino dengan wajah yang menandakan dirinya masih heran dengan Sakura.
"Iya, tentu saja. Memang kenapa Ino.? Apa itu aneh.? Lagian itu seru kan.?" Jawab Sakura dengan senyum iblisnya.
"eh.? Kalau dia balas dendam padamu gimana Sakura.?" Tanya Ino lagi dengan wajah ketakutan (karena melihat senyum Sakura)
"Hahahaha oh yah.? Itu juga kalau dia bisa membalasnya kan.? Huh.?" Tanyanya balik sambil memiringkan alisnnya.
"hahaha iya" kata Ino dan dengan tawa paksanya. Ya, sebenernya Ino gak yakin dengan rencana Sakura. "hm. Ya sudah aku pulang ya Sakura ~" ucap Ino sambil beranjak keluar dari kamar Sakura.
"Oh, oke Ino. Jangan lupa ya.! Hehehe" Teriak Sakura saat Ino beranjak keluar dari kamarnya.
Dan setelah Ino menghilang di balik pintu Sakura kembali tertawa-tawa iblis. Sambil berkata ga jelas seperti..
"Hahaha mati loe Uchiha.! Bonyok-bonyok loe.!" Oh tidak sekarang Sakura seperti kerasukan iblis yang ingin memangsa manusia.
Flashback off
Terlintas ingatan itu di kepala Sakura, padahal sekarang keadaannya masih meringis kesakitan karena kejadian tadi. Sekarang dia masih berada di ruang UKS sekolah. Dia menarik nafas dan mengangguk-angguk pertanda mengerti. Walaupun kalau orang lain yang lihat terlihat seperti orang yang lagi gangguan sih. Oke, jadi maksudnya Sakura mengerti kenapa si 'Uchiha Pantat Ayam' itu mengerjainnya tadi.
-cklek- Suara pintu ruang UKS terbuka. Terlihat seorang gadis berambut pirang masuk dan mendekati tempat tidur sakura. Gadis itu tak lain adalah Ino.
"Sakura. Kau sudah tidak apa-apa kan.?" Tanya Ino lembut pada Sakura.
"Hm, Aku gak apa-apa kok Ino" jawab Sakura dengan tampang seperti tidak terjadi apa-apa.
Ino mendesah pelan. Dan berkata pada Sakura. "hahh.. Sakura, apa aku bilang.. dia pasti balas dendam padamu kan.?"
"yayaya, aku tau. Lagian cuma kayak begini doang kan Ino. Hahaha.!" Tawa Sakura menandakan dia itu baik-baik saja.
Ino mengkerutkan dahinya dan berpikir sesaat.
"sakura.?"
"apa ino.?"
"Sepertinya aku tidak yakin dia hanya membalas dengan kejadian hari ini saja." Terang Ino pada Sakura.
"Hah.? Maksudmu apa sih.?" Tanya Sakura dengan tampang Bloonnya.
"Hey apa kau tidak berfikir. Kau sukses membuatnya malu plus bonyok kan waktu itu.? Jadi aku yakin pasti dia tidak akan hanya membalas dendam segini saja padamu. Mungkin kesialanmu ini akan berlanjut" Jelas Ino panjang lebar sambil masang tampang khawatir sama Sakura.
"eh.? Iya juga ya.. gimana ya.?" Sakura malah bertanya pada Ino.
"ya gak tau.! Itu kan masalahmu. Siapa suruh ngerjain si Uchiha itu.?" Ino yang lama-lama kesal dengan Sakura akhirnya balik bertanya pada Sakura.
"huh.. iya iya, ya sudah aku akan hati-hati padanya. Dan tidak mengerjainya lagi deh." Kata Sakura sambil mengalihkan pemandangannya keluar jendela.
oOoOoOoOoOoOoOo
Di kediaman Uchiha. Seorang pemuda sedang seolah duduk manis di taman rumahnya. Sambil menikmati teh hangat buatan ibunya. sepertinya pemuda itu sedang memikirkan rencana lain untuk membalas dendam pada si 'Haruno Jenong' itu. Nah , Kalian bisa menebak kan siapa yang saya maksud 'pemuda itu' , Yap, betul3. Dia adalah Uchiha Sasuke. Anak bungsu dari keluarga Uchiha. Adik dari Uchiha Itachi. Ah info itu tidak penting sekarang. Yang pasti dia adalah 'musuh' yang di maksudkan gadis berambut pink yang bernama Sakura.
