Hazy Moon (Colorful x Melody)

Author: Park Hyesung

Pairing: YeWook (Yesung x Ryeowook) JongWook (Jongwoon x Ryeowook)

Genre: Romance, Family, Friendship, Humor

Rate: T

Summary: Kau akan mendapat kejutan tak terduga

Warning: YAOI, GenderBender

Disclaimer: Author hanya meminjam

nama mereka untuk kepentingan

cerita. Tak suka dengan pairing ini?

Tinggal keluar dari halaman ini kok

Tok Tok Tok!

Semakin lama ketukan pintu itu makin terdengar keras. Yesung yang tiduran di tempat tidurnya mendengus kesal. Waktu santai di libur hari minggunya terganggu. "Aish, Tunggu sebentar!" Yesung baru ingat Ryeowook sedang mandi makanya nggak ada yang bukain pintu.

Ketukan pintu semakin keras, sepertinya orang yang mengetuk tidak sabaran sama sekali. Dengan kesal, Yesung turun ke bawah, membuka pintu lebar saking kesalnya.

"Yesung hyung!" Namja bermata hitam mutiara itu hampir terjungkal kebelakang saat saudara kembarnya memeluk tubuh tegapnya secara tiba-tiba. "Yesung hyung! Jongwoon kangen hyung!" Dengan suara manja dan aneh, Jongwoon memeluk erat kakaknya.

"Aduh, Jongwoonie! Lepasin! Sesak tahu!" Seru Yesung. Jongwoon nyengir kemudian melepaskan pelukannya. "Aku akan tinggal satu kamar dengan hyung! Appa mengijinkan aku tinggal disini loh~"

"Hah?!" Mulut Yesung menganga. "Kau tinggal disini? Bukannya kau akan tinggal di Amerika?" Jari telunjuk Jongwoon di goyangkan ke kiri-kanan di depan wajah Yesung. "Ani. Aku minta appa untuk pulang ke Korea dan saat tahu dari mulut umma kalau kau di sekolah ini, aku langsung minta disekolahkan disini."

Bruk!

"Ya! Apa-apaan ini?" Baju kotor yang dibawa Ryeowook jatuh begitu saja saat melihat Yesung yang menurutnya ada dua. "Ke-kenapa Yesung-nya ada dua?" Ucapnya terbata

Jongwoon menggeser kepalanya agar bisa melihat kebelakang Yesung, "Hyung, katanya ini sekolah khusus namja. Kok ada yeoja? Satu kamar denganmu pula." tanya namja bermata ungu itu ke sang kakak ketika melihat penampilan Ryeowook dengan rok mini

=.=.=.=.=.=

"Bohong ah! Dia pasti yeoja!" Seru Jongwoon terkejut dan hampir saja tersedak saat minum jus yang disajikan Ryeowook. Ketiganya sekarang duduk di meja mini pada dapur kecil di pojok kamar. Mendengar penjelasan Yesung bahwa teman sekamarnya itu namja tulen membuat Jongwoon terkejut parah.

Ryeowook mengerucutkan bibirnya sambil menatap Jongwoon yang duduk disebelah Yesung. Kepalanya di sanggah oleh kedua tangannya. "Aku namja kok. Tapi terserah saja kalau mau bilang kalau aku yeoja." Yesung memasang wajah datar.

"Kemarin malam pas dipanggil yeoja, marah-marah! Kok dia ngomong kalau kau yeoja di iya-iya aja sih?"

"Kan beda! Kau memanggilku ahjumma! Enak saja masih muda begini dibilang ahjumma."

"Berisik banget wei." Ujar Jongwoon kesal. "Marah-marah terus gak baik loh. Ntar tua kayak ahjumma!" Kedua orang kembar itu bertos ria sedangkan Ryeowook menahan geram.

"Ish, Yesung-ah! Tolong kau tanggung jawab soal sifat adikmu ini." Ujar Ryeowook. Namja tampan bermata hitam itu mengangguk kecil. "Kau akan tinggal disinikan? Karena tempat tidurnya cuman dua kau tidur bersama-ku ne?"