Sasuke POV
Cih, gimana ya caranya biar si Haruno tu kalah. Heuh, dasar cewe menyebalkaann. Dari awal ketemu aja udah cari masalah. Shit, Shit. Ok, tenang Sasuke. Kau harus berfikir secara jernih bagaimana cara membalas perbuatan Haruno itu dan bikin dia takluk lagi ma gue kayak waktu dulu. Hmmm tapi gimana ya.? Apakah gue mesti nyewa pembunuh bayaran buat ngebunuh tu cewe.? Ah tidak, tidak. Itu namanya kan criminal. Lagian kalau tu cewe mati gue ga bisa ngerjain dia lagi dong.? Hah Dasar cewe gila.! Bisa-bisanya dia waktu itu bikin gue malu and bonyok sebelah muka. Pokoknya gue mesti ngelupain hari itu dan bales dendam sama dia. Eh.? Tuh kan loe jadi inget kejadian itu lagii.. argh Sasuke Sasuke loe bego banget sih kalau mau di lupain kenapa malah diinget-inget lagi.? Ah ya sudahlah mungkin dengan tidur gue bisa ngelupain mimpi itu.
End Sasuke POV
Akhirnya pemuda bernama Sasuke itupun tertidur lelap dengan harapan dia akan melupakan hari sial itu dan mendapat ide buat bales dendam ke gadis Haruno itu. Ah..tapi berhubung author males nulis panjang-panjang dan ngejelasin soal 'hari sial' yang di maksudkan Sasuke pada kalian-kalian nie jadi sekalian aja ya bikin si Sasuke ini sial. #plak *di tending sampe kutub*
Oke. Ralat aja teks di atas ya.
Akhirnya pemuda bernama Sasuke itupun tertidur lelap dengan harapan dia akan melupakan hari sial itu dan mendapat ide buat bales dendam ke gadis Haruno itu. Tapi sayangnya mungkin emang udah kesialannya kali ya. Ternyata yang ia mimpikan kali ini adalah hari sial itu.. dimana gadis Haruno Jenong itu mengerjainya.
Ga perlu banyak omong mari kita intip mimpi Sasuke.
*WUISSHHH* *pergi ke alam Sasuke sekarang* #plak.!
Sasuke's Dream
Terlihat Sasuke sedang diam entah sedang ngapain di kelas. Ya karena tempat duduknya berada di pojok kiri kelas ia tidak ketahuan oleh guru dia mau ngapain aja. Sasuke sedang memandang kosong pemandangan di luar. Tanpa sadar waktu sudah menunjukan jam istirahat. Lalu ia merasa ada yang menepuk pundaknya dari samping. Segeralah Sasuke menengokan kepala pantat ayamnya itu kearah orang yang menepuk pundaknya tadi. Awalnya Sasuke kaget dan bertanya-tanya 'ngapain ni cewe nyapa gue.? Mau ngajak ribut lagi apa.? Heh loe ga bakal menang dari gue Haruno.!' Padahal yang menepuk punggung Sasuke itu belum ngomong apa-apa tapi Sasuke sudah ngomong sendiri dalam hati.
"Sas loe mau nemenin gue ke Konoha mall gak bsok.?" Tanya Sang Gadis Haruno Itu dengan lembut. (?) hn.? Gak biasanya deh.
"hah.? Kesambet setan apa loe.? Biasanya loe nyamperin Cuma mau ngjak berantem doang kan.? Lha sekarang kenap loe.? Lagi sakit ye.? " Ucap plus tanya Sasuke ceplas-ceplos.
"Oh, ya udah deh kalau gak mau mah, gue ajak anak yang laen aja" Jawab Sakura polos.
"hm.. Lee.!" Panggil Sakura kepada lee yang kebetulan baru masuk kelas.
"nani.? Sakuraku memanggil.? Ada apa ~" jawab lee dengan mata berbunga-bunga karena baru kali ini sang pujaan hati memanggilnya (?)
"eh.? Lee. Kamu mau nemenin gue.."
"Sakura.! Gue tarik omongan gue tadi.! Iya dah gue mau.!" Akhirnya Sasuke menyetujuinya. Tapi di balik itu semua dia mengambil positifnya. Apalagi kalau bukan 'mungkin saja gue bisa ngerjain dia haha'
'tertangkap juga loe Uchiha' kali ini inner Sakura yang berbicara. "Oh, baguslah. Besok jam 8 pagi jangan lupa ya Sas."
"Sak. Tadi mau nemenin apa maksud loe.?" Lee yang kebingungan akhirnya bertanya juga pada Sakura.