Yesung mulai beranjak meninggalkan Ryeowook bersama Jongwoon. Pemuda tampan itu sedang memberitahu sudut-sudut kamar itu. Namja manis itu hanya memerhatikan saja kegiatan si kembar beda warna mata itu. "Berbeda ya?"

Dia bisa sedikit menyimpulkan sesuatu untuk perbedaan Yesung dan Jongwoon. Walaupun tadi Yesung sudah bilang kalau perbedaan mereka hanya di manik mata, tapi dia tahu perbedaan lainnya

Kim Yesung, penuh kharisma juga bersifat sangat dingin jika bertemu dengan orang yang belum ia kenal dekat. Tatapannya sangat tajam dan juga suaranya yang sangat berat itu membuat jadi ada yang berbeda

Kim Jongwoon, sifatnya kekanakan. Mungkin memang pengaruh umur Jongwoon sedikit dibawah Yesung. Tapi tatapan matany begitu lembut. Wajahnya sama sekali tidak menunjukkan wajah yang jutek, melainkan wajah yang memancing untuk cepat akrab dengannya. Rasanya, Jongwoon ini adalah sisi cerianya Yesung

=.=.=.=.=.=

"Hyungie~" Jongwoon dengan manjanya memeluk lengan Yesung diatas ranjang pada malam ini, selayaknya pasangan kekasih. "Aku rindu sama hyung." Ucap Jongwoon manja. Mata hitam mutiara itu menatap adiknya geli, "Hng, ne. Tapi jangan memelukku seperti ini!"

Jongwoon mempout bibirnya ketika sang kakak kembali fokus pada buku yang dibacanya. "Hyung! Hyung gak rindu sama Jongwoon?" Yesung menghela nafas dan mencubit hidung Jongwoon gemas, "Ya! Kau ini, pulang dari Amerika kenapa semakin manja hah?"

Ryeowook yang sedang mencuci piring bekas makan malam tadi hanya diam seribu bahasa. Rasanya iri. Namja manis ini hanyalah anak tunggal, dia ingin sekali mempunyai saudara juga. Apalagi yang suka manja-manjaan sama dia.

"Hyung nggak seru nih! Main sama Wookie saja ah." Dengus Jongwoon sambil meninggalkan Yesung karena sejak tadi masih saja sedikit mengacuhkannya. "Wookie~" Panggil Jongwoon dan berdiri di samping Ryeowook. "Wookie mau kubantu?"

Ryeowook menggeleng cepat, "Ani. Sudah selesai kok." Tangan lentiknya membuka ikatan apron nya dan menggantungnya di dinding. "Yah, padahal aku bosen. Main apa yuk?" Ajak Jongwoon kekanakan. "Mending tidur saja. Besok kan mau sekolah." Balas Ryeowook.

Namja bermata sipit keunguan itu mengembungkan pipi chubbynya. "Tidur? Hyung saja masih baca buku nggak jelas gitu. Padahal novel itu kan membosankan!"

"Mwo?" Yesung melempar bantal ke arah Jongwoon saat keduanya sedang berjalan menuju ranjang Ryeowook. "Novel itu tidak membosankan selama kau mau membaca, bocah."

"Bocah? Aku ini sudah dewasa tahu, ahjussi lemot!" Yesung menutup bukunya kasar dan memberikan Jongwoon sebuah death glare. "Sekali lagi memanggilku ahjussi lemot, habis kau ditanganku!"

Ryeowook mempout bibirnya ketika melihat kedua saudara kembar itu adu bacot lagi. "Hentikan! Aku iri tahu!" Kemudian, kedua pasang mata itu menatap namja merangkap yeoja yang sedang kesal akut. Kedua tangannya dilipat di dadanya. "Aku iri! Aku juga mau dapat saudara..."

"Heh?"

"Aku kan anak tunggal. Kalian jangan membuatku iri dong!" Tubuh mungil itu mendudukkan dirinya di atas ranjang kemudian menghentakan kakinya kesal. "Aku juga mau punya saudara!"

Kedua orang itu diam dan saling berpandangan. Saling bertatapan tapi seperti berkomunikasi. "Aku iri!" Seru Ryeowook sebal mengagetkan Jongwoon juga Yesung. "Kau urus dia, bocah." Bisik Yesung kemudian bersembunyi dibalik selimutnya tidak mau tahu.

Jongwoon menggaruk kepalanya gatal sambil melihat Ryeowook yang menundukkan kepalanya. "Baiklah, bagaimana kalau aku jadi hyung-mu?" Mata caramel Ryeowook langsung berbinar ketika mendengar ucapan Jongwoon. "Jinjja?"

Pemuda yang sedang berdiri itu hanya mengangguk, "Kya! Gomawo, Jongwoon-ah!" Ryeowook menghambur memeluk Jongwoon erat. "Akhirnya aku dapat seorang hyung~" Dengan manjanya ia memeluk Jongwoon tanpa mengetahui bahwa detak jantung pemuda tampan itu semakin cepat.

Disisi lain, Yesung menghadap dinding dengan selimut yang menutupi setengah wajahnya. Dia mendengar semuanya dengan jelas, dan dalam hatinya ada perasaan sesuatu yang kurang setuju dengan ucapan Jongwoon

"Hyung, Hyung..." Ryeowook menarik ujung piyama Jongwoon. "Ne? Waeyo?"

"Tidur bersamaku saja ne?" Pinta Ryeowook sambil mengatupkan kedua tangannya di depan wajah. Air mukanya jadi memelas sehingga membuat Jongwoon tidak bisa menolak. "Hore!"

"Yesung hyung, aku tidur sama Ryeowook ne?" Yesung bergumam kecil. Kembaran Jongwoon menaikkan selimut sehingga seluruh tubuhnya tertutup kain tebal itu. Dadanya sesak, ini aneh baginya.

=.=.=.=.=.=

"Si anak aneh datang tuh." Bisik seorang namja berambut ikal di pintu sekolah sambil bersender di dinding pintu sekolah. Bisikannya terdengar oleh temannya yang diseberang sisi pintu, sama-sama bersandar hanya saja di mulutnya ada permen lolipop.

"Yup. Tapi dia bersama kedua orang. Kembar.." Ujar namja bernama Donghae itu kepada sang namja ikal bernama Kyuhyun. "Kembar?" Ulang Kyuhyun. Matanya menyipit untuk melihat Ryeowook, sang anak aneh di kejauhan sana.

"Iya, kembar. Itu anak baru? Kok Ryeowook bisa meluk gitu? Pacaran?" Donghae dengan gemas memukul kepala Kyuhyun. "Aku saja nggak tahu. Kenapa nanya padaku eoh?"

Di kejauhan sana, Ryeowook memeluk lengan Jongwoon manja. Sangat manja, membuat seorang pria yang berjalan di belakang mereka cemburu berat. "Hyung~" Panggil Ryeowook manja sambil terus memeluk erat lengan itu.

Joongwoon tersenyum kecil, sesekali ia mengelus surai madu Ryeowook. Tak ia sangka, Ryeowook bisa semanja ini dengannya. "Wookie, sudah ya jangan manja begini. Kau benar-benar seperti yeoja." ujar Jongwoon sedikit malu dengan tatapan para siswa.

Entah para siswa melihat cara berpakaian Ryeowook yang seperti biasa memakai rok tapi seragamnya namja atau melihat Ryeowook bermanjaan dengan orang yang asing sekali dimata mereka?

"Shireo. Aku mau seperti ini~" Balas Ryeowook. Namja manis itu sepertinya sangat senang mempunyai saudara 'angkat' atau semacamnya. Pemuda itu hanya tersenyum tipis lagi.