"eh.? Engga.. maksudnya temenin gue piket ya. Soalnya gue males beres-beres nih. Hahaha"
"yahh dikirain apaan… ya udah deh demi aku bantu piket.." keluh Lee lalu di susul dengan senyum lebar khasnya (sampe tu mulut melar sekalian dah) –sedangkat Sakura mencoba menahan rasa ingin muntahnya mendengar setiap kalimat Lee-
Akhirnya keesokan harinya Sasuke menepati janjinya. Malahan Sakura yang datang terlambat, ckckck.
"Hey.! Datang juga kau sas.!" Sapa Sakura pada Sasuke yang sedang nongkrong (?) di tempat yang Sakura janjikan.
"Woy itu kata-kata gue. Loe yang ngajak kok malah loe yang telat sih.?" Protes Sasuke pasa gadis berambut pink itu.
"heuh. Iya-iya gomenn.."
"Ya. Jadi sekarang mau ngapain.?" Tanya Sasuke.
Sakura berfikir sejenak. Kata Ino Karin kan datangnya jam 9. Jadi dia ngapain dulu ya.? Ah. Baca buku saja deh.
"Sakura.?" Panggilan Sasuke sukses membuat Sakura sadar dari lamunannya.
"hem, iya-iya kit abaca buku dulu yuk.." kata Sakura sambil menarik tangan Sasuke err-dengan keras tentunya.
"Aww.. Pelan-pelan napa.! Jadi cewe kasar amad.!" Protes Sasuke untuk kesekia kalinya –OOC BGT nie Sasuke-
Sakura yang dari tadi menahan marah karena Sasuke protes mulu akhirnya meminta maaf dengan sangad tidak ikhlas.. ya demi misinya..
"IYE BANG.!"
SKIP TIME
Sakura melirik jam tangannya. "hn. Sudah jam 9." Lalu dia mencari sosok yang mau ia kerjai itu . Ternyata dia sedang seru baca buku sambil berdiri toh. Sakura pun menghampirinya.
"Sas, udahan ya bacanya. Gue laper.!"
"neh, iya-iya. Ya udah mau makan di mana?"
"hem. Di depan mall ini ka nada café. Di situ aja deh"
Sasuke hanya ber 'oh' dan 'iya' ria. *gaje*
*Drrrtt Drrtt* hp Sakura bergetar.
" Ayam.! gue ke belakang dulu ya.?" Izin Sakura langsung ngacir meniggalkan Sasuke yang masih duduk manis di café itu.
"Buset dah, lagi buru-buru aja masih sempet-sempetnya ngatain gue. Dasar Jidat Lebar.!"
Back To Sakura
"Sak, kamu udah ajak Uchiha itu ke café yang kita tentukan kan.?"
"haha, udah dong Ino.! Bagaimana denganmu? Tugasmu beres kan.?"
"beres dong. Aku udah ngatur alur kedepannya"
"yip, bagus Ino. Kamu emang sahabat baikki. Hhehe."
"Ya. Kau tinggal suruh Uchiha itu untuk menghampiri gadis berambut merah dan memakai kacamata. Bilang saja dia temanmu lalu kamu suruh dia ajak ngobrol Karin. Selanjutnya Sakura tau apa yang akan terjadi kan.?"
"Tentu saja" jawab Sakura menutup percakapan sambil tersenyum.
Back To Sasuke
Sasuke yang menuggu lama akhirnya menggerutu sendiri dalam hati 'tck.! Tu cewe jidat lebar kemana sih.? Kebelakang aja lama banget' gerutu Sasuke sambil kadang menendang-nendang meja café tersebut.
*Drrt drrt* hp Sasuke bergetar. Sasuke segera membuka hpnya. Dan ada tanda pesan masuk dari 'Sakura Si Jidat Lebar' . Sasuke pun langsung membukanya, dan isinya. 'Sasuke loe cari cewe berambut merah yang pake kacamata di sekitar sana. Loe ajak ngobrol aja dulu biar akrab sama loe. Itu temen lama gue. Sebentar lagi gue kesana'
"cih, merepotkan saja." Dan dengan terpaksa Sasuke mencari orang yang Sakura maksud. Dan matanya tertuju pada satu gadis yang memiliki rambut merah dan berkacamata (ya iyalah orag Cuma ada satu orang yang berambut merah di sana) Terlihat seperti menunggu seseorang. 'Mungkin memang menunggu Sakura' gumam Sasuke. Sasuke pun segera ingin menyapanya. Tapi saat ingin menyapa..
End Sasuke Dream
"TIDAKKK..!" teriak Sasuke mendadak bangun dari tidurnya.
TBC
R.E.V.I.E.W
Sepertinya kepanjangan -,- gak tau ah udah ngantuk.!