Yesung, yang berjalan di belakang mereka hanya memasang wajah datar. Kedua tangannya berada dalam saku celananya. Matanya menatap tajam kedua sejoli itu. Tapi dia belum tahu bahwa sebagian siswa berstatus uke meliriknya sambil berbisik kecil, "Namja itu keren sekali!" Dan berbagai pujian lainnya terus terdengar.

"Hei, namja aneh. Kau membawa siapa hah?" Saat ketiga orang itu berada di depan pintu, Kyuhyun dan Donghae menghentikan mereka. Bisa dibilang, mereka adalah anak jahil dan juga tukang pemalak Ryeowook. Namun kedua namja itu juga orang paling terkenal disekolah. Namja manis itu diam sambil menatap datar mereka.

Bosan, Yesung maju kedepan JongWook couple. Berhadapan dengan Kyuhyun juga Donghae dengan tatapan penuh remeh, "Kalian, jangan menghalangi jalanku dan adikku." Ujar Yesung dingin

Kyuhyun tertawa, "Apa? Kau pikir siapa kau, anak baru?"

Grep!

Yesung mencengkram kerah baju Kyuhyun kemudian menariknya keatas, "Aku pikir aku manusia. Jadi mungkin aku bisa menghajar kalian sekarang." Kata Yesung dingin. Tatapan matanya sungguh menusuk. Bahkan Donghae hampir saja akan kabur.

"Arra, arra! Lepaskan aku!" Kyuhyun meronta minta dilepaskan, dengan cepat Yesung melepaskan genggamannya hingga membuat Kyuhyun jatuh ke lantai. "Bagus. Sekarang kalian mimggir!" Dalam hitungan detik, kedua anak nakal itu kabur.

"Kya! Anak baru itu keren sekali!" Bisik para murid yang melihat aksi keren Yesung. "Ne! Tatapannya benar-benar keren!" Rasanya, Yesung kembali ke sekolahnya yang lama. Pasti akan ada fans lagi untuknya.

"Wookie, jangan diam saja. Cepat jalan tunjukkan kelas kami." Ucap Yesung dingin. Ryeowook yang tadinya menganggumi Yesung mendadak tersentak kaget. "Ne!"

Jongwoon hanya terdiam, sifat kakaknya tidak pernah berubah juga. Dan sepertinya, Ryeowook menyukai kakaknya itu. Memang harus diakui bahwa kakaknya sangat berbeda dengannya.

=.=.=.=.=.=.=

Kepala besar itu menoleh keluar jendela yang ada di sebelahnya. Mata ungu tuanya menatap bosan lapangan sekolah yang begitu panas akan terik matahari.

Yah, Jongwoon bosan. Untuk sekian kalinya namja itu menghela nafas di dalam pelajaran matematika yang berdurasi dua jam pelajaran kedepan. Dia benci pelajaran matematika. Begitu rumit untuk otaknya yang berjalan lambat.

Dia memutar kepalanya, menatap namja manis yang sibuk memperhatikan guru berkacamata tebal itu mengoceh di depan. "Hahh..." Lagi-lagi menghela nafas. Lalu apa yang dilakukan Yesung?

Mulutnya sedikit menganga menatap sang kembaran yang duduk di depannya. Kepala Yesung tiduran di meja dibantalkan kedua lengan yang melipat. Sesekali namja tampan itu bergumam kecil kemudian menyamankan kepalanya.

"Enak sekali bisa tidur seperti itu." Gumam Jongwoon iri sambil mengerucutkan bibirnya. Sebuah ide terlintas pada otaknya. Ia menjulurkan kaki panjangnya ke bokong Yesung kemudian menoel-noelnya. Pemuda yang tidur itu bergerak gelisah.

Sesekali tangan mungilnya memukul kaki Jongwoon. "Wookie..." Panggil Jongwoon kecil. Merasa terpanggil, Ryeowookpun menoleh, "Wae?" Jongwoon menunjuk-nunjuk Yesung yang tidur.

Namja manis itu langsung mengerti. "Seonsae! Yesung tidur tuh!" Teriak Ryeowook lantang. "Apaan sih? Aku ngantuk!" Seru Yesung terganggu tapi matanya belum terbuka juga. Seonsae tentu saja mendengar itu semua dan langsung menjewer Yesung.

"Kau ini! Masih baru dikelas tapi sudah berbuat yang membuat guru kesal." Yesung meringis sambil meronta. "Ya! Seongsaenim. Sakit..." Ringisnya sambil memegang tangan sang guru. "Keluar! Kau harus keluar hingga pelajaran saya selesai."

Yesung meringis pasrah sambil melirik Jongwoon dan Ryeowook yang bertos ria sambil bersorak kecil. "Awas kalian. Akan kubalas nanti." ucapnya kecil sambil berjalan keluar kelas.

Masih dengan tampang cool dan tak berdosa, Ia berdiri di samping pintu kelas dengan tangan dimasukkan ke saku celana. Waktu tidurnya pasti selalu seperti ini. Dia baru bisa tidur tengah malam dan bangunnya sebelum matahari terbit. Itu seperti tidak bisa dirubah lagi

"Hei, anak baru." Panggil seseorang di ujung koridor. Yesung langsung saja menoleh. 'Anak yang tadi pagi.' Batinnya. "Hei, kenapa kau keluar?" Kedua namja itu mendekati Yesung. Pemuda tampan itu diam saja tak menanggapi.

"Sebelumnya kami akan memperkenalkan diri kami." Ucap namja berambut ikal kecokelatan itu. "Aku Cho Kyuhyun. Maaf untuk yang tadi pagi. Aku hanya ingin menganggu Ryeowook saja." Kyuhyun menjabatkan tangannya paksa dengan Yesung. "Maaf ya~" Ujarnya aneh.

"Dan aku Lee Donghae. Aku sahabatnya. Maaf soal tadi pagi." Donghae membungkuk sopan dengan cengiran lebar. Yesung hanya diam saja melihat mereka dengan wajah datar. "Jangan berwajah seperti itu dong." Kyuhyun ngerangkul orang yang lebih pendek darinya itu. "Pertanyaanku sebelumnya belum dijawab loh."

"Kenapa kau keluar?" Ulang Kyuhyun. "Ketiduran." Jawab Yesung singkat dan jelas. Donghae mangut-mangut, "Nama mu siapa?"

"Kim Yesung."

"Saudara kembarmu?"

"Kim Jongwoon."

"Satu kamar dengan Ryeowook?"

"Iya."

"Kembaranmu juga?"

"Iya."

Kyuhyun dan Donghae mangut-mangut sambil menatap Yesung dengan tatapan mencurigakan. "Jadilah anggota kelompok kami!" Ajak Donghae. Alis Yesung menaut, "Kenapa aku harus mau memangnya?"

"Kami berdua adalah anak yang cukup terkenal di sekolah ini. Terkenal tampan juga pamornya. Kau harus ikut dengan kami. Aku senang jika kau bisa ikut. Kau akan dijadikan sebagai ketua kelompok kok!" Iming-iming Kyuhyun menggoda Yesung.

"Jinjja?" Keduanya mengangguk semangat. "Baiklah. Aku pegang janji kalian. Tapi jangan pernah menganggu Ryeowook lagi ne?"

"Sip!"

The End

or

The And

Chap ke 2 kelar '-' Aduh makin awkward masa ._. Mulai sekarang kalian bisa ngevote YeWook, JongWook atau JongSung (Jongwoon x Yesung) (?) buat ending cerita ._. Di vote yah~ kalo nggak juga gapapa sih .-. Saya masih baru di dunia anime plus vocaloid apalagi untuk jepang walaupun daridulu udah suka sama negara sakra itu ._. ada yang berminat jadi guru bahasa jepang saya? /apadah/ Ini balasan review ya ^^

lenyclouds: Itu kiasan buat si kembar :) /jawabnya pendek banget/

CheftyClouds: Jadi maunya YeWook ato JongWook nih? '-'?

R'Rin4869: Iya, ff itu xD hadoh masa dibilang nc 17 yang begituan /ngerumpi/ #plak sudah lanjut kok yg AFS '-' trus, maaf kalo masih kecepetan -_-)/ di chap 3 saya coba buat lebih perlahan (?)

cloud prince: Apakah update kali ini lama '-'? tidak kan? '-' Semoga menyukainya ^^

Guest: /lanjutin/ (?) Ini sudah lanjut~

hideyatsutinielf: Sudah lanjut ^^ Wookie imut kalo ala yeoja .

flowwokie: Ini lama tidak? '-' Micheo kalo saya naikin rate-nya -.- bikin yg AFS aja udah susah TnT

Rochan: Kalo sifat Jongwoon gak imut, bedain si kembar gimana dong? '-' ini udah lanjut~

ShiningClouds: Aneh ya? :( alurnya juga kecepetan T.T apa ini sudah lebih baik? Kalau tidak saya akan lebih usaha di chap selanjutnya '-'

Yewook Aegya: Naik rate M itu susah T.T ff yg rate M satu lagi aja belum kelar, ntar kalo ini dinaikin saya bisa bengek -.- (?) Di vote aja kalo soal itu '-'

Greycells Lya: Iya Jongwoon manja xD Ini udah update asap belum? Kalo belum bakar dulu gih biar ada asapnya (?)

LavenClouds: Iya dong '-' kan saya penyebar ff yewook ._.

ChieKyu-Yewook: Ada2in aja (?)

bluerose: Secara fisik mereka sama persis. suara dan lainnya sama cuman bedanya mata Yesung hitam sedangkan Jongwoon ungu '-'

AnieJOY'ERS: Sudah lanjut~

Ryearyeo: Ini sudah lanjut qaqa (?) #alaymodeon

KimSangJoon36: Sudah lanjut :3

meidi96: Disini wookie gak godain ye masa .-.

SimbaRella: Nggak kok T.T gila kalo saya buat Jongwoon jadi uke, sementara sumpah saya kan bilang nya gak mau kalo Yesung jadi uke (?)

Yuzuki Chaeri: Konnichiwa itu halo kan? '-'? Aduh saya baru terjun untuk mendalami negera sakura jadi rada masih nggak tahu -.- Tapi saya seneng dipanggil Hye-chan :3 Terkesan imut jadinya /ini kenapa ngomongin beginian?/ tapi kadang ada murid yang panggilnya seonsae masa /.\ nanti saya ubah deh. Kalo disini ada yg tulisannya seonsae lagi maafkan ya~

EternalClouds2421: Ini lanjut ._. anda terlalu berfangirling '-')6 (?)

Guest: Jongwoon gak uke T.T saya gak rela buat Jongwoon jadi uke T.T /nangis/ (?)

raerimchoii: ini sudah lanjut :3

Love Clouds: lanjutinnya udah~

ichigo song: /ketawa nista/ Yesung memang harus dijauhkan dari perempuan xD

Phylindan: Ini bukan ff rate M jadi gak ada threesome kakak -_-)/ (?) Iya sih '-' tp kalo crossdress jadinya aneh karena Ryeowook kan centilnya kayak yeoja ._.

ryeofha2125: Sudah lanjut '-'

hanazawa kay: Chap ini udah kejawab belum? ._. Kalo belum, saya gak mungkin jadiin Jongwoon uke T.T

Udah di balas ne~ Kenapa ada yang minta naik rate jadi M? -.- Trus kenapa pada tanya Jongwoon jadi uke? :( Kan saya udah bilang di mana2 (?) kalo saya gak suka kalo Yesung ato kembarannya itu jadi uke -.- Maaf kalo chap ini agak melenceng dari chap 1 (mungkin). Saya masih belajar, jadi mohon di review ne~~